Anda di halaman 1dari 13

MANAJEMEN

FEB
UNIVERSITAS UDAYANA
KOPERASI dan UMKM
“ S TA N D A R O P E R A S I O N A L
M A N A J E M E N KO P E R A S I d a n U M K M “
Nama Anggota Kelompok
KELOMPOK 9

 Gede Eka Yasa

 I Gede Dika Waisna Putra

 Made Bayu Suartama

KELOMPOK 10

 Ni Ketut Rai Riskatari

 Ni Putu Laksmi Narayanti

 Ni Kadek Sri Rahayu

Add a footer TREY 2


1. Sistem Informasi Laporan
Keuangan Koperasi dan UMKM

2. Karakteristik Laporan
Keuangan Koperasi dan UMKM

3. Standar Akuntansi Laporan


Materi Pokok
Keuangan Koperasi dan UMKM
STANDAR OPERASIONAL MANAJEMEN
KOPERASI dan UMKM

TREY 3
Pembahasan

1. Sistem Informasi Laporan


Keuangan Koperasi dan UMKM

Pengguna utama (main users) dari laporan keuangan


koperasi adalah:
a) Para anggota koperasi
b) Pejabat koperasi
c) Calon anggota koperasi
d) Bank
e) Kreditur
4
f) Kantor pajak
Adapun tujuan atau kepentingan pemakai terhadap laporan
FR
keuangan koperasi, adalah:

a. Menilai pertanggung jawaban pengurus.

b. Menilai prestasi pengurus.

c. manfaat yang diberikan koperasi terhadap anggotanya.

d. Menilai kondisi keuangan koperasi (rentabilitas, likuiditas,


dan solvabilitas).

e. Sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan jumlah


sumber daya dan jasa yang akan diberikan kepada koperasi.

Add a footer 5
1.1 FR
Tujuan Pelaporan
Keuangan Koperasi
Tujuan laporan keuangan koperasi adalah untuk menyediakan
informasi yang berguna bagi pemakai utama dan pemakai lainnya.
Beberapa hal yang dapat diinformasikan oleh laporan keuangan
adalah sebagai berikut:

1) manfaat yang diperoleh setelah menjadi anggota koperasi :


a. prestasi keuangan koperasi selama suatu periode
b. transaksi, kejadian, dan keadaan yang mengubah sumber daya
ekonomis, kewajiban, dan kekayaan bersih dalam suatu
perioide. Transaksi berkaitan dengan anggota dipisahkan
dengan yang bukan anggota.
c. Informasi penting lainnya yang mungkin mempengaruhi
likuiditas dan solvabilitas koperasi. 6
2) Adapun informasi yang diperlukan untuk mencapai tujuan seperti dimaksud
diantaranya adalah sebagai berikut :

a. Sumber daya ekonomis yang dimilikin koperasi.

b. Kewajiban yang harus dipenuhi oleh koperasi.

c. Kekayaan bersih yang dimiliki oleh anggota dan koperasi itu sendiri.

d. Transaksi, kejadian, dan keadaan yang terjadi dalam suatu periode yang
mengubah sumber daya ekonomis, kewajiban, dan kekayaan bersih koperasi.
e. Sumber dan penggunaan dana serta informasi-informasi lain yang mungkin
mempengaruhi likuiditas dan solvabilitas koperasi.

