Anda di halaman 1dari 24

Xeroftalmia

Dr. Rinaldi,SpM

Definisi Xeroftalmia
Adalah penyakit mata yang
ditimbulkan oleh defisiensi
vitamin A

Klasifikasi ( WHO 1982)

Xn : Buta senja (nyctalopia)


XlA : Xerosis konyungtiva
XlB : Bercak bitot
X2 : Xerosis kornea
X3A :Ulkus kornea /keratomalasia < 1/3
permukaan kornea
X3B : Ulkus kornea/keratomalasia>l/3
perm.kornea
Xf : Xeroftalmia fundus

Kelompok resiko tinggi


Umur

: anak balita
Kelamin : laki 2 lebih sering dari wanita
Status gizi : umum disertai dg.DPK
(defisiensi protein kalori) dalam derajat
yg berbeda.

Etiologi
Intake

yang kurang (termasuk


pemberian asi yg kurang)
Adanya penyakit lain seperti
diare,infeksi cacing,anoreksia
&vomitus,infeksi sal.nafas,morbili

Tempat & kejadian


Tendensi

berkumpul pd daerah tertentu


(clustering),karena latar blk,sosio
ekonomi yang sama & biasanya
rendah
Jumlah tidak selalu sama sepanjang
tahun ,dipengaruhi musim,meningkat
pd bl,juni agustus (musim kemarau)

Kriteria WHO 1982


Merupakan masalah bila :
Buta senja (Xn)
: 1%
Bercak bitot ( X1B)
: 0.50 %
Bentuk koneaal ( X2-3) : O,01 %
Sikratik kornea (0,05 %)

Pencegahan
Pemberian

minyak kelapa sawit 4cc


sehari pada anak balita ,frek.def.vit A
menurun & serum vit A meningkat nyata
Pemberian masive dose vit A (1970)
Tiap 6 bulan : 200.000 I.U
Tiap Th : 300.000 IU
Makanan mengandung karoten &
Garam dg vit A

Pengobatan
Pemberian vit A dosis tinggi
Pd saat diagnosa : 200 .000 SI oral
Hari berikutnya :200.000 SI oral
2- 4 minggu/keadaan memburuk :
200.000 SI

Obat 2 mata
Konsentrasi

obat harus diperhatikan


Obat untuk topikal /lokal
Kadang sistemik diperlukan

Bentuk obat lokal


Tetes
Salep
Injeksi

:
subkonyungtiva,subtenon,intravitreal,int
rakmera

Khasiat obat

Pencuci : Na cl
fisiologis,methyl
selulose 0,5 1 %
Astringent :Zink
sulfat 0,03,campher
0,3
Desinfektan : Ag No3
0,02-0,04 ,betadine
1%,protargol 5-25%

Midriatika/Miotika
Anestesi lokal
Anti glaukoma
Anti bakteri
Antivirus
Anti toxo pl.

Midriatika/sikloplegik

Stimulasi otot
dilatator pupil dg
paralise o.sfingter
pupil
Simpatomimetik
:stimulasi langsung
otot dilatator
pupil,tanpa
mempengaruhi otot
sfingter pupil

Parasimpatolitik
/anticholenergik:
blok asetilcholine di
o.sfingter &otot siliar

Obat sikloplegik
Atropin

sulfat 0,5-1%.Paralise
akomodasi &dilatasi pupil 2-3 mg
Skopolamin 0,2 0,25 %, 7 hr
Homatropin 1,2,4,5 % ,72 jam
Fs: Iridosiklitis, post operasi, pem
refraksi (jarang)

Obat midriatika
Simpatomimetik

: stimulasi syaraf
simpatik,pupil lebar
Efedrin,benserdine,kokain,paredrine
Fs : pem.refraksi,cegah sinehia
post,istirahatkan iris

Miotika

Cholenergic
stimulating agent:
acetilcholine,metach
oline,carbanylcholin
e,pilocarpin

Cholinesterase
inhibiting agent :
Phisostigmin,neostig
mine(prostigmin)
demecarium
bromide

Anestesi lokal
Cocaine

hydrochloride 5%.
sintetiknya :pantocaine
Procaine HCL :novocaine 2 %
Lidocaine (Xylocaine 2%)
Bupivacain (marcain) : long act

Anti glaukoma

Osmotic agent : manitol 20 % iv,turun tio dl 1


jam 4 jam,do : 1-3 gr/kg bb,dws 500 cc.
glyserol 50 %,do 1-1,5 gr / kg bb,tio turun dl
30-45 menit,menetap dl 5 jam.
Carbonic anhidrase inhibitor: asetazolamide
c/ diamox,glaukon, oral /iv,efektif dl 1jam ,ahir
set 6 jam(turun tio 50-60 %)

Anti bakteri
Sulfa
Penisilin
Streptomisin
Tetrasiklin
Khloramfenikol
Eryrthromisin,neomsin
Polimiksin,cefalosporin

,basitrasin

Anti virus
Iodouridine

0,1% : cendrid ed
Cytosine arabinosa ( Ara A)
Acyclovir : poviral,hervis eo

Anti toxoplasmosis
Prep

sulfa
Daraprim
Folinic acid

Obat yang berpengaruh pd mata


Steroid,alkohol,metil

alkohol,aminopirin,amfetamin,antihista
mine,anti infeksi,antimalaria,vit A,vit D