Anda di halaman 1dari 24

MASALAH KEHAMILAN

KELOMPOK 1
Anggi Tri N

Damis cyntia E
Fiqih Diah P
Hawa

Lia Angelina S

STATUS GIZI IBU HAMIL


Status

gizi ibu sebelum dan selama hamil


dapat mempengaruhi pertumbuhan janin
yang sedang dikandung. Bila gtatus gizi
ibu normal pada masa sebelum dan
selama hamil kemungkinan besar akan
melahirkan bayi yang sehat, cukup bulan
dengan berat badan normal. Dengan kata
lain kualitas bayi yang dilahirkan sangat
tergantung pada keadaan gizi ibu sebelum
dan selama hamil

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI


STATUS GIZI IBU HAMIL
1.Keadaan sosial dan ekonomi ibu sebelum
hamil
2.Keadaan kesehatan dan gizi ibu
3.Jarak kelahiran jika yang dikandung bukan
anak pertama
4.Paritas
5.Usia kehamilan pertama

MASA KEHAMILAN

Ada 3 trimester kehamilan

Masa Kehamilan trimester I berlangsung pada


minggu ke I 12
Masa Kehamilan trimester II berlangsung pada
minggu ke13 27
Masa Kehamilan trimester III berlangsung pada
minggu ke 28 40

KEHAMILAN TRIMESTER I
berlangsung pada minggu ke 1-12
Terjadi morning sickness yaitu mual/muntah dipagi
hari disebabkan peningkatan hormon HCG
Mual dan muntah yang berlebihan disebut
hiperemesis gravidium->cirinya berat badan turun
2,5-5 kg,tidak dapat menelan makanan dan air
minum selm 24 jam,muntah sering( setiap jam/lebih),
Bahaya hiperemesis gravidium terjadi dehidrasi
dan kekurangan asupan gizi.(bayi lahir
prematur,kematian,kelainan pada sistem syaraf
pusat.)
Tidak nafsu makan,pusing,perubahan emosi,banyak
pipis

ASUPAN GIZI

17 hari kehamilan sel-sel otak janin sudah mulai terbentuk dan


berkembang. Di sinilah pentingnya peranan folat sebagai awal
pembentukan tabung otak dan sum-sum tulang belakang.
Pemberian zat besi yang cukup dapat mengurangi risiko
terjadinya anemia di saat kehamilan. Namun, pada trimester
pertama, zat besi dapat merangsang mual pada ibu hamil.
Suplemen yang mengandung vitamin B6 biasa diberikan
dokter pada wanita hamil untuk membantu mengurangi rasa
mual di saat kehamilan.
vitamin B12 membantu perkembangan otak dan syaraf janin.
Dan untuk mengurang resiko terjadinya anemia megaloblastik
Protein juga dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dan
diferensiasi sel.

KEHAMILAN TRIMESTER II
Berlngsung dari minggu ke 13-27
perut sudah terlihat lebih besar
mual dan muntah berkurang atau sudah tidak
mengalami lagi
Payudara membesar,sudah dapat merasakn
gerakan bayi dalm perut,berat badan bertambah
Keluhan- keluhan ;

Rasa

nyeri diulu hati


Sakit perut dibgian bawah
Pusing
Kram pada kaki

ASUPAN GIZI

kebutuhan nutrisi yang baik dan lengkap


semakin diperlukan terutama zat besi dan
kalsium.

KEHMILAN TRIMESTER III


Berlangsung pada minggu ke 28-40
Gangguan/keluhan

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Sakit punggung
Konstipasi
Masalalah tidur
varises
Kaki Bengkak
Kram kaki
Konrtaksi prut

KEBUTUHAN ASUPAN GIZI SELAMA


HAMIL
Bahan pangan yang digunakan harus meliputi enam
kelompok, yaitu :
1.Makanan yang mengandung protein (hewani dan nabati),
2.Susu dan olahannya,
3.Roti dan bebijian,
4.Buah dan sayur yang kaya akan vitamin c,
5.Sayuran berwarna hijau tua,
6.Buah dan sayur lain.
Jika keenam bahan makanan ini digunakan, maka seluruh
zat gizi yang dibutuhkan oleh wanita hamil akan terpenuhi,
kecuali zat besi dan asam folat.

NUTRISI PENTING SAAT HAMIL

Kalori
Selama hamil, ibu membutuhkan tambahan
energi/kalori untuk pertumbuhan dan
perkembangan janin, juga plasenta, jaringan
payudara, cadangan lemak, serta untuk
perubahan metabolisme yang terjadi. Di trimester
II dan III, kebutuhan kalori tambahan ini berkisar
300 kalori per hari dibanding saat tidak hamil.
Berdasarkan perhitungan, pada akhir kehamilan
dibutuhkan sekitar 80.000 kalori lebih banyak
dari kebutuhan kalori sebelum hamil.

Protein
Kebutuhan protein bagi wanita hamil adalah
sekitar 60 gram. Artinya, wanita hamil butuh
protein 10-15 gram lebih tinggi dari kebutuhan
wanita yang tidak hamil. Protein tersebut
dibutuhkan untuk membentuk jaringan baru,
maupun plasenta dan janin. Protein juga
dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dan
diferensiasi sel.

