Anda di halaman 1dari 26

EFUSI PLEURA

Pembimbing :
dr. Teuku Zulfikar, Sp.P(K)

BAGIAN/SMF PULMONOLOGI DAN KEDOKTERAN RERSPIRASI


FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA
RSUD Dr. ZAINOELABIDIN
BANDA ACEH
2020
Definisi

Efusi Pleura merupakan akumulasi cairan yang abnormal


(transudasi atau eksudasi) dalam rongga pleura yang terjadi
akibat produksi cairan berlebihan atau penurunan penyerapan
cairan ataupun karena keduanya.

Bukan merupakan suatu penyakit & namun merupakan


tanda atau manifestasi umum dari suatu penyakit.
An a tom i
Efusi Pleura Masif

• Efusi Pleura masif adalah akumulasi cairan dalam rongga pleura melebihi
1000 cc atau 2/3 rongga thorax.

• Penyebab
- Infeksi
- Keganasan
- Penyakit Sistemik
- Idiopatik
E t iologi

• Terjadi ketidakseimbangan antara :


1. Kekuatan hidrostatik dan onkotik di pembuluh pleura Visceral
dan Parietal
2. Drainase limfatik yang luas

• Sedangkan penumpukan Cairan Pleura dapat terjadi akibat :


1. Meningkatnya tekanan Intravaskuler dari Pluera
2. Tekanan Intra Pleura yang sangat rendah
3. Meningkatnya kadar protein dalam cariran Pleura
4. Hipoproteinemia
5. Obstruksi dari saluran Limfe pleura parietalis
Klasifikasi

Menurut mekanisme pembentukan cairan dibagi menjadi :


• Efusi Pleura Transudat
• Efusi Pleura Eksudat
E f u s i P l e u r a Tr a n s u d a t
Efusi Pleura Transudat biasanya terjadi ultrafiltrat plasma di
pleura karena ketidak seimbangan antara kekuatan hidrostatik dan
onkotik di dada. Namun dapat juga disebabkan oleh pergerakan
cairan di ruang peritoneal.
Secara etiologi efusi pleura transudat disebabkan oleh antar
lain sebagai berikut :
• Gagal jantung kongestif
• Sirosis (hydrothorax hati)
• Atelektasis
• Hipoalbuminemia
• Sindrom nefrotik
• Dialisis peritoneal
• Myxedema
• Perikarditis konstriktif
Efusi Pleura Eksudat
Eksudat timbul dari pleura atau paru-paru yang mengalami
peradangan, gangguan drainase limfatik dari rongga pleura, gerakan
transdiafragmatik cairan inflamasi dari ruang peritoneal, perubahan
permeabilitas dari membran pleura, dan peningkatan permeabilitas
dinding kapiler atau gangguan vaskuler.
Penyebab yang lebih umum dari efusi pleura eksidat meluputi
• Keganasan
• Emboli paru
• TB
• Pankreatitis
• Chylothorax
Patofisiologi
Manifestasi Klinis

Manifestasi klinis efusi pleura bervariasi dan sering berhubungan dengan


proses penyakit yang mendasarinya.
• Sesak nafas bila lokasi efusi luas
• Sesak napas terjadi pada saat permulaan pleuritis disebabkan karena
nyeri dadanya dan apabila jumlah cairan efusinya meningkat , terutama
bila cairannya penuh.
• Rasa berat pada dada
• Batuk pada umumnya non produktif dan ringan, terutama apabila
disertai dengan proses tuberkulosis di parunya
• Batuk berdarah pada karsinoma bronkus atau metastasis
• Demam subfebris pada TBC, demam menggigil pada empiema
Manifestasi Klinis
• Edema ekstremitas bawah, ortopnea, dan dispnea paroksismal
nokturnal bila efusi pleura berkaitan dengan gagal jantung
kongestif
• Episode akut yang disertai demam, produksi dahak purulen, dan
nyeri dada pleuritik bila efusi pleura berkaitan dengan pneumonia
• Keringat malam, demam, hemoptisis, dan penurunan berat badan
bila efusi pleura berkaitan dengan tuberkulosis
Diagnosa

