Anda di halaman 1dari 12

LAPORAN

KEAMANAN KOMPUTER
MEMBUAT SERANGAN VIRUS BLUE SCREEN

OLEH:

INDAH AZIZAH

1529041003

PTIK 04

PENDIDIKAN TEKNIK INFORMATIKA DAN KOMPUTER


JURUSAN PENDIDIKAN ELEKTRO
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR
2018
JUDUL LAPORAN

“Membuat Serangan Virus Blue Screen”

A. TUJUAN
1. Mahasiswa memahami tentang virus.
2. Mahasiswa mampu membuat virus.

B. TEORI DASAR
Virus Komputer adalah program/aplikasi yang dapat
menggandakan dirinya sendiri dan menyebar dengan cara menyisipkan
dirinya pada program dan data lainnya. Biasanya user tidak mengetahui jika
komputer yang di milikinya terjangkit virus sampai salah satu data hilang
atau program yang ada pada komputer tidak bisa di jalankan.
Virus komputer umumnya di buat untuk tujuan yang tidak baik,
banyak efek negatif yang di timbulkan oleh virus komputer seperti
memperbanyak dirinya sendiri sehingga memori menjadi kecil, hal ini
membuat komputer sering hang atau freeze, lalu mengubah ekstensi pada
file dan program yang membuat program/file tersebut tidak bisa di gunakan,
dan dapat juga mencuri data pribadi seseorang tanpa sepengetahuan orang
tersebut. Selain itu juga virus dapat merusak hardware pada komputer.
Virus komputer sendiri memiliki beragam jenis, ini di gunakan
sebagai sebuah istilah umum untuk menggambarkan segala jenis serangan
terhadap komputer. Dari cara kerjanya, virus komputer dapat di
kelompokkan ke dalam kategori seperti berikut ini.
1. Worm
Worm bekerja dengan menduplikat dirinya sendiri pada hardisk.
Dan ini membuat memori hardisk menjadi penuh akan file yang
terinfeksi virus worm.
2. Trojan
Virus dengan jenis Trojan akan mengambil data pada komputer yang
telah berhasil di infeksi dan kemudian mengirimkannya pada pembuat
Trojan itu sendiri.
3. Backdoor
Jenis virus ini hampir sama dengan Trojan, namun Backdoor
biasanya menyerupai file yang baik-baik saja, misalnya seperti game.
4. Spyware
Spyware di buat untuk memantau komputer yang terinfeksi,
kemudian hasilnya akan di kirimkan pada si pembuat spyware itu
sendiri.
5. Rogue
Jenis ini merupakan program yang meniru program antivirus dan
menampilkan aktivitas layakanya antivirus normal, dan biasanya akan
memberikan peringatan-peringatan palsu tentang adanya virus yang
menginfeksi sistem. Tujuannya tak lain untuk menakut-nakuti atau
memperdaya pengguna agar membeli dan mengaktivasi program
antivirus palsu tersebut dan mendatangkan uang bagi pembuat virus
rogue. Kejadian seperti ini sangat sering di alami pengguna komputer,
bagi pengguna awam yang kurang paham bisa saja tertipu dengan
program tersebut, hingga mereka mau membeli atau mengaktivasi
antivirus fake tersebut. Efeknya tentu saja kerugian finansial bagi
korban.
6. Rootkit
Merupakan virus yang bekerja menyerupai kerja sistem komputer
yang biasa saja.
7. Polymorphic virus
Virus jenis ini gemar berubah-ubah agar tidak dapat terdeteksi
sistem dan antivirus.
8. Metamorphic virus
Virus ini mampu mengubah pengkodeannya sendiri agar tidak dapat
terdeteksi.
9. Virus ponsel
Merupakan virus yang diciptakan berjalan di telepon seluler dan
mampu menimbulkan berbagai efek, mulai dari merusak sistem telepon
seluler, mencuri data, hingga membuat panggilan-panggilan diam-diam
dan menghabiskan pulsa pengguna telepon seluler.
Awal ditemukannya istilah virus dalam dunia komputer ialah pada
tahun 1949 berangkat dari seorang pakar di bidang komputer, John Von
Neumann dengan teori self altering automata. Hal ini menjadi inspirasi
bagi para programmer di Lab BELL (AT&T) pada tahun 1960 dengan
mencoba membuat suatu jenis program permainan yang dapat
memperbanyak dirinya dan menghancurkan semua program buatan
lawannya. Program yang dapat bertahan dan juga menghancurkan semua
program lain, maka akan dianggap sebagai pemenangnya. Permainan ini
menjadi jenis game yang favorit di setiap laboratorium komputer. Akan
tetapi, semakin lama program ini semakin berbahaya karena dapat
menghapus program yang tidak saja terlibat dalam permainan tersebut, akan
tetapi juga pada program lain yang berguna.
Istilah virus komputer kemudian dikenalkan oleh seorang peneliti
Asisten Professor di Universitas Cincinati, Ohio (Amerika Serikat), Fred
Cohen pada tahun 1984 dalam makalahnya Computer Viruses-Theory and
Experiments yang kemudian disambut baik oleh peserta. Cohen
menjelaskan virus komputer dan menggambarkan eksperimen yang
dilakukannya untuk membuktikan eksistensi virus komputer dalam rangka
menyusun disertasi untuk meraih gelar Ph.D.
Berdasarkan metode penyebaran virus komputer dan cara
melakukan infeksi pada organisasi lain yang serupa dengan virus pada
istilah kesehatan maka menjadi pembicaraan serius. Dalam waktu dekat
kemudian bermunculan pemrograman lain yang membuat program sejenis
dengan variasi dan cara penyerangan yang berbeda-beda.
Dalam Sejarahnya, awal mula kemunculan virus tidak bertujuan
untuk merugikan orang lain. Namun, perkembangan selanjutnya virus
dijadikan sebagai ajang untuk balas dendam terhadap sistem atau kelompok
pengguna komputer tertentu, sekedar bercanda untuk mengganggu sistem
orang lain, eksperimen untuk mengetahui apakah virus bekerja dengan baik
atau tidak. Penggunaan virus yang semulanya hanya dijadikan permainan
(game), malah digunakan untuk merugikan orang lain dengan merusak
sistemnya.

