Anda di halaman 1dari 7

Keratokonus

(k2)
Ima Maili s.
2121210061
 Adalah penyakit degeneratif bilateral
yang diturunkan sbg ciri autosom
resesif/dominan
 Secara patologis terdapat perubahan-
perubahan distruptif pd lapisan Bowman
dg degenerasi keratosit dan ruptur
membran Descement
 Gejala satu2 nya adl penglihatan kabur
 Pasien mengalami astigmatisme miopia yg
cepat berkembang (progesif) dan rdk
membaik dg korekso kacamata
 Kornea bentuk konus
 Fotokeratoskopi : distorsi lingkaran
 Slit lamp : penipisan dan ektasia kornea
sentral, opaksitas pada apeks dan cincin
fleischer’s pd dasar konus, liatan pada
membran Descement dan Bowman
 Munson’ssign : apabila pasien melihat ke
bawah (tanda positif pd stadium lanjut),
bentuk seperti huruf V pada kelopak
mata bawah
Komplikasi
 Dpt terjadi hidrops akut kornea, yg
membuat penglihatan turun mendadak
krn edema kornea sentral.
 Terjadi akibat ruptur membran
descement dan dapat dipicu oleh
tindakan menggosok mata oleh pasien
Terapi :
 Lensa kontak keras memperbaiki
penglihatan pd tahap awal dg
mengoreksi astigmatisme ireguler
 Transplantasi kornea jk lensa kontak tidak
efektif lg / bl penipisan perifer akan
mempengaruhi pembedahan