Anda di halaman 1dari 18

REFERAT

RETINO BLASTOMA

Reni Angreini
Pembimbing : dr. Hj. Ratna Mahyudin, Sp.M, MARS
Anatomi
Latar Belakang
• Keganasan mata anak
• Retinoblastoma dapat mengancam jiwa.
• Risiko kanker lain
Definisi
• Tumor ganas retina
• Sel neuroblastik
• Anak-anak < 5 tahun
Epidemiologi
 Sering pada anak
 Urutan ke-3 tumor intraokular
 Insiden 1:14.000 – 1:20.000 kelahiran hidup
 90% < umur 3 tahun
 Tidak ada predileksi ras
Etiologi
• mutasi gen RB1
• Herediter mutasi
Patofisiologi
Faktor lingkungan
Faktor Keturunan
(virus, zat kimia, radiasi)

Mutasi gen RB1


Kromosom 13q14

Gen RB1 inactive

Protein RB1 (P-RB) tidak


diproduksi

Pertumbuhan sel retina


tidak terkontrol

RETINOBLASTOMA
Klasifikasi
Manifestasi klinik
Diagnosis
• anamnesa,
• pemeriksaan fisik, dan
• pemeriksaan penunjang.
• Diagnosis pasti patologi anatomi,
Flexner-Wintersteiner rosettes
Pemeriksaan penunjang
– Pemeriksaan fundus okuli,
– Pemeriksaan foto rontgen,
– Pemeriksaan CTscan dan MRI
– Pemeriksaan onkologis opthalmik ultrasound
– Pemeriksaan Enzim Lactic Acid Dehydrogenase
(LDH),
Penatalaksanaan
• Enukleasi,
• Kemoterapi,
• Photocoagulasi,
• Krioterapi,
• External-Beam Radiation dan
• Plaque Radiotherapy
• Tumor kecil fotokoagulasi laser,
termoterapi, korioterapi, dan
kemoterapi.

• Tumor mediumBrakiterapi
Kemoterapi
Radioterapi
• Tumor besar Kemoterapi, krioterapi,
fotokoagulasi laser
Enukleasi bulbi

• Tumor meluas eksenterasi kemoterapi dan


radioterapi.
Prognosis
• Perawatan medis modern baik
• Di negara berkembang  95%.
TERIMAKASIH