C. FUNGSI VIRUS BLUE SCREEN


Saat Windows mengalami error yang serius dan memaksanya untuk
berhenti (macet), maka akan ditampilkan suatu display berwarna biru berisi
(text) pesan-error. Tampilan ini biasa disebut Blue Screen, yang lebih
dikenal dengan sebutan Blue Screen of Death (BSOD). Sebutan lain
untuk Bluescreen (BSOD) adalah System Crash, Kernel Error, System
Fault, dan juga sering disebut sebagai STOP Error. Pada kondisi ini,
Windows benar-benar berhenti total. Tak ada lagi yang bisa dilakukan oleh
user, kecuali me-restart komputer-nya, dengan resiko kehilangan data yang
sedang dikerjakan.
Pada dasarnya BlueScreen merupakan pesan Error berkaitan
Hardware, yang agak mirip dengan Device Manager Error Code, akan tetapi
keduanya sangat berbeda. Akan tetapi error BSOD ini bukan berarti selalu
ada hardware yang rusak. Infeksi virus/malware yang merusak informasi
firmware milik suatu device/hardware, driver yang rusak/korup, atau
suatu program yang korup, semuanya bisa memicu terjadinya System
Crash atau Bluescreen ini. Sementara Device Manager Error Code lebih
mengacu pada status hardware.
D. ALAT DAN BAHAN
1. Alat
a. Komputer/Laptop
2. Bahan
a. Sistem Operasi Windows 10
b. Microsoft Visual Basic 2010 Ultimate
c. Gambar untuk tampilan Blue Screen

E. LANGKAH PEMBUATAN VIRUS


1. Pertama-tama, siapkan alat dan bahan yang dibutuhkan.
2. Buka aplikasi Visual Basic pada PC Anda yang telah diinstal. Maka
akan muncul seperti gambar di bawah ini.

