Anda di halaman 1dari 21

KONSELING PENYAMPAIAN

BERITA BURUK
SUCI MURTI KARINI

1
PENGERTIAN KONSELING
 HUBUNGAN PROFESIONAL ANTARA KONSELOR
DAN KLIEN
 DILAKUKAN SECARA PERSEORANGAN
 TUJUAN MEMBANTU KLIEN AGAR MEMAHAMI
MASALAH DAN BISA MENCAPAI TUJUAN
HIDUPNYA DENGAN BAIK.

MERUPAKAN SUATU PENDEKATAN YANG DAPAT


DIPERGUNAKAN DALAM BIDANG
KESEHATANUNTUK MENOLONG INDIVIDU DAN
KELUARGANYA.
-DOKTER MENOLONG PASIEN
2
TIPE-TIPE KONSELING
 KONSELING FASILITATIF :PROSES
MEMBANTU KLIEN UNTUK MEMAHAMI
PERMASALAHAN KLIEN BANYAK
BERPERAN TERHADAP TINDAKAN YANG
AKAN DILAKUKAN
CONTOH : PEMILIHAN KONTRASEPSI,
PEMILIHAN SUSU FORMULA UNTUK
ANAK, DLL

3
 KONSELING PREVENTIF
 KONSELING DEVELOPMENTAL :PROSES
BERKELANJUTAN UNTUK MEMBANTU
PENCAPAIAN TUMBUH KEMBANG ANAK YG
OPTIMAL.
 KONSELING KRISISMEMBANTU KLIEN DALAM
SITUASI KRISIS ATAU AKIBAT SUATU SITUASI
KRISIS: MIS : KORBAN BENCANA ALAM,
KORBAN PERKOSAAN, ORANG AKAN BUNUH
DIRI.

4
 KONSELING PENYAMPAIAN BERITA
BURUK:
-BERITA BURUK YAITU
SUATU SITUASI DIMANA TIDAK ADA
HARAPAN LAGI, ADA ANCAMAN
TERHADAP KESEJAHTERAAN FISIK DAN
MENTAL SESEORANG (PADA ANAK ATAU
KELUARGA)
5
KATEGORI SITUASI
 1. DIAGNOSIS PENYAKIT KRONIS ( DM,
ASMATIS , THALASEMIA DLL)
 2. CACAT ATAU HILANGNYA SUATU
FUNGSI TUBUH ( KEBUTAAN,
KETULIAN, AMPUTASI DLL )
3. ADANYA KEBUTUHAN PERAWATAN
ATAU PENGOBATAN YANG
MEMBERATKAN/MENYAKITKAN/MAHAL.

6
SEJARAH
 PENYAMPAIAN BERITA BURUK BARU “MARAK” DALAM
BIDANG KEDOKTERAN SEJAK 30 TAHUN TERAKHIR
 PERGESERAN PEMIKIRAN KARENA OTONOMI PASIEN
SUDAH LEBIH BESAR
 GAYA PATERNALISTIK ERA HIPPOCRATES MULAI
DITINGGALKAN.
”SEMBUNYIKAN BEBERAPA HAL DARI PASIEN SAAT
ANDA MENJUMPAINYA. BERIKAN PERINTAH
SEPERLUNYA DAN JANGAN UNGKAPKAN KONDISI
PASIEN SEKARANG ATAU MASA YANG AKAN DATANG...
SEBAB KONDISI MEREKA AKAN SEMAKIN BURUK “

7
PRINSIP MASAKINI :
OTONOMI PASIEN DIUTAMAKAN
 PENGUNGKAPAN DIAGNOSIS DAN
PROGNOSIS DIBERIKAN SECARA JUJUR
 BERIKAN PILIHAN-PILIHAN TERAPI ATAU
PENANGANAN YANG DAPAT DIPILIH
OLEH PASIEN ATAU KELUARGANYA
 TIDAK MENGGUNAKAN GAYA
“EUFEMISME” (SELALU MENENTERAMKAN
PASIEN)
8
PENYAMPAIAN BERITA BURUK
MENGAPA PENTING ??
 SEBAGIAN PASIEN ATAU KELUARGANYA MEMANG
INGIN MENGETAHUI APA SAJA YANG TERJADI PD
PASIEN.
 INGIN MENGETAHUI KEMUNGKINAN APA SAJA YANG
TERJADI, TERAPI YANG BISA DIPEROLEH, PROGNOSIS,
EFEK SAMPING TERAPI.
 JIKA DOKTER MENAHAN INFORMASI PASIEN, BERARTI
SUDAH MENGURANGI OTONOMI PASIEN/KELUARGANYA
 BILA PASIEN ATAU KELUARGANYA MENGETAHUI
BAHWA ADA INFO YANG TIDAK DIBERIKAN, DAPAT
MENGURANGI KEPERCAYAAN PD DOKTER.

