Anda di halaman 1dari 22

BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pembangunan nasional dipengaruhi oleh sumber daya manusia yang berkualitas
yang merupakan faktor utama untuk melaksanakan pembangunan nasional. alah satu
fa!tor yang mempengaruhi sumber daya manusia manusia adalah faktor kesehatan yang
memegang peranan penting.
Indonesia memiliki tu"uan pembangunan nasional untuk menu"u Indonesia yang
sehat# dengan meningkatkan kesadaran# kemauan# kemampuan hidup sehat indi$idu
untuk me%u"udkan dera"at kesehatan masyarakat yang optimal melalui ter!iptanya
masyarakat# bangsa dan negara dalam lingkungan yang sehat untuk men"angkau
pelayanan kesehatan yag bermutu se!ara adil dan merata. Indonesia memiliki salah satu
$isi pembangunan kesehatan untuk me%u"udkan masyarakat yang mandiri sadar akan
kesehatan# maka kesehatan yang baik ditun"ang oleh kesadaran diri sendiri# merupakan
hal yang utama untuk tumbuh kembang yang optimal bagi seorang.
Di Indonesia setiap masyarakat mempunyai masalah kesehatan yang berbeda&
beda tergantung pada tingkat sosial ekonominya. Pada tingkat sosial ekonominya
rendah sering menghadapi masalah kesehatannya# resiko penyakit yang mengan!amnya.
'ingkat ekonomi akan mempengaruhi terhadap masalah kesehatan yang akan
dihadapi# yaitu antara tingkat ekonomi yang tinggi dan rendah# hal ini berhubungan
dengan daya beli dan kemampuan memilih konsumsi makan yang di inginkan. ehingga
berpengaruh terhadap kesehatan.
'ingkat pendidikan sangat berpengaruh terhadap pengetahuan yang di peroleh
untuk memahami suatu permasalahan yang akan diselesaikan. emakin tinggi tingkat
pendidikan seseorang semakin tinggi tingkat pemahaman terhadap suatu permasalahan
atau informasi yang diperoleh dan kemampuan menyelesaikan masalah kesehatan "uga
tertangani.
Pengetahuan seseorang akan mempengaruhi perilakunya# sesuai dengan teori
La%ren!e (reen bah%a perilaku masyarakat tentang kesehatan diantaranya ditentakan
oleh pengetahuan# sikap# dan keper!ayaan selain itu ketentuan dalam fasilitas# sikap dan
perilaku petugas kesehatan akan mendorong terbentuknya perilaku seseorang.
Pola akti$itas yang padat dan kurangnya memperhatikan asupan nutrisi yang
ade)uate serta banyaknya mengkonsumsi makanan yang bersifat asam atau pedas
merupakan salah satu faktor pen!etus dari penyakit gastritis.
ebagaimana di ketahui bah%a penyakit gastritis merupakan suatu penyakit
akibat proses inflamasi pada lapisan mukosa dan sub&mukosa lambung yang biasanya
dapat disebabkan oleh banyak faktor diantaranya yaitu obat analgetik# anti inflamasi#
bahan kimia# merokok# alkohol# stress fisik# refluks usus lambung# endotoksin serta
makanan yang pedas dan asam. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bah%a "umlah
penderita gastritis antara pria dan %anita# ternyata gastritis lebih banyak diderita pada
%anita *+iyanto# ,--./.
Penderita penyakit gastritis berdasarkan kun"ungan ra%at "alan di Puskesmas
0imalaka tahun ,-1-# Data yang diperoleh tahun ,-1- bulan 2anuari 3 2uni. Pada bulan
2anuari sebanyak ,4 Pasien# pada bulan 5ebruari sebanyak 16 Pasien# pada bulan 7aret
sebanyak 1- Pasien# pada bulan April sebanyak 1. Pasien# pada bulan 7ei sebanyak 8,
Pasien# pada bulan "uni sebanyak ,9 Pasien# "adi "umlah penderita (astritis dari bulan
2anuari&2uni sebanyak 18- pasien# yang mempunyai penyakit (astritis *Profil
Puskesmas 0imalaka ,--9/.
Data tersebut membuktikan bah%a masyarakat banyak yang menderita penyakit
gastritis. Untuk mempalidasi data tersebut peneliti melakukan pembagian kuesioner
kepada pasien yang menderita penyakit gastritis untuk mangatahui se"auh mana
pengetahuan pasien tentang penyakit gastritis. Penyakit gastritis bisa menyebabkan
kebo!oran pada lambung# masyarakat yang mempunyai penyakit gastritis harus memilih
makanan&makanan yang bisa menyebabkan gastritis# seperti makanan yang pedas dan
asam.
7engingat besarnya dampak buruk dari penyakit gastritis# maka perlu adanya
suatu pen!egahan atau penanganan yang serius terhadap bahaya komplikasi gastritis.
Upaya untuk meminimalkan bahaya tersebut dapat dilakukan melalui peningkatan
kesadaran masyarakat tentang hal& hal yang dapat menyebabkan penyakit gastritis# salah
satunya pengetahuan pasien tentang penyakit gastritis.
Adapun kasus dengan penyakit gastritis merupakan salah satu "enis kasus yang
umumnya diderita oleh kalangan masyarakat. Dalam penelitian ini penulis akan
melakukan penelitian kepada pasien yang berobat ke Puskesmas 0imalaka tentang
pengetahuan pen!egahan kekambuhan Penyakit (astritis.
Berdasarkan uraian tersebut di atas disimpulkan bah%a sebagian besar
masyarakat desa 0imalaka kurang mengetahui tentang penanganan kekambuhan
gastritis sehingga berdasarkan hal tersebut Penulis tertarik untuk melakukan penelitian
yang ber"udul :(ambaran Pengetahuan Pasien 'entang Pen!egahan ;ekambuhan
Penyakit (astritis Di Puskesmas 0imalaka<.
B. +umusan 7asalah
7elihat tingginya angka kesakitan penyakit gastritis dikalanganan masyarakat#
khususnya pada %anita dimana sesuai data yang diperoleh# bah%a angka penderita
penyakit gastritis meningkat.
ehingga penulis berkeinginan untuk melakukan penelitian deskriptif tentang
pengetahuan pasien tentang pen!egahan kekambuhan gastritis# dengan rumusan masalah
:(ambaran tingkat pengetahuan pasien yang berobat ke Puskesmas 0imalaka tentang
pen!egahan kekambuhan penyakit gastritis.
0. 'u"uan Penelitian
1. 'u"uan Umum
e!ara umum penelitian bertu"uan untuk mengetahui gambaran pengetahuan
pasien tentang pen!egahan kekambuhan penyakit gastritis.
,. 'u"uan ;husus
a. 7endapatkan gambaran pengetahuan masyarakat# terhadap pengertian penyakit
gastritis.
b. 7endapatkan gambaran pengetahuan masyarakat# tentang tanda dan ge"ala
penyakit gastritis.
!. 7endapatkan gambaran pengetahuan masyarakat# dalam menyebutkan faktor&
faktor apa sa"a yang menyebabkan penyakit gastritis.
d. 7endapatkan gambaran pengetahuan masyarakat# terhadap obat&obatan yang
dapat men!egah kekambuhan penyakit gastritis.
e. 7endapatkan gambaran pengetahuan masyarakat tentang pen!egahan
kekambuhan penyakit gastritis.
D. 7anfaat Penelitian
1. Bagi Institusi Pendidikan
Diharapkan dapat bermanfaat sebagai dokumentasi agar dapat di gunakan sebagai
bahan perbandingan untuk penelitian selan"utnya.
,. Bagi Pera%at
ebagai bahan masukan dalam pemilihan materi penyuluhan kesehatan di
masyarakat khususnya mengenai pengetahuan pasien terhadap penyakit gastritis.
8. Institusi Lahan Praktek = Penelitian
Diharapkan dapat menambah informasi bagi tenaga kesehatan sebagai bahan
untuk meningkatkan penyuluhan tentang pentingnya pengetahuan terhadap
penyakit gastritis.
BAB II
'IN2AUAN PU'A;A
A. 'eori (astritis
1. Definisi gastritis
(astritis adalah suatu penyakit akibat proses inflamasi pada lapisan mukosa dan
sub mukosa lambung *>aspad"i# 1991/. (astritis adalah suatu bentuk peradangan
mukosa lambung yang disertai dengan kerusakan&kerusakan pada mukosa lambung
tersebut normalnya mukosa *lapisan dinding dalam/ lambung itu !ukup kuat untuk
menahan asam lambung sehingga asam lambung tetap ter"aga di dalam lambung yang
nantinya berfungsi utnuk men!erna sari&sari makanan *patate/.
(astritis adalah peradangan pada lapisan lambung *7edi!astore# ,--8/. (astritis
adalah proses inflamasi pada lapisan mukosa dan sub mukosa lambung *uyono# ,--1/.
(astritis adalah peradangan lokal atau menyebar pada mukosa lambung yang
berkembang bila mekanisme protektif mukosa dipenuhi dengan bakteri atau bahan iritan
lain *+ee$es# ,--,/.
Dari beberapa pengertian di atas dapat disimpulakan bah%a panyakit gastritis
adalah suatu penyakit yang menyerang sistem pen!ernaan yang mengenai lambung.
,. Anatomi dan fisiologi (aster *lambung/
(aster merupakan bagian dari saluran pen!ernaan yang dapat mengembang paling
banyak terutama didaerah epigaster. Bagian lambung terdiri dari ?
a. 5undus $entrikuli
Adalah bagian yang menon"ol ke atas terletak sebelah kiri osteum kardium dan
biasanya penuh berisi gas.
b. ;orpus $entrikuli# setinggi osteum kardium
Adalah suatu lekukan pada bagian ba%ah kur$atura minor.
!. Antrum pilorus
Adalah bagian lambung berbentuk tabung mempunyai otot yang tebal membentuk
spinter pilorus.
d. ;ur$atura minor
'erdapat sebelah kanan lambung terbentang dari osteum kardiak sampai ke pilorus.
e. ;ur$atura mayor
Lebih pan"ang dari kur$atura minor terbentang dari sisi kiri osteuo kardiokum
melalui fundus $entrikuli menu"u ke kanan sampai ke pilorus inferior.
f. @steum kardiakum
7erupakan tempat dimana osofagus bagian abdomen masuk ke lambung.
5ungsi lambung terdiri dari ?
1/ 7enampung makanan# menghan!urkan dan menghaluskan oleh peristalik lambung
dan getah lambung.
,/ (etah !erna lambung yang dihasilkan ?
a/ Pepsin
5ungsinya meme!ah putih telur men"adi asam amino *Albumin dan pepton/.
b/ Asam garam *H0L/
5ungsinya mengasamkan makanan# sebagai antiseptik dan desinfektan dan
membuat suasana asam pada pepsinogen sehingga men"adi pepsin.
!/ +enin
5ungsinya sebagai ragi yang membekukan susu dan membentuk kasein dari
kasinogen *kasinogen dan protein susu/.
d/ Lapisan lambung
7eme!ah lemak men"adi asam lemak yang merangsang sekresi getah lambung.
8. Etiologi
Penyebab dari (astritis adalah karena disebabkan oleh faktor ?
a. Analgetik# anti inflamasi# terutama aspirin.
b. Bahan kimia misalnya lysol.
!. 7erokok.
d. Alkohol.
e. tress fisik disebabkan oleh luka bakar# sepsis# trauma# pembedahan# gagal
pernafasan# gagal gin"al# kerusakan susunan saraf pusat.
f. +efluks usus lambung.
g. Endotoksin
6. Diagnosis
Diagnosis ditegakkan dengan pemeriksaan (asroduodenoskopi. Pada
pemeriksaan (astroskopi akan tampak mukosa yang sembab# merah# mudah berdarah
atau terdapat perdarahan spontan# erosi mukosa yang ber$ariasi dari yang menyembuh
sampai tertutup oleh bekuan darah dan kadang ulserasi.
Pemeriksaaan radiologi dengan kontras tidak memberikan manfaat yang berarti
untuk menegakkan diagnosis.
A. ;omplikasi
a. Perdarahan saluran !erna bagian atas berupa hematemesis dan melena.
b. 'er"adi ulkus# kalau prosesnya hebat.
B. Penatalaksanaan
a. 7enghilangkan etiologinya.
b. Diet lambung# dengan porsi ke!il dan sering.
!. @bat&obatan untuk mengatur sekresi asam lambung# berupa antagonis reseptor
H,# inhibitor pompa proton# antikolinergik dan antasid.
d. ebagai sitoprotektor# berupa sukralfat dan prostaglandin.
4. 'anda dan ge"ala
a. Nyeri epigastrium.
b. 7ual dan muntah kadang&kadang.
!. ;embung.
d. ;adang ditemukan pula perdarahan saluran !erna berupa hematemisis dan
melena.
e. Disusul dengan tanda&tanda anemia pas!a perdarahan.
f. Biasanya "ika dilakukan anamnese lebih dalam# terdapat ri%ayat penggunaan
obat&obatan atau bahan kimia tertentu.
g. Nafsu makan menghilang.
h. ;adang&kadang "uga suhu tubuh meninggi.
i. Nyeri kepala
.. 5aktor&faktor pen!etus (astritis
a. @bat&obatan
b. 7erokok
!. 7inuman Alkohol
d. tress 5isik
e. 7akanan yang pedas dan asam
Dimana faktor tersebut diatas dapat merusak mukosa lambung melalui beberapa
mekanisme dan menghambat akti$itas siklooksigenase mukosa. elain menghambat
produksi prostaglandin mukosa# dapat "uga merusak mukosa se!ara topikal yang ter"adi
karena kandungan asam# sehingga dapat merusak sel&sel epitel mukosa. 5aktor & faktor
tersebut "uga dapat menurunkan sekresi bikarbonat dan mukus oleh lambung# sehingga
kemampuan faktor defensif terganggu
B. Pengetahuan
7aksud dari pengetahuan *knowledge/ adalah sesuatu yang hadir dan ter%u"ud
dalam "i%a dan pikiran seseorang dikarenakan adanya reaksi# persentuhan# dan
hubungan dengan lingkungan dan alam sekitarnya. Pengetahuan ini meliputi emosi#
tradisi# keterampilan# informasi# akidah# dan pikiran&pikiran. Dalam komunikasi
keseharian.
Pengetahuan adalah suatu keadaan yang hadir dikarenakan persentuhan kita
dengan suatu perkara. ;eluasan dan kedalaman kehadiran kondisi&kondisi ini dalam
pikiran dan "i%a kita sangat bergantung pada se"auh mana reaksi# pertemuan#
persentuhan# dan hubungan kita dengan ob"ek&ob"ek eksternal. >alhasil# makrifat dan
pengetahuan ialah suatu keyakinan yang kita miliki yang hadir dalam syarat&syarat
tertentu dan ter%u"ud karena terbentuknya hubungan&hubungan khusus antara sub"ek
*yang mengetahui/ dan ob"ek *yang diketahui/ dimana hubungan ini sama sekali kita
tidak ragukan. 2ohn De%ey menyamakan antara hakikat itu sendiri dan pengetahuan dan
beranggapan bah%a pengetahuan itu merupakan hasil dan !apaian dari suatu penelitian
dan obser$asi. 7enurutnya# pengetahuan seseorang terbentuk dari hubungan dan "alinan
ia dengan realitas&realitas yang tetap dan yang senantiasa berubah.
Pengetahuan dapat dikembangkan lebih lan"ut men"adi ilmu apabila memenuhi
tiga kriteria# yaitu obyek ka"ian# metoda pendekatan dan bersifat uni$ersal. 'idak
selamanya fenomena yang ada di alam ini dapat di"a%ab dengan ilmu# atau setidaknya
banyak pada a%alnya ilmu tidak dapat men"a%abnya. Hal tersebut disebabkan ilmu
yang dimaksud dalam terminologi di sini mensyaratkan adanya fakta&fakta.
Dalam pengertian lain# pengetahuan adalah berbagai ge"ala yang ditemui dan
diperoleh manusia melalui pengamatan indera%i. Pengetahuan mun!ul ketika seseorang
menggunakan indera atau akal budinya untuk mengenali benda atau ke"adian tertentu
yang belum pernah dilihat atau dirasakan sebelumnya. 7isalnya ketika seseorang
men!i!ipi masakan yang baru dikenalnya# ia akan mendapatkan pengetahuan tentang
bentuk# rasa# dan aroma masakan tersebut.
Pengetahuan yang lebih menekankan pengamatan dan pengalaman indera%i
dikenal sebagai pengetahuan empiris atau pengetahuan aposteriori. Pengetahuan ini bisa
didapatkan dengan melakukan pengamatan dan obser$asi yang dilakukan se!ara empiris
dan rasional. Pengetahuan empiris tersebut "uga dapat berkembang men"adi
pengetahuan deskriptif bila seseorang dapat melukiskan dan menggambarkan segala
!iri# sifat# dan ge"ala yang ada pada ob"ek empiris tersebut. Pengetahuan empiris "uga
bisa didapatkan melalui pengalaman pribadi manusia yang ter"adi berulangkali.
7isalnya# seseorang yang sering dipilih untuk memimpin organisasi dengan sendirinya
akan mendapatkan pengetahuan tentang mana"emen organisasi.
Pengetahuan tentang keadaan sehat dan sakit adalah pengalaman seseorang
tentang keadaan sehat dan sakitnya seseorang yang menyebabkan seseorang tersebut
bertindak untuk mengatasi masalah sakitnya dan bertindak untuk mempertahankan
kesehatannya atau bahkan meningkatkan status kesehatannya. +asa sakit akan
menyebabkan seseorang bertindak pasif dan atau aktif dengan tahapan&tahapannya.
Pengetahuan seseorang dipengaruhi oleh beberapa faktor# diantaranya?
1. Pendidikan
Pendidikan< adalah sebuah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau
kelompok dan "uga usaha mende%asakan manusia melalui upaya penga"aran dan
pelatihan# maka "elas dapat kita keru!utkan sebuah $isi pendidikan yaitu
men!erdaskan manusia.
,. 7edia
7edia yang se!ara khusus didesain untuk men!apai masyarakat yang sangat luas.
2adi !ontoh dari media massa ini adalah tele$isi# radio# koran# dan ma"alah.
Di ba%ah ini terdapat tiga pendapat mengenai pendefinisian ilmu dan
pengetahuan# antara lain?
1. Pengetahuan itu tidak bisa didefinisikan# karena pengetahuan itu bersifat
gamblang dan aksiomatik. Dan pendefinisian bagi perkara&perkara yang gamblang
dan aksiomatik adalah hal yang mustahil *yakni akan ter"adi daur atau lingkaran
setan/.
,. Pengetahuan itu bisa didefinisikan# namun sangat sulit.
8. Pengetahuan itu mudah didefinisikan.
esungguhnya definisi hakiki pengetahuan adalah hal yang mustahil# karena pada
hakikatnya pengetahuan itu identik dengan eksistensi dan %u"ud# dan eksistensi
sebagaimana diketahui dalam pembahasan ontologi# se!ara hakiki adalah mustahil untuk
didefinisikan. Apabila pengetahuan itu bisa didefinisikan# maka sebenarnya bukanlah
definisi yang hakiki. Dalam hal ini# banyak definisi yang telah dilontarkan berkaitan
dengan pengetahuan ini# akan tetapi hanya beberapa yang bisa men!akup segala !abang&
!abang pengetahuan dan bersifat komprehensif.
0. 'eori ;ekambuhan
1. Pengertian
;ekambuhan adalah peristi%a timbulnya kembali ge"ala&ge"ala yang sebelumnya
sudah memperoleh kema"uan *tuart dan Laraia# ,--1/.
,. 5aktor resiko untuk kambuh *7urphy# 7. 5.# C 7oller# 7.D. 1998/# adalah ?
a. 5aktor resiko kesehatan
1/ (angguan sebab dan akibat berfikir
,/ (angguan proses informasi
8/ (iDi buruk
6/ ;urang tidur
A/ ;urang olahraga
B/ ;eletihan
b. 5aktor resiko lingkungan
1/ ;esulitan keuangan
,/ ;esulitan tempat tinggal
8/ Perubahan yang menimbulkan stress dalam peristi%a kehidupannya.
6/ ;etrampilan ker"a yang buruk# ketidakmampuan mempertahankan peker"aan.
