Anda di halaman 1dari 9

SOSIOLOGI HAKIKAT, OBJEK, dan METODE-METODE dalam SOSIOLOGI 1

BAB I : PENDAHULUAN
A. KATA PENGANTAR

Assalamu Alaikum Warohmatullahi Wabarokatu
Puji syukur kami panjatkan kehadiran Allah SWT. berkat rahmat dan
hidayah-Nyalah kami dapat menyelesaikan makalah kami yang berjudul
HAKIKAT, OBJEK, DAN METODE-METODE DALAM SOSIOLOGI. Dan
tak lupa juga sholawat serta salam kita kirimkan kepada Nabi Muhammad
SAW. karena Beliaulah yang membawa kita dari alam kegelapan menuju alam
yang terang benderang.
Suatu kebahagiaan bagi kami karena dapat menyelesaikan makalah ini
dengan baik, tanpa halangan dan kesulitan.
Terimah kasih atas partisipasi anda untuk membaca makalah dari kami,
serta teriring doa semoga kita semua sukses. Amin.
Assalamu Alaikum Warohmatullahi Wabarokatu.

Watampone, 7 September 2012


Kelompok II

SOSIOLOGI HAKIKAT, OBJEK, dan METODE-METODE dalam SOSIOLOGI 2

B. DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
A. KATA PENGANTAR . 1
B. DAFTAR ISI .2
BAB II PEMBAHASAN
A. HAKIKAT SOSIOLOGI .3
B. OBJEK SOSIOLOGI .4
1. OBJEK MATERIAL . 4
2. OBJEK FORMAL 4
C. METODE-METODE SOSIOLOGI 6
1. METODE KUALITATIF 6
2. METODE KUANTITATIF .7
3. METODE LAIN .7
BAB III PENUTUP
DAFTAR PUSTAKA .9




SOSIOLOGI HAKIKAT, OBJEK, dan METODE-METODE dalam SOSIOLOGI 3

BAB II : PEMBAHASAN
A. HAKIKAT SOSIOLOGI
Sosiologi ditelaah dari sudut hakikatny, maka akan dijumpai beberapa
petunjuk yang dapat membantu kita untuk menetapkan ilmu pengetahuan
macam apakah sosiologi itu. Hakikat sosiologi yaitu sebagai berikut:
Sosiologi adalah ilmu sosial karena yang dipelajari adalah gejala-gejala
kemasyarakatan.
Sosiologi merupakan ilmu sosial, bukan ilmu alam atau kerohanian.
Sosiologi temasuk disiplin ilmu normatif, bukan termasuk disiplin ilmu
kategori yang membatasi diri pada kejadian saat ini dan bukan apa yang
terjadi atau yang seharusnya terjadi.
Sosiologi termasuk ilmu pengetahuan abstrak dan bukan ilmu
pengetahuan konret, artinya yang menjadi perhatian adalah bentuk dari
pola peristiwa dalam masyarakat secara menyeluruh, bukan hanya
peristiwa itu sendiri.
Sosiologi termasuk ilmu pengetahuan (pure science) dan ilmu
pengetahuan terapan (applied science).
Sosiologi bertujuan menghasilkan pengertian dan pola-pola umum serta
mencari prinsip-prinsip dan hukum-hukum umum dari interaksi manusia,
sifat, hakikat, bentuk isi dan struktur masyarakat manusia.
Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang empiris dan rasional. Hal ini
menyangkut metode yang digunakan.
Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan umum, artinya sosiologi
mempunyai gejala umum yang ada pada interaksi antar manusia.