• Anamnesa dan gejala klinis


• Pemeriksaan fisik
• Pemeriksaan Radiologi
Anamnesa dan Gejala Klinis
• Keluhan utama penderita adalah nyeri dada sehingga penderita
membatasi pergerakan rongga dada dengan bernapas pendek atau
tidur miring ke sisi yang sakit
• Selain itu sesak napas terutama bila berbaring ke sisi yang sehat
disertai batuk-batuk dengan atau tanpa dahak
• Berat ringannya sesak napas ini ditentukan oleh jumlah cairan
efusi
• Keluhan yang lain adalah sesuai dengan penyakit yang
mendasarinya
P e m e r i k s a a n Fi s i k
• Pada pemeriksaan fisik thoraks didapatkan dada yang terkena
cembung selain melebar dan kurang bergerak pada pernapasan
• Fremitus vokal melemah, redup sampai pekak pada perkusi dan
suara napas lemah atau menghilang.
• Jantung dan mediastinum terdorong ke sisi yang sehat. Bila
tidak ada pendorongan sangat mungkin di sebabkan oleh
keganasan.
Pemeriksaan Radiologi
• Pemeriksaan radiologis memiliki nilai tinggi dalam mendiagnosis
efusi pleura.
• Namun secara radiologis jumlah cairan yang kurang dari 100 ml
tidak akan tampak dan baru jelas bila jumlah cairan di atas 300 ml.
• Foto thorax dalam posisi postero anterior akan memperjelas
kemungkinan adanya efusi pleura masif. Pada sisi yang sakit
tampak perselubungan massif degan pendorongan jantung dan
mediastinum ke sisi yang sehat.
Alur Diagnosis
Pemeriksaan Radiologi
Pemeriksaan Radiologi
Diagnosis Banding

• Gagal jantung kongestif dan edema paru


• Cedera pada difragma
• Ruptur esofagus
• Hipotiroid dan Myxedema coma
• Neoplasma paru
• Pankreatitis
• Q fever
• Rheumatoid arthritis
P e m e r i k s a a n Penunja ng

• Rontgen dada
• USG dada
• Ct Scan dada
• Torakosintesis
• Biopsi pleura
• Analisa cairan pleura (warna cairan, biokimia, sitologi,
bakteriologi, bronkoskopi, scanning isotop, torakoskopi)
Penatalaksanaan

• Obati penyakit yang mendasarinya


• Torakosintesis
• Pemasangan WSD
• Pleurodesis

Pembedahan mungkin perlu dilakukan pada :


• Hemothorax terutama akibat trauma
• Empiema
• Pleurektomi yaitu mengangkat pleura parietalis, tindakan ini
jarang dilakukan kecuali pada efusi pleura yang telah mengalami
kegagalan setelah mendapat tindakan WSD, pleurodesis
kimiawi, radiasi dan kemoterapi sistemik, penderita dengan
prognosis yang buruk pada empiema atau hemothorax yang tak
terobati
 Torakosentesis W S D
• Adanya keluhanesis
 Torakosent subjektif yang berat misalnya nyeri dada, perasaan
tertekan pada dada.
• Cairan sudah mencapai sela iga ke-2 atau lebih
• Penyerapan cairan yang terlambat dan waktu sudah mendekati 6
minggu, namun cairan masih tetap banyak.
K o m p l i k a s i

•Infeksi
Pengumpulan cairan dalam ruang pleura dapat mengakibatkan
infeksi (empiema primer) dan efusi pleura dapat menjadi terinfeksi
setelah tindakan torakosintesis (empiema sekunder).
•Fibrosis
Fibrosis pada sebagian paru-paru dapat mengurangi ventilasi
dengan membatasi pengembangan paru. Pleura yang fibrotik juga
dapat menjadi sumber infeksi kronis.
Prognosis
• Prognosis pada efusi pleura bervariasi sesuai dengan etiologi
yang mendasarinya. Namun pasien yang memperoleh diagnosis
dan pengobatan lebih dini lebih jauh terhindar dari komplikasi
dibandingkan dengan pasien yang tidak mendapat pengobatan
dini.
• Efusi karena keganasan memiliki prognosis yang sangat buruk.
TERIMA KASIH