Anda di halaman 1dari 5

Soal Kesetimbanga n Kimia

Maulana Falithurrahman
2 Ipa 2

5/20/2013

1. Suatu reaksi dikatakan dalam keadaan setimbang jika. a. Secara mikroskopis reaksi itu terhenti b. Mol hasil reaksi sama dengan mol pereaksi c. Laju reaksi kekanan sama dengan laju reaksi kekiri d. Laju reaksi kekanan lebih besar dari pada laju reaksi kekiri e. Mol pereaksi yang berubah sama dengan mol hasil reaksi yang terbentuk 2. Pada reaksi kesetimbangan 2NO(g) + O2(g) 2NO2(g) H= +150 kj/mol Apabila pada volum tetap, suhu dinaikkan kesetimbangan bergeser kearah. a. Kanan d. kiri b. Reaksi eksoterm e. pereaksi c. Koefesien besar 3. Pada reaksi kesetimbangan, presentase zat yang dihasilkan tidak dipengaruhi oleh. a. Suhu d. zat pereaksi b. Konsentrasi e. produk c. Katalis 4. Diketahui reaksi kesetimbangan sebagai berikut: A(g)+B(g) C(g)+D(g) Kesetimbangan akan lebih cepat tercapai jika. a. Zat A ditambah d. digunakan katalis b. Tekanan diperbesar e. suhu dinaikkan c. Volum diperbesar 5. Pada kesetimbangan berikut: 2SO3(g) 2SO2(g)+O2(g) H= 380 kj/mol Jika suhu diturunkan, konsentrasi. a. SO3 tetap d. SO2 tetap b. SO3 bertambah e. O2 bertambah c. SO3 dan O2 tetap 6. Pada reaksi kesetimbangan berikut: 2NO(g) + O2(g) 2NO2(g) H= 150 kj/mol Kesetimbangan system akan bergeser kekiri a. Tekanan diperbesar d. Suhu dinaikan b. Suhu diturunkan e. volum diperkecil c. Pereaksi ditambah 7. Didalam bejana 1 liter terdapat kessetimbangan sebagai berikut. M+N O H= -30 kkal Reaksi akan bergeser kearah pembentukan O jika. a. Suhu dinaikkan d. N dikurangi b. Tekanan diperbesar e. volum diperbesar c. Ditambah sejumlah O

8. Dalam reaksi berikut 1) H2(g)+S(g) H2S(g) 2) 2C(s)+O2(g) 2CO2(g) 3) 2NO(g)+O2(g) 2NO2(g) 4) 2NH3(g) N2(g)+3H2(g) Yang akan memperbanyak zat hasil jika tekanan system diperbesar adalah. a. 1,2,3 b. 1,3 c. 1,3,4 d. 2,4 e. 1,2,3,4

9. Diketahui reaksi kesetimbangan sebagai berikut: 2SO2(g) + O2(g) 2SO3(g) K = 25(1) Harga K untuk reaksi: SO2 (g) + O2 (g)(2) adalah. a. 5 d. b. 4 c. 8 e.

10. Reaksi N2(g) + 3H2(g) 2NH3(g) H= -x kj Aksi berikut yang dapat memperbanyak NH3 adalah. a. Volum diperkecil d. penambahan katalis b. Suhu dinaikkan e. tekanan diperkecil c. Volum diperbesar 11. Jika kedalam 90 gr air dilarutkan 15 gr asam cuka (CH3COOH) maka fraksi mol zat terlarut dan pelarutnya berturut-turut. a. 0,95 dan 0,05 d. 0,85 dan 0,05 b. 0,25 dan 5 e. 0,05 dan 0,95 c. 0,85 dan 0,15 12. Dari reaksi kesetimbangan berikut N2(g)+3H2(g) 2NH3(g) Jika kedalam system ditambah 0,5 mol NH3 maka. a. Kesetimbangan bergeser kekanan b. Kesetimbangan bergeser kekiri c. Tidak terjadi pergeseran kesetimbangan d. Suhu kesetimbangan turun e. Tekanan kesetimbangan naik

13. Reaksi P(g)+2Q(s) R(g) + S(g) H<0 Jika tekanan diperkecil maka. a. Lebih banyak P dan Q yang bereaksi b. Lebih banyak R dan S yang bereaksi

c. Reaksi kekiri makin cepat d. Reaksi kekanan makin cepat e. Tidak ada perubahan 14. Pada reaksi kesetimbangan berikut. 2SO3 (g) 2SO2 (g) + O2 (g) Konsentrasi SO3, SO2, dan O2 pada kesetimbangan masing-masing adalah 0,4 M, 0,2 M, dan 0,1 M. Maka tetapan kesetimbangan untuk reaksi tersebut adalah. a. 2,5 10-2 b. 5 10-2 c. 3,5 10-3 15. Diketahui reaksi: 2NO2 a. 5 102 b. 2 103 c. 5 104
16.

d. 4 10-3 e. 5 10-1

2NO + O2 K1 = 4 10d. 2 105 e. 4 106

Harga K2 untuk reaksi NO + O2 adalah.

17.

18.

19. Kesetimbangan dinamis adalah suatu keadaan dari system yang menyatakan. a. Jumlah partikel setiap zat yang bereaksi sama dengan jumlah partikelzat yang terbentuk b. Reaksi akan berlangsung secara terus menerus dengan perubahan makroskopis c. Zat-zat hasil reaksi tidak bereaksi lebih lanjut karena telah tercapai kesetimbangan d. Jumlah mol zat-zat yang bereaksi sama dengan jumlah mol zat-zat hasil reaksi e. Reaksi terus berlangsung dalam dua arah yang berlawanan secara makroskopis 20. Reaksi: CaCO3(s) CO2(s) + O2(g)

Bila pada reaksi tersebut volum reaksinya diperbesar ( tekanan diperkecil )maka kesetimbangan akan bergeser kearah. a. Kiri d. CaO b. Kanan e. eksoterm c. Koefesien terbesar