Anda di halaman 1dari 83

KEBIJAKAN

UJIAN NASIONAL
TAHUN PELAJARAN
2016/2017

Badan Standar Nasional Pendidikan


Topik

UN dalam Sisdiknas

Pelaksanaan UN
2017 1. Kebijakan Umum
2. Pengaturan Teknis

30 Jan 2017 BSNP: Sosialisasi UN 2017 2


1
Multi-stakeholder Sistem Pendidikan Nasional
Kementerian Bidang Pendidikan Laporan
Kementerian lain penyelenggara pendidikan Akreditasi,
Rekomendasi
Fasilitator/
Regulator
Standar dan
•Regulasi-Fasilitasi
Rekomendasi
Regulasi •Pemberian izin
Regulasi
Fasilitasi Fasilitasi
Kurikulum Satuan
Akreditasi/SPME Evaluator
Standar Pendidikan
SPMI, R&D/PPM PAUD, DasMen, PT
BSNP BAN
Indikator/deskriptor

Dunia Pendidikan BSNP KKNI Kualifikasi

Dunia Kerja BNSP SKKNI Profesi


30 Jan 2017 BSNP: Sosialisasi UN 2017 4
Interaksi SNP, Kurikulum, Buku Teks, Guru, dan Ujian Nasional
1 SKL, SI, Std. Proses dan Std.
Empat Penilaian menjadi acuan
SNP pengembangan kurikulum

Pemerintah melakukan 5 2
penilaian pendidikan Ujian KI dan KD dalam
melalui National Kurikulum
Nasional struktur kurikulum
Assessment (Ujian Pendidikan mengacu pada SKL dan
Nasional) Berbasis SI
Standar

 Guru melakukan penilaian 3


melalui Classroom 4 Buku teks mengacu
Buku pada KI, KD, dan
Assessment Guru
Teks lingkup materi.
 Satuan pendidikan
melakukan penilaian melalui
School Assessment
Konsekuensi Sistem Pendidikan Berbasis Standar
 Pengukuran pencapaian SKL dilakukan dengan instrumen ujian terstandar (standardized test).
Ciri ujian terstandar adalah:
1. soalnya terstandar – soalnya bisa berbeda, komparabilitasnya dan kualitasnya sama
2. pelaksanaannya terstandar – waktu bisa berbeda, prosedurnya terstandar
3. penilaiannya (scoring) terstandar – penilainya bisa berbeda, rubrik penilaiannya sama untuk
soal yang sama.

 Jika pelaksanaan ujian terstandar yang didesentralisasi tanpa kendali mutu yang memadai dari
pemerintah maka akan berpotensi:
1. Soal dan penilaian (scoring) yang tidak terstandar, maka hasilnya tidak dapat dibandingkan
(komparabilitasnya rendah) sehingga tidak bermakna pada pengukuran pencapaian standar
secara nasional.
2. Pelaksanaannya tidak terstandar, hasil yang diperoleh juga menjadi tidak kredibel dan tidak
akuntabel sebagai ujian terstandar.
EVALUASI UJIAN NASIONAL
FUNGSI SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL DIPERLUKAN EVALUASI
(UU 20/ Tahun 2013) TERHADAP UJIAN NASIONAL
Mengembangkan kemampuan dan membentuk watak
serta peradaban bangsa yang bermartabat
1.Perlu mengevaluasi efektivitas UN dan
membangun sistem yang selaras dengan
Fungsi Pendidikan sebagai Pembangunan
RPJMN (Perpres 2/2015) Karakter Bangsa
Agenda Pembangunan Pendidikan 2.Perlu memperkuat paradigma pendidikan
Arah Kebijakan & Strategi No 6: secara komprehensif:
Memperkuat sistem penilaian Pendidikan yang • Memperhatikan aspek Kognisi, Sikap,
Komprehensif dan Krediberl dan Ketrampilan
• Peran guru
VISI MISI Program Aksi Nawacita ke-8 • Proses Pendidikan berkesinambungan
“..Kami akan mengevaluasi terhadap model 3.Perlu intervensi program-program
penyeragaman dalam sistem pendidikan nasional – pendidikan yang fokus pada: Peningkatan
termasuk di dalamnya Ujian Akhir Nasional..” Kualitas Sekolah, Guru, dan Proses Belajar.

(sumber: Dokumen Visi, Misi, dan Program Aksi


Jokowi-JK, 2014)
Sumber: Menko PMK, 2016
Mengapa UN?

30 Jan 2017 BSNP: Sosialisasi UN 2017 8


Desakan Menghapus Ujian Nasional
UN mendorong  Apakah jika tidak ada UN, manipulasi nilai tidak terjadi di
manipulasi nilai satuan pendidikan?
UN adalah  Biaya UN hanya sekitar Rp 80.000/siswa dengan komponen
pemborosan biaya terbesar untuk penyelenggaraan di sekolah (pelaksanaan
dan pengawasan ujian) sebesar 78%
UN menciptakan  UN justru dapat memberikan data untuk memetakan
ketimpangan ketimpangan mutu pendidikan untuk kemudian diselesaikan
oleh pemerintah.
 UN justru menjadi salah satu sumber data untuk memeratakan
mutu pendidikan secara nasional
UN membuat  Siswa Indonesia cenderung santai.
siswa stres  Dalam takaran tertentu, stres diperlukan untuk memacu
semangat agar maju/
UN mengekang  UN bukan untuk penyeragaman. Ada Ujan Sekolah yang
kreatifitas sangat akomodatif terhadap kebutuhan/konteks lokal.
 UN untuk menjaga ke-Indonesia-an
Student Happiness Index/ Indeks Kebahagiaan Siswa
 Survei PISA (OECD) tahun 2012 menunjukkan pelajar
Sepuluh negara dengan
Indonesia adalah yang paling bahagia di antara 65
tingkat kebahagiaan
negara yang disurvei.
tertinggi di dunia:
 Disusun dalam dua pertanyaan, diisi oleh 512.000 siswa
1. Indonesia
dari 65 negara tersebut, termasuk sekitar 10.000 pelajar
2. Albania
Indonesia.
3. Peru
4. Thailand  Pertanyaan:
5. Kolombia 1. Kepada siswa: apakah Anda merasa bahagia di
6. Malaysia sekolah?
7. Meksiko
2. Kepada guru: apakah Anda punya cukup waktu untuk
8. Costarica
membantu siswa?
9. Khazakhtan
10. Islandia  Hasil survei ini bertentangan dengan pendapat yang
menyatakan pelajar Indonesia stres atau merasa
Skor PISA, 2012
Matematika Membaca Sains
Rank Negara Skor Rank Negara Skor Rank Negara Skor
1 Shanghai-China 613 1 Shanghai-China 570 1 Shanghai-China 580
2 Singapore 573 2 Hong Kong 545 2 Hong Kong 555
3 Hong Kong 561 3 Singapore 542 3 Singapore 551
4 Taiwan 560 4 Jepang 538 4 Jepang 547
5 Korea Selatan 554 5 Korea Selatan 536 5 Finlandia 545
6 Jepang 536 6 Finlandia 524 7 Korea Selatan 538
12 Finlandia 519 20 Vietnam 508 8 Vietnam 528
17 Vietnam 511 61 Indonesia 396 62 Albania 397
63 Kolumbia 376 62 Albania 394 63 Qatar 384
64 Indonesia 375 63 Kazakhtan 393 64 Indonesia 382
65 Peru 368 65 Peru 368 65 Peru 373

