0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
145 tayangan28 halaman

Pengenalan Matematika Diskrit

Dokumen tersebut merupakan rencana pembelajaran semester (RPS) mata kuliah Matematika Diskrit yang mencakup penjelasan tentang aturan perkuliahan, sistem penilaian, materi pembelajaran seperti logika matematika, aljabar Boolean, kombinatorika, teori graf dan pohon, serta tujuan mempelajari mata kuliah tersebut.

Diunggah oleh

dedi setiadi
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
145 tayangan28 halaman

Pengenalan Matematika Diskrit

Dokumen tersebut merupakan rencana pembelajaran semester (RPS) mata kuliah Matematika Diskrit yang mencakup penjelasan tentang aturan perkuliahan, sistem penilaian, materi pembelajaran seperti logika matematika, aljabar Boolean, kombinatorika, teori graf dan pohon, serta tujuan mempelajari mata kuliah tersebut.

Diunggah oleh

dedi setiadi
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MATEMATIKA DISKRIT

PENDAHULUAN
Pertemuan 1

Alfis Arif, M.Kom.


Sasmita, M.Kom.
Dedi Setiadi, M.Kom.
Aturan Perkuliahan

ABSENSI : 10 %
TUGAS : 20 %
QUIS : 15 %
UTS : 25 %
UAS : 30 %
TOLERANSI KETERLAMBATAN 15
MENIT
Range Nilai

85 – 100 : A
75 – 84,99 : B
65 – 74,99 : C
55 – 64,99 : D
< 55 : E
Rencana Pembelajaran Semester (RPS)
1. Penjelasana kontrak perkuliahan (kesamaan persepsi dosen
dan mahasiswa tentang materi, jadwal, model perkuliahan,
tugas-tugas dan sistem penilaian )
2. Logika Matematika (Proposisi dan Perangkat kalimat, Hukum
ekuivalensi, Tautologi, Konversi, Invers, Kontraposisi
3. Aljabar Boolean (Definisi Dasar, Fungsi Boolean, Ekspresi
Boolean, Bentuk Normal Disjunctive)
4. Kombinatorika (Kombinasi dan Permutasi, Koefisien Binomial,
Aplikasi Kombinatorika)
5. Teori Graf (Definisi Graf, Graf berarah dan tidak berarah,
Representasi Graf dan terminology Graf, Sirkuit Hamilton dan
Sirkuit Euler, Aplikasi Graf)
6. Teori Pohon (Definisi Pohon, Sifat-sifat Pohon, Beberapa
terminiologi pada Pohon, Aplikasi Pohon Biner)
7. Metode Antrian
Apakah Matematika Diskrit itu?
 Matematika Diskrit: cabang matematika yang
mengkaji objek-objek diskrit.
 Apa yang dimaksud dengan kata diskrit
(discrete)?
Benda disebut diskrit jika terdiri dari sejumlah
berhingga elemen yang berbeda, atau elemen-
elemennya tidak bersambungan (unconnected).
Contoh: himpunan bilangan bulat (integer)
 Lawan kata diskrit: kontinyu atau menerus
(continuous).
Contoh: himpunan bilangan riil (real)
• Komputer digital bekerja secara diskrit. Informasi
yang disimpan dan dimanipulasi oleh komputer
adalah dalam bentuk diskrit.
• Kamera digital menangkap gambar (analog) lalu
direpresentasikan dalam bentuk diskrit berupa
kumpulan pixel atau grid. Setiap pixel adalah
elemen diskrit dari sebuah gambar
Mengapa Mempelajari Matematika Diskrit
Ada beberapa alasan:
1. Mengajarkan mahasiswa untuk berpikir secara
matematis
 mengerti argumen matematika
 mampu membuat argumen matematika.
2. Matematika diskrit memberikan landasan
matematis untuk kuliah-kuliah lain di informatika.
 algoritma, struktur data, basis data, otomata dan teori
bahasa formal, jaringan komputer, keamanan komputer,
sistem operasi, teknik kompilasi, dsb.
3. Matematika diskrit adalah matematika yang khas
informatika
 Matematika-nya orang Informatika!
Tujuan Kuliah Matematika Diskrit
1. Penalaran matematika (Mathematical reasoning)
Mampu membaca dan membentuk argumen
matematika
(Materi: logika)
2. Analisis kombinatorial (Combinatorial analysis)
Mampu menghitung atau mengenumerasi objek-
objek
(materi: kombinatorial  permutasi, kombinasi,
dll)
3. Sruktur diskrit
Mampu bekerja dengan struktur diskrit  lihat
penjelasan sebelumnya
Tujuan Kuliah Matematika Diskrit
4. Berpikir algoritmik
Mampu memecahkan persoalan dengan
menspesifikasikan algoritmanya
(Materi: pada sebagian besar kuliah ini dan kuliah
Algoritma dan Struktur Data)

