Anda di halaman 1dari 53

1

Math Essential
Chapter 3
3
rd
week
2
Pada bab ini kalian akan belajar:
Mengartikan pecahan dan desimal serta
menggunakannya.
Mengubah pecahan ke desimal dan
sebaliknya.
Membandingkan dan menyusun
pecahan & desimal.
Membulatkan-mengubah desimal
kedalam perpangkatan

3
FRACTIONS / PECAHAN
Jika sebuah kue
dibagikan kepada 5
anak laki2 sama
rata, kita harus
membagi kue itu
menjadi 5 bagian
yang sama.
Tiap bagian kue disebut 1 per 5 bagian kue.
Apabila tiga orang mengambil bagian
mereka masing-masing, maka kita telah
memberikan : bagian dari kue dan sisa
bagian.
5
3
5
2
kue bagian
5
1
4
Dalam pecahan,
penyebut adalah dan pembilang adalah ,
5
3
5 3
8
5
PEMBILANG
PENYEBUT
5
disebut pecahan yang ekuivalen,
dan dapat dituliskan:
Pecahan yang Ekuivalen
2
1
4
1
8
1
4
1
6
1
6
1
6
1
8
1
8
1
8
1
Terlihat bahwa melambangkan
bagian yang sama dari keseluruhan lingkaran.
8
4
,
6
3
,
4
2
,
2
1
8
4
,
6
3
,
4
2
,
2
1
8
4
6
3
4
2
2
1
= = =
6
8
4
6
3
4
2
2
1
= = =
Ingat bahwa :
2
1
4 8
4 4
8
4
=

=
4
2
2 1
2 1
2
1
=

=
2
1
3 6
3 3
6
3
=

=
6
3
3 1
3 1
2
1
=

=
=

=
7
Menyederhanakan Pecahan
Kita dapat menyederhanakan suatu
pecahan dengan mereduksinya sampai
batas terkecil.

Batas terkecil ini artinya pembilang dan
penyebutnya tidak memiliki faktor
persekutuan, kecuali 1.

Atau dengan kata lain, pembilang dan
penyebutnya tidak dapat lagi dibagi
dengan bilangan yang sama, kecuali 1.
8
Contoh:
Atau dengan cara cancelling / mencoret:

25
8
3 75
3 24
75
24
,
75
24
5 375
5 120
375
120
=

= =

=
25
8

375
120
=
24
8
75
25
Dengan cara ini, kita telah melakukan
pembagian dalam pikiran kita.
9
Proper Fractions / Pecahan yang Layak
Pecahan di mana nilai pembilang lebih kecil
dari pada penyebut.
,...
345
123
,
65
34
,
4
3
Improper Fractions /
Pecahan yang Tidak Layak
Pecahan di mana nilai pembilang sama dengan
atau lebih besar dari pada penyebut.
,...
45
45
,
24
30
,
3
4
10
Pecahan Campuran
Terdiri dari 1 bilangan integral dan 1 pecahan
4
3
)
4
3
dan (
4
3
4
4

4
7
1 1 + = = + =
CONTOH:
Atau kita juga dapat mengubah pecahan
campuran ke dalam bentuk pecahan
improper
4
11
4
3 4 2
4
3
4
4 2
4
3
2 =
+
= +

=
9
68
9
5 9 7
9
5
9
9 7
9
5
7 =
+
= +

=
11
Untuk menampilkan pecahan improper, kita
dapat membagi bilangan dengan
penyebutnya.
14 37
2
- 28
9
sisa
Hasil bagi
14
9
14
34
2 =
a)
14 123
17
- 7
53
sisa
Hasil bagi
7
4
7
123
17 =
b)
49
4
12
Penempatan Pecahan
Penempatan pecahan ini kita lakukan
dengan garis bilangan, seperti yang telah
kita pelajari dalam bab 1.
Gambar di bawah ini menunjukkan pecahan
dan dalam garis bilangan.
0
2
1
4
3
Dari garis bilangan di atas, kita tahu bahwa
>
13
Membandingkan Pecahan
Selain menggunakan garis bilangan, kita
juga dapat membandingkan 2 pecahan
atau lebih dengan menyamakan
penyebutnya.
0
2
1
4
3
4
2
2 2
2 1
2
1
=