Diblok hijau: menerapkan UN/centralized exams (termasuk china dan finland)


11
Skor PISA, 2015
Matematika Membaca Sains
Rank Negara Skor Rank Negara Skor Rank Negara Skor
1 Singapura 564 1 Singapura 535 1 Singapura 556
2 RCC – Hongkong 548 2 Kanada 527 2 Jepang 538
3 RCC – Macau 544 3 RRC– Hongkong 527 3 Estonia 534
4 Cina Taipei 542 4 Finland 526 4 Cina Taipei 532
5 Jepang 532 5 Korea 517 5 Finland 531
6 Cina – B-S-J-E 531 6 Jepang 516 6 Cina - Macau 529

22 Vietnam 495 33 Vietnam 487 8 Vietnam 525


44 Malaysia 446 49 Malaysia 431 49 Malaysia 443
65 Indonesia 386 66 Indonesia 397 64 Indonesia 403
72 Rep. Dominika 328 72 Lebanon 347 72 Rep. Dominika 332

Diblok hijau: menerapkan UN/centralized exams (termasuk China dan Finland)


12
Negara Asia dan Ujian Nasional
Negara Asia yang menerapkan
Ujian Nasional:  Menerapkan UN dengan berbagai variasi,
1. Jepang syarat lulus atau masuk ke PTN, termasuk
2. Singapura “penjurusan” sekolah jenjang berikut.
3. Taiwan  UN telah menjadi tulang punggung
4. RRC kemajuan pendidikan di negara Asia,
5. Hong Kong termasuk Vietnam.
6. India  Eropa dan Amerika melihat manfaat UN
7. Vietnam  Amerika menerapkan Ujian Nasional sejak
8. Malaysia 2013. Tidak untuk kelulusan, tetapi untuk
9. Filipina mengukur kemampuan siswa dan kinerja
10. Thailand sekolah/sistem.
11. Indonesia
12. Kamboja
13. Laos 13
Pengalaman sejarah, adanya Ujian
Negara/Nasional lebih baik
 Setelah kemerdekaan ada Ujian Negara.
– Ujian Negara mutu pendidikan saat itu dikenal baik sehingga Malaysia belajar dari
Indonesia

 Tahun1970an diberlakukan ujian sekolah (EBTA), sekolah cenderung


meluluskan 100%, sehingga indikator mutu tidak dapat dipantau, dan
kesenjangan antarsekolah dan antardaerah semakin melebar.

Banyak anak bangsa mendapatkan ijazah tanpa menguasai


kompetensi yang mencukupi sesuai dengan jenjang dan jenis
pendidikannya.
14
ANALISIS HASIL UN 2015-2016
Ringkasan Hasil UN & IIUN - SMA/MA Tahun 2015/2016
Berdasar Jenis Sekolah
KEMENDIKBUD 2015 2016 Perubahan
NASIONAL Hasil UN IIUN Hasil UN IIUN UN IIUN
NEGERI & SWASTA 61,93 61,98 55,03 64,04 -6.9 2.06
NEGERI 62,70 61,65 55,45 63,28 -7,25 1.63
SWASTA 59,90 62,39 53,87 64,96 -6,03 2.57

KEMENAG 2015 2016 Perubahan


NASIONAL Hasil UN IIUN Hasil UN IIUN UN IIUN
NEGERI & SWASTA 58,99 59,10 53,92 61,19 -5.07 2.09
NEGERI 62,18 58,80 55,30 63,00 -6.88 4.2
SWASTA 57,45 60,57 53,20 60,88 -4.25 0.31

Sumber: Puspendik, 2016


16
Ringkasan Hasil UN - SMA/MA NR >85: 7.262
Tahun 2015/2016
IPA: 793.938 70< NR < 85: 151.329

55< NR < 70: 300.274


Peserta UN SMA/MA
NR < 55: 335.073
1.694,734
(19,954 sekolah) NR >85: 373

70< NR < 85: 89.653


IPS: 844.910
55< NR < 70: 299.074

Lainnya: 55.886 NR < 55: 455.810


Sumber: Puspendik, 2016
Ringkasan Hasil UN - SMK Tahun 2015/2016
NR > 85  7.986

Peserta UN SMK 70 < NR ≤ 85  185.065


1.264.307
55 < NR ≤ 70  530.471

NR ≤ 55  540.785

Sumber: Puspendik, 2016


Rerata UN cenderung terkoreksi turun antara 1,5
hingga 4 poin...
SMP
2015 2016 NAIK/TURUN
NASIONAL SEKOLAH PESERTA NILAI RERATA SEKOLAH PESERTA NILAI RERATA
NEGERI & SWASTA 34.914 3.131.085 62,18 35.995 3.158.168 58,57 (3,61)
NEGERI 21.462 2.325.707 62,37 21.979 2.365.405 58,86 (3,51)
SWASTA 13.452 805.378 61,64 14.016 792.763 57,70 (3,94)

MTs
2015 2016 NAIK/TURUN
NILAI NILAI
NASIONAL SEKOLAH PESERTA SEKOLAH PESERTA
RERATA RERATA
NEGERI &
1.6206 964.542 60,97 1.6606 975.401 59,06
SWASTA (1,91)
NEGERI 1.470 235.489 63,36 1.457 237.485 60,13 (3,23)
SWASTA 14.736 729.053 60,20 15.149 737.916 58,72 (1,48)
SMPT
2015 2016 NAIK/TURUN
NILAI NILAI
NASIONAL SEKOLAH PESERTA SEKOLAH PESERTA
RERATA RERATA
NEGERI 1.128 33,544 51,04 1.049 30.208 48,36 (2,68)
Sumber: Puspendik, 2016
Terjadi koreksi nilai pada semua mata pelajaran,
yang paling sedikit mengalami koreksi yaitu Bahasa Indonesia,
dan yang terkoreksi paling besar adalah Matematika...

