Anda di halaman 1dari 10

TUJUAN ORGANISASI DAN IDENTIFIKASI

KEBUTUHAN KONSUMEN

Oleh :
Chalida aulia putri
Rossi Aulia Pratiwi
Pengertian Organisasi

Organisasi adalah suatu kelompok orang dalam suatu wadah untuk tujuan
bersama.Dalam ilmu-ilmu sosial, organisasi dipelajari oleh periset dari
berbagai bidang ilmu, ekonomi, ilmu politik , psikologi , dan manajemen
politik

Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah bagi


orang-orang untuk berkumpul, bekerja sama secara rasional dan sistematis,
terencana, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya
(uang, material, mesin,metode,lingkungan) ,sarana-parasarana, data, dan
lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai
tujuan organisasi
TUJUAN ORGANISASI

Organisasi Organisasi yang Organisasi yang

Semi komersil
komersil

Non komersil
komersial dibentuk dibentuk mengambil sedikit
untuk berdasarkan azas keuntungan sekitar
mendapatkan profit sosial dan bantuan 10-25% yang
tanpa digunakan untuk
dan meningkatkan mengembalikan
kemakmuran memperhitungkan modal, perbaikan
organisasi tersebut keuntungan dari atau penggantian alat,
beserta orang- institusi tersebut. membayar sewa, gaji
orang yang terlibat pegawaisehingga
di dalamnya. konsumen membayar
dengan harga murah.
CIRI CIRI ORGANISASI KOMERSIL

Penyelenggaraan makanan bertujuan untuk


memperoleh keuntungan

Kualitas dan cita rasa makanan diutamakan harga dan mutu


gizi makanan bukan merupakan faktor yang menentukan

Pengaturan jenis makanan yang disajikan tidak menggunakan menu ind


uk (mastermenu), tetapi lebih disesuaikan dengan selera konsumen.

Harga makanan biasanya menjadi lebih tinggi karena pelanggan


dibebani jasa penyelenggaraan.
CIRI CIRI ORGANISASI NON KOMERSIL

Melayani sekelompok Mempertimbangkan


masyarakat dari usia 0 – 75 bentuk makanan, suka dan
Susunan hidangan
tahun, sehingga memerlukan sederhana dan variasi
tidak suka anak asuh/klien
kecukupan gizi yang terbatas.
menurut kondisi klien.
berbeda-beda.

Harga makanan yang


Pengelolaannya oleh atau
disajikan seyogyanya
mendapat bantuan dari
hargaya wajar, karena
Departemen Sosial atau
dana yang tersedia
badan-badanamal lainnya.
terbatas.

Kosumen mendapat
Macam konsumen yang makanan 2 – 3 kali sehari
dilayani, macam dan ditambah makanan
jumlahnya tetap. selingan 1-2 kalisehari
secara kontinyu.
CIRI CIRI ORGANISASI SEMI
KOMERSIL

Pelayanan makanan di institusi semi komersial tujuannya sama


dengan intitusi sosial,hanya saja produsen mengambil sedikit
keuntungan sekitar 10-25% yang digunakan untuk
mengembalikan modal
IDENTIFIKASI KEBUTUHAN KLIEN

Kebutuhan klien atau konsumen didasari dengan makanan yang disediakan


sesuai dengan nilai gizi yang direncanakan, dengan daya terima termasuk
cita rasa dari klien.Sosial budaya dari wilayah setempat seperti kebiasaan
makanan, bahan makanan lokal,keaadaan ekonomi dari klien juga
mempengaruhi kebutuhan klien

NILAI GIZI

Tambahan pelayanan menjadi nilai lebih saat kita


mencantumkan nilai gizi pada setiap makanan yang disajikan,
sehingga dengan demikian kita dapat sekaligus mengedukasi
masyarakat
Cita Rasa

Cita rasa makanan mencakup dua aspek utama yaitu :


•Penampilan Makanan
Meliputi warna, tekstur, porsi serta penyajian makanan
•Rasa Makanan
Meliputi aroma, bumbu, keempukkan, kerenyahan, tingkat kematangan
sertatemperatur makanan

Sosial Budaya

Penduduk dalam setiap wilayah memiliki kebiasaan dan budaya yang


berbeda sehingga harus dievaluasi sebelum menentukan menu.
Ekonomi

Penetapan harga pada makanan sangat penting, harus disesuaikan dari daya
beli konsumen. Bila konsumen yang akan kita layani berasal dari golongan
ekonomi yang kurang beruntung , maka prinsip penetapan harga harus rendah,
namun sebaliknya bila konsumen adalah golongan tinggi maka tidak perlu
khawatir dengan penetapan harga yang tinggi.