5. Aplikasi dan pemodelan


Mampu mengaplikasikan matematika diskrit pada
hampir setiap area bidang studi, dan mampu
memodelkan persoalan dalam rangka problem-
solving skill.
(Materi: pada sebagian besar kuliah ini)
Matematika Diskrit
Contoh-contoh persoalan di dalam Matematika
Diskrit :
• Berapa banyak kemungkinan jumlah password
yang dapat dibuat dari 4 karakter?
• Bagaimana menentukan lintasan terpendek dari
satu kota a ke kota b?
• Diberikan dua buah algoritma untuk menyelesaian
sebuah persoalan, algoritma mana yang terbaik?
• Dapatkah kita melalui semua jalan di sebuah
kompleks perumahan tepat hanya sekali dan
kembali lagi ke tempat semula?
• “Makanan murah tidak enak”, “makanan enak
tidak murah”. Apakah kedua pernyataan tersebut
menyatakan hal yang sama?
Moral of this story…
Mahasiswa informatika harus memiliki
pemahaman yang kuat dalam Matematika
Diskrit, agar tidak mendapat kesulitan dalam
memahami kuliah-kuliah lainnya di
informatika.
Logika
Perhatikan argument di bawah ini :
Jika anda mahasiswa informatika maka anda tidak
sulit belajar Bahasa Java. Jika anda tidak suka
begadang maka anda bukan mahasiswa informatika.
Tetapi anda sulit belajar Bahasa Java dan anda tidak
suka begadang.
Jadi anda bukan mahasiswa informatika.

Apakah kesimpulan dari argument diatas Valid ?

Alat bantu untuk memahami argument tersebut


adalah Logika Matematika
Logika
 Logika merupakan dasar dari penalaran
(reasoning)
 Penalaran didasarkan pada hubungan antara
pernyataan (Statement)
 Didalam logika, tidak semua jenis kalimat menjadi
objek tinjauan.

Proposisi
• Pernyataan atau kalimat deklaratif yang bernilai
benar (true) atau salah (false), tetapi tidak
keduanya.
Contoh
“ Gajah lebih besar daripada tikus”

Apakah ini sebuah pernyataan? YA

Apakah ini sebuah proposisi? YA

Apakah nilai kebenaran dari


proposisi ini? BENAR
Contoh
“ 532 < 123”

Apakah ini sebuah pernyataan? YA

Apakah ini sebuah proposisi? YA

Apakah nilai kebenaran dari


proposisi ini? SALAH
Contoh
“ y ? 7”

Apakah ini sebuah pernyataan? YA

Apakah ini sebuah proposisi? TIDAK

Nilai kebenaran dari pernyataan tersebut


bergantung pada “y”, tetapi nilainya belum
ditentukan.
Pernyataan ini disebut sebagai kalimat terbuka.
Contoh
“ Sekarang tahun 2020 dan 87 < 54”

Apakah ini sebuah pernyataan? YA

Apakah ini sebuah proposisi? YA

Apakah nilai kebenaran dari


proposisi ini? SALAH
Contoh
Semua pernyatan dibawah ini adalah proposisi

 13 adalah bilangan ganjil


2+3=5
 8 >= dari akar 8 + 8
 Manusia hidup butuh makan
 Pontianak adalah ibukota Sulawesi Barat
 Untuk sembarang bilangan bulat n>=0, maka 2n
adalah bilangan genap
Contoh
Semua pernyatan dibawah ini adalah bukan proposisi

 Jam berapa bis Sinar Dempo sampai di Pagar Alam?


 Bersihkan kotoran di kaca jendela itu!
X+3=8
X>5

Kesimpulan : Proposisi adalah kalimat berita


Proposisi dilambangkan dengan huruf kecil p,q,r,
…..

Contoh :
p : 13 adalahbilangan ganjil
q : Sukarno adalah alumni UGM
r:2+2=4
Mengkombinasikan Proposisi
Misalkan p dan q adalah proposisi
 Konjungsi (conjunction) p dan q
Notasi => p ^ q
 Disjungsi (disjunction) p atau q
Notasi =>p ˅ q
 Ingkaran (negation) dari p atau tidak p
Notasi => ~p
Diketahui proposisi sebagai berikut
p : Hari ini hujan
q : Murid-murid diliburkan dari sekolah
p ^ q : Hari ini hujan dan murid-murid diliburkan dari sekolah
p ˅ q : Hari ini hujan atau murid-murid diliburkan dari sekolah
~p : Tidak benar hari ini hujan
(atau : Hari ini tidak hujan)
p : Pemuda itu tinggi
q : Pemuda itu tampan
Nyatakan dalam bentuk symbol :
1. Pemuda itu tinggi dan tampan
2. Pemuda itu tinggi tapi tidak tampan
3. Pemuda itu tidak tinggi maupun tampan
4. Tidak benar bahwa pemuda itu pendek atau
tidak tampan
5. Pemuda itu tinggi, atau pendek dan tampan
6. Tidak benar bahwa pemuda itu pendek
maupun tampan
Penyelesaian :
1. p ^ q
2. p ^ ~q
3. ~p ^ ~q
4. ~(p ˅ ~q)
5. p ˅ (~p ^ q)
6. ~(~p ^ ~q)
Tabel Kebenaran
p q P^q p q P˅q p ~P
T T T T T T T F
T F F T F T F T
F T F F T T
F F F F F F

p : 17 adalah bilangan prima (benar)


q : bilangan prima selalu ganjil (salah)
p ^ q : 17 adalah bilangan prima dan bilangan
prima selalu ganjil
Tabel Kebenaran
Bentuklah tabel kebenaran dari proposisi majemuk
(p ^ q) (~q ^ r)
p q r P^q ~q ~q ^ r (p ^ q) (~q ^ r)
Tabel Kebenaran
Bentuklah tabel kebenaran dari proposisi majemuk
(p ^ q) (~q ^ r)
p q r P^q ~q ~q ^ r (p ^ q) (~q ^ r)
T T T T F F T
T T F T F F T
T F T F T T T
T F F F T F F
F T T F F F F
F T F F F F F
F F T F T T T
F F F F T F F
TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai