Anda di halaman 1dari 1

ABSTRAK

Variasi temperatur penuangan akan mempengaruhi pembekuan coran aluminium,


cacat porositas akan meningkat seiring dengan temperatur penuangan. Nilai
ketangguhan, kekerasan akan mengalami penurunan karena banyaknya gas hidrogen
yang terjebak didalam coran aluminium. Dalam penelitian ini digunakan Aluminium
sekrap yang dapat di daur ulang yaitu kaleng bekas minuman. Pengecoran dilakukan
dengan temperatur penuangan yang bervariasi yaitu 680C, 700C, 720C, 740C, dan
760C. Dipilihnya Aluminium bekas minuman terutama yang diambil adalah bagian
tutupnya karena memiliki kandungan Aluminium 90% pada bagian tutup kaleng.
Daur ulang akan menurunkan sifat mekanis dari material, oleh karena itu perlu
ditambahkan beberapa unsur seperti Silikon, Copper, Magnesium, Iron, Mangan dan
Zincum untuk meningkatkan kembali sifat mekanisnya. Tujuan dari penelitian ini
adalah Untuk mengetahui pengaruh temperatur penuangan terhadap ketangguhan
impak (Impact Toughness) dan kekerasan (Hardness) Aluminium coran. Untuk
melihat struktur mikro dari coran Aluminium sekrap dengan variasi temperatur
penuangan. Sebagai data awal yang dapat digunakan untuk pemanfaatan bahan
Aluminium sekrap yang ditambah Silikon 5% (Al-Si) sebagai material teknik.
Manfaat dari penelitian ini adalah Dengan penelitian ini penyusun dapat menerapkan
ilmu dari teori yang dipelajari dengan praktek langsung dalam pengecoran
Alumunium. Penyusun dapat memberi pengetahuan tentang hasil penelitian yang telah
dilakukan guna referensi penelitian selanjutnya. Metode yang digunakan dalam
penelitian ini adalah metode eksperimen, dari jenis penelitian yang digunakan dalam
penelitian ini adalah bentuk kualitatif yaitu memaparkan secara jelas hasil eksperimen
yang diperoleh dari sejumlah spesimen uji dalam bentuk angka Sampel diambil untuk
dilakukan uji kekerasan (Hardness) dan ketangguhan impak (Impact toughness),
dalam pengujian kekerasan dilakukan dengan mengunakan Equotip Hardness Tester
dan untuk pengujian ketangguhan dilakukan dengan menggunakan Impact Charpy
Test. Nilai ketangguhan impak (Impact Toughness) mencapai posisi maksimum pada
temperatur tuang 700
o
C yaitu sebesar 19,13 Joule, kemudian ketangguhan akan terus
menurun seiring pertambahan suhu temperatur tuang. Dari uji kekerasan (Hardness)
equotip dilihat hasil maksimum juga pada temperatur 700
o
C yaitu 72 BHN. Dari hasil
foto mikro dilihat bahwa semakin tinggi suhu penuangan maka cacat porositas akan
semakin banyak terlihat mulai dari 680
o
C, 720
o
C, 740
o
C, 760
o
C. Tetapi tidak halnya
dengan temperatur 700
o
C, cacat porositas tidak terlalu banyak dan menunjukkan hasil
yang paling bagus diantara keempat temperatur tuang lainnya.

Kata kunci: Daur ulang, pengaruh temperatur tuang, paduan Aluminium-Silikon, ,
ketangguhan, kekerasan, struktur mikro.






Universitas Sumatera Utara