SOSIOLOGI HAKIKAT, OBJEK, dan METODE-METODE dalam SOSIOLOGI 4

B. OBJEK SOSIOLOGI
Sebagai bagian dari ilmu sosial, objek sosiologi adalah masyarakat yang
dilihat dari hubungan antarmanusiadan proses yang timbul akibat dari
hubungan tersebut. Fokus utama sosiologi dari objek masyarakat tersebut
adalah gejala, proses pembentukan, serta mempertahankan kehidupan
masyarakat, juga proses runtuhnya sistem hubungan antarmanusia.
Dengan demikian, objek sosiologi terbagi atas 2 kategori, yaitu:
1. Objek Material
Objek material sosiologi adalah kehidupan sosial, gejala dan proses
hubungan antara manusia yang memengaruhi kesatuan manusia itu
sendiri.
2. Objek Formal
Objek formal sosiologi adalah hubungan manusia dengan manusia lain
serta proses yang timbul dari hubungan manusia didalam masyarakat
karena lebih ditekankan pada manusia sebagai makhluk sosial atau
masyarakat. Objek formal sosiologi meliputi:
Pengertian tentang sikap dan tindakan manusia terhadap
lingkungan hidup manusia dan kehidupan sosial melalui penjelasan
ilmiah.
Meningkatkan keharmonisan dalam hidup bermasyrakat.
Meningkatkan kerja sama antarmanusia.
Jadi, objek formal sosiologi berfungsi sebagai penuntun adaptasi di
masyarakat. Mengembangkan pengetahuan yang objektif mengenai
gejala-gejala kemasyarakatan yang dapat dimanfaatkan secara efektif
untuk memecahkan masalah-masalah sosial (problem solving).

SOSIOLOGI HAKIKAT, OBJEK, dan METODE-METODE dalam SOSIOLOGI 5

Untuk lebih jelasnya mengenai definisi masyarakat, pahamilah beberapa
pendapat tokoh berikut:
1) Selo Soemardjan
Masyarakat adalah orang-orang yang hidup bersama yang menghasilkan
kebudayaan.
2) Ralp Linton
Masyarakat merupakan setiap kelompok manusia yang telah hidup dan
bekerja sama cukup lama sehingga mereka dapat mengatur diri dan
menganggap diri mereka sebagai suatu kesatuan sosial dengan batas-
batas yang dirumuskan dengan jelas.
3) Mac Iver dan Page
Masyarakat adalah suatu sistem dari kebiasaan dan tata cara, dari
wewenang kerja samaantara berbagai kelompok dan penggolongan, dan
pengawasan tingkah laku serta kebebasan-kebebasan manusia.
4) Gillin dan Gillin
Masyarakat adalah kesatuan hidup manusia yang berinteraksi menurut
suatu sistem adat istiadat tertentu yang bersifat kontinudan yang
terkait oleh suatu rasa identitas bersama.
5) Koentjaraningrat
Masyarakat adalah kesatuan keseluruhan hidup manusia yang
berinteraksi menurut suatu sistem, adat istiadat yang bersifat kontinu,
dan terikat oleh suatu rasa identitas tertentu.
6) Paul B. Horton
Masyarakat adalah sekumpulan manusia yang secara relatif mandiri,
yang hidup bersama-sama cukup lama, yang mendiami suatu wilayah
tertentu, memiliki kebudayaan yang sama dan melakukan sebagian besar
kegiatan dalam kelompok itu.
7) Emile Durkheim
Masyarakat merupakan suatu kenyataan objektif individu-individu yang
merupakan anggota-anggotanya.
SOSIOLOGI HAKIKAT, OBJEK, dan METODE-METODE dalam SOSIOLOGI 6

