Anda di halaman 1dari 4

TEKNIK PENGOLAHAN SAMPAH SEBAGAI ENERGI ALTERNATIF PEMBANGKIT TENAGA LISTRIK

I Nyoman Endy Triatmaja Jurusan Teknik Elektro,Fakultas Teknik,Universitas Udayana Gedung DH-DI Kampus UNUD Bukit Jimbaran,Badung, Bali 80361 e-mail : endy_dikszz@yahoo.com

Abstrak

Rumah tangga setiap harinya akan menghasilkan berbagai macam limbah,salah satunya adalah sampah.ada 2 jenis sampah yaitu organik dan anorganik.kita hanya mengetahui cara mengolah sampah organic yang dimana dijadikan pupuk alami atau kompos yang dimana hasilnya pun tidak begitu mengurangi banyaknya jumlah sampah yang di produksi setiap harinya. Penelitian ini bertujan mengetahui apakah ada cara pengolahan sampah selain yang dikenal yaitu sampah diolah menjadi kompos atau pupuk alami,penelitian dilakukan dengan melihat dan mengukur efektifitas yang dihasilkan suatu proses.sampah dapat dibuat sebagai energi untuk pembangkit tenaga listrik,ada dua prosesnya yaitu proses biogas dan juga proses thermal. Hasil yang dihasilkan dari kedua proses tersebut adalah proses ini dapat menghasilkan energi listrik yang sanggup memenuhi keperluaan konsumsi listrik pada 500 keluarga yang dimana sampah yang diolah sebanyak 4 ton. kata kunci : sampah,proses biologis, proses thermal. 1.PENDAHULUAN rumah tangga setiap harinya akan menghasilkan berbagai macam limbah,salah satunya adalah sampah.sebagaimana kita ketahui bahwa sampah merupakan sesuatu yang memiliki baru yang kurang sedap dan kadang kala menjijikan.produksi libah sampah ini kian hari kian meningkat seiring dengan gaya hidup manusia sampah yang dibuang ditimbun begitu saja di tempat penampungan ,Sehari setiap warga di daerah kota menghasilkan rata-rata 900 gram sampah, dengan komposisi, 70% sampah organik dan 30% sampah anorganik, terbatasnya tempat penampungan sampah menjadi kendala dijaman sekarang ,apalagi setiap dibukanya tempat penampungan sampah yang baru maka akan menimbulkan masalah sosial bagi lingkungan sekitar,bau tumpukan sampah serta penyakit yang terdapat pada sampah menjadi alasan utama kenapa masyarakat menolak dibangunnya tempat penampungan sampah tersebut.sampah yang dibuang kebanyakan bukanlah sampah organik melainkan sampah anorganik,sampah jenis ini sangat membutuhkan waktu yang sangat lama.ditangan orang terampil sampah diolah menjadi kompos/ pupuk alami.namun pengolahan jenis itu memakan waktu yang cukup lama dan jumlah sampah yang bisa diolah jumlahnya pun terbatas,dan hasilnya pun kurang begitu maksimal terhadap pengolahannya. beberapa kalangan berpikir tentang alternatif lain pengolahan sampah selain yang disebutkan tadi sehingga dapat menekan penambahan jumlah debet sampah yang kian hari kian meningkat,melihat prinsip kerja dari PLTU yang menggunakan uap sebagai energi utama yang menggerakan pembangkit sebagai bahan bakarnya,mengacu dari sana adapun terlintas pemikiran suatu cara pengolahan sampah yaitu saat membakar sampah ,akan menghasilkan energi panas,dan pana itu akan diolah. berdasarkan laar belakang permasalahan diatas maka dapat dirumuskan permasalahannya sebagai berikut :apakah bisa sampah digunakan sebagai energi pembakit tenaga listrik? karya ilmiah ini bertujuan untuk mengetahui apakah bisa limbah sampah sebagai energi alternaif untuk pembangkit tenaga listrik. 2.TINJAUAN PUSTAKA Praktek pengelolaan sampah berbeda beda antara negara maju dan negara berkembang , berbeda juga antara daerah perkotaan dengan daerah pedesaan , berbeda juga antara daerah perumahan dengan daerah industri. Pengelolaan sampah yg tidak berbahaya dari pemukiman dan institusi di area metropolitan biasanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, sedangkan untuk sampah dari area komersial dan industri biasanya ditangani oleh perusahaan pengolah sampah. pengolahan sampah Di negara negara maju seperti Denmark, Swis, Amerika dan Prancis telah memaksimalkan proses pengolahan sampah. Tidak hanya mengatasi bau busuk saja tapi sudah merobah sampah sampah ini menjadi energi listrik. Khusus di Denmark 54 % sampah di robah

menjadi energi listrik. Pada dasarnya ada dua alternatif proses pengolahan sampah menjadi energi, 2.1.PROSES PENGOLAHAN SAMPAH

yaitu proses biologis yang menghasilkan gas-bio dan proses thermal yang menghasilkan panas dalam penelitian ini untuk mencari analis data yang digunakan :