NILAI
2015 2016 +/-
Bahasa Indonesia 71,06 70,75 (0,31)
Bahasa Inggris 60,01 57,17 (2,84)
IPA 59,88 56,27 (3,61)
Matematika 56,28 50,24 (6,04)

Sumber: Puspendik, 2016


%
42 siswa Indonesia belum mencapai standar yang ditetapkan
oleh Badan Standar Nasional Pendidikan [nilai 55]...
Perbandingan:
Jumlah lulusan sekolah menengah Singapura
sekitar 40-45 ribu siswa per tahun.
Nilai rerata di atas 85 4.04% Jumlah lulusan sekolah menengah Malaysia
168.000 siswa
sekitar 400 ribu siswa per tahun.
Nilai rerata antara 70 - 20.11%
85 837.000 siswa

Nilai rerata antara 55 -


70 33.93%

Nilai rerata di bawah


41.92%
55

Sumber: Puspendik, 2016


%
72 sekolah mengalami peningkatan nilai IIUN...
IIUN naik, nilai UN turun IIUN naik, nilai UN naik

Ditambah dengan 977


Perubahan IIUN 2016-2015

50.96% 21.16%
[1,8%] SMP/MTs mengikuti
UNBK, yang notabene
integritasnya tidak
diragukan.
IIUN turun, nilai UN turun IIUN turun, nilai UN naik

13.61% 14.27%

Perubahan Capaian UN 2016-2015


Peningkatan IIUN 35%
2015 >50-70, 31%

Publikasi IIUN mendorong sekolah 30%


35%
makin jujur dalam ujian 25% <=50, 23%
>70-80, 19%
20%
>80, 15%
• Tahun 2015 jenjang SMA 15%
NA, 12%
10%
dengan IIUN>70 hanya 35%,
5%
tahun 2016 meningkat menjadi 0%
UNBK, 1%

61% NA <=50 >50-70 >70-80 >80 UNBK

• IIUN mendorong sekolah makin


berintegritas dalam 2016
50%
menyelenggarakan UN
40%
>70-80, 40%
61%
30% >50-70, 28%
Catatan: IIUN mengukur kejujuran
20%
dalam penyelenggaraan UN, TIDAK <=50, 10% >80, 11%UNBK, 10%
10%
MENGUKUR KEJUJURAN NA, 1%
0%
SEKOLAH!! NA <=50 >50-70 >70-80 >80 UNBK

Sumber: Puspendik, 2016


10 Provinsi dengan IIUN rerata sekolah tertinggi
IPS IPA
NO IPS IPS 2015 IPS 2016 PERUBAHAN No NAMA PROVINSI IPA 2015 IPA 2016 PERUBAHAN
1 DI Yogyakarta 79.69 78.21 -1.47 1 DI Yogyakarta 80.38 78.36 -2.02
2 Bangka Belitung 78.05 76.82 -1.24 2 Bangka Belitung 76.98 76.69 -0.29
3 DKI Jakarta 71.14 76.02 4.88 3 Banten 69.62 73.39 3.77
4 Bengkulu 73.61 74.69 1.07 4 Kalimantan Timur 69.44 73.23 3.79
5 Kepulauan Riau 72.51 73.48 0.96 5 DKI Jakarta 77.33 73.18 -4.14
6 Kalimantan Timur 70.03 73.26 3.23 6 Jawa Barat 72.15 72.88 0.73
7 Banten 69.46 73.16 3.70 7 Kepulauan Riau 72.53 72.29 -0.24
8 Gorontalo 68.91 72.00 3.09 8 Bengkulu 70.76 71.84 1.08
9 Jawa Barat 67.99 71.98 3.99 9 Jawa Tengah 71.84 71.06 -0.78
10 Kalimantan Utara 74.68 71.01 -3.67 10 Kalimantan Utara 71.34 70.23 -1.11

• Provinsi-provinsi dengan sekolah yang memiliki IIUN tinggi terus mempertahankan kejujuran dalam
pelaksanaan UN
• Beberapa provinsi turun IIUN nya antara lain karena banyak yang beralih ke UNBK
(catatan: IIUN diukur untuk UNKP)
Sumber: Puspendik, 2016
10 Provinsi - Peningkatan IIUN Rerata Sekolah Tertinggi
IPS IPA
NO NAMA PROVINSI 2015 2016 PENINGKATAN NO NAMA PROVINSI 2015 2016 PENINGKATAN
1 Sumatera Selatan 52.73 65.09 12.36 1 Aceh 47.58 59.90 12.32
2 Sulawesi Selatan 44.35 55.02 10.67 2 Sulawesi Barat 55.60 64.86 9.26
3 Aceh 51.15 61.35 10.20 3 Sumatera Selatan 54.36 63.21 8.85
4 Sulawesi Barat 55.25 64.21 8.96 4 Sulawesi Selatan 43.16 50.55 7.39
5 Sumatera Barat 58.07 66.93 8.86 5 Sulawesi Utara 55.46 62.58 7.13
6 Sulawesi Utara 55.38 64.04 8.66 6 Sumatera Barat 57.89 64.64 6.76
7 Bali 55.47 63.76 8.29 7 Kalimantan Timur 69.44 73.23 3.79
8 Dki Jakarta 71.14 76.02 4.88 8 Banten 69.62 73.39 3.77
9 Jawa Timur 54.13 58.62 4.49 9 Sulawesi Tengah 58.47 60.78 2.30
10 Sulawesi Tenggara 51.34 55.69 4.36 10 Sulawesi Tenggara 50.80 52.86 2.06

• Banyak Provinsi dengan sekolah yang tahun 2015 IIUN belum tinggi, tahun 2016 menunjukkan
peningkatan IIUN yang signifikan

Sumber: Puspendik, 2016


Peta Jalan (Road Map) UN dan Penilaian Pendidikan
• Penguatan otoritas penyelenggara UN
• Rintisan UNBK (Evaluasi/Testing Center) dalam aspek legal,
• UN tidak kelembagaan, SDM (BSNP dan Puspendik)
menentukan kelulusan • Ujian kelulusan (School leaving examination).
• BSNP melakukan evaluasi UN  Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN)
 Ujian Sekolah

2015 2016 2017 2018

• Perluasan UNBK
• Perluasan pemanfaatan hasil UN
• Penilaian kelas (classroom assessment)
• Hasil UN sebagai dasar
Berbasis Komputer
peningkatan mutu pendidikan
• Bank soal (item banking)
secara berkelanjutan
• Sosialisasi scoring dengan
• Tercapainya sistem penilaian
Item Response Theory (IRT)
pendidikan yang credible, acceptable,
• Integrasi Data: Pendataan peserta UNPK
& accountable
dari PKBM melalui Dapodik/PDSPK.
30 Jan 2017 BSNP: Sosialisasi UN 2017 26
Sistem Penilaian Pendidikan yang
Credible, Acceptable, & Accountable

Ada lembaga pengujian yang


mandiri, credible, memiliki
otoritas penuh dalam pengujian
dan penilaian pendidikan.

