Anda di halaman 1dari 4

3

BAB II
KELENJAR DAN STRUKTUR KELENJAR SALIVA

Kelenjar saliva berasal dari lapisan ektodermal berkembang ditandai dengan


munculnya epithelial bud berproliferasi menjadi solid cord yang masuk dibawah
lapisan ektomesenkim. Ektomesenkim berdiferensiasi

membentuk jaringan

kapsul fibrosa yang saling berhubungan dan septae membagi kelenjar menjadi
lobus dan lobulus mengandung duktus pembuluh limfe dan saraf

2.1 Kelenjar Saliva


Hampir sebagian besar cairan mulut berasal dari saliva yang dihasilkan
kelenjar saliva. kelenjar saliva di rongga mulut terdiri dari kelenjar saliva mayor
dan minor. Terdapat tiga macam kelenjar saliva mayor, antara lain : 1, 2, 4
1. Glandula parotis.
Glandula parotis merupakan kelenjar saliva terbesar yang memiliki berat
sekitar 15-30 gram dan berjumlah dua buah. Kelenjar ini terletak pada regio
preauricular dan sepanjang permukaan posterior mandibula. Kelenjar saliva ini
dipisahkan oleh nervus facial menjadi dua bagian, yaitu lobus superficial dan
lobus bagian dalam. Lobus superficial terletak memanjang pada permukaan
lateral otot masseter dan merupakan bagian dari persarafan lateral nervus
facial. Lobus bagian dalam kelenjar parotis berada pada area medial nervus
facial dan terletak diantara procesus mastoideus tulang temporal dan ramus

mandibula. Ductus kelenjar parotis disebut dengan Stensens Duct. kelenjar ini
memiliki sifat sel serous.
2. Glandula submandibular
Kelenjar submandibular juga biasa disebut sebagai glandula submaxillary,
Kelenjar ini merupakan kelenjar saliva terbesar kedua. Kelenjar ini berjumlah
dua buah dan memiliki berat sekitar 7-16 gram serta terletak pada
submandibular triangle yang merupakan formasi daerah inferior mandibula dan
antero posterior otot digastrik. Sebagian besar kelenjar submandibular
memanjang pada daerah posterolateral otot mylohyoid. ductus utama kelenjar
submandibular adalah whartons duct. Kelenjar ini memiliki sifat sel serous
dan mucous.
3. Glandula sublingualis
Glandula sublingualis merupakan kelenjar yang memilki ukuran terkecil
diantara ketiga kelenjar saliva mayor. Kelenjar ini berjumlah dua buah,
memiliki berat sekitar 2-4 gram dan terletak di bagian anterior dasar mulut,
superior dari otot mylohyoid serta dibagian terdalam sublingual fold. Kelenjar
sublingualis memiliki sifat sel mucous.
Kelenjar saliva minor yang tersebar di rongga mulut dan oropharynx
berjumlah sekitar 600-1000 kelenjar minor. Kelenjar minor ini memiliki variasi
ukuran sekitar 1-5 mm. kelenjar saliva minor terletak paling banyak di daerah
bibir, lidah, mukosa bukal dan palatum. Kelenjar-kelenjar ini dapat memiliki sifat
sel serous, mucous atau gabugan.4
2.2 Struktur Kelenjar Saliva
Kelenjar saliva tersusun atas sejumlah besar unit sekresi individu yang terdiri
dari acinus, duktus interkalasi, dan duktus striasi. Ribuan unit sekresi ini

berkumpul di saluran ekskretoris utama sepanjang masa kelenjar yang mengalir ke


rongga mulut (Gambar 1). Saliva terbentuk di proksimal ujung duktus dalam sel
asinar yang tersusun melingkar disebut asinus. Sel asinar adalah bentuk sel
terbanyak jumlahnya sebagai penyusun kelenjar saliva. Beberapa asinus
berkumpul pada duktus interkalasi tunggal yang terhubung ke duktus interkalasi
lainnya, yang nantinya akan menyatu pada duktus striase. Beberapa duktus striase
berhubungan dengan beberapa duktus excretory yang semuanya menyatu
membentuk duktus excretory utama.1, 2

Gambar 1. Komponen unit sekresi saliva

Struktur tambahan lain ditemukan dalam kelejar saliva yang paling menonjol
adalah sel myoephitel, menyelimuti asinus dan saluran diselingi dalam ekstensi
sitoplasma panjang yang berisi filamen yang memiliki sifat kontraktil. Kelenjar
saliva harus memiliki pasokan darah yang cukup banyak, hal ini penting tidak
hanya untuk asupan nutrisi tetapi sebagai sumber utama komponen saliva yang
berasal dari darah. Elemen saraf juga berhubungan erat dengan sel asinus dan sel
kelenjar dalam mengontrol sekresi saliva, aliran, dan kontraksi sel myoepitel
(Gambar 2).2

Gambar 2. Distribusi saraf sistem efektor yang berbeda pada kelenjar saliva