Anda di halaman 1dari 22

Setelah mengikuti sesi ini, peserta pelatihan

mampu:
1. Menuliskan pengertian Competency
Based Training.
2. Mendeskripsikan 4 komponen Competency
Based Training, dengan menggunakan
meta plan yang disediakan.
3. Membuat satu contoh dari dimensi
kompetensi bersama kelompoknya.

Kompetensi Kerja adalah kemampuan kerja


setiap individu yang mencakup aspek
pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja
yang sesuai dengan standar yang
ditetapkan.

KOMPETENSI

Pelatihan kerja yang


menitikberatkan pada penguasaan
kemampuan kerja yang mencakup
pengetahuan, keterampilan dan
sikap sesuai dengan standar
kompetensi yang ditetapkan dan
persyaratan di tempat kerja.

Standar
Kompetensi

Keterampilan dan pengetahuan

yang dibutuhkan untuk


melakukan suatu pekerjaan

Asesmen

Proses untuk menilai apakah


seseorang memiliki
keterampilan dan pengetahuan
yang dibutuhkan

Strategi dan
Materi Belajar

Bagaimana seseorang
mendapatkan keterampilan
dan pengetahuan

Kerangka
Kualifikasi

Sistem untuk pengakuan


keterampilan dan
pengetahuan

CBT

Menggambarkan pengetahuan,
keterampilan maupun sikap yang
disyaratkan dalam pekerjaan di industri
Dibuat oleh industri
Merupakan pedoman dasar pelatihan,
untuk menentukan kualifikasi maupun
penilaian
Merupakan pedoman bagi pelatih
maupun evaluator terhadap
penyelenggaraan dan penilaian pelatihan

MODEL STANDAR
KOMPETENSI

Standar Keterampilan Kerja ( SKK )


Model Occupational Skill Standards

( MOSS )
Regional Model Competency
Standards ( RMCS )

PERBANDINGAN MODEL STANDAR


KOMPETENSI
SKK

MOSS

RMCS

Target

Based on particular Based on


job (narrow)
particular job
(narrow)

Based on industry
need (Broader)

Skill

Single Skill
Task Skill

Single Skill
Task Skill

Multy Skill :
Task Skill
Task Management
Skill
Contingency
Management Skills
Environment Skills
Transfer Skills

Occupational

Occupational

Industry based on
competency unit

Source of
origin

Derived from KJI by Introduced by


MOM. Sponsored
ILO/APSDEP
by World bank

Development Initiated by MOM


country

Malaysia has
been appointed
as a leader

Sumber : Study on Skill Qualification Standard, Qualification Schemes, Competency


Standard, by Ir. Saroli Halawa, MA assested by GTZ/NTVET and Aus Aid/IAPSD)

Intoduced by Asia
pacific Country and
ILO/APSDEP
Internationally
compatible and has
been introduced in
some countries such
as UK, Australia, New

Rumusan kemampuan kerja yang


mencakup aspek pengetahuan,
keterampilan dan/atau keahlian serta
sikap kerja yang relevan dengan
pelaksanaan tugas dan syarat jabatan
yang ditetapkan sesuai dengan
ketentuan peraturan perundangundangan.

Kode Unit : Nomor khusus untuk setiap unit


kompetensi .
Judul Unit : Bentuk pernyataan terhadap tugas/pekerjaan
yang akan dilakukan.
Deskripsi Unit : mendiskripsikan pengetahuan,
keterampilan dan sikap kerja yang dibutuhkan dalam
menyelesaikan satu tugas pekerjaan yang dipersyaratkan
dalam judul unit kompetensi.

Elemen: Aktivitas yang harus dikerjakan untuk mencapai


unit kompetensi tersebut
Kriteria Unjuk Kerja: Pernyataan yang menggambarkan kegiatan yang
harus dikerjakan untuk memperagakan hasil kerja/karya pada setiap
elemen kompetens
Batasan Variabel: Panduan tentang serangkaian situasi serta
konteks ditempat kerja dimana kriteria unjuk kerja diterapkan.

Panduan Penilaian:
Panduan penilaian ini digunakan untuk membantu penilai
dalam melakukan penilaian/pengujian pada unit
kompetensi antara lain meliputi :

Penjelasan tentang hal-hal yang diperlukan dalam


penilaian.

Kondisi pengujian

Pengetahuan yang dibutuhkan

Keterampilan yang dibutuhkan

Aspek kritis

Kompetensi Kunci:
Kompetensi kunci merupakan
persyaratan kemampuan yang harus
dimiliki seseorang untuk mencapai
unjuk kerja yang dipersyaratkan dalam
pelaksanaan tugas pada unit
kompetensi tertentu

Industry

Hasil Pertanian
2. Cross Industry
Pelatihan di tempat kerja
3. Perusahaan
Standar ini dikembangkan sesuai
dengan keperluan perusahaan
tersebut
1.

Definisi Kompeten
(Dimensi Kompetensi)
Melaksanakan pekerjaannya pada tingkat
kemampuan yang dapat diterima
Mengorganisasikan tugas-tugas khusus
Bereaksi dalam perilaku yang sesuai ketika
sesuatu berjalan tidak semestinya
Melakukan peran dalam lingkungan pekerjaan
Mengaplikasikan keterampilan dan pengetahuan
pada situasi yang baru

Asesmen
Asesmen berdasarkan kompetensi merupakan suatu proses
yang tersistem untuk mengumpulkan bukti dan membuat
suatu pertimbangan dari kinerja seseorang dibandingkan
dengan standar kompetensi yang berlaku
Asesmen berdasarkan kompetensi bukan merupakan tes,
proses ini merupakan konfirmasi bahwa seseorang betulbetul dapat mengerjakan tugasnya dengan kompeten

Assessment 1
Lipat serbet anda berbentuk
segitiga sehingga dapat berdiri
dan dilihat oleh fasilitator.

Assessment 2
Lipat sebet anda, dan gunakan seluruh
kreativitas artistik anda, lipat serbet
semenarik mungkin.

Strategi dan Materi belajar


yang telah di desain untuk
melaksanakan pelatihan
berbasiskan kompetensi (CBT)

Kerangka penjenjangan kualifikasi


kompetensi yang dapat menyandingkan,
menyetarakan dan mengintegrasikan
antara bidang pendidikan dan bidang
pelatihan kerja serta pengalaman kerja
dalam rangka pemberian pengakuan
kompetensi kerja sesuai dengan struktur
pekerjaan di berbagai sektor.

Setelah mengikuti sesi ini, peserta pelatihan


mampu:
1. Menuliskan pengertian Competency
Based Training
2. Mendeskripsikan 4 komponen
Competency Based Training, dengan
menggunakan
meta plan yang
disediakan.
3. Membuat satu contoh dari dimensi
kompetensi bersama kelompoknya.

1. Apakah CBT itu?


2. Apa yang dimaksud
dengan Kompetensi
kunci?
3. Gambarkan diagram
suatu standar
kompetensi.
4. Sebutkan 8 komponen
standar kompetensi.
5. Apa yang dimaksud
dengan elemen?

6. Apa yang dimaksud


dengan kriteria
unjuk kerja?
7. Apa yang dimaksud
dengan Rentang
Variabel?
8. Informasi apa yang
anda peroleh dari
Pedoman Bukti?
9. Sebutkan dan
jelaskan kelima
dimensi kompetensi?