30 Jan 2017 BSNP: Sosialisasi UN 2017 27


2a
Pelaksanaan UN 2017
Kebijakan Umum
Kebijakan UN 2017
Mengutamakan UN berbasis
komputer (UNBK)

Moda
Ujian UN berbasis Kertas-Pensil
(UNKP)
Beda UN, USBN, dan US
Mata Pelajaran yang Diujikan
A. Kebijakan UN 2017

1. Ujian Nasional tetap dilaksanakan.

2. UN Tidak menentukan kelulusan.

3. Peserta didik yang berkebutuhan khusus tidak wajib mengikuti UN.

4. Mutu Ujian Sekolah ditingkatkan menjadi USBN 2017 (Ujian Sekolah


Berstandar Nasional) untuk beberapa mata pelajaran.

5. Memperluas pelaksanaan ujian berbasis komputer, baik UN maupun USBN.

6. SHUN diterbitkan Balitbang (tidak tanda tangan basah)


Kebijakan UN dan USBN 2017
UN • Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika; dan
• Memilih satu mata pelajaran untuk diujikan dari
SMA/MA/SMK jurusan/peminatan (IPA, IPS, Bahasa, Keagamaan)

• PPKn, Agama, sesuai jurusan


USBN • Mapel tertentu, soal dikembangkan oleh MGMP
• Menentukan kelulusan

UN Pend. • UNBK dan dua gelombang, April-Mei dan Oktober


• Tidak ada USBN
Kesetaraan
30 Jan 2017 BSNP: Sosialisasi UN 2017 33
Satuan Pendidikan Pelaksana UN
1. Satuan Pendidikan terakreditasi
2. Satuan pendidikan belum terakreditasi menginduk
pada satuan pendidikan yang terakreditasi sebagai
pelaksana UN.
Kebijakan UN 2017

• Tidak ada UN Perbaikan


UN • Peserta UN 2015/2016 yang ingin memperbaiki,
mendaftar melalui sekolah asal dan jadwalnya
Perbaikan saat UN Susulan utk SMA Sederajat

UN untuk • Jenjang SMA Sederajat, mapel sama kecuali


mapel pilihan memilih satu dari sembilan mapel
SPK jika tidak ada penjurusan di SPK-nya

30 Jan 2017 BSNP: Sosialisasi UN 2017 35


Kebijakan UN 2017
Peran Panitia • Tingkat Kabupaten/Kota dan Tingkat Provinsi
• Sesuai kewenangan yang ditetapkan UU
UN Daerah Otonomi Daerah

UN untuk • Peserta didik berkebutuhan khusus dapat


mengikuti UN.
SLB • Tidak ada USBN

Pemindaian • Dilakukan seluruhnya oleh Panitia UN Tingkat


Provinsi
LJUN
30 Jan 2017 BSNP: Sosialisasi UN 2017 36
B. Kebijakan UN untuk Pendidikan Kesetaraan
1. Hasil UN berfungsi untuk penyetaraan.
2. Mapel yang diujikan dalam UN Pendidikan Kesetaraan:
a. 7 Mapel untuk Paket C
b. 6 Mapel untuk Paket B
3. Tidak ada USBN untuk Pendidikan Kesetaraan.
4. Peserta didik dari pendidikan kesetaraan dapat mengikuti UN di satuan pendidikan
formal atau satuan pendidikan nonformal yang terakreditasi.
5. Pendaftaran peserta UN dilakukan secara terintegrasi melalui DAPODIK.
6. Pelaksana UN untuk Pendidikan Kesetaraan BUKAN lagi Dinas Pendidikan tetapi
satuan pendidikan.
7. Moda pelaksanaan UN dengan UNBK dan UNKP.
8. Jadwal UN untuk Pendidikan Kesetaraan pada hari Sabtu dan Minggu.
9. Tidak ada UN susulan, tetapi ada UN gelombang kedua untuk Pendidikan Kesetaraan
2b

Pelaksanaan UN 2017: Pengaturan Teknis


FORMAT KISI-KISI UN 2017

Level Kognitif Materi 1 Materi 2 Materi n


Pengetahuan dan
Pemahaman

Aplikasi

Penalaran dan Logika

30 Jan 2017 BSNP: Sosialisasi UN 2017 39


BAHAN UJIAN NASIONAL

Kisi-kisi UN tahun pelajaran 2016/2017 disusun


berdasarkan kriteria kompetensi lulusan, standar isi, dan
kurikulum yang berlaku pada lingkup materi yang sama.

Kisi-kisi UN memuat level kognitif dan lingkup materi.

30 Jan 2017 BSNP: Sosialisasi UN 2017 40


MEKANISME PEMUSNAHAN BAHAN UN
Bahan UN setelah digunakan disimpan di satuan
pendidikan selama 1 bulan, kemudian dimusnahkan
dengan mekanisme:
1. Pemusnahan bahan UN dilakukan dengan pembakaran
atau menggunakan penghancur dokumen/CD.
2. Pemusnahan dilakukan oleh Satuan Pendidikan
disaksikan oleh Panitia UN tingkat satuan pendidikan.
3. Pemusnahan naskah soal UN pendidikan kesetaraan
dilakukan oleh Dinas Kabupaten/Kota disaksikan Panitia
UN Kabupaten/Kota.

30 Jan 2017 BSNP: Sosialisasi UN 2017 41


PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR
(POS) UN 2017

42
30 Jan 2017 BSNP: Sosialisasi UN 2017
PANITIA TINGKAT PROVINSI
 Dinas Pendidikan Provinsi
 Kantor Wilayah Kementerian Agama (Bidang yang menangani
pendidikan madrasah, pendidikan keagamaan, dan Pendidikan
Keagamaan Kristen dan Katolik)
 Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP)
 Dewan Pendidikan Provinsi
 Instansi tingkat provinsi yang terkait dengan pendidikan keahlian.

30 Jan 2017 BSNP: Sosialisasi UN 2017 43


PANITIA TINGKAT KABUPATEN/KOTA
 Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota
 Kantor Kementerian Agama Kantor Kementerian Agama
Kabupaten/Kota (Seksi yang menangani pendidikan madrasah,
pendidikan keagamaan, dan seksi yang menangani pendidikan
nonformal: Program Paket B/Wustha, dan Program Paket C).
PESERTA

Pendidikan Formal termasuk SPK*

Pendidikan Kesetaraan

Pendidikan Informal (sekolah rumah)

Peserta UN 2015/2016 yang ingin memperbaiki nilai


*) Permendikbud No. 3 Tahun 2017 Pasal 6: Setiap peserta didik yang berkebutuhan khusus tidak
wajib mengikuti UN dan USBN.
30 Jan 2017 BSNP: Sosialisasi UN 2017 45
Persyaratan Peserta UN
 Peserta didik telah atau pernah berada pada tahun terakhir pada suatu
jenjang pendidikan di satuan pendidikan tertentu.
 Peserta didik memiliki laporan lengkap penilaian hasil belajar pada suatu
jenjang pendidikan di satuan pendidikan tertentu mulai semester I tahun
pertama sampai dengan semester pertama pada tahun terakhir.
 Peserta didik memiliki laporan lengkap penilaian hasil belajar
pada Pendidikan Kesetaraan.
Peserta UN dari Pendidikan Formal
 …Penerbitan ijazah yang dimaksud sekurang-kurangnya 3 (tiga)
tahun sebelum mengikuti US, atau sekurang-kurangnya 2 (dua)
tahun untuk peserta program SKS.
 Peserta UN dari program SKS harus berasal dari satuan
pendidikan yang terakreditasi A dan memiliki izin
penyelenggaraan program SKS.
 Peserta didik Warga Negara Indonesia (WNI) pada Satuan
Pendidikan Kerjasama (SPK) wajib mengikuti UN untuk seluruh
mata pelajaran yang diujikan sesuai dengan ketentuan yang
berlaku pada pendidikan formal.
 …SPK mendaftar dan mengikuti UN pada satuan pendidikannya
yang atau satuan pendidikan pelaksana UN terakreditasi A yang
ditetapkan oleh Dinas Pendidikan sesuai dengan kewenangannya.
Pendaftaran Peserta UN Tahun Lalu
 Terdaftar sebagai peserta UN tahun pelajaran 2015/2016 pada jenjang
pendidikan SMA/MA/SMK/MAK sederajat; dan
 Belum memenuhi kriteria pencapaian kompetensi lulusan yang ditetapkan.

 Peserta UN tahun pelajaran 2015/2016 pada jenjang SMA/MA/SMK/MAK


sederajat yang akan mengikuti UNBK pada tahun pelajaran 2016/2017
harus mendaftarkan diri dan menentukan mata ujian yang akan diikutinya
melalui satuan pendidikan asalnya.

 Jika satuan pendidikan asal tidak melaksanakan UNBK maka UN dapat


dilaksanakan di satuan pendidikan lain yang melaksanakan UNBK.
KRITERIA KELULUSAN

Sangat baik • 85 < nilai ≤ 100


Baik • 70 < nilai ≤ 85
Cukup • 55 < nilai ≤ 70
Kurang • ≤ 55
KELULUSAN SMK
–Gabungan antara nilai Ujian Praktik Keahlian
Kejuruan dan nilai Ujian Teori Kejuruan dengan
pembobotan 70% untuk nilai Ujian Praktik
Keahlian Kejuruan dan 30% untuk nilai Ujian
Teori Keahlian Kejuruan;
–Kriteria Kelulusan Kompetensi Keahlian Kejuruan
ditetapkan oleh Direktorat Pembinaan SMK/MAK.
PENGATURAN SANKSI untuk UN 2017

Pelanggaran berat oleh Peserta Ujian:

 membawa contekan ke ruang ujian;


 kerjasama dengan peserta ujian;
 menyontek atau menggunakan kunci jawaban;
dan/atau
 membawa HP ke dalam ruang ujian.
PENGATURAN SANKSI untuk UN 2017
Pelanggaran berat oleh Pengawas Ujian:
 memberi contekan;
 membantu peserta ujian dalam menjawab soal;
 menyebarkan/membacakan kunci jawaban kepada peserta ujian;
 mengganti dan mengisi LJUN atau jawaban UNBK;
 Lalai menangani gangguan pada UNBK sehingga mengharuskan
pengulangan ujian;
 menggunakan alat komunikasi (HP), kamera, dan atau perangkat
elektronik yang dapat merekam gambar; dan/atau
 memeriksa dan menyusun LJUN tidak di ruang ujian (untuk
pengawas UNKP).
Investigasi
 Investigasi dilakukan secara sendiri-sendiri atau bersama oleh:
– Inspektorat Jenderal Kemdikbud/Kemenag.
– Badan Standar Nasional Pendidikan.
– Pusat Penilaian Pendidikan Kemdikbud.

 Bentuk investigasi
– Peninjauan ke tempat kejadian perkara.
– Analisis pola jawaban per daerah (Provinsi/Kabupaten/Kota).
PENGATURAN KHUSUS
› Pelaksanaan UN bagi peserta UN yang
memerlukan layanan khusus dan/atau berbeda
dapat diberikan kepada:
– Peserta UN yang menyandang disabilitas tunanetra,
tunarungu, tunalaras, dan tunadaksa;
– Peserta UN yang berada di Lembaga Pemasyarakatan;
dan/atau
– Peserta UN yang dirawat di rumah sakit atau di
tempat lain yang ditentukan oleh petugas kesehatan.
PENGATURAN KHUSUS
› Pelaksanaan UN dengan layanan khusus/berbeda dapat
diberikan apabila:
– Peserta UN penyandang disabilitas yang memerlukan pengaturan
khusus telah melaporkan kondisinya kepada Panitia UN Tingkat
Provinsi/Kabupaten/ Kota dan atau tingkat Satuan Pendidikan
selambatnya 1 (satu) bulan sebelum pelaksanaan UN;
– Peserta UN yang sakit atau di LP telah dilaporkan kondisinya kepada
Panitia UN Tingkat Provinsi/Kabupaten/Kota dan atau tingkat Satuan
Pendidikan selambatnya 1 (satu) minggu sebelum pelaksanaan UN.
› Peserta UN yang sakit telah dilaporkan kondisinya kepada
Panitia UN tingkat Satuan Pendidikan paling lambat sehari
sebelum pelaksanaan UN dan kondisi kesehatannya
memungkinkan untuk mengikuti ujian di tempat perawatannya.
Peserta UN Penyandang Disabilitas
 Peserta UN tunanetra dapat memperoleh naskah soal UN dalam
huruf Braile; atau
 Peserta UN tunanetra dapat mengerjakan soal UN dengan
pendamping pembaca soal terlatih yang telah mendapat
persetujuan tertulis oleh Panitia UN Tingkat Satuan Pendidikan;
atau
 Peserta UN tunarungu akan mendapat naskah soal tertulis sebagai
pengganti soal Listening Comprehension (LC) untuk Bahasa
Inggris; atau
 Peserta UN tunadaksa mendapat bantuan dari pendampingnya
yang telah mendapat persetujuan tertulis oleh Panitia UN Tingkat
Satuan Pendidikan.
JADWAL PELAKSANAAN UN 2017

UN 2017 –
SMP
Sosialisasi UN: 3-13 April Sederajat Gel ke-2:
UN Susulan: 18-19 April dan Paket B 7-15 Oktober 2017

Februari UN 2017 – UN: 2-16 Mei UN Pend.