=
4
3
2
1
atau
4
3
4
2
< <
14
Bagaimana dengan:
? dan
10
7
4
1
20
14
2 10
2 7
10
7
;
20
5
5 4
5 1
4
1
=

= =

=
(20 adalah KPK dari 4 dan 10)
10
7
4
1
<
Maka, karena
20
14
20
5
<
15
Penjumlahan dan Pengurangan
Pecahan
8
5
8
3 2
8
3
8
2
=
+
= + bahwa Tunjukkan
8
1
8
1
8
1
8
1
8
1
8
1
8
1
8
1
a). Dengan penyebut sama
16
Penjumlahan dan Pengurangan
Pecahan
8
5
8
3 2
8
3
8
2
=
+
= + bahwa Tunjukkan
8
1
8
1
8
1
8
1
8
1
8
1
8
1
8
1
8
2
17
Penjumlahan dan Pengurangan
Pecahan
8
5
8
3 2
8
3
8
2
=
+
= + bahwa Tunjukkan
8
1
8
1
8
1
8
1
8
1
8
1
8
1
8
1
8
2
8
3
18
Penjumlahan dan Pengurangan
Pecahan
8
5
8
3 2
8
3
8
2
=
+
= + bahwa Tunjukkan
8
1
8
1
8
1
8
1
8
1
8
1
8
1
8
1
8
2
8
3
8
5
19
Penjumlahan dan Pengurangan
Pecahan
8
4
8
2 6
8
2
8
6
=

= bahwa Tunjukkan
8
1
8
1
8
1
8
1
8
1
8
1
8
1
8
1
20
Penjumlahan dan Pengurangan
Pecahan
8
4
8
2 6
8
2
8
6
=

= bahwa Tunjukkan
8
1
8
1
8
1
8
1
8
1
8
1
8
1
8
1
8
6
21
Penjumlahan dan Pengurangan
Pecahan
8
4
8
2 6
8
2
8
6
=

= bahwa Tunjukkan
8
1
8
1
8
1
8
1
8
1
8
1
8
1
8
1
8
2
8
6
22
Penjumlahan dan Pengurangan
Pecahan
8
4
8
2 6
8
2
8
6
=

= bahwa Tunjukkan
8
1
8
1
8
1
8
1
8
1
8
1
8
1
8
1
8
2
8
4
8
6
23
0 c and number whole adalah c b, a, where
,
c
b a

c
b
c
a
and
c
b a

c
b
c
a
=

=
+
= +
24
Penjumlahan dan Pengurangan
Pecahan
b). Dengan penyebut berbeda
3
1
4
1
12
4
12
3
12
7
Ingat bahwa 1 dan 1 diubah menjadi 4 dan 3.
12
7
12
3
12
4
4
1
3
1
= + = +
3 4 12 12
Karena kita menyamakan penyebutnya.
25
Atau
12
7
12
3
12
4
4
1
3
1
= + = +
12
3
3 4
3 1
4
1
;
12
4
4 3
4 1
3
1
=

= =

=
Note : KPK dari 3 dan 4 adalah 12
26
40
19
40
16
40
35
5
2
8
7
= =
40
16
8 5
8 2
5
2
;
40
35
5 8
5 7
8
7
=

= =

=
... =
5
2
8
7
Note : KPK dari 8 dan 5 adalah 40
27
Penjumlahan dan Pengurangan
Pecahan Campuran
... = +
8
5
1
15
8
3
|
|
.
|

\
|
+ + + = +
8
5
15
8
1 3
8
5
1
15
8
3 ) (
|
|
.
|

\
| +
+ =
120
75 64
4
|
|
.
|

\
|
+ =
120
139
4
|
|
.
|

\
|
+ =
120
19
1 4
|
|
.
|

\
|
=
120
19
5
28
Penjumlahan dan Pengurangan
Pecahan Campuran
... =
4
3
1
6
1
6
|
|
.
|

\
|
+ =
4
3
6
1
1 1 5
4
3
1
6
1
6 ) (
|
|
.
|

\
|
+ =
4
3
6
7
4
|
|
.
|

\
|
+ =
12
9 14
4
12
5
4 + =
12
5
4 =
29
Perkalian dalam Pecahan
Kita tahu bahwa 3 x 4 dapat ditulis
3 + 3 + 3 + 3 =12.