Lemak
Pertumbuhan dan perkembangan janin selama
dalam kandungan membutuhkan lemak sebagai
sumber kalori utama. Lemak merupakan sumber
tenaga yang vital dan untuk pertumbuhan
jaringan plasenta. Pada kehamilan yang normal,
kadar lemak dalam aliran darah akan meningkat
pada akhir trimester III. Tubuh wanita hamil
juga menyimpan lemak yang akan mendukung
persiapannya untuk menyusui setelah bayi lahir.

Karbohidrat
Karbohidrat merupakan sumber utama untuk
tambahan kalori yang dibutuhkan selama kehamilan.
Pertumbuhan dan perkembangan janin selama dalam
kandungan membutuhkan karbohidrat sebagai
sumber kalori utama. Pilihan yang dianjurkan adalah
karbohidrat kompleks seperti roti, serealia, nasi dan
pasta. Selain mengandung vitamin dan mineral,
karbohidrat kompleks juga meningkatkan asupan
serat yang dianjurkan selama hamil untuk mencegah
terjadinya konstipasi atau sulit buang air besar dan
wasir

Vitamin dan mineral


Wanita hamil juga membutuhkan lebih
banyak vitamin dan mineral dibanding sebelum
hamil. Ini perlu untuk mendukung pertumbuhan
dan perkembangan janin serta proses
diferensiasi sel.
Tambahan zat gizi lain yang penting juga
dibutuhkan untuk membantu proses
metabolisme energi seperti vitamin B1, vitamin
B2, niasin, dan asam pantotenat

LANJUTAN
Vitamin B6 dan B12 diperlukan untuk
membentuk DNA dan sel-sel darah merah,
Zat besi dibutuhkan untuk membentuk sel darah
merah dan sangat penting untuk pertumbuhan
dan metabolisme energi, disamping untuk
meminimalkan peluang terjadinya
anemia.kebutuhan meningkat 2x lipat.sumber
sayuran hijau (seperti bayam, kangkung, daun
singkong, daun pepaya), daging dan hati.
Magnesium dibutuhkan untuk mendukung
pertumbuhan dari jaringan lunak.

Vitamin A
Vitamin A memegang peranan penting dalam
fungsi tubuh, termasuk fungsi penglihatan,
imunitas, serta perkembangan dan pertumbuhan
embrio. Kekurangan vitamin A dapat
mengakibatkan kelahiran prematur dan bayi berat
lahir rendah.
Vitamin D
berguna untuk pertumbuhan dan pembentukan
tulang bayi .
Sumbernya terdapat pada minyak hati ikan, kuning
telur dan susu.

Kalsium
Ibu hamil dan bayi membutuhkan kalsium untuk
menguatkan tulang dan gigi.
kalsium juga digunakan untuk membantu pembuluh
darah berkontraksi dan berdilatasi. Kalsium juga
diperlukan untuk mengantarkan sinyal syaraf,
kontraksi otot dan sekresi hormon
Kebutuhan kalsium ibu hamil adalah sekitar 1000 mg
perhari.
Sumber; sayuran hijau dan kacang-kacangan. Saat ini
kalsium paling baik diperoleh dari susu serta produk
olahannya. Susu juga mengandung banyak vitamin,
seperti vitamin A, D, B2, B3, dan vitamin C.

Asam Folat
Asam folat termasuk vitamin B komplek, yakni
vitamin B9. Kebutuhan asam folat pada ibu hamil
dan usia subur sebanyak 400 mikrogram perhari
atau setara dengan 2 gelas susu
Folat juga diperlukan pada pembentukan dan
pematangan sel darah merah dan sel darah putih
di sumsum tulang.
Sumber ; sayuran berwarna hijau gelap seperti
bayam, kembang kol dan brokoli. Pada buahbuahan, asam folat terdapat dalam jeruk, pisang,
wortel dan tomat.

DHA
Selama masa kehamilan, asam lemak
dokosaheksaenoat (DHA) sangat penting untuk
perkembangan otak bayi.
Yodium

DAMPAK KEKURANGAN ASUPAN


GIZI PADA IBU HAMIL

Kekurangan vitamin
B12 Anemia pernisiosa yang disertai
dengan rasa letih yang parah
Vit D Kekurangan vitamin D selama hamil
berkaitan dengan gangguan metabolisme
kalsium pada ibu dan janin. Gangguan ini
berupa hipokalsemia dan tetani pada bayi baru
lahir, hipoplasia enamel gigi bayi, osteomalasia
pada ibu

Kekurangan zat besi


pada bumil menyebabkan terjadinya Anemia
Defisiensi Besi.
Kekurangan zat besi dapat menimbulkan
gangguan dan hambatan pada pertumbuhan
janin baik sel tubuh maupun sel otak, kematian
janin dalam kandungan, abortus, cacat bawaan,
lahir dengan berat badan rendah dan anemia
pada bayi.

Kekurangan asam folat


pada ibu hamil menyebabkan meningkatnya
resiko anemia, keguguran, neural tube defect.
Pada janin kekurangan asam folat akan
meningkatkan resiko bayi lahir dengan berat
badan rendah atau lahir dengan cacat bawaan,
kecacatan pada otak dan sumsum tulang
belakang, downs syndrome, bibir sumbing,
kelainan pembuluh darah, dan lepasnya plasenta
sebelum waktunya.