Anda di halaman 1dari 7

Sebut jenis2 pencemaran laut seperti yg diatur dalam MARPOL 73

78.
1. ANNEX I. Pencemaran oleh minyak (2 Oktober 1983).
2. ANNEX II. Pencemaran oleh bahan cair beracun dlm
bentuk curah (6 April 1987).
3. ANNEX III. Pencemaran oleh barang berbahaya dlm bentuk
terbungkus (1 Juli 1991).
4. ANNEX IV. Pencemaran dari kotoran manusia atau hewan
(Sewage).
5. ANNEX V. Pencemaran oleh sampah (Garbage).
6. ANNEX IV. Pencemaran oleh udara.
Dalam rangka mengantisipasi timbulnya pencemaran, persiapan 2
apa saja yang harus dilakukan pada waktu kapal sedang bunker.
- Menyiapkan perlengkapan SOPEP
- Saw Dust.
- Oil Dispersant.
- Sea Over Plug (prop).
- Oil Boom.
- Fire Extinguisher.
- Absorbent.
- Fire Hydrant.
- Oil Spring Unit.
- Walky Talky.
- Bendera B (siang).
- Lampu merah (malam).
Cotton Rag.
Scope.
Menutup lubang2.

Sisa minyak di dalam slude tank dibongkar ke slop tank di darat/ di


masukkan ke dalam tanki kembali dicampur dgn muatan.
Sebutkan contoh bahan cair yang merusak kategori A, B,C, D
!
- Kategori A
: Acetan, Cyonohitrin carbon
disulphed, Campherl oil.
- Kategori B
: Acrilonitrite, Akyl Alchohol, Benzel
Clorida, Cloropom.
- Kategori C
: Bensenes, Hydroxida, Cyclohexane.
- Kategori D
: Butylene, Cyclohexanol.
Apa isi
-

buku catatan muatan bahan cair yg merusak.


Class.
Jenis muatannya.
Tempat / lokasi pemuatan.
Jumlah.

Apakah yg hrs dicatat dlm Oil Record Book bagian I ?


Mencatat semua kegiatan penanganan pembuangan sisa 2 minyak,
campuran minyak & air got2 (Bilge) dikamar mesin.
Sebutkan persyaratan ukuran kapal tanker yg hrs dilengkapi
dengan Double Bottom dan Double Hull !
- Double Bottom untuk ukuran 600 DWT 5.000 DWT.
- Double Bottom dan Double Hull utk ukuran kapal : 5.000
DWT ke atas.

Jelaskan apa yg dimaksud dgn kotoran dari kapal


- Air riul dan limbah-limbah lain dari toilet tempat2 buang air
kecil dan saluran2 buang air besar.
Alat2 apakah yg digunakan utk penanggulangan pencemaran oleh
- Air riul dari ruang2 medis melalui tempat cuci(westafel)
minyak dan jelaskan kegunaan dari masing2 alat tsb.
bak2 cuci dan saluran2 buang yg terletak di dlm ruangan2
Jawab :
demikian.
- OWS
: untuk memisahkan air dg minyak.
- Air riul dari ruangan2 yg berisikan hewan hidup atau
- OFE
: Oil Filter Equipment/ untuk mengatur
- Air limbah lain bilamana bercampur dg air riul yg di sebutkan
pembuangan
minyak di laut sebanyak 15 ppm.
di atas.
- Oil Boom
: alat utk melokalisir tumpahan
minyak.
Apakah yang dimaksud dgn sampah ?
- Absorbent
: alat utk menyerap tumpahan minyak.
Semua jenis sisa makanan, bahan2 buangan rumah tangga dan
- Oil Bag
: kantong minyak.
bahan2 buangan, tidak termasuk ikan segar dan bagian2nya yg terjadi
- Wilden pump
: utk menyerap tumpahan minyak & selama pengoperasian kapal yg normal dan ada keharusan utk di
singkirkan dan dibersihkan secara terus menerus atau berkala kecuali
dipompa di sludge tank.
- Spraying Unit : menyemprot tumpahan minyak di laut bahan2 yg terdaftar dlm lampiran konvensi ini.
dg oil dispersant/ chemical
Jelaskan persyaratan pembuangan sampah ke laut !
.
- 25 mil terap2, bahan2 pelapis, bahan2 kemasan.
Bagaimana cara pembuangan bahan cair yang merusak
kategori C di dalam daerah khusus ?
- 12 mil sisa makanan, kertas, majun, kaca, logam, botol 2.
- Pembuangan harus di setujui oleh badan pemerintahan.
- 03 mil sisa2, cleaning atau pembongkaran.
- Kapal sedang berlayar dg kec.7 knot untk kapal
bertenaga, 4 knot kapal tak bertenaga.
Kapal 2 apakah yg harus membawa Garbage Management Plan
?
- Jml max. muatan yg terbuang tidak melampaui 1 : 3000
Semua kapal :
capacity tank.
- Passangger Ship.
- Pembuangan di bawah grs air.
- Tanker.
- Jarak pembuangan > 12 mil dari daratan yang
- Cargo Ship.
mempunyai kedalaman air tdk kurang 25 meter.
- Motor Tug.
Isi dari Garbage Management Plan tersebut ?
Adalah : pengaturan tentang pembuangan jenis 2 sampah di laut
Jelaskan apa yg dimaksud dg istilah : Load on Top Prosedure . yaitu:

1.

Mengklasifikasikan sampah hrs sesuai dg


- Semua aspek kontruksi dan struktur yg menyangkut
class/golongannya. ( Plastik wood, metal, food, glass ).
keselamatan.
2. Penanganan :
- Oil Record Book.
a. Mana yang bisa dibuang ke laut.
Sebutkan pembagian sampah menurut Annex V Marpol 73 / 78
b. Mana yang dibawa ke darat (tdk boleh dibuang ke
Plastik, tali sintetis, jaring penangkap ikan, kantong 2 plastik dan
laut).
kemasan.
3. Pencatatan dalam buku : Garbage Record Book .
Jelaskan persyaratan pembuangan tiap2 jenis sampah tsb.
Zat cair berbahaya dibagi dlm 4 kategori. Sebutkan & jelaskan
- Jarak 3 mill untuk sisa2 pembongkaran cleaning.
2
secara singkat masing kategori tersebut !
- Jarak 12 mill utk bahan plastik kertas, majun, kaca.
Kategori A :
- Jarak 25 mill utk terap, bahan pelapis, bahan kemasan.
(Major Hazara) / sangat berbahaya : minyak bekas pencuci tanki
muatan dan air ballas dr tanki muatan, tidak boleh dibuang ke laut Jelaskan apa yg dimaksud dg :
(Platinum, limbah kimia).
1. Oil Disiharging Monitoring (ODM). Untuk mengontrol
Kategori B :
buangan air berminyak dari cucian tanki muat, endapan
Cukup berbahaya, kalau sampai tumpah ke laut memerlukan
residu dalam tanki muat, ballast kotor.
penanganan khusus (Special Anti Pollution Measures). (Bahan kimia,
2. Oil Water Separator , Alat yg mampu memisahkan air
lem, Dacrilonitrite, Cloropom).
berminyak dalam kadar buangan ke laut sampai kurang dari
Kategori C :
15 ppm.
kurang berbahaya ( Minor Hazard ) memerlukan bantuan yg agak
3. Clean Ballast, Air ballast yang bersih dan tidak terlihat
khusus (Potacium).
cerminan minyak di atas permukaanya.
Kategori D :
4. PPM ( Part Per Million), Kadar buangan air berminyak ke
tidak membahayakan, membutuhkan
sedikit perhatian dlm
laut sampai kurang dari 15 ppm.
menanganinya (Butylen, Acytone, Bensileclorida).
Jelaskan sejarah singkat timbulnya MARPOL 1973 Protokol
Apakah isi dari prosedur dan arranggement manual yang hrs ada 1978 !
pd setiap kpl pengangkut zat cair beracun ?
Sidang IMO mengenai International Conference On Marine Pollution
tgl 8 Okt 2 Nop 1973 yang menghasilkan International
Convention for the Prevention of Oil Pollution on from Ship tahun
1973 yang kemudian disempurnakan dg Tanker Safety and
Pollution Prevention Protokol 1978 yg dikenal MAPOL 1973 / 1978.
Diperuntukkan bagi kpl - kpl apakah sertifikat IOPP itu dan
berapa lama masa berlayar sertifikat tersebut.
Sertificate IOPP diperuntukan semua kapal tanker ukuran 150
GRT, yg berlayar di perairan internasional & selain kapal tangki 400
GRT.
Masa berlakunya: 5 th, selama berlakunya IOPP paling
kurang satu kali dilakukan intermediate survey.
Jelaskan tindakan2 penanggulangan pencemaran laut dari
pengoperasian kapal tanki minyak (minimal 5 tindakan).
Sesuai ANNEX I utk penanggulangan pencemaran di laut
keharusan kpl dilengkapi dg :
- Oil Water Separating Equipment (OWS).
- Oil Discharging Monitoring System (ODM).
- Crude Oil Washing (COW).
- Dedicated Clean Ballast Tank (CBT).
- Segerated Ballast Tank (SBT).