A/ 'idak memiliki transportasi
B/ ;etrampilan so!ial yang buruk
4/ ;esulitan interpersonal
!. 5aktor resiko perilaku dan emosional
1/ 'idak ada !ontrol
,/ Perubahan mood
8/ Pengobatan dan penatalaksanaan ge"ala yang buruk
8. (e"ala&ge"ala kambuh
HerD dan 7en$ille *19.-/# dikutip oleh sullinger *19../# dalam keliat *199B/
mengka"i ge"ala kambuh yang diidentifikasi oleh klien# yaitu tidak nafsu makan#
sulit tidur.
6. trategi untuk men!egah kekambuhan
a. 7engenali tanda kambuh .
b. 7en"alani pengobatan yang sesuai.
!. 7enghindari keadaan yang memi!u timbulnya ge"ala.
d. 7empela"ari sakit yang di derita.
e. 7elaksanakan teknik management stress *nafas dalam/.
f. 7elaksanakan akti$itas se!ara teratur.
D. ;erangka 'eori
(reen men!oba menganalisis perilaku manusia dari tingkat kesehatan. ;esehatan
seseorangatau masyarakat dipengaruhi oleh dua faktor pokok# yakni faktor perilaku dan
faktor diluar perilaku. elan"utnya perilaku itu sendiri ditentukan atau terbentuk dari
tiga faktor?
1. 5aktor&faktor predisposisi *predisposing faktor/ yang ter%u"ud dalam umur#
pengetahuan# sikap# keper!ayaan# keyakinan# nilai&nilai dan sebagainya.
,. 5aktor&faktor pendukung *enabling faktor/ yang ter%u"ud dalam lingkungan fisik#
tersedia atau tidak tersedianya fasilitas&fasilitas atau sarana&sarana kesehatan#
misalnya puskesmas# obat&obatan# alat&alat kontrasepsi dan lain sebagainya.
8. 5aktor&faktor pendorong *reinfor!ing faktor/ yang ter%u"ud dalam sikap dan
perilaku petugas kesehatan atau petugas lain yang merupakan kelompok referensi
dari perilaku masyarakat.
7odel ini dapat digambar sebagai berikut ?
B E beha$iour
P5 E predisposing fa!tors
E5 E enabling fa!tors
+5 E reinfor!ing fa!tors
f E fungsi
Disimpulkan bah%a perilaku seseorang atau masyarakat tentang kesehatan
ditentukan oleh pengetahuan# sikap# keper!ayaan# tradisi# dan sebagainya dari orang
atau masyarakat yang bersangkutan. Disamping itu# ketersediaan fasilitas# sikap# dan
perilaku para petugas kesehatan terhadap kesehatan "uga akan mendukung dan
memperkuat terbentuknya perilaku.
eseorang yang tidak mau mengimunisasikan anaknya di posyandu dapat
disebabkan karena orang tersebut tidak atau belum mengetahui manfaat imunisasi bagi
anaknya *predisposing fa!tor/. Atau barangkali "uga karena rumahnya "auh dari
posyandu atau puskesmas tempat mengimunisasikan anaknya *enebling fa!tor/. ebab
lain# mungkin karena para petugas kesehatan atau tokoh masyarakat lain disekitarnya
tidak pernah mengimunisasikan anaknya *reinfor!ing fa!tors/.
E. ;erangka 5ikir
Bagan ,.1 7enurut La%ren!e (reen 19.-
Independent Dependent
E yang tidak di teliti
E yang diteliti
Dari bagan diatas dapat di"elaskan bah%a faktor predisposisi# enabling#
reinfor!ing akan mempengaruhi dalam penatalaksanaan pen!egahan kekambuhan
penyakit gastritis. 5aktor&faktor predisposisi meliputi pendidikan# status peker"aan#
status ekonomi. Dalam penelitian ini yang akan diteliti yaitu pengetahuan tentang
pen!egahan kekambuhan penyakit gastrtitis yang meliputi# pengetahuan pengertian
penyakit gastritis# tanda dan ge"ala penyakit gastritis# faktor&faktor pen!etus penyakit
gastritis# obat pen!egah kekambuhan penyakit gastritis# pengetahuan pen!egahan
penyakit gastritis# sedangkan faktor enabling dan reinfor!ing tidak diteliti.
BAB III
7E'@DE PENELI'IAN
A. 2enis Penelitian
2enis penelitian ini menggunakan metode deskritif kuantitatif yang suatu metode
penelitian yang dilakukan dengan tu"uan untuk membuat gambaran atau deskriftif
tentang suatu keadaan yang obyektif. 7etode penelitian deskriptif digunakan untuk
meme!ahkan atau men"a%ab permasalahan yang sedang dihadapi pada situasi sekarang
*Notoatmod"o# ,--,/.
B. Fariabel Penelitian
Fariable mengandung pengertian ukuran atau !iri yang dimiliki oleh anggota&
anggota kelompok yang lain# definisi lain mengatakan bah%a $ariable adalah sesuatu
yang digunakan sebagai !iri# sifat atau ukuran yang dimiliki atau didapat oleh satuan
penelitian tentang sesuatu konsep tertentu *Notoatmod"o# ,--,/.
0. Lokasi Penelitian
Penelitian dilaksanakan di Puskesmas 0imalaka.
D. >aktu Penelitian
Penelitian dilaksanakan pada tanggal 19 & 81 2uli ,-1-.
