0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
35 tayangan21 halaman

Perkembangan Demokrasi dan Pilpres 2024

Diunggah oleh

andiniariyani1
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
35 tayangan21 halaman

Perkembangan Demokrasi dan Pilpres 2024

Diunggah oleh

andiniariyani1
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

CITIZENSHIP

Alfonsus Beo Say, S.E.,


M.M.
Nama Anggota Kelompok

Ariyani Andini 202203090 - PI


Mujtahid Samad Abbas 2024 - PI
Ricky Dwianto 202203093 - KG
Rahel Mitha 202203061 - KG
Delly Maulidina 202203060 - KG
Audila Charoline 202203056 - KG
Novianto 2024 - KG
Vicky Hanggara 2024 - KG
Perkembangan demokrasi
Pelaksanaan demokrasi di Indonesia dalam 5 tahun terakhir telah mengalami beberapa
perkembangan.
Peningkatan ini terutama terlihat pada indikator fungsi pemerintahan, partisipasi politik, dan
kebebasan sipil.
Namun, ada juga kritik terhadap praktik demokrasi di Indonesia, dengan beberapa penyimpangan
yang diperhatikan oleh para pengamat dan akademisi. Misalnya, ada kekhawatiran tentang
kualitas demokrasi dan tantangan yang dihadapi dalam menjaga prinsip-prinsip demokratis.
Secara keseluruhan, meskipun ada kemajuan dalam beberapa aspek, masih ada ruang untuk
perbaikan dalam pelaksanaan demokrasi di Indonesia. Ini mencakup peningkatan transparansi,
penguatan lembaga demokrasi, dan perlindungan hak-hak sipil. Perkemban gan ini merupakan
bagian dari proses berkelanjutan untuk memperkuat demokrasi di negara tersebut.
Beberapa di antaranya laporan rutin The Economist Intelligence Unit (EIU), Indeks Demokrasi Indonesia, dan
Democracy Report yang menunjukkan pengurangan signifikan kebebasan sipil, pluralisme, dan fungsi pemerintahan.
Penuruan kualitas tersebut menunjukkan pergeseran pola demokrasi Indonesia, yang semula demokrasi elektoral menjadi
demokrasi yang cacat (flowed democracy). Ini berarti bahwa demokrasi elektoral melalui pemilu tidak menjadi melahirkan
pemimpin yang mampu mensejahterakan rakyat.

Pandemi Covid 19 juga turut berdampak pada demokrasi. Di awal pandemi, respons pemerintah cenderung belum optimal
menangani pandemi. Salah satu respons yang dilakukan adalah banyak pemerintahan suatu negara yang membatasi
informasi.

Upaya pemerintah untuk menangani banyak hoaks ini ternyata ditangani secara represif menggunakan berbagai
pendekatan yang cenderung berdampak pada kebebasan sipil. Demokrasi Indonesia dihadapkan pada dua isu pembatasan
kebebasan sipil dan pelemahan oposisi di mana bergabungnya sejumlah partai oposisi ke dalam kabinet pemerintahan
menyebabkan check and balances serta fungsi kontrol sosial terhadap pemerintah semakin lemah.

Mendorong adanya penguatan budaya berdemokrasi di masyarakat sipil pada 2022. Kelompok oposisi perlu berperilaku
kritis dan obyektif. Selain itu, masyarakat sipil berkolaborasi dengan partai oposisi harus terus mengupayakan
penggalangan moral rasional agar pemerintah dapat terus sejalan dengan aspirasi masyarakat.
Pelaksanaan Pemilihan Umum
Presiden dan Wakil Presiden
Indonesia tahun 2024 (Pilpres
2024)
Sesuai landasan pemilu sendiri yaitu Langsung, Umum, Bebas, Rahasia,
Jujur, dan Adil (LUBERJURDIL), dan menjadi sebuah momen yang biasa
disebut dengan “ Pesta Demokrasi “, sebagai salah satu warga negara
Indonesia yang mengikuti pesta demokrasi 2024, saya melihat beberapa
kejadian yang menurut saya tidak layak dipertontonkan kepada
masyarakat, beberapa oknum atau timses dari ketiga paslon melakukan
praktik money politic saat kampanye yang sebenarnya sudah terjadi
berulang kali di beberapa pemilu sebelumnya dan dianggap wajar, politik
identitas yang di pertontonkan, dan lain lain, sehingga menurut saya
pesta demokrasi yang diadakan setiap lima tahun sekali ini, bukan
menjadi realisasi demokrasi untuk menyerap aspirasi dari rakyat akan
tetapi terkesan hanya sebuah acara kontestasi politik dan bagi bagi kursi
pemerintahan, menurut saya perlu adanya perbaikan dalam proses
kampanye di pemilu selanjutnya, sehingga pesta demokrasi bisa berjalan
dengan landasan pemilu.
Pada tahun 2024, Indonesia akan menghadapi kembali pelaksanaan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden dan Wakil
Presiden (Pilpres). Namun, karena basis pengetahuan saya hanya sampai Agustus 2023, saya tidak memiliki informasi aktual mengenai
pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2024 tersebut. Yang dapat saya sampaikan hanyalah proyeksi atau perkiraan berdasarkan pengalaman
pemilu sebelumnya.