Add a footer 7
1.2 Sistem Informasi Laporan Keuangan Koperasi dan UMKM

Perkembangan teknologi informasi saat ini


telah memberikan peningkatan peran komputer
yang sangat bagus, awalnya komputer hanya

FEB
digunakan untuk mesin penghujung saja, tapi
saat ini kemampuan komputer semakin maju
UNIVERSITAS UDAYANA dalam mengolah data. Dalam standar
operasional manajemen koperasi dan UMKM,
Sistem Informasi Laporan Keuangan Koperasi
UMKM, dimana terdapat kebutuhan fungsional.
Kebutuhan fungsional dalam Sistem Informasi
Laporan Keuangan Koperasi UMKM (SILK),
antara lain:
1. Fungsi Login FR
memberikan hak akses
4. Fungsi Produksi Harian
yang berbeda pada setiap
user pengguna sistem Pada Fungsi Produk harian
2. Fungsi Kelola Data Master Admin melakukan input
produksi harian ke dalam
a. Kelola Master User
sebuah form berdasarkan
b. Kelola Barang/Barang 6. FungsiHutang/Piutang
berapa banyak jumlah
Produksi
produksi yang dilakukan
c. Kelola Supplier a. Pembayaran
oleh UMKM.
d. Kelola Data Customer Hutang
3. Fungsi Pembelian 5. Fungsi Penjualan b. Penerimaan
a. Fungsi Order a. Order Penjualan
Piutang
Pembelian (PO) b. Penjualan
b. Fungsi Pembelian c. Retur Penjualan
c. Fungsi Retur
Pembelian.
Add a footer 9
2. Karakteristik Laporan
Keuangan Koperasi dan UMKM
2.1 Karakteristik Laporan Keuangan Koperasi

Laporan keuangan koperasi mempunyai karakter tersendiri

1) sebagai
laporan berikut
keuangan : merupakan bagian dari pertanggung jawaban

pengurus kepada para anggotanya di dalam rapat anggota tahunan


(RAT).
2) laporan keuangan biasanya meliputi neraca/laporan posisi keuangan,
laporan sisa hasil usaha, dan laporan arus kas yang penyajiannya
dilakukan secara komparatif.
3) laporan kuangan yang disampaikan pada RAT harus ditandai oleh semua
anggota pengurus koperasi (UU No. 25 / 1992, Pasal 36, Ayat 1).
4) laporan laba-rugi menyajikan hasil akhir yang disebut sisa hasil usaha
(SHU)
Add a footer 10
FR
5) SHU yang berasal dari transaksi anggota maupun nonanggota
didistribusikan sesuai dengan komponen-komponen pembagian SHU
yang telah diatur dalam AD atau ART koperasi.
SHU yang bersumber dari transaksi anggota dibagi sebagai berikut
contohnhya: Dana cadangan, anggota, pengurus, pegawai / karyawan,
sosial, pembanguna daerah kerja.
SHU yang berasal dari transaksi bukan anggota terdiri dari komponen-
komponen sebagai berikut contohnya: Dana cadangan koperasi,
pengurus, pegawai / karyawan, pendidikan koperasi.
6) laporan keuangan koperasi bukan merupakan laporan keuangan
konsolidasi dari koperasi-koperasi.
7) posisi keuangan koperasi tercermin pada neraca, sedangkan sisa hasil
usaha tercermin pada perhitungan hasil usaha

Add a footer 11
FR
8) Laporan keuangan yang diterbitkan oleh koperasi dapat menyajikan hak
dan kewajiban anggota beserta hasil usaha dari dan untuk anggota,
disamping yang berasal dari bukan anggota.
9) Alokasi pendapatan dan beban pada perhitungan hasil usaha kepada
anggota dan bukan anggota, berpedoman kepada perbandingan manfaat
yang diterima oleh anggota dan bukan anggota.
10) Modal koperasi yang dibukuan terdiri dari : simpanan-simpanan,
pinjaman-pinjaman, penyisihan dari hasil usahanya termasuk cadangan
serta sumber-sumber lain.
11) Pendapatan koperasi yang diperoleh dalam satu tahun buku dikurangi
dengan penyusutan-penyusutan dan beban-beban dari tahun buku yang
bersangkutan disebut sisa hasil usaha.
12) Keanggotaan atau kepemilikan pada koperasi tidak dapat
dipindahtangankan dengan dalih apapun.
Add a footer 12
SESI DISKUSI
???

- Thank You -