Dari beberapa pendapat para ahli, dapat diketahui bahwa masyarakat
memiliki 5 unsur, antaranya yaitu ada sejumlah orang yang berkumpul di suatu
tempat tertentu.
Meyer F. Nimkoff menyebutkan bahwa lapangan studi sosiologi ada 7 objek
besar.
C. METODE-METODE SOSIOLOGI
Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang mempunyai objek kajian
mengenai perilaku sosial yang ada dalam suatu masyarakat. Metode
merupakan cara kerja yang digunakan untuk memudahkan kita dalam
melaksanakan suatu pekerjaan atau kegiatan, agar tercapai tujuan yang telah
kita tentukan dan harapkan.
Metode sekurang-kurangnya memiliki beberapa ciri pokok, yaitu:
Ada permasalahan yang akan dikaji atau diteliti.
Ada hipotesis
Ada usulan mengenai cara kerja atau cara penyelesaian permasalahan
dari hipotesis yang ada.
Untuk mempelajari objek yang menjadi kajian, sosiologi memiliki metode yang
terbagi atas 2 jenis, yaitu metode kualitatif dan metode kuantitatif.
1. Metode Kualitatif
Metode kualitatif mengutamakan bahan atau hasil pengamatan yang
sukar diukur dengan angka atau ukuran yang matematis meskipun
kejadian itu nyata dalam masyarakat. Ada beberapa metode kualitatif,
yaitu:
Metode historis, yaitu metode pengamatan yang menganalisis
peristiwa-peristiwa masa silam untuk merumuskan prinsip-prinsip
umum.
SOSIOLOGI HAKIKAT, OBJEK, dan METODE-METODE dalam SOSIOLOGI 7

Metode komparatif, yaitu metode pengamatan dengan
membandingkan bermacam-macam masyarakat serta bidang-
bidangnya untuk memperoleh perbedaan dan persamaan sebagai
petunjuk tentang perilaku suatu masyarakat pada masa lalu dan
masa mendatang.
Metode studi kasus, yaitu suatu metode tentang suatu keadaan,
kelompok, masyarakat setempat, lembaga-lembaga ataupun
individu-individu.
2. Metode Kuantitatif
Metode kuantitatif adalah metode statistik yang bertujuan untuk
menggambarkan dan meneliti hubungan antarmanusia dalam masyarakat
secara kuantitatif.
Metode kuantitatif mengutamakan bahan-bahan keterangan dengan
angka atau gejala-gejala yang diteliti dan dapat diukur dengan skala,
indeks, tabel dan formula. Termasuk dalam metode ini adalah metode
statistik dimana gejala-gejala dalam masyarakat sebelum dianalisis
harus dikuantifitasi terlebih dahulu.
Data kuantitatif adalah informasi hasil penelitian yang berupa angka-
angka, gejala-gejala yang diteliti diukur dengan skala, indeks (daftar),
tabel, atau formula (rumus) dan kemudian diuji dengan rumus-rumus
hitung statistik.
3. Metode Lain
Disamping metode-metode tersebut, masih ada metode-metode lain,
yaitu:
Metode deduktif, yaitu metode yang dimulai dari kaidah-kaidahyang
berlaku umum untuk kemudian dipelajari dalam keadaan yang khusus.
Metode induktif, yaitu metode yang mempelajari suatu gejala khusus
untuk mendapatkan kesimpulan yang lebih luas atau bersifat umum.
Metode empiris, yaitu suatu metode yang mengutamakan keadaan-
keadaan nyata di dalam masyarakat.
SOSIOLOGI HAKIKAT, OBJEK, dan METODE-METODE dalam SOSIOLOGI 8

Metode rasional, yaitu suatu metode yang mengutamakan penalaran dan
logika akal sehat untuk mencapai pengertian tentang masalah
kemasyarakatan.
Metode fungsional, yaitu metode yang digunakan untuk menilai
kegunaan lembaga-lembaga sosial masyarakat masyarakat.














SOSIOLOGI HAKIKAT, OBJEK, dan METODE-METODE dalam SOSIOLOGI 9

BAB III : PENUTUP
DAFTAR PUSTAKA
Efendi, Taufik. 2012. Sosiologi. Nganjuk, Jawa: Possible Percaya
Diri Meraih Prestasi.
Waluya, Bagja . 2007. Sosilogi; Menyelami Fenomena Sosial di Masyarakat.
Bandung: PT. Setia Purna Inves.
Wrahatnala, Bondet. 2009. Sosiologi. Jakarta: Pusat Perbukuan,
Departemen Pendidikan Nasional.