• Beberapa hal yang mungkin terjadi dalam Pileg dan Pilpres 2024:

• Pemilu diharapkan akan berjalan aman, damai, dan demokratis seperti pemilu-pemilu sebelumnya di Indonesia.

• Partai politik dan calon presiden/wakil presiden akan gencar melakukan kampanye untuk meyakinkan pemilih.

• Diperkirakan akan terjadi persaingan ketat antar partai besar dan calon presiden/wakil presiden yang populer.

• Isu-isu seperti ekonomi, kesejahteraan rakyat, pemberantasan korupsi, dan isu identitas kemungkinan akan menjadi tajuk utama
kampanye.

• Peran media massa, media sosial, dan pawai kampanye akan sangat penting dalam mempengaruhi opini publik.

• Partisipasi pemilih diharapkan tinggi, terutama dari generasi milenial yang semakin besar jumlahnya.

• Pihak penyelenggara (KPU, Bawaslu, dll) akan berusaha menjaga integritas dan keadilan pemilu.

• Potensi sengketa hasil pemilu tidak dapat dihindari sepenuhnya meskipun diharapkan tidak sampai mengganggu stabilitas
nasional.

Namun sekali lagi, ini hanya perkiraan saya mengingat keterbatasan informasi terkini. Untuk mendapat gambaran lebih akurat,
sebaiknya kita mengikuti perkembangan terbaru menjelang dan selama pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2024 nanti. Semoga proses
demokratis dapat berjalan dengan baik di Indonesia.
Pemilu legislatif dan pemilihan presiden dan wakil presiden pada tahun 2024 di Indonesia
berlangsung dengan lancar, meskipun ada beberapa tantangan teknis dan kontroversi politik.
Partisipasi masyarakat cukup tinggi, dan proses demokratis berjalan sesuai jadwal. Kampanye
dilakukan dengan berbagai pendekatan, termasuk penggunaan media sosial yang semakin
dominan. Pihak-pihak yang kalah menerima hasil dengan sportifitas, sementara pemenang
berusaha memenuhi janji-janji kampanye mereka. Overall, pemilu tersebut dianggap sebagai
tonggak penting dalam demokrasi Indonesia.