E. Populasi dan ampel
1. Populasi
Populasi adalah kumpulan indi$idu yang mempunyai karakteristik yang akan
dihitung atau diukur *Pur%anto# 1996/. Populasi yang digunakan sebagai sub"ek
penelitian adalah ;lien yang berobat ke Puskesmas 0imalaka pada bulan 2uli ,-1-.
,. ampel
ample adalah bagian dari "umlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi
tersebut. Bila populasi besar dan penelitian tidak mungkin mempela"ari semua yang
ada pada populasi *ugiono# ,--./. per%akilan pada populasi. Diharapkan hasil
pengumpulan data dari sampel merupakan pengembangan dari populasi.
Pada penelitian ini# peneliti mengambil sampel A!!idental sampling# yaitu
mengambil sampel pasien yang berobat ke Puskesmas 0imalaka pada saat %aktu
penelitian dalam "angka %aktu dua minggu. Alasan mengambil A!!idental sampling
dikarenakan terbatasnya %aktu yang digunakan dalam penelitian dan "uga terbatasnya
"umlah kun"ungan pasien yang tidak tetap.
Inklusi dan ekslusi
1/ Inklusi
Inklusi adalah kriteria penentu atau saran yang digunakan untuk di"adikan sampel
penelitian# sasaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah ?
a/ etiap pasien yang datang ke Puskesmas 0imalaka dengan keluhan penyakit
gastritis# dengan %aktu penelitian yang sudah ditentukan.
,/ Ekslusi
Ekslusi adalah kriteria penentu atau sasaran yang tidak digunakan sampel dalam
penelitian.
a/ etiap pasien yang berobat ke Puskesmas 0imalaka yang bukan dengan keluhan
penyakit gastritis
5. Pengumpulan Data
Pengumpulan data dilakukan sendiri oleh peniliti# melalui beberapa tahap#
diantaranya?
1. etelah proposal mendapat persetu"uan dari pembimbing# maka peneliti meminta
iDin kepada ;epala Puskesmas 0imalaka.
,. 7engadakan pendekatan kepada !alon responden ?
a/ 7en"elaskan tu"uan dan latar belakang penelitian.
b/ 7enyerahkan lembar persetu"uan men"adi responden.
!/ 7eminta responden untuk menanda tangani lembar persetu"uan.
d/ 7embagikan lembar kuesioner dan men"elaskan !ara pengisian kuisioner.
e/ 7emberikan %aktu kepada responden 1- 3 ,- menit untuk mengisi kuesioner.
f/ 7engingatkan responden untuk mengisi semua pertanyaan yang terdapat pada
kuesioner.
g/ etelah kuesioner selesai# kuesioner dikumpulkan oleh peniliti dan langsung
diperiksa apabila ada kesalahan=kekurangan dalam pengisian kuisioner
(. Analisa Data
Data yang telah terkumpul dianalisis dengan analisa un$irat yang dilakukan
terhadap tiap $ariabel dari hasil penelitian yang akan menghasilkan distribusi dan
prosentasi dari tiap $ariabel yang bertu"uan utnuk memperoleh gambaran distribusi dari
tiap $ariabel yang diteliti.
Peneliti manganalisa hasil "a%aban kuesioner yang telah diisi oleh responden#
kuesioner terdiri dari ,- pertanyaan# dengan bobot nilai 1 * satu / bila "a%aban benar
dan - * nol / "ika "a%aban salah. Analisa dilakukan dengan menggunakan rumus ?
"umlah "a%aban benar
&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&& G 1--H
"umlah soal
Dikategorikan men"adi 8 * 'iga / kategori yaitu ?
1. Baik ? 4BH & 1--H
,. 0ukup ? ABH & 4AH
8. ;urang ? 6-H & AAH
* Arikunto# 199. /
Adapun untuk mengetahui distribusi frekuensi dari masing&masing kategori# di
identifikasi dengan manggunakan rumus ?
n
P E G 1--H
N
;eterangan ?
P ? ;ategori
n ? 2umlah kategori sampel yang di ambil * frekuensi /
N ?2umlah sampel keseluruhan
* ugiyono# ,--6 /
Distribusi frekuensi yang teridentifikasi kemudian dikategorikan kembali berdasarkan
persentasenya# yang ?
1. seluruhnya ? 1--H
,. Hampir seluruhnya ? 4BH & 99H
8. ebagian besar ? A1H & 4AH
6. etengahnya ? A-H
A. Hampir setengahnya ? ,BH & 69H
B. ebagian ke!il ? 1H & ,AH
* Arikunto# 199. /
H. DE5INII @PE+AI@NAL
Dalam penelitian ini peneliti menggunakan $ariabel pengetahuan pasien tentang
pen!egahan kekambuhan penyakit gastritis# dengan definisi operasional yaitu?
pemahaman responden=penderita gastritis# tentang pengetahuan pasien tentang
pen!egahan kekambuhan penyakit gastritis yang terdiri dari pengertian# penyebab# tanda
dan ge"ala# obat 3 obatan gastritis dan pen!egahan kekambuhan penyakit gastritis.
Pengetahuan responden tentang pen!egahan kekambuhan penyakit gastritisdapat
di kategorikan Baik# 0ukup# ;urang. Dengan kriteria ?
