Anda di halaman 1dari 2

KHUSUS SKENARIO 2

Seorang pasien datang ke UGD dengan keluhan sakit perut, demam tinggi dan muntah
muntah. Anamnesis lebih lanjut panas ini sudah dirasakan kira kira sudah 7-10 hari ini,
tetapi tidak muntah. Pasien tidak ke dokter atau rumah sakit karena pasien pekerja
bangunan tidak ada beaya, tidur di projek. Panas terus menerus dengan menggigil, makan
kurang karena tidak ada nafsu makan. Tadi malam mulai sakit perut yang makin lama makin
berat. Muntah mulai malam ini juga meskipun hanya sedikit sedikit. Muntah warnanya mula
mula warnanya jernih lama kelamaan warna kuning dan kehijauan. Pagi ini tidak
tertahankan sakitnya dan dibawa teman sekerjanya kerumah sakit. Pada pemeriksaan
pasien tampak sakit, masih kompos mentis dan koopertif. Abdomen agak kembung,
gambaran usus dan peristaltik usus tidak tampak. Pekak hati beranjak, nyeri tekan dan
defance musculair+. Dehidrasi derajat sedang, lidah kotor. Pemeriksaan fisik tanda vital:
tensi 110/70, bb 45 Kg, tinggi badan menurut pasien biasanya 165 cm. Pemeriksaan
laboratorium Hb. 15,0 gr%, lekosit 6500 / mm3, Urine tidak ada kelainan yang berarti,
demikian jiga pemeriksaan lab yang lain.
Apa diagnosis atau DD Anda?
Apa tindakan Anda sebagai persiapan selanjutnya?
Pememriksaan penunjang lain yang diperlukan?
Bagaimana menentukan derajat dehidrasi pasien (kalau ada)? Bagaimana cara mengatasi hal
ini? Bagaimana mengetahui mengatasi dehidrasi ini berhasil?
Apakah Perlu tindakan pembedahan? Kapan kalau memang diperlukan pembedahan?
Apakah harus ada indikasi untuk pembedahan menurut Anda?

2. Wanita 20 tahun mahsisea kdokteran semester 6 mengetahui adanya benjolan leher
anterior sewaktu praktek ketrampilan dasar kedokteran. Pada waktu itu diraba oleh teman
praktikum dan dikatakan ada benjolan 2 cm besarnya dan diraba sendiri memang ada.
Didiamkan karena takut, tetapi dalam 6 bulan ini terasa membesar. Tidak ada sakit tidak ada
demam.
Pada pemeriksaan didapatkan tensi 20/80. Nadi 72/ menit, BB 57 Kg dan TB 165 cm, Lain
lainya tidak ditemukan kelainan yang berarti. Pada pemeriksaan pada inspeksi tampak
benjolan di leher depan agak ke kiri, kira kira 3,5 cm ikut gerakan menelan, kulit tidak
terlihat tanda peradangan. Pada perabaan tumor di kiri dari garis tengah medial dari m.
Sternocleido-mastoideus kiri. Teraba kenyal lunak sebesar 4 cm batas tegas, kulit dapat
digerakkan dari tumor dan tumor dapat bergerak bersama trakea.
Apa D/ atau DD/ Anda?
Bagaimana menegakkan D?
Bagaimana anatomi leher (gambar)
Bagaimana histologi KGB? Bagaimana anatomi kelenjar tiroid?
Apa fungsi kelenr getah bening dan tiroid? Bagaimana faal faalnya?
Apa saja jenis kegasanasan tiroid? Keganasan limfe?

3. Laki laki 37th, Sarjana Hukum, datang dengan keluhan tidak dapat .b.a.b. sudah 7
hari ini. Selain itu dirasakan perut kembung, dan beberapa hari ini sakit ditambah dengan
melilit, terasa mual dan muntah yang berbau busuk.
Berak darah atau lendir disangkal. Dalam 3 bulan ini memang b.a.b. agak sulit. Makin
lama makin jarang. 2 - 3 hari tidak .b.a.b. Faeces makin lama makin kecil dan bahkan seperti
tahi kambing dan hitam keras..
Anamnesis lebih lanjut sewaktu mahasiswa o.s. mondok makan hanya di warung
tidak teratur tidak memperhatikan gaya hidup demikian juga sekarang karena sibuk tidak
memperhatikan pola hidup.
Tidak ada yang sakit seperti ini di keluarga. Operasi sebetumnya disangkal, riwayat
trauma juga disangkal
Pada pemeriksaan didapatkan KU tenang, sekali sekali tamlpak kesakitan, pucat dan
anemis dan dehidrasi ringan.
Lain lainnya tidak ditemukan kelainan yang berarti. Abdomen agak meteorismus.
Tampak gambaran usus, tampak peristaltik usus. Palpasi ttidak nyeri tekan defence
musculair tidak ada. Ascultasi bising usus kuat, kadang terdengar metallic sound.
Colok dubur tonus sphincter ani baik, ampulla recti kolap. Tidak ada tumor, tidak
teraba tidak ada feses di sarung tangan tidak ada darah atau lendir.
Apa D/ atau DD/ Anda?
Bagaimana menegakkan D/
Bagaimana anatomi usus dan abfomen ( gambar Anatomi )
Anda sebagai dokter jaga UGD apa yang harus dikerjakan?
Anda juga sebagai dokter keluarga apa nasehat Anda?