Anda di halaman 1dari 1

Istilah dalam system pengolahan air minum 1.

reservoir : tempat penyimpanan air untuk sementara sebelum didistribusikan kepada pelanggan atau konsumen 2. bak ekualisasi : bak yang bertujuan untuk mengurangi variasi laju alir dan konsentrasi limbah cair, agar mencegah pembebanan tiba-tiba (shock load). entuk alat ini umumnya adalah kolam yang dilengkapi dengam pengaduk atau tanpa pengaduk, terkadang pula disertai dengan aerasi untuk mencegah kondisi septic. !. bak pengendap a"al ber#ungsi untuk menurunkan padatan tersuspensi (suspended $olids) sekitas !% & '% (, serta )* sekitar 2+(. '. bak #lokulasi adalah banguan atau sarana untuk proses pembentukan #lok bagi partikel-partikel pengeruh pada air baku. +. bak sedimentasi adalah bangunan atau sarana untuk menghilangkan partikelpartikel pengeruh dalam air dengan cara penyaringan. ,. -esin pengatur distribusi adalah alat yang dipergunakan untuk pengatur pendistribusian air bersih ke pelanggan atau konsumen. .. Bak Kontrol /omponen jaringan perpipaan untuk meletakkan dan memeriksa katup0valve0 acessories pipa bila terjadi penyumbatan.
Bak Pengendap Akhir Air limbah yang keluar dari bak kontaktor (reaktor) selanjutnya dialirkan ke bak pengendap akhir, dengan waktu pengendapan sekitar 3 jam. Dibandingkan dengan proses lumpur aktif, lumpur yang berasal dari RB lebih mudah mengendap, karena ukurannya lebih besar dan lebih berat. Air limpasan (o!er flow) dari bak pengendap akhir relaitif sudah jernih, selanjutnya dialirkan ke bak khlorinasi. "edangkan lumpur yang mengendap di dasar bak di pompa ke bak pemekat lumpur bersama#sama dengan lumpur yang berasal dari bak pengendap awal.

Sludge Drying Bed (bak pengeringan lumpur) Bak ini berfungsi untuk menampung lumpur pengolahan baik dari proses kimia (DAF) maupun proses biologi. Pada prinsipnya, bak pengolahan ini memiliki fungsi dalam memisahkan lumpur yang bercampur dengan air dengan cara proses penguapan menggunakan energi penyinaran matahari.
kolam aerasi fakultatif ialah unit kolam pengolah air limbah dengan aerasi mekanik sebagai sumber oksigennya. Intensitas pengadukan tidak menjaga seluruh settleable solid berada di dalam suspensi, Sehingga di sekitar/pada dasar kolam terdapat endapan lumpur dengan kondisi anaerobik;