+espondan di katakan?
1. Baik ? Apabila 4BH & 1--H pertanyaan di "a%ab dengan benar oleh responden.
,. 0ukup ? Apabila ABH & 4AH pertanyaan di "a%ab benar oleh responden.
8. ;urang ? Apabila 6-H & AAH pertanyaan di "a%ab benar oleh +esponden.
Untuk mengukur pengetahuan responden tentang pen!egahan kekambuhan
penyakit gastritis. Peneliti menggunakan alat ukur yaitu berbentuk kuesioner sebanyak
,- pertanyaan yang terdiri dari Pengertian (astritis# Penyebab# 'anda dan ge"ala# @bat&
obatan (astritis dan 0ara pen!egahan kekambuhan penyakit gastritis
Dst......................... tak !opy file internetnya.
http?==$aDryupstars.blogspot.!om=,-1-=-.=riset&kepera%atan&kapeng.html
Dapus nya ? 5a"ri# Nasrul. ,-1-. Gambaran Pengetahuan Pasien tentang Pencegahan
Kekambuhan Penyakit Gastritis di Puskesmas Cimalaka pada Tahun 2010. Akademi
;epera%atan. umedang
Usia Harapan Hidup Nasional.
tatus kesehatan masyarakat yang terus meningkat "uga dapat dilihat dari
ke!enderungan peningkatan usia harapan hidup pada saat lahir. e!ara umum
peningkatan usia harapan hidup ter"adi dengan stabil 8 dan mengarah pada pen!apaian
target +P27N ,--9 yaitu sebesar 4-#, tahun.
umber ? Depkes +.I. ,--9. Background Study P!"# 2010$201%
FORMAT PENGUMPULAN DATA
I. Identitas Responden
1. Nama *inisial/ ? ..............................................................................................
,. Umur ? .......... 'ahun
8. Peker"aan ? ..............................................................................................
6. Pendidikan ? 1. D ,. 7P 8. 7A 6. Diploma A. 1 B. ,
A. Alamat ? ..............................................................................................
..............................................................................................
II. Petunjuk Pengisian
1. Ba!a dengan !ermat dan teliti setiap pertanyaan dan "a%aban.
,. Pilih salah satu "a%aban yang sesuai dengan keadaan anda.
8. Beri tanda silang *G/ pada "a%aban yang anda pilih.
6. Bila ada hal yang kurang "elas# harap ditanyakan.
PE+'ANIAAN
STRES
Internal
1. Apakah hal&hal diba%ah ini sering ter"adi dalam hidup andaJ
1. 7erasa "arang melakukan sesuatu dengan benar
,. 7erasa ter"ebak atau terpo"ok
8. 'idak sanggup memahami
6. ulit tidur di malam hari
A. 'erserang rasa pusing dan muak tanpa adanya penyebab dari fisik
B. 7erasa panik ketika dalam keramaian
4. 'idak bisa beristirahat di siang hari
.. ;esulitan dalam membuat keputusan
9. ;urang rasa antusias bahkan pada hal yang menarik
1-. ;etidakmampuan untuk berkata tidak ketika diminta melakukan sesuatu
11. edih
,. Apa yang anda lakukan apakah bertentangan dengan perasaannya sendiri J
1. Ia ,. 'idak
8. Apakah anda terlalu banyak halangan atau hal&hal yang menyala dalam kegiatan
sehari&hari ?
1. ering ,. 2arang 8. 'idak pernah
6. Apakah anda senang menonton olah ragaJ
1. Ia ,. 'idak
A. iapakah biasanya yang bertanggung "a%ab dalam membuat keputusan penting
dalam hidup andaJ
1. Diri anda sendiri ,. @rang lain
External
Tekanan pekerjaan Job-Related Stress!
B. ;etika dikritik oleh atasan anda di tempat ker"a# anda biasanyaJ
1. angat terganggu ,. Agak terganggu 8. 'idak terlalu terganggu
4. Anda sangat sering merasa hanya punya sedikit ke%enangan untuk
melaksanakan tanggung "a%ab yang di bebankan kepada anda ?
1. 'idak pernah ,. 2arang 8. ering
.. 7erasa tidak dapat mempengaruhi keputusan dan langkah yang mendadak atau
tiba 3 tiba dari super$isor yang melibatkan anda ?
1. 'idak pernah ,. 2arang 8. ering
9. 7erasa bah%a anda mendapatkan beban ker"a yang sangat berat yang tidak
mungkin di selesaikan selama hari ker"a yang umum ?
1. 'idak pernah ,. 2arang 8. ering
1-. Apakah anda menyelesaikan peker"aan anda sehari&hari dengan rasa puas
terhadap apa yang telah anda !apaiJ
1. ering ,. ;adang&kadang 8. Hanya sekali
11. Apakah mengalami kebosanan ker"aJ
1. ering ,. 'erkadang 8. 'idak pernah
1,. Apakah anda merasa berguna karena kemampuan dan komitmen ker"a andaJ
1. Ia ,. 'idak
Tekanan "ingkungan dan ke"uarga
18. Apakah anda bisa membi!arakan masalah anda dengan anggota keluarga andaJ
1. Ia ,. 'idak
16. Apakah anda sering kehilangan sesuatu ?
1. ering ,. 2arang 8. 'idak pernah
1A. Apakah anda sering !emas dalam pemeliharaan rumah ?