Jelaskan apa yg dimaksud dg bahan yg merugikan ?


Bahan yg merugikan adalah :bahan 2 yang berbentuk
cairan, bungkusan, dan ekosistim lainnya.

kemasan,

Berapakah ukuran sludge tank untuk kapal tanker ?


Ukuran sludge tank : Capacitas sludge tank minimum 3 % dari
kapasitas angkut muatan kapal. Bila dilengkapi SBT Capasitas dpt
berkurang menjadi 2 %.
Apakah isi dari Oil Record Book tersebut ?
- Mencatat semua kegiatan penanganan pembuangan sisa 2
minyak, campuran minyak, air got (Bilge) dikamar mesin
- Kegiatan bongkar - muat minyak, pemindahan muatan.
- Pengisian dan pembuangan air ballast kotor.
- Pembersihan tanki muat.
- Pembuangan air dari tanki 2 limbah.

Untuk memperoleh certificatet IOPP dilakukan survey, jelaskan


survey apa sajakah yang dilakukan ?
- Pemeriksaan permulaan : sesuai Annex I Marpol 73 / 78
pemeriksaan kelengkapan struktur dan perlengkapan kpl.
- 2. Pemeriksaan berkala paling kurang 5 (lima) thn sekali
utk kelengkapan struktur dan perlengkapan yg diharuskan.
Bagaimana cara pembuangan bhn cair yg merusak kategori
- Pemeriksaan thd fasilitas dan sertifikat yg ada diatas kapal.
A diluar daerah khusus.
Bahan cair kategori A (Mayor Hazard) tidak boleh dibuang ke laut.
Apa saja yang diperiksa ?
Sementara dilaut ditampung disludge tank selanjutnya setibanya kapal
- Pemeriksaan sertfikasi kapal.
di pelabuhan dipindah ke sludge tank/tank khusus didarat.(Shore
2
- Alat keselamatan.
Reception Facilites).
2
- Alat pemadam kebakaran.
2
- Alat pencegahan pencemaran di laut ( OWS, ODM, SBT, COW,
Dimanakah buku catatan atau muatan hrs disimpan & berapa lama
CBT).
hrs disimpan

Disimpan di atas kapal karena akan di periksa oleh petugas dr


pemerintahan.
Selama kpl masih melakukan kegiatan / laik laut, kapal harus
mempunyai Oil Record Book.

2.

Apa kegunaan Oil Discharging Monitor (ODM) dan Control


System (CS).
Sistim pengawasan & pemantauan buangan air berminyak dari
cucian tangki muat, endapan2 residu dalam tanki muat,
pembongkaran ballast kotor.
CS : alat ini mampu merekam minyak yg keluar dalam liter / mill laut
sampai 15 ppm. Bila melebihi alarm berbunyi.

4.

Bagaimana fungsi kerja keseluruhan dari sistim ODM dan CS


Alat ini memberikan rekaman kualitas air yg dibongkar secara terus
menerus dan mampu merekam minyak yang keluar dlm liter / mill
laut, serta jumlah total yg terbongkar, atau kandungan minyak dg
kecepatan pembongkarannya.
Rekaman diperlukan untuk menunjukkan waktu dan tgl.
Apakah kelemahan dari sistim pendeteksian pada ODM sistim
lama ?
ODM sistim lama tidak dilengkapi alat automatis utk mencatat berapa
banyak minyak yang terbuang ke laut, bila mau memperhatikan
memakai manual.
Convention on Civil Liability 1969 (Konvensi International
tentang tanggung jawab privat atas kerusakan akibat pencemaran
oleh minyak) pd dasarnya mengatur tentang beberapa hal, coba
anda sebutkan
1.

3.

5.
6.
7.

Oil Content Meter : alat utk memonitor kadar minyak yg


dibuang kelaut melalui OWS.
Alarm
: alat utk memberitahukan bahwa kadar
minyak dlm air buangan melampaui batas kadar yg
ditentukan.
Automatic Stopping Device : alat yang secara otomatis
utk menutup katub pembuangan keluar kapal, apabila
kadar minyak dalam air buangan melampaui ketentuan.
Sludge tank
: tanki penampungan hasil pemisahan
air bilge sebelum dipindahkan kepenampungan limbah di
darat (Shore Reception Facilitas).
Standard Discharge Connection.
Oil Record Book :
Buku harian yang harus diisi Setiap melakukan kegiatan :
- Pembuangan air bilge ke luar kapal.
- Bongkar muatan minyak.
- Pengisian pembuangan ballast
- Pembersihan tanki dsb.

Di tanki muat : (Deck Dept).


1. ODM dan CS.
2. OCM.
3. COW.
4. Sludge Tanks.
5. Oil Water Interface Detec - tor.
6. SBT.
7. Manifol Pembongkaran.
8. Subdivisi and Stabilitas.
Shore Reception Facilites.
Fasilitas penampungan limbah dari kapal di pelabuhan 2.
Di Indonesia SK Menhub No.KM. 215/AL 506/PHB-87 19/ 09/1987
( Belawan, Tg. Perak, Tg. Priok, Makasar ).

Lingkup Aplikasi.
Aplikasinya pada kerusakan pencemaran minyak mentah yg
tumpah dari muatan kapal tanker.
Faktor yang mempengaruhi tingkat keparahan tumpahan
minyak ada 4 faktor yaitu :
2. Strick Liability.
- Pembuangan minyak akibat dr pengoperasian
kapal
pemilik tanker berkewajiban membayar ganti rugi kerusakan
selama pencucian tanki.
pencemaran yg disebabkan oleh tumpahan muatan minyak
- Pembuangan air bilge (got) yg mengandung minyak.
dari kapal.
- Tumpahan yang berasal dari kecelakaan pelayaran
(kandas, tenggelam, tabrakan).
3. Batas kewajiban ganti rugi (Limitation of Liability).
- Tumpahan minyak selama loading, tubrukan dll.
Kewajiban membayar ganti rugi / liability dari pemiliknya
dan berdasarkan besarnya tonnage kapal. Karena itu
1.
a) Apakah yang dimaksud dengan
pemilik berkewajiban mengasuransikan kapalnya.
pencemaran polusi ?
b) Bagaimana cara mencegah ter 4. Permintaan ganti rugi (Channeling of Liability).
jadinya polusi dari kapal !
Klaim terhadap kerusakan pencemaran di bawah CK.
c) Bagaimana cara menanggulangi
Convention hanya dapat di tujukan pada pemilik kapal
terjadinya polusi oleh minyak !
terdaftar pencemaran minyak mentah.
a) Pencemaran (polusi) adalah : ma- suknya / dimasukannya
mahluk hidup, zat atau komponen lain dalam suatu lingkungan
5. Asuransi yg diwajibkan (Compulsary Insurance).
oleh manusia / proses alam, sehingga lingkungan tsb tdk dpt
Pemilik tanker yang menyangkut lebih 2.000 ton di wajibkan
berfungsi peruntukannya.Misalnya :
utk mengasuransikan kapalnya guna menutupi klaim yg timbul
- Pencemaran darat :
berdasarkan CLC Convention.
Kegiatan industri.
Limbah pemukiman.
6. Kompetensi pengadilan (Competence of Courts).
Limbah pertain.
Tindak lanjut pembayaran kompensasi sesuai CLC hanya
dpt dilakukan berdasarkan keputusan pengadilan negara
- Pencemaran Udara :
anggota konvensi di lingkungan teritorial dimana kecelakaan
Asap pabrik
tsb terjadi.
- Pencemaran laut :
Di kamar mesin :
Limbah kapal.
Perlengkapan kapal tanker : ukuran 150 GRT ke arus selain kapal
Pengeboran minyak.
tanker 400 GRT ke atas :
b) Cara mencegah terjadinya polusi dari kapal ialah :
1. OWS
: alat memisahkan air berminyak dlm
- Sesuai dengan Annex I untuk mencegah terjadinya polusi
kadar buangan ke laut < 15 ppm.
(pencemaran) dari kapal maka kapal harus dilengkapi dengan

Oil water separating equip- ment (OWS).


Oil discharging monitoring sytem (ODM).
Crude oil washing (COW).
Dedicated clean ballast tank (CBT).
Segerated ballast tank (SBT).

b.

SBT : (Sergered ballast tank).


Sebagai pelindung atau protection location serta memisahkan
sama sekali sistem air ballast dari sistem bongkar muat minyak.
CBT : (Dedicated clean ballast).
Sebagai tangki bekas muatan dibersihkan untuk diisi dengan air
ballast.

c) Cara menanggulangi polusi oleh minyak ialah :


- Sesuai Reg. 26 shipboard oil pollution emergency plan 3.a. Sebutkan daerah - daerah khusus sesuai Annex I Marpol 73 /
78 !
Untuk menanggulangi pence- maran oleh minyak yang
mungkin terjadi, maka tanker ukuran 150 gross ton atau lebih b. Jelaskan singkat maksud daerah
khusus tersebut !
dan kapal selain tanker 400 gross ton atau lebih harus
Jawab :
membuat rencana darurat penanggulangan pencemaran
a.
Sesuai Annex I Marpol 73 / 78 spesial area adalah :
diatas kapal.
- Mediteranean sea
- Black sea celtic sea
2.
a. Sebutkan 5 Annex yang ada di
- Gulfs a sea
dalam marpol 73 / 78.
- Gulf of arden dan antarctic.
Jawab :
b.
Daerah khusus adalah : Suatu daerah yang tidak boleh ada
- Annex I : Pencemaran oleh minyak (2 Oktober 1983).
buangan kecuali clean ballast atau sergerated ballast, dimana
- Annex II : Pencemaran oleh cairan beracun dalam bentuk
clean ballast ialah air ballast yang bersih dan tidak terlihat
terbungkus ( 6 April 1987).
cerminan minyak diatas permukaannya.
- Annex III : Pencemaran oleh barang berbahaya dalam
bentuk terbungkus (1 Juli 1991).
- Annex IV : Pencemaran dari kotoran manusia atau hewan 4.a.Sebutkan tindakan pengawasan terhadap pengoprasian kapal
pengangkut zat cair beracun kategori A !
(sewage).
b. Kapal-kapal apa yang harus mem- punyai Garbage
- Annex V : Pencemaran oleh sampah (Garbage).
Management Plan .
Jawab :
b. Kapal-kapal apakah yang harus
a. - Bahan cair kategori A (mayor
mempunyai sertifikat IOPP ?
hazard) tidak boleh dibuang ke
Jawab :
laut.
- Sertifikat IOPP diperuntukkan semua kapal tanker ukuran
- Sementara dilaut ditampung dislop tank, selanjutnya
150 GRT / lebih yang berlayar di- perairan International
setibanya kapal dipelabuhan dipindahkan ke slop tank khusus
- Kapal selain kapal tangki minyak ukuran 400 GRT ke atas.
didarat (shore reception facilities).
b. Kapal yang mempunyai Barbage
c. Jelaskan apa yang dimaksud -ballast bersih !
management plan !
Jawab :
1.
Kapal tanker 150 Grt / lebih
Ballast bersih ialah : ballast dalam suatu tangki, dimana sejak
2.
Kapal cargo 400 Grt / lebih.
terakhir minyak diangkut di dalamnya, telah dianggap bersih dari
muatan minyak yang telah dikeluarkan dari kapal dalam kondisi
air tenang pada hari yang cerah dan tidak tampak tanda-tanda
minyak tumpah pada permukaan air.
Pada waktu kapal mengisi bahan bakar (Bunker), jelaskan apa yang
dimaksud dengan:
a. Team bunkering
b. Oil record book

Jawab :
a. Team bunkering adalah :
Team yang terdiri dari beberapa orang, dibawah pimpinan seorang masinis (enginer) untuk menerima kegiatan bunker.
b.Oil record book adalah :
- Buku yang berisi mengenai operasi / kegiatan dikamar mesin
(machinery space operation)
- Kegiatan mengenai bongkar -muat (cargo and ballast
operation).

5.

Terangkan gunanya peralatan berikut ini di kapal, kaitannya dgn


pencegahan polusi :
a.
Incenerator
b.
Slop tank
c.
Oil water separator.
Jawab :
a. Incennerator adalah :
Alat untuk membakar bahan-bahan padat
b.Stop tank gunanya adalah :
Tangki tempat penampungan campuran dan sisa-sisa minyak
diatas kapal.
c. Oil water separator gunanya adalah :
Untuk memisahkan minyak dari air dan kotoran

2.a. Kapal apa sajakah yang harus di- lengkapi dengan tangki ballast
a. Apa yang dimaksud contingency plan !
terpisah (segregared ballast tank).
b. Terangkan bedanya SBT tersebut dibanding dg Dedicated b. Apa yg dimaksud dengan load on top procedure !
c. Diperuntukan bagi siapa sajakah oil pollution emergency
ballast tank !
plans ! Sebutkan.
Jawab :
a. Contigency plan adalah : rencana rencana yang dibuat untuk
a.
Semua crude oil tanker bangunan baru ukuran 20.000 ton
penanggulangan keadaan darurat.
Awt atau lebih dan products tanker ukuran 30.000 Awt atau lebih.

b. Load on top prosedure adalah : Sisa minyak didalam Sludge


tank untuk kapal dibongkar ke sludge tank di darat / dimasukan
kedalam tangki kembali dicampur dengan muatan
c. Oil pollution emergency plants
diperuntukan bagi :

Tanker minyak ukuran 150 grt


atau lebih dan kapal lain selain tanker ukuran 400 grt atau
lebih.

Semua Instalansi terpasang


atau terapung lepas pantai/ struktur yang digunakan dlm
kegiatan operasi mi- gas, eksplorasi, produk -si, dan
bongkar muat.

Semua pelabuhan dan fasi- litas


bongkar muat yang beresiko menimbulkan pencemaran.

Yang dimaksud dg sertifikat IOPP (International Oil Pollution


Prevention Certificate) adalah sertifikat pencegahan pencemaran
minyak international yg dikeluarkan untuk jangka waktu yg ditetapkan
oleh Badan Pemerintah, yg tidak lebih dari lima tahun terhitung sejak
tanggal pengeluaran,kecuali sebagaimana yg diatur dalam paragraf
(2),(3)dan(4) peraturan ini.
Sertifikat ini dikeluarkan oleh Badan Pemerintah yg merupakan
administrasi negara/ kebangsaan kapal tsb.

Sebutkan jenis2 pencemaran laut seperti yg diatur dalam


MARPOL 73 78.
annex i. pencemaran oleh minyak (2 oktober 1983).
annex ii. pencemaran oleh cairan beracun dlm bentuk curah
(6 april 1987).
annex
iii.
pencemaran oleh barang berbahaya dlm bentuk
4.a. Dimanakah oil record book harus disimpan dan berapa lma harus
terbungkus
(1 juli 1991).
disimpan
annex iv. pencemaran dari kotoran manusia atau hewa
b. Bagaimana cara membuang koto- ran ke laut sesuai aturan 8
(sewage).
Annex IV tentang peraturan pencemaran oleh kotoran !
annex v. pencemaran oleh sampah (garbage)
c. Bagaimana aturan pembuangan sampah dari kapal sesuai Annex
V.
Noxions Liquid Substances adalah semua bahan2 yg
Jawab :
disebutkan/terlampir dalam apendix II pada annex II yang ditetapkan
b. - Oil record book disimpan di
dibawah ketetapan peraturan 3(4)ditetapkan untuk sementara waktu
tempat yang aman diatas kapal,
masuk dalam empat kategori yaitu A,B,C,D.
dan selalu siap untuk diperiksa
oleh pejabat pemeriksa yg berDampak pencemaran barang beracun dan berbahaya terutama
wenang setiap waktu.
minyak thd lingkungan maritim berdasarkan pemeriksaan IMO ;
1. dampak ekologi
c. - Sebelum dibuang kelaut kotor 2. dampak rekreasi
an ditampung dalam tangki
3. dampak lingkungan dipelabhn/dermaga
khusus, selanjut diproses untuk
4. dampak instalasi industri
dihancurkan, dan setelah mela5. dampak perikanan
lui proses penghancuran dibu-ang kelaut berupa cairan.
6. dampak binatang laut
d. Aturan pembuangan sampah sesuai Annex V :
7. dampak burung laut
- 25 Mil : terap-terap,bahan-bahan pelapis,bahan kemasan.
- 12 Mil : sisa makanan, kertas, mejun, kaca, logam, botol- 8. dampak terumbu karang & ekosistem
9. dampak tumbuhan di pantai & ekosistem
botol.
10. daerah yang dilindingi dan tanaman laut
3 Mil : sisasisa cleaning atau pembongkaran
Jelaskan apa yg dimaksud dg bahan yg merugikan ?
Bahan yg merugikan adalah :bahan 2 yang berbentuk kemasan, Isi dari SOPEP (Shipboard Oil Pollution