Anda di halaman 1dari 2

Patogenesis : 1. Fase inkubasi : merupakan waktu antara masuknya virus dan timbulnya gejala atau ikterus.

Fase ini berbeda beda lamanya untuk tiap virus hepatitis. Panjang fase ini tergantung pada dosis inokulum yang ditularkan dan jalur penularan, maka besar dosis inokulum, makin pendek fase inkubasi ini. 2. Fase Prodormal pra ikterik ! : fase diantara timbulnya keluhan keluhan pertama dan timbulnya gejala ikterus. "witannya dapat singkat ditandai dengan malaise umum, mialgia, atralgia, mudah lelah, gejala saluran nafas atas dan anoreksia. #ual, muntah dan anoreksia berhubungan dengan perubahan penghidu dan rasa ke$ap. %iare atau konstipasi terjadi. &erum si$kness dapat mun$ul pada hepatitis ' akut di awal infeksi. %emam derajat rendah umumnya terjadi pada hepatitis " akut. (yeri abdomen biasanya ringan dan menetap di kuadran kanan atas atau epigastrium, kadang diperberat dengan aktivitas akan tetapi jarang menimbulkan kolesistitis. ). Fase ikterus : ikterus mun$ul * 1+ hari, tetapi dapat juga mun$ul bersamaan dengan mun$ulnya gejala. Pada banyak kasus fase ini tidak terdeteksi. &etelah timbul ikterus jarang terjadi perburukan gejala prodormal, tetapi justru akan terjadi perbaikan klinis yang nyata. ,. Fase konvalesen penyembuhan ! : diawali dengan menghilangnya ikterus dan keluhan lain, tetapi hepatomegali dan abnormalitas fungsi hati tetap ada. #un$ul perasaan sudah lebih sehat dan kembalinya nafsu makan. -eadaan akut biasanya akan membaik dalam 2 ) minggu. Pada hepatitis " perbaikan klinis dan laboratorium lengkap terjadi dalam . minggu dan 1/ minggu untuk hepatitis '. Pada * 1+ 0 kasus perjalanan klinisnya mungkin lebih sulit ditangani, hanya 1 1 0 yang menjadi fulminan. #ekanisme : %ari immune system $ell2mediated dari kerusakan hepato$yte pada 3"4 dan 3'4, tidak diketahui untuk 354 menyerang membran $ell oleh komplomen fulminan terjadinya tiba tiba dan intesitas tinggi ! dan hepatitis akut

aktivasi dari komplomen, membuat penyerangan pada membrane sel hepato$ytes ne$rosis.