Dengan konsep yang sama, dapat ditulis

4
4
3

5
4 3
5
3
5
3
5
3
5
3
= + + +
5
2
5
12
2 = =
30
0 c and number whole adalah c b, a, where

b
c a
c
b
a
=

=
Perkalian dalam Pecahan
31
Perkalian antar Pecahan
Misalnya kita ingin mencari setengah dari
6
5
12
5
6 2
5 1
6
5
2
1
6
5
dari
2
1
=

= =
= =

=
32
Pembagian Pecahan
12
5
2 6
1 5
2
1
6
5
2
6
5
=

= =
9
1
90
9
3 30
1 9
3
1
30
9
3
30
9
= =

= =
= =

= =
33
Pembagian antar Pecahan
3
2
6
4
3 2
4 1
3
4
2
1
4
3

2
1
= =

= =
= = =

= =
10
1
2
10
21
2 5
7 3
3
7
5
3
7
2

5
3
= =

= =
34
Hal di atas juga di pakai dalam
pengerjaan operasi
pecahan!!!!!!!
Urutan Pengerjaan Dalam
Operasi Matematika
1. Kurung
2. Pangkat
3. Kali / Bagi
4. + / -
35
DESIMAL
Dalam sistem desimal, angka misalnya
4 269 dapat ditulis:
4 269 = 4 x 1 000 + 2 x 100 + 6 x 10 + 9 x 1
10 10 10
36
Kita juga dapat menuliskan dalam
bentuk yang sama:

100
39
4269
100
1
9
10
1
3 1 9 10 6 100 2 1000 4
100
9
100
30
4269
100
39
4269
100
39
4269
+ + + + + =
+ + =
+ =
10 10 10
10
10
dapat juga ditulis 4269,39
100
39
4269
37
Desimal adalah pecahan yang memiliki
penyebut 10 atau perpangkatan 10
(100,1000,10000)
10000
2351
2351 0 = ,
4 tempat
desimal
4 nol pada
penyebut
3 tempat desimal
1000
1472
1000
472
1 472 1 = = ,
3 nol pada
penyebut
100
471
100
71
4 71 4 = = ,
2 tempat desimal
2 nol pada penyebut
38
Desimal dapat direpresentasikan dalam
garis bilangan.
Membandingkan Desimal
0
0,4
0,3 0,2 0,5 0,1
0,7
0,6
0,8
1
0,9
Dalam garis bilangan di atas, 1 unit dibagi
menjadi 10 bagian yang sama.
Karena 0,2 berada di sebelah kiri dari 0,4
maka 0,2 < 0,4.
Karena 0,8 berada di sebelah kanan 0,4
maka 0,8 > 0,4.
39
Untuk desimal yang memiliki nilai tempat
yang sama, bandingkan dari kiri ke kanan,
dan skip digit yang bernilai sama.

Contoh:
(a). Bandingkan 1,209 dengan 1,234!
1, 2 3 4 > 1, 2 0 9 , karena 3>0

(b). Bandingkan 7,3 ; 6,5 ; 6,9!
7 , 3 > 6 , 5 dan 6 , 9 ,karena 7>6
6, 9 > 6, 5 , karena 9>5
Maka 7,3 > 6,9 > 6,5

40
Penjumlahan dan Pengurangan
Desimal
Saat dua buah desimal dijumlah atau
dikurang, tiap point desimal harus disusun
berdasarkan nilai tempatnya.