2017 SMA Susulan: 22-23 Mei Kesetaraan
Sederajat
dan Paket C

30 Jan 2017 BSNP: Sosialisasi UN 2017 57


LANGKAH MENUJU UN
YANG DAPAT DIPERCAYA
(CREDIBLE) DAN DAPAT
DITERIMA (ACCEPTABLE)

58
30 Jan 2017 BSNP: Sosialisasi UN 2017
Situs: http://bsnp-Indonesia.org/

30 Jan 2017 BSNP: Sosialisasi UN 2017 59


TANGGAL PENTING UN 2017

60
30 Jan 2017 BSNP: Sosialisasi UN 2017
TANGGAL PENTING PELAKSANAAN UN
TAHUN PELAJARAN 2016/2017 (halaman 68)

A. PENGUMPULAN DATA PESERTA UN


Kegiatan SMA Sederajat SMP Sederajat
Pengumpulan dan Entri data peserta UN 22 Des 2016 – 25 Jan 2017 22 Des 2016 – 25 Jan 2017
Pencetakan Daftar Calon Peserta (DCP) 22 Des 2016 – 25 Jan 2017 22 Des 2016 – 25 Jan 2017
Pengiriman data peserta dari Sekolah Indonesia Paling lambat Paling lambat
Luar Negeri ke Panitia UN Tingkat Pusat 25 Jan 2017 25 Jan 2017
Cetak, Validasi dan Verifikasi Daftar Nominasi Paling lambat Paling lambat
Sementara (DNS) 25 Jan 2017 25 Jan 2017
Cetak dan Distribusi Daftar Nominasi Tetap Paling lambat Paling lambat
(DNT) 31 Jan 2017 31 Jan 2017
Cetak dan Distribusi Kartu Peserta Ujian Paling lambat Paling lambat
24 Mar 2017 25 Apr 2017

30 Jan 2017 BSNP: Sosialisasi UN 2017 61


TANGGAL PENTING PELAKSANAAN UN
TAHUN PELAJARAN 2016/2017 (halaman 68)

B. JADWAL PENGUMPULAN NILAI SEKOLAH DAN PRAKTEK KOMPETENSI SMK


KEGIATAN SMA Sederajat SMP Sederajat
Pengiriman Nilai Praktik Kompetensi SMK/MAK
Sekolah ke Kabupaten/Kota Paling lambat
-
17 April 2017
Kabupaten/Kota ke Provinsi Paling lambat
-
25 April 2017
Provinsi ke Pusat Paling lambat
-
28 April 2017

30 Jan 2017 BSNP: Sosialisasi UN 2017 62


TANGGAL PENTING PELAKSANAAN UN
TAHUN PELAJARAN 2016/2017 (halaman 68)

C. JADWAL PENGOLAHAN LJUN 2017


KEGIATAN SMA Sederajat SMP Sederajat
Pemindaian SMK/MAK: 4-9 April 2017 Utama: 3-17 Mei 2017
SMA/MA: 10-20 April 2017 Susulan: 22-25 Mei 2017
Susulan: 17-20 April 2017
Batas akhir pengiriman nilai kompetensi 21 April 2017
(SMK/MAK)
Batas akhir pengiriman hasil pemindaian ke SMK/MAK: 11 April 2017 Utama: 18 Mei 2017
Panitia UN Pusat SMA/MA: 21 April 2017 Susulan: 26 Mei 2017
Susulan: 21 April 2017
Skoring 11-26 April 2017 18-26 Mei 2017
Pengiriman Data Hasil UN ke Provinsi 27 April 2017 27 Mei 2017
Pengumuman Kelulusan dari Satuan 2 Mei 2017 2 Juni 2017
Pendidikan
30 Jan 2017 BSNP: Sosialisasi UN 2017 63
I. Jadwal Kegiatan Pra UNBK
POS UN, halaman 40
Kegiatan Pra UNBK Tanggal
Pendaftaran Sekolah/Madrasah Calon Pelaksana UNBK 22 Des 2016 s/d 25 Jan 2017
Penetapan Sekolah/Madrasah Pelaksana UNBK oleh Dinas 26 Jan 2017
Pendidikan
Pengaturan penempatan peserta ke server dan pengaturan sesi oleh 26 - 31 Jan 2017
sekolah.
Penyiapan data di pusat 1 - 8 Februari 2017
Simulasi UNBK SMK/MAK 13-14 Februari 2017
Simulasi UNBK SMA/MA sederajat 20-21 Februari 2017
Simulasi UNBK SMP/MTs 27-28 Februari 2017
Simulasi UNBK Paket C 20-21 Februari 2017
Simulasi UN untuk Pend. Kesetaraan Paket B 27-28 Februari 2017
Gladi Bersih SMK/MAK 6-7 Maret 2017
Gladi Bersih SMA/MA sederajat 13-14 Maret 2017
Gladi Bersih SMP/MTs 20-21 Maret 2017
Gladi Bersih UN untuk Pend. Kesetaraan Paket C 13-14 Maret 2017
Gladi Bersih UN untuk Pend. Kesetaraan Paket B 20-21 Maret 2017
30 Jan 2017 BSNP: Sosialisasi UN 2017 64
J. Jadwal UNBK SMK (Utama)
POS UN, halaman 40
No Hari & Tanggal Sesi Pukul Mata Pelajaran
Sesi-1 07.30 – 09.30
Senin,
1 Sesi-2 10.30 – 12.30 Bahasa Indonesia
3 April 2017
Sesi-3 14.00 – 16.00
Sesi-1 07.30 – 09.30
Selasa, Sesi-2 10.30 – 12.30
2 Matematika
4 April 2017
Sesi-3 14.00 – 16.00
Sesi-1 07.30 – 09.30
Rabu, Sesi-2 10.30 – 12.30
3 Bahasa Inggris
5 April 2017
Sesi-3 14.00 – 16.00
Sesi-1 07.30 – 09.30
Kamis, Sesi-2 10.30 – 12.30
4 Teori Kejuruan
6 April 2017
Sesi-3 14.00 – 16.00