9
LANGKAH-LANGKAH
KONSELING PENYAMPAIAN BERITA BURUK
 1. PERSIAPAN :
- PILIH RUANG YANG MENJAMIN
PRIVACY DAN DAPAT DUDUK TENANG.
- TANYAKAN PADA ORANG TUA PASIEN
APAKAH DIA MENGHENDAKI ADA
ORANG LAIN YG MENEMANINYA.
-MULAI DENGAN PERTANYAAN :” BAGAIMANA
PERASAAN ANDA SEKARANG ?
(TUJUAN MEMANCING KOMUNIKASI DUA ARAH)
10
2.MENCARI TAHU SEBANYAK APA :
-MENGAJUKAN PERTANYAAN2 UNTUK
MENGGALI INFORMASI SEPUTAR
KEHIDUPAN KELUARGA PASIEN DAN
RIWAYAT PENYAKIT SHG DOKTER MULAI
MEMAHAMI.
- SEBERAPA JAUH KELUARGA PASIEN
SUDAH TAHU TENTANG PENYAKIT
ANAKNYA/KONDISI ANAKNYA,
DARIMANA DIA TAHU DLL

11
3.MENCARI TAHU SEBERAPA BANYAK INFORMASI YANG
INGIN DIKETAHUI OLEH KELUARGA PASIEN.
-SEBERAPA DETAIL INFORMASI YG INGIN DIKETAHUI
-PERHATIKAN CARA BERTANYA DAN PERHATIKAN
REAKSI KLIEN TSB.
CONTOH BERTANYA :” APAKAH BAPAK/IBU
MENGINGINKAN SAYA MENJELASKAN SECARA RINCI
TENTANG KONDISI PUTRANYA ?”
*”BAPAK/IBU, HASIL TES LAB/BIOPSI SUDAH KELUAR,
APAKAH BP/IBU INGIN SAYA MENCERITAKAN KONDISI
PUTRANYA ?”
*”Bpk/ibu, bila nanti putra ibu menunjukkan kondisi yang
serius apakah saya bisa memberitahukan pd bpk/ibu ?”

12
4. BERBAGI INFORMASI :
- PERSIAPKAN SEGALA DATA SEBELUM ANDA BERTEMU DENGAN
KELUARGA PASIEN.
-TOPIK PADA TAHAP INI TENTANG DIAGNOSIS, TERAPI, PROGNOSIS
SERTA DUKUNGAN /FASILITAS APA SAJA YANG SUDAH DIPEROLEH
PASIEN.
-PASTIKAN BAHWA KELUARGA PASIEN PAHAM DENGAN APA YG
DIJELASKAN.
“BU,MOHON MAAF SAYA TERPAKSA MENYAMPAIKAN KABAR INI.
HASIL TES PUTRI IBU SUDAH KELUAR, DAN TERNYATA
HASILNYA TIDAK SEPERTI YANG KITA HARAPKAN. HASIL TSB
MENUNJUKKAN BAHWA PUTRI IBU MENDERITA LEUKEMIA.”
13
5. MENANGGAPI PERASAAN KLIEN
CONTOH :
“SAYA TAHU BAHWA HASIL INI ADALAH
HASIL YANG TIDAK KITA HARAPKAN ... “
“SETELAH IBU MENGETAHUI HASILNYA,
KIRA-KIRA APA YANG BISA SAYA BANTU ?”
“SAYA TAHU KABAR INI TIDAK
MENGENAKKAN IBU ...” DLL
14
6.PERENCANAAN DAN TINDAK LANJUT
-DOKTER PERLU MEREDAM RASA KEKHAWATIRAN
KLIEN DENGAN MENYAMPAIKAN RENCANA
KONKRIT YANG DAPAT DILAKUKAN DAN
RENCANA PERAWATAN PASIEN.
-BUAT RENCANA LANGKAH DEMI LANGKAH DAN
BERIKAN PENJELASAN LENGKAP YANG HARUS
DILAKUKAN TIAP LANGKAH, APA EFEK SAMPING
YANG MUNGKIN TERJADI.
15
HAL-HAL YANG DIANGGAP PENTING
OLEH PASIEN/KELUARGA
1.ISI : -APA YG DIBICARAKAN
-SEBERAPA BANYAK INFORMASI YG
DIBERIKAN DOKTER
KELUARGA PASIEN YG BERPENDIDIKAN
TINGGI LEBIH BANYAK MEMENTINGKAN
ISI.

16
2. SUPPORT :
- ASPEK SUPPORTIF DALAM KOMUNIKASI
DOKTER : SIKAP YANG BAIK
PEMBERIANSUPPORT/DUKUNGAN
KESEDIAAN DOKTER DALAM
MENYEDIAKAN INFORMASI
JENIS KELAMIN WANITA LEBIH BANYAK
MEMENTINGKAN ASPEK SUPPORT
17
3. FASILITASI : KAPAN DAN DIMANA
INFORMASI DIBERIKAN :
-RUANG CUKUP PRIVACY
-PERHATIAN DAN EMPATI DARI DOKTER

INDIVIDU DENGAN TINGKAT PENDIDIKAN


TINGGI DAN USIA MUDA MEMENTINGKAN
ASPEK FASILITASI.
18
FAKTOR2 YANG BERPENGARUH PADA CARA
MENERIMA BERITA BURUK

 TINGKAT PENDIDIKAN
 JENIS KELAMIN
 USIA
 KEMATANGAN PRIBADI
 SOSIAL BUDAYA
 AGAMA
 DOKTER PERLU MENGENALI LATAR
BELAKANG KELUARGA PASIEN
19
KESALAHAN UMUM
PENYAMPAIAN BERITA BURUK
 TEMPAT TIDAK PRIVACY
 INTERUPSI/TERPOTONG DALAM PEMBERIAN
INFORMASI MIS: KARENA TELPON,SMS, DLL.
 PENYAMPAIAN KABAR BURUK MELALUI
TELPONTDK TAHU KONDISI/REAKSI KLIEN
 DOKTER TERLALU BANYAK BICARA (BISA
KARENA NERVOUS)

20
SEKIAN

SEMOGA BERMANFAAT

21