1. ering ,. 2arang 8. 'idak pernah
1B. Apakah anda mempunyai masalah dalam menger"akan tugas# memba!a# menulis
atau persiapan untuk menga"ar ?
1. Ia ,. 'idak
14. Apakah anda sering mumpunyai masalah dalam memenuhi kebutuhah dasar
keluargaJ
1. ering ,. 2arang 8. 'idak pernah
1.. Apakah anda mempunyai banyak tanggung "a%ab dalam keluarga anda ?
1. ering ,. 2arang 8. 'idak pernah
19. Apakah anda sering mempunyai masalah dengan orang lain misal? berhutang
dengan orang lain atau orang lain berhutang dengan anda J
1. ering ,. 2arang 8. 'idak pernah
,-. Apakah anda sering memikirkan uang untuk kebutuhan mendadak ?
1. ering ,. 2arang 8. 'idak pernah
#e$iasaan Po"a Makan
,1. Apakah setiap hari anda biasa sarapan
1. Ia ,. 'idak
,,. Bila ya# berapa porsi sarapan anda
1. Lebih dari 1 piring ,. ;urang dari 1 piring
,8. Apakah "enis sarapan anda salah satu dari ? nasi# roti# bakso J
1. Ia ,. 'idak
,6. Apakah setiap kali sarapan anda selalu makanan sambal atau !abe J
1. Ia ,. 'idak
,A. Apakah anda terbiasa minum kopi saat sarapan
1. Ia ,. 'idak
,B. Apakah anda terbiasa makan buah "eruk saat sarapan
1. Ia ,. 'idak
,4. Apakah anda biasa mengkonsumsi makanan kudapan=sna!k diantara %aktu
sarapan dengan makan siang
1. Ia ,. 'idak
,.. Bila ya# berapa "umlah sna!k=kudapan yang anda makan
1. Lebih dari , buah ,. ;urang dari , buah
,9. Apakah "enis makanan selingan anda mengandung tepung *biskuit# roti/ J
1. Ia ,. 'idak
8-. Apakah setiap hari anda makan pada siang hari
1. Ia ,. 'idak
81. Bila ya# berapa porsi nasi dan lauk yang anda makan
1. Lebih dari 1 piring ,. ;urang dari 1 piring
8,. Apakah anda sering makan siang dengan "enis salah satu dari berikut ini sayur
bayam# pepaya# dan teh
1. Ia ,. 'idak
88. Apakah anda sering makan siang dengan "enis salah satu dari berikut ini sayur
nangka# ayam goreng# "eruk dan soda
1. Ia ,. 'idak
86. Apakah anda sering makan siang dengan "enis salah satu dari berikut ini sayur
asam# sambal# ikan asin# nanas# dan soda
1. Ia ,. 'idak
8A. Apakah anda biasa makan sna!k=kudapan diantara %aktu makan siang dan
makan malam
1. Ia ,. 'idak
8B. Bila ya# berapa "umlah sna!k=kudapan yang anda makan
1. Lebih dari , buah ,. ;urang dari , buah
84. Apakah "enis makan selingan anda salah satu dari makanan selingan ini
singkong goreng# pisang goreng J
1. Ia ,. 'idak
8.. Apakah "enis makanan atau minuman selingan anda susu atau "amu J
1. Ia ,. 'idak
89. Apakah anda selalu makan pada malam hari
1. Ia ,. 'idak
6-. Bila ya# berapa porsi makan anda pada malam hari
1. Lebih dari 1 piring ,. ;urang dari 1 piring
61. Apakah anda sering makan malam dengan "enis salah satu dari berikut ini ikan
panggang# tim tempe# sayur ka!ang dan sirup
1. Ia ,. 'idak
6,. Apakah anda sering makan malam dengan "enis salah satu dari berikut ini
kentang goreng# mie# sup dan susu
1. Ia ,. 'idak
68. Apakah anda sering makan malam dengan "enis salah satu dari berikut ini nasi
goreng# "us "eruk
1. Ia ,. 'idak
66. Apakah anda sering makan malam dengan "enis salah satu dari berikut ini roti
bakar# sayur asam# sate daging# nanas
1. Ia ,. 'idak
Frekuensi #eka%$u&an Gastritis
6A. Apakah maag *gastritis/ anda sering kambuh J
1. Ia ,. 'idak
6B. Disaat kapan maag *gastritis/ anda kambuh J
1. tress# pola makan ,. 'idak keduanya
64. Apa yang anda lakukan saat maag *gastritis/ anda kambuh J
1. Dibiarkan ,. Berobat
6.. Apakah anda berusaha mengurangi ge"ala dengan !ara makan J
1. 'idak ,. Ia
69. udah berapa lama anda menderita maag *gastritis/ J
1. Lebih dari 1 bulan ,. ;urang dari 1 bulan
A-. Berapa kali anda menderita maag *gastritis/ dalam 1 bulan J
1. Lebih dari ,K dalam 1 bulan ,. ;urang dari ,K dalam 1 bulan
A1. berapa kali kekambuhan maag anda dalam sehari J
1. lebih dari ,G dalam sehari ,. kurang dari ,G dalam sehari