30 Jan 2017 BSNP: Sosialisasi UN 2017 65


Jadwal UNBK SMA/MA (Utama)
POS UN, halaman 41
No Hari & Tanggal Sesi Pukul Mata Pelajaran
Sesi-1 07.30 – 09.30
Senin,
1 Sesi-2 10.30 – 12.30 Bahasa Indonesia
10 April 2017
Sesi-3 14.00 – 16.00
Sesi-1 07.30 – 09.30
Selasa,
2 Sesi-2 10.30 – 12.30 Matematika
11 April 2017
Sesi-3 14.00 – 16.00
Sesi-1 07.30 – 09.30
Rabu,
3 Sesi-2 10.30 – 12.30 Bahasa Inggris
12 April 2017
Sesi-3 14.00 – 16.00
Sesi-1 07.30 – 09.30
Kamis, Satu mapel pilihan
4 Sesi-2 10.30 – 12.30
13 April 2017 sesuai Jurusan
Sesi-3 14.00 – 16.00

30 Jan 2017 BSNP: Sosialisasi UN 2017 66


Jadwal UNBK SPK jenjang SMA
POS UN, halaman 41
No Hari & Tanggal Sesi Pukul Mata Pelajaran
Sesi-1 07.30 – 09.30
Senin,
1 Sesi-2 10.30 – 12.30 Bahasa Indonesia
10 April 2017
Sesi-3 14.00 – 16.00
Sesi-1 07.30 – 09.30
Selasa, Sesi-2
2 10.30 – 12.30 Matematika
11 April 2017
Sesi-3 14.00 – 16.00
Sesi-1 07.30 – 09.30
Rabu, Sesi-2
3 10.30 – 12.30 Bahasa Inggris
12 April 2017
Sesi-3 14.00 – 16.00
Kamis,
Sesi-1 07.30 – 09.30 Satu mapel pilihan
4 Sesi-2
13 April 2017 10.30 – 12.30 sesuai Jurusan

30 Jan 2017 BSNP: Sosialisasi UN 2017 67


Jadwal UNBK SMK/MAK (Susulan) - POS UN, halaman 41
No Hari & Tanggal Sesi Pukul Mata Pelajaran
Sesi-1 Bahasa
Selasa, 07.30 – 09.30
1 Indonesia
18 April 2017
Sesi-2 10.30 – 12.30 Matematika
Rabu, Sesi-1 07.30 – 09.30 Bahasa Inggris
2
19 April 2017 Sesi-2 10.30 – 12.30 Teori Kejuruan

Jadwal UNBK SMA/MAK (Susulan) - POS UN, halaman 42


No Hari & Tanggal Sesi Pukul Mata Pelajaran
Selasa, Sesi-1 07.30 – 09.30 Bahasa Indonesia
1
18 April 2017 Sesi-2 10.30 – 12.30 Matematika
Sesi-1 07.30 – 09.30 Bahasa Inggris
Rabu, Satu mapel
2
19 April 2017 Sesi-2 10.30 – 12.30 pilihan sesuai
Jurusan
30 Jan 2017 BSNP: Sosialisasi UN 2017 68
Jadwal UNBK SPK jenjang SMA (Susulan)
POS UN, halaman 42

No Hari & Tanggal Sesi Pukul Mata Pelajaran


Sesi-1 07.30 – 09.30 Bahasa Indonesia
Selasa,
1
18 April 2017 Sesi-2 10.30 – 12.30 Matematika
Sesi-1 07.30 – 09.30 Bahasa Inggris
Rabu,
2 Satu mapel pilihan sesuai
19 April 2017 Sesi-2 10.30 – 12.30
Jurusan

30 Jan 2017 BSNP: Sosialisasi UN 2017 69


Jadwal UNBK SMP/MTs (Utama)
POS UN, halaman 42
No Hari & Tanggal Sesi Pukul Mata Pelajaran
Sesi-1 07.30 – 09.30
Selasa, Sesi-2
1 10.30 – 12.30 Bahasa Indonesia
2 Mei 2017
Sesi-3 14.00 – 16.00
Sesi-1 07.30 – 09.30
Rabu, Sesi-2
2 10.30 – 12.30 Matematika
3 Mei 2017
Sesi-3 14.00 – 16.00
Sesi-1 07.30 – 09.30
Kamis, Sesi-2
3 10.30 – 12.30 Bahasa Inggris
4 Mei 2017
Sesi-3 14.00 – 16.00
Sesi-1 07.30 – 09.30
Senin, Sesi-2
4 10.30 – 12.30 IPA
8 Mei 2017
Sesi-3 14.00 – 16.00

30 Jan 2017 BSNP: Sosialisasi UN 2017 70


Jadwal UNBK SPK jenjang SMP (Utama)
POS UN, halaman 43
No Hari & Tanggal Sesi Pukul Mata Pelajaran
Sesi-1 07.30 – 09.30
Selasa,
1 Sesi-2 10.30 – 12.30 Bahasa Indonesia
2 Mei 2017
Sesi-3 14.00 – 16.00
Sesi-1 07.30 – 09.30
Rabu,
2 Sesi-2 10.30 – 12.30 Matematika
3 Mei 2017
Sesi-3 14.00 – 16.00
Sesi-1 07.30 – 09.30
Kamis,
3 Sesi-2 10.30 – 12.30 Bahasa Inggris
4 Mei 2017
Sesi-3 14.00 – 16.00
Sesi-1 07.30 – 09.30
Senin,
4 Sesi-2 10.30 – 12.30 IPA
8 Mei 2017
Sesi-3 14.00 – 16.00
30 Jan 2017 BSNP: Sosialisasi UN 2017 71
Jadwal UNBK SMP/MTs (Susulan)
POS UN, halaman 43

No Hari & Tanggal Sesi Pukul Mata Pelajaran


Senin, Sesi-1 07.30 – 09.30 Bahasa Indonesia
1
22 Mei 2017 Sesi-2 10.30 – 12.30 Matematika
Selasa, Sesi-1 07.30 – 09.30 Bahasa Inggris
2
23 Mei 2017 Sesi-2 10.30 – 12.30 IPA

30 Jan 2017 BSNP: Sosialisasi UN 2017 72


Jadwal UNBK SPK Jenjang SMP (Susulan)
POS UN, halaman 43

No Hari & Tanggal Sesi Pukul Mata Pelajaran

Sesi-1 07.30 – 09.30 Bahasa Indonesia


Senin,
1
22 Mei 2017
Sesi-2 10.30 – 12.30 Matematika

Sesi-1 07.30 – 09.30 Bahasa Inggris


Selasa,
2
23 Mei 2017
Sesi-2 10.30 – 12.30 IPA

30 Jan 2017 BSNP: Sosialisasi UN 2017 73


Jadwal UNKP SMK/MAK (Utama)
POS UN, halaman 49

No Hari & Tanggal Pukul Mata Pelajaran


1 Senin, 3 April 2017 10.30 – 12.30 Bahasa Indonesia
2 Selasa, 4 April 2017 10.30 – 12.30 Matematika
3 Rabu, 5 April 2017 10.30 – 12.30 Bahasa Inggris
Kamis,
4 10.30 – 12.30 Teori Kejuruan
6 April 2017

