Anda di halaman 1dari 14

REFERAT

KONJUNGTIVITIS ALERGI
OLEH : HARYANI DWITA

PEMBIMBING : DR. YUL KHAIZAR, SP.M

SMF MATA RSU JEND. AHMAD YANI METRO JANUARI 2013

Anatomi Palpebra

Definisi
Konjungtivitis alergi adalah Konjungtivitis alergi merupakan peradangan konjungtiva yang disebabkan oleh reaksi alergi atau hipersensitivitas tipe humoral ataupun selular, bentuk radang konjungtiva akibat reaksi alergi terhadap noninfeksi, dapat berupa reaksi cepat seperti alergi biasa dan reaksi terlambat sesudah beberapa hari kontak seperti pada reaksi terhadap obat, bakteri, dan toksik.

Etiologi
Reaksi alergi terhadap debu, serbuk sari, bulu

binatang Iritasi oleh angin, debu, asap, dan polusi udara Pemakaian lensa kontak terutama dalam jangka panjang.

Patofisiologi

Tipe reaksi immunologi yang didapatkan pada

konjungtivitis alergi berupa reaksi hipersensitivitas tipe 1 (tipe cepat). Imunoglobulin E (IgE) mempunyai afinitas yang kuat terhadap sel mast, dan cross-link 2 IgE oleh antigen akan menyebabkan degranulasi sel mast.

Degranulasi sel mast mengeluarkan mediatormediator inflamasi di antaranya histamin, triptase, chymase, heparin, chondroitin sulfat, prostaglandin, thromboxane, and leukotriene. Mediator-mediator ini bersama dengan faktorfaktor kemotaksis akan menyebabkan peningkatan permeabilitas vaskular dan migrasi sel neutrophil dan eosinophil. Ini merupakan reaksi alergi yang paling sering pada mata.

Klasifikasi
Konjungtivitis alergi terbagi kepada empat tipe yaitu :
Konjungtivitis hay fever (konjungtivitis simpleks) :

Seasonal Allergic Conjunctivitis (SAC) dan Perennial Allergic Conjunctivitis (PAC) Keratokonjungtivitis vernal Keratokonjuntgivitis atopic Giant Papillary Conjunctivitis.

Gejala Klinis
Pasien mengeluh gatal, kemerahan, lakrimasi, mata

merah, sensasi panas dan gatal pada mata, fotofobia ringan, lakrimasi, sekret kental pada mata sebelumnya ada riwayat alergi dan terpapar alergen.

Diagnosis

Anamnesis : gejala gatal, kemerahan, lakrimasi, mata merah dan fotofobia ringan. Pemeriksaan Fisik : Tampak mata kemerahan dan lakrimasi Terdapat injeksi konjungtiva ringan di konjungtiva palpebralis dan konjungtiva bulbaris. Terdapat sekret kental pada mata. Terdapat papil-papil besar/raksasa yg tersusun seperti batu bata (cobble stones appearance) pada tipe vernalis.

Tatalaksana
Medikamentosa Local topical antihistamin mast-cell stabilizer seperti cromolyn sodium topical vasokonstriktor seperti adrenalin, efedrin dan nafazoline. air mata artificial guna untuk dilusi dan irrigasi allergen dan mediator inflamasi di permukaan ocular.

Tatalaksana
Sistemik : antihistamin oral Imunoterapi : hiposensitisasi dengan pemberian

injeksi ekstrak allergen 2 Non-medikamentosa Eleminasi dan menghindari sumber allergen. Kompres dingin bisa diberikan untuk membantu mengatasi gatal-gatal dan menghilangkan edema.

Komplikasi
Keratitis yaitu inflamasi pada kornea Kebutaan permanen jika terjadi ulserasi pada

permukaan kornea.

TERIMA KASIH