Anda di halaman 1dari 2

Cara Mudah Berternak Ikan Nila Di Kolam

Friday, April 18th, 2014 - Ikan, Nila


Cara Mudah Berternak Ikan Nila Di Kolam Selamat malam sahabat setia caraternak.info, kembali
lagibersama kami yang akan selalu setia berbagi informasi dan tips mengenai cara-cara beternak.
Sebelumnya kami pernah membahas mengenai cara beternak ikan yaitu ikan lele. Kali ini kembali kami
akan membahas mengenai cara benak ikan yaitu ikan nila.

Ikan nila merupakan salah satu iakan air tawar favorit masyarakat karena kandungan gizinya yang cukup
tinggi dan tekstur dagingnya yang empuk. Selain itu ikan ini juga termasuk ikan yang mduah untuk
dibudidayakan. Oleh karena itu berikut akan kami berikan langkah dalam beternak ikan nila.
Langkah beternak ikan nila
Persiapan Kolam.
Jenis kolam yang banyak digunaan untuk beternak nila adalah kolam tanah yang mempunyai tekstur liat
maupun liat berpasir. untuk kedalaman kolam berkisar antara 0,5 hingga 1 meter yang berfugsi dalam
menentukan tingkat kesuburan kolam. Kedalaman kolam berpengaruh pada banyaknya sinar matahari
yang masuk kedalam kolam dimana sinar matahari tersebut berperan dalam proses fotosintesis tanaman
yang ada didalam air, sehingga menjamin tersedianya makanan alami ikan nila di dalam kolam. Pada
kolam sebaiknya diberi saluran sirkulasi air untuk mengatur keluar masuknya air kolam.
Pengisian air
- sebelum diisi air, kolam dikeringkan dan dijemur terlebih dahulu selama kurang lebih 4 hingga 7 hari
hingga tanah dasar kolam terlihat retak. Hal ini bertujuan untuk membasmi hama dan bibit-bibit penyakit
yang ada pada kolam.
- setelah itu berilah kapur pada kolam dengan takaran sekitar 10-25 gr/m2. Ini bertujuan untuk
membunuh bibit-bibit penyakit yang ada di dasar kolam sekaligus juga meningkatkan pH air.
- lakukan pemupukan kolam menggunakan pupuk kandang atau pupuk buatan. Hal ini dilakukan karena
ikan nila sangat menyukai pakan plankton yang bisa tumbuh melalui pemupukan tadi.
- isilah air kolam menggunakan air sumur, sungai, maupn dari sumber air lainnya. Untuk pengisian
pertama, isis kolam hingga ketinggian air sektar 5-10 cm dan biarkan selama kurang lebih 3-4 hari untuk
proses tumbuhnya makanan alami di dalam kolam seperti plankton. Setelah itu kolam diisi penuh
kemudian dilanjutkan dengan pemupukan menggunakan pupuk anorganik
Penebaran Benih.
Bibit nila yang baik mempunyai ciri-ciri berwarna cerah dengan pergerakannya yang lincah.
Untuk penebaran dalam kolam menggunakan perbandingan 15-20 ekor ikan nila untuk satu
meter persegi kolam. Sebelum ditebar kedalam kolam, benih dibersihkan dahulu dengan cara
direndam menggunakan larutan Kalium Permanat atau bisa juga menggunakan malachite green
maupun garam dapur selama kurang lebih 1-2 hari. Penebaran sebaiknya dilakukan pada saat
pagi atau sore hari.
Pemberian Pakan.
Untuk budidaya ikan nila, pakan yang sering digunakan adalah pellet yang mengandung sekitar
25% protein. Selain itu kita juga dapat memberikan pakan tambahan berupa dedak halus dan
ampas tahu atau bahan sisa makanan.
Pemanenan
Panen ikan nila dapat dilakukan setelah ikan dipelihara selama 3-6 bulan. Pemanenan dapat dilakukan
dengan cara mengeringkan air kolam air hingga hampir habis kemudian ikan bisa ditangkap
menggunakan tangan maupun jaring.
Itulah beberapa cara yang bisa alian ikuti untuk beternak ikan nila, selamat mencoba. Untuk informasi
lain seperti cara beternak ayam pedaging, kalkun, hingga bebek pedaging silahkan kembali kunjungi
caraternak.info.