Contoh:
a. 137,45 + 145,25 + 12,106
137 , 450
145 , 250
+ 12 , 106
294 , 806
isi space yang kosong dengan NOL
tanda koma (tempat desimal) adalah pqtokan.
41
b. 733,75 123,98
733 , 75
- 123 , 98
609 , 77
123 , 14
+ 52 , 76
- 152 , 75
175 , 90
c. 123,14 + 52,76 152,75
23 , 15
42
Perkalian Desimal Pada Umumnya
Carilah hasil dari 23,45 dan 2,3!
1000
23 2345
10
23
100
2345
2,3 23,45

=
=
2345
x 23
4690
7035
53935
53,935
1000
53934
2,3 23,45 = =
2 tempat
desimal
1 tempat
desimal
2 + 1 = 3 tempat
desimal
43
Perkalian dengan perpangkatan 10
a) 2,75 x 10 =
Kali dengan 1 buah nol
Maka 2,75 koma bergeser ke kanan 1 kali
2 7 5 2 7 , 5
,
44
Perkalian dengan perpangkatan 10
a) 2,75 x 100 =
Kali dengan 2 buah nol
Maka 2,75 koma bergeser ke kanan 1 kali
2 7 5 2 7 5 , 0
,
45
Perkalian dengan perpangkatan 10
a) 2,75 x 1000 =
Kali dengan 3 buah nol
Maka 2,75 koma bergeser ke kanan 3 kali
2 7 5 0 0 0 2 7 5 0, 0
,
Tambahkan nol di kanan untuk
menyediakan tempat pergeseran koma
46
TARIK KESIMPULAN DARI 3
CONTOH TADI !!!!!!!!
Perkalian dengan perpangkatan 10
47
Pembagian dengan perpangkatan 10
a) 2,75 : 10 =
Bagi dengan 1 buah nol
Maka 2,75 koma bergeser ke kiri 1 kali
0 0 0 0 2 7 5 0 , 2 7 5
,
Tambahkan nol di kiri untuk
menyediakan tempat pergeseran koma
48
Pembagian dengan perpangkatan 10
a) 2,75 : 100 =
Bagi dengan 2 buah nol
Maka 2,75 koma bergeser ke kiri 1 kali
0 0 0 0 2 7 5
0 , 0 2 7 5
,
49
Pembagian dengan perpangkatan 10
a) 2,75 : 1000 =
bagi dengan 3 buah nol
Maka 2,75 koma bergeser ke kiri 3 kali
0 0 0 0 2 7 5 0 , 0 0 2 7 5
,
50
TARIK KESIMPULAN DARI 3
CONTOH TADI !!!!!!!!
Pembagian dengan perpangkatan 10
51
Pembagian Desimal pada
Umumnya
Pembagian desimal oleh whole number
relative mudah.
Contoh 24,5 : 5.
Ingat 24,5 adalah yang dibagi dan 5
adalah pembagi!

5 24,5
4,9
- 20
4 5
- 4 5
0
Sejajarkan point desimalnya
(koma)
24,5 : 5 = 4,9
52
Apabila kita mengerjakan pembagian
desimal oleh desimal, mengubah dan
meng-ekuivalen-kan pembagi menjadi
whole number akan sangat membantu!
bekerja) ini cara (lihat 46,9
5
234,5
100
100
0,05
2,345
0,05
2,345
=
=
=
46,9
5 234,5
- 20
34
- 30
4 5
- 4 5
0
Contoh: 2,345 : 0,05
53
MONEY ($)
Kita tahu bahwa 100 cents = $1
75 cents = $ 0,75
$3 dan 75 cents = $ 3,75

Contoh Soal:
1. John membeli 3 sepatu olahraga yang
berbeda dengan harga masing-masing sepatu
$19,00; $26,95 dan $46,50. Berapakah
kembalian yang akan John dapatkan jika ia
membayarnya dengan 2 lembar $50?
Total pembelian = $19,00 + $26,95 + $46,50
= $93,35
Kembalian = (2 x $ 50) - $ 93,35
= $ 100 - $ 93,35 = $ 6,65