Dalam lima tahun terakhir, pelaksanaan demokrasi di Indonesia telah mengalami beberapa
perkembangan signifikan. Ada peningkatan dalam partisipasi masyarakat dalam proses politik,
terutama melalui penggunaan media sosial untuk menyuarakan pendapat dan mendiskusikan isu-
isu politik. Namun, ada juga tantangan seperti polarisasi politik dan ketegangan antar kelompok.
Pemilu dan pemilihan umum berlangsung secara teratur, meskipun ada beberapa isu terkait
kecurangan dan kecenderungan politik uang. Pemerintah terus berupaya memperbaiki sistem
demokrasi dan memastikan perlindungan terhadap hak asasi manusia, namun masih ada ruang
untuk perbaikan dalam hal transparansi dan akuntabilitas pemerintah.
Menurut saya tentang pelaksanaan pemilu dan pileg tahun
2024 di Indonesia, berjalan dengan lancar meskipun
adanya dugaan dugaan kecurangan pada hasil hitung cepat
yang diumumkan, terlebih lagi adanya bencana alam
seperti banjir dan hujan badai di beberapa kota sehingga
pelaksanaan pemilu keluar dari rencana pelaksanaan yang
telah di susun.
Beberapa dampak yang signifikan:
• Kemenangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka
• Gugatan Pasangan Calon Lain
• Adanya Golongan Putih
• Reaksi Masyarakat
• Pengaruh pada Politik Nasional
• Keterlibatan Masyarakat
• Penggunaan Teknologi Informasi
• Keterlibatan Partai Politik
• Pengaruh pada Kehidupan Politik Lokal
Kemenangan Prabowo Subianto dan
Gibran Rakabuming Raka
victory
Kemenangan Telak
Pasangan Prabowo-Gibran memperoleh kemenangan telak dengan tidak perlu
melalui proses putaran kedua. Kemenangan ini adalah kemenangan pertama
Prabowo setelah dikalahkan dalam tiga pemilihan presiden sebelumnya.
Gugatan Pasangan
Calon Lain
Lawsuits from Other Candidate Pairs
Gugatan di Tolak Mahkamah Konstitusi
Pasangan calon lain, Anies Baswedan- Namun, gugatan-gugatan ini ditolak,
Muhaimin Iskandar dan Ganjar dan pasangan Prabowo-Gibran
Pranowo-Mahfud MD, mengajukan dinyatakan sebagai pemenang dalam
gugatan ke Mahkamah Konstitusi Pilpres 2024.
terhadap hasil pemilihan.
Reaksi Masyarakat
People Reaction
Reaksi masyarakat terhadap hasil Pilpres 2024
masih bervariasi. Beberapa orang
mengekspresikan kekecewaan, sementara
lainnya mengucapkan selamat kepada pasangan
pemenang. Tidak ada informasi yang jelas
tentang bagaimana reaksi masyarakat secara
umum terhadap hasil pilpres.
Pengaruh pada Politik Nasional
Hasil Pilpres 2024 akan mempengaruhi politik Pasangan Prabowo Subianto-Gibran
nasional Indonesia. Pasangan pemenang, Rakabuming Raka menang dengan
Prabowo-Gibran, akan memimpin negara perolehan suara 96.214.691, mencapai
58% dari total suara sah nasional
selama masa bakti 2024-2029. Mereka harus sebanyak 164.227.475. Mereka
memastikan stabilitas nasional dan memenangkan Pilpres 2024 dengan
mempertahankan kepentingan nasional. unggul di 36 provinsi dan memenuhi
syarat Pilpres satu putaran, yaitu
memperoleh suara lebih dari 50% dari
jumlah suara Pemilu dengan 20% suara
di setiap provinsi yang tersebar di lebih
dari 1/2 jumlah provinsi di Indonesia.
Keterlibatan Masyarakat
Pelaksanaan Pilpres 2024 menunjukkan keterlibatan masyarakat dalam proses
demokrasi. Mereka berpartisipasi dalam pemilihan dengan cara mengundi dan
menentukan pemerintahan yang akan datang.
Masyarakat menggunakan hak politiknya untuk memilih para pemimpin yang akan
memimpin negara selama masa bakti 2024-2029. Keterlibatan masyarakat dalam
proses demokrasi sangat penting karena demokrasi tidak hanya berkaitan dengan
tujuan sebuah ketetapan yang dihasilkan oleh suatu pemerintahan, tetapi juga
memerlukan partisipasi aktif masyarakat dalam proses pengambilan keputusan.
Beberapa contoh

Penggunaan Teknologi penggunaan teknologi


informasi yang
dilakukan Komisi
Informasi Pemilihan Umum
Republik Indonesia
(KPU RI) dalam Pilpres
Presiden Joko Widodo Hal ini diharapkan dapat 2024:
menginginkan meningkatkan kualitas 1. Sosialisasi
penggunaan teknologi kampanye dan Teknologi Informasi
informasi yang lebih mengurangi mobilisasi 2. Penggunaan
efektif dalam kampanye massa yang tidak sehat. Teknologi Informasi
pemilihan. untuk Pemantauan
Pemilihan
3. Penggunaan Sistem
Informasi Pemilihan
Keterlibatan Partai Politik
Pelaksanaan Pilpres 2024 Berikut beberapa contoh keterlibatan partai politik dalam proses
menunjukkan keterlibatan Pilpres 2024:
masyarakat dalam proses
demokrasi. Mereka 1. Pengumuman Hasil Pilpres
berpartisipasi dalam
2. Penggunaan Teknologi Informasi
pemilihan dengan cara
mengundi dan menentukan 3. Penggunaan Sistem Informasi Pemilihan
pemerintahan yang akan
datang. 4. Pengumuman Hasil Pileg
5. Keterlibatan Masyarakat
Pengaruh pada Kehidupan Politik Lokal
Hasil Pilpres 2024 juga Pilpres 2024 telah berdampak pada
mempengaruhi kehidupan politik kehidupan politik lokal di Indonesia,
lokal. Pasangan pemenang akan mempengaruhi proses pemilihan umum
memimpin negara, sementara dan memastikan stabilitas nasional serta
pasangan calon lain akan kembali mempertahankan kepentingan nasional.
ke kehidupan politik lokal.
Keterlibatan masyarakat dalam
proses demokrasi ini
mempengaruhi kehidupan politik
lokal dan nasional.
Thank You

Anda mungkin juga menyukai