Anda di halaman 1dari 9

KELOMPOK 2 :

IKA DIAN PURNAMASARI


I L LYA I K A P U T R I
LAILIS SAFITRI
L AY L A K H O R I DATU N N I S A
MANDA SARI DEWI
M AU L I DATU R RO H M A H
M. AINUS SHOFI
M. HABIBI
NINDA SANTI RIASTUTI
NINING SAVITRI
N O R IN DA H PU S PITASARI
Lansia bukan suatu penyakit, namun merupakan tahap lanjut
dari suatu proses kehidupan yang ditandai dengan penurunan
kemampuan tubuh untuk beradaptasi dengan stress lingkungan
Beberapa tipe lansia bergantung pada karakter, pengalaman hidup,
lingkungan, kondisi fisik, mental, sosial, dan ekonominya. Tipe tersebut
dijabarkan sebagai berikut :

 Tipe bijaksana

 Tipe mandiri

 Tipe tidak puas

 Tipe pasrah

 Tipe bingung
 Mitos Kedamaian dan Ketenangan

Semua orang ingin hidup senang, bahagia dan sejahtera, termasuk para
lansia. Lansia sekarang ini justru mendambakan kenikmatan hidup di
hari tua. Itulah sebabnya sejak muda orang sudah bekerja keras, agar di
hari tua nanti mendapat pensiun ataupun tabungan yang cukup untuk
menikmati masa tuanya, sehingga nantinya memiliki hari tua yang
sejahtera, dapat menikmati hidup hari tua dan bahagia atau menjadi
lansia yang dapat bergembira.
 Mitos Berpenyakitan

Lanjut usia dipandang sebagai masa degenerasi biologis yang disertai


oleh berbagai penderitaan akibat bermacam penyakit yang menyertai
proses menua.
 Mitos Senilitas

Lanjut usia dipandang sebagai masa pikun yang disebabkan oleh

kerusakan bagian otak.

 Mitos Aseksualitas

Ada pandangan bahwa pada lanjut usia, hubungan seks itu menurun,
minat, dorongan, gairah, kebutuhan, dan daya seks berkurang.

 Mitos Ketidakproduktifan

Lanjut usia dipandang sebagai usia tidak produktif.