3. Setelah Visual Basic terbuka, klik New Project.


4. Ubah nama file menjadi “bluescreen” atau nama yang Anda inginkan
agar orang tertarik untuk membukanya.

5. Lalu klik OK pada bagian kanan bawah.

6. Maka akan muncul tampilan file yang akan kita buat, dan klik 1 kali
pada bagian Form1.

7. Pada bagian kanan yaitu menu Properties, cari BackgroundImage,


kemudian klik 3 titik samping kana none.
8. Maka akan muncul window baru, pilih Local resourcer: lalu klik Import.

9. Cari dan pilih gambar yang akan digunakan sebagai tampilan blue
screen virus, dan klik Open.

10. Setelah itu, klik OK.


11. Maka tampilannya akan seperti berikut.

12. Perbesar ukuran Form1, lalu pada BackgroundImageLayout pilih


Stretch.

13. Hilangkan TitleBar-nya dengan cara pada bagian Properties cari


FromBorderStyle kemudian pilih None.
14. Agar program selalu dalam keadaan Maximize, pada bagian Windows
State pilih Maximized.

15. Tekan F5 untuk melihat perubahan yang telah dibuat. Ini hanya mode
Debug dan tampilan program yang dibuat akan seperti berikut.

16. Klik 2 kali pada layar kerja lalu akan tampil lembar kerja script untuk
menjalankan program.

17. Masukkan script dibawah ini diantara Private Sub dan End Sub.

Fungsi dari script yang dimasukkan adalah untuk menonaktifkan atau


shutdown PC dalam beberapa menit setelah menjalankan file virus
tersebut.
18. Simpan file program dengan ekstensi .exe, caranya klik Menu Build
pada bagian Menu Bar, kemudian klik Build bluescreen (atau nama file
yang Anda buat sebelumnya).

19. Jika tidak ada error dan Build berjalan lancar, maka akan tampil hasil
seperti berikut pada bagian Window Output.

20. Jika ingin memindahkan file yang telah di Build, lokasi


penyimpanannya ada pada tampilan Output yaitu

F. CARA KERJA VIRUS BLUE SCREEN


Virus Blue Screen ini hanya bekerja saat aplikasi dijalankan. Jika
aplikasi dijalankan, maka akan muncul tampilan error dengan warna biru
pada layar dan PC akan shutdown setelah beberapa detik aplikasi
dijalankan. Cara mengatasi virus ini adalah mengaktifkan kembali PC dan
menghapus file yang menyebabkan munculnya virus bluescreen tersebut.

G. KESIMPULAN DAN SARAN


1. Kesimpulan
Pada percobaan kali ini yang berjudul “Membuat Serangan Virus
Blue Screen” dapat disimpulkan bahwa mahasiswa dapat memahami
dasar dari virus komputer, mengetahui alat dan bahan yang dibutuhkan
untuk membuat virus.
2. Saran
Setelah membuat laporan ini, saya menyarankan untuk
memperhatikan file yang akan dibuka dalam komputer Anda, jangan
sampai file yang anda buka itu dijadikan sebagai jalur untuk virus dalam
menjangkiti komputer Anda dan dalam membuat virus perhatikan tipe
file jika ingin menyimpan file.
DAFTAR PUSTAKA
Ali, Utsman. 2015. Pengertian, Jenis dan Sejarah Virus Komputer.
http://www.pengertianpakar.com/. Diakses pada tanggal 29 Mei 2018.
Effendi, Ilham. 2016. Pengertian dan Jenis-jenis Virus pada Komputer.
https://www.it-jurnal.com/. Diakses pada tanggal 29 Mei 2018.

Wijaya, Silvia. 2018. Pengertian Virus Komputer Dan Jenisnya.


http://www.internetcepat.com/. Diakses pada tanggal 29 Mei 2018.