SECARA BIOLOGIS Dalam proses pengolahan sampah secara biologis,sampah yang ditimbun sebegitu banyak akan menghasilkan suatu gas, gas itu dinamakan gasbio,gas bio terjadi akibat tumpukan sampah yang dimana udara panas yang didapat dari timbunan sampah tersebut,ada kasus dimana suatu tempat penampungan sampah,meledak,itu disebabkan karena gas yang dihasilkan tidak dialiri dengan baik,sehingga menyebaban ledakan pada tumpukan sampah.untuk menghasilkan energi listrik,proses biologis menghasilkan gas-bio yang kemudian dibarak untuk menghasilkan tenaga yang akan menggerakkan motor yang dihubungkan dengan generator listrik 2.2.PROSES PENGOLAHAN SAMPAH

start

studi pustaka pengumpulan data

SECARA THERMAL Proses konversi thermal dapat dicapai melalui beberapa cara, yaitu insinerasi, pirolisa, dan gasifikasi. Insinerasi pada dasarnya ialah proses oksidasi bahan-bahan organik menjadi bahan anorganik. Prosesnya sendiri merupakan reaksi oksidasi cepat antara bahan organik dengan oksigen. Pembangkit listrik tenaga sampah yang banyak digunakan saat ini menggunakan proses insenerasi. Sampah dibongkar dari truk pengakut sampah dan diumpankan ke inserator. Didalam inserator sampah dibakar. Panas yang dihasilkan dari hasil pembakaran digunakan untuk merubah air menjadi uap bertekanan tinggi. Uap dari boiler langsung ke turbin Sisa pembakaran seperti debu diproses lebih lanjut agar tidak mencemari lingkungan (truk mengangkut sisa proses pembakaran).berikut adalah proses dari berubahnya sampah menjadi energi listrik : Sampah di bakar sehingga menghasilkan panas Panas dari hasil pembakaran dimanfaatkan untuk merubah air menjadi uap dengan bantuan boiler Uap bertekanan tinggi digunakan untuk memutar bilah turbin Turbin dihubungkan ke generator dengan bantuan poros Generator menghasilkan listrik dan listrik dialirkan kerumah rumah atau ke pabrik 3.METODE 3.1 MENGUMPULKAN DATA Data-data untuk analisis proses pengolahan sampah sebagai energi pembangkit tenaga listrik diambil dari PLTSa yang dibuat oleh Universitas gajah mada dimana sampah diubah menjadi biogas.berikut adalah sistem yang dimana digunakan

perencanaan pengolahan sampah

thermal

biogas

energi listrik

apakah ada cara lain?

end gambar-1. diagram alir penelitian

3.2PEMBUATAN MODEL adapun proses penelitian dari alur proses pengolahan sampah yang dimana dilakukan oleh

pembangkit listrik tenaga sampah di buat adalah sebagai berikut :

menghasilkan asap yang pekat dan dibuang ke gambar -2. proses perubahan sampah menjadi energi udara,asap tersebut tidak telak akan menghasilkan hujan asam yang dimana bisa sewaktu waktu terjadi

3.3 ANALISIS HASIL Setelah dilakukan proses pengolahan sampah seperti yang dilakukan diatas dilakukan analisis terhadap hasil dari PLTSa tersebut : a.analisis besar daya yang dihasilkan oleh PLTSa tersebut. b.analisis efek yang dihasilkan oleh kedua proses produksi tersebut 4.HASIL DAN PEMBAHASAN : 4.1 BESAR DAYA YANG DIHASILKAN PLTSa PLTSa ini dapat memproses sekitar 4 ton sampah busuk dalam satu harinya, unit biogas yang dihasilkan dari proses tersebut,jika mesin berjalan normal sebagaimana mestinya,mesin akan mampu menghasilkan energi listrik mencapai 548 kwh per hari.jika dihitung,daya yang dihasilkan dari PLTSa ini mampu memenuhi kebutuhan listrik sekitar 500 keluarga. 4.2 EFEK SAMPING YANG DIHASILKAN PLTSa Suatu kegiatan industri tentunya memiliki efek samping terhadap lingkungan yang berada disekitarnya,salah satunya pada proses thermal,sampah yang ingin diproses terlebih dahulu dipanaskan,pada saat proses itu pemanasan akan

di daerah tersebut dikarenakan kondisi udara yang tidak begitu baik seperti yang terdapat di beberapa kota industri di dunia. 5.KESIMPULAN : Dari pembahasan yang telah dipaparkan sebelumnya maka dapat ditarik kesimpulan bahwa : 1. sampah yang dianggap sebagai limbah ternyata bisa menjadi energi alternative salah satunya adalah energi untuk pembangkit tenaga listrik. 2. pengolahan sampah yang efektif dapat mengurangi jumlah sampah yang terus diproduksi 3. ada 2 cara merubah sampah menjadi energi listrik yaitu dengan proses biologis dan proses thermal,kedua proses hamper mirip namun proses biologis langsung memanfaatkan gas dari sampah sedangkan thermal harus dipanaskan terlebih dahulu. 4. mengurangi sampah yang terdapat pada suatu tempat penampungan sampah. 6.DAFTAR PUSTAKA

[1]tender.2011,pembangkit listrik tenaga sampah,http//www.tender-indonesia.com/,diakses tanggal 22 oktober 2011 [2]UGM.2011.olah limbah menjadi biogas,http//www.indonesiaberprestasi.co.id/.diak ses tanggal22 oktober 2011 [3].kompas.2011.indonesia punya pembangkit tenaga sampah, http//kompas.com/,diakses tanggal 23 oktober 2011 [4].wikipedia.2011,pengelolaan sampah, http//www.wikipedia.co.id/,diakses tanggal 23 oktober 2011 [5].Ardan.2007.pembangkit listrik tenaga sampah sebagai solusi pengelolaan sampah di kota semarang dan upaya mengatasi krises energi listrik.http//www.ardansirodjudiin.blogspot.com/, diakses tanggal 23 oktober 2011