30 Jan 2017 BSNP: Sosialisasi UN 2017 74


Jadwal UNKP SMA/MA dan SMALB (Utama)
POS UN, halaman 50
No Hari & Tanggal Pukul Mata Pelajaran
Senin,
1 10.30 – 12.30 Bahasa Indonesia
10 April 2017
Selasa,
2 10.30 – 12.30 Matematika
11 April 2017
Rabu,
3 10.30 – 12.30 Bahasa Inggris
12 April 2017
Kamis, Satu mapel pilihan*
4 10.30 – 12.30
13 April 2017 sesuai Jurusan

30 Jan 2017 BSNP: Sosialisasi UN 2017 75


Jadwal UNKP SMK/MAK (Susulan)
POS UN, halaman 50

No Hari & Tanggal Sesi Pukul Mata Pelajaran

Sesi-1 07.30 – 09.30 Bahasa Indonesia


Selasa,
1
18 April 2017
Sesi-2 10.30 – 12.30 Matematika

Sesi-1 07.30 – 09.30 Bahasa Inggris


Rabu,
2
19 April 2017
Sesi-2 10.30 – 12.30 Teori Kejuruan

30 Jan 2017 BSNP: Sosialisasi UN 2017 76


Jadwal UNKP SMA/MA dan SMALB (Susulan)
POS UN, halaman 50
No Hari & Tanggal Sesi Pukul Mata Pelajaran
Selasa, Sesi-1 07.30 – 09.30 Bahasa Indonesia
1
18 April 2017 Sesi-2 10.30 – 12.30 Matematika
Sesi-1 07.30 – 09.30 Bahasa Inggris
Rabu,
2 Satu mapel pilihan
19 April 2017 Sesi-2 10.30 – 12.30
sesuai Jurusan*

30 Jan 2017 BSNP: Sosialisasi UN 2017 77


Jadwal UNKP SMP/MTs dan SMPLB (Utama)
POS UN, POS UN, halaman 51

No Hari & Tanggal Pukul Mata Pelajaran


1 Selasa, 2 Mei 2017 10.30 – 12.30 Bahasa Indonesia

2 Rabu, 3 Mei 2017 10.30 – 12.30 Matematika

3 Kamis, 4 Mei 2017 10.30 – 12.30 Bahasa Inggris

4 Senin, 8 Mei 2017 10.30 – 12.30 IPA

30 Jan 2017 BSNP: Sosialisasi UN 2017 78


Jadwal UNKP SMP/MTs dan SMPLB (Susulan)
POS UN, halaman 51

No Hari & Tanggal Sesi Pukul Mata Pelajaran

Sesi-1 07.30 – 09.30 Bahasa Indonesia


Senin,
1
22 April 2017
Sesi-2 10.30 – 12.30 Matematika

Sesi-1 07.30 – 09.30 Bahasa Inggris


Selasa,
2
23 April 2017
Sesi-2 10.30 – 12.30 IPA

30 Jan 2017 BSNP: Sosialisasi UN 2017 79


Jadwal UN untuk Pendidikan Kesetaraan Program
Paket C, Gelombang Pertama, POS UN, halaman 52
No Hari & Tanggal Pukul Program IPS Program IPA

07.30 – 09.30 Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia


1 Sabtu, 15 April 2017
10.30 – 12.30 Geografi Kimia
07.30 – 09.30 Matematika Matematika
2 Minggu, 16 April 2017
10.30 – 12.30 Sosiologi Biologi
07.30 – 09.30 Bahasa Inggris Bahasa Inggris
3 Sabtu, 22 April 2017
10.30 – 12.30 Ekonomi Fisika

Pendidikan Pendidikan
4 Minggu, 23 April 2017 07.30 – 09.30
Kewarganegaraan Kewarganegaraan

30 Jan 2017 BSNP: Sosialisasi UN 2017 80


Jadwal UN untuk Pendidikan Kesetaraan Program
Paket , Gelombang Pertama, POS UN, halaman 53
No Hari & Tanggal Pukul Mata Pelajaran
07.30 – 09.30 Bahasa Indonesia
Sabtu,
1 Pendidikan
13 Mei 2017 10.30 – 12.30
Kewarganegaraan
07.30 – 09.30 Matematika
Minggu, Ilmu Pengetahuan Sosial
2
14 Mei 2017 10.30 – 12.30
3 Sabtu, 07.30 – 09.30 Bahasa Inggris
20 Mei 2017 Ilmu Pengetahuan Alam
10.30 – 12.30

30 Jan 2017 BSNP: Sosialisasi UN 2017 81


Jadwal UN untuk Pendidikan Kesetaraan Program
Paket C, Gelombang Kedua, POS UN, halaman 53

No Hari & Tanggal Pukul Program IPS Program IPA


07.30 – 09.30 Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia
1 Sabtu, 7 Oktober 2017
10.30 – 12.30 Geografi Kimia
07.30 – 09.30 Matematika Matematika
2 Minggu, 8 Oktober 2017
10.30 – 12.30 Sosiologi Biologi

3 Sabtu, 14 Oktober 2017 07.30 – 09.30 Bahasa Inggris Bahasa Inggris


10.30 – 12.30 Ekonomi Fisika
4 Minggu, 15 Oktober 2017
Pendidikan Pendidikan
07.30 – 09.30
Kewarganegaraan Kewarganegaraan

30 Jan 2017 BSNP: Sosialisasi UN 2017 82


Jadwal UN untuk Pendidikan Kesetaraan Paket B
Gelombang Kedua, POS UN, halaman 53

No Hari & Tanggal Pukul Mata Pelajaran


Sabtu, 07.30 – 09.30 Bahasa Indonesia
1
7 Oktober 2017 10.30 – 12.30 Pendidikan Kewarganegaraan
Minggu, 07.30 – 09.30 Matematika
2
8 Oktober 2017 10.30 – 12.30 Ilmu Pengetahuan Sosial
3 Sabtu, 07.30 – 09.30 Bahasa Inggris
14 Oktober 2017 10.30 – 12.30 Ilmu Pengetahuan Alam

30 Jan 2017 BSNP: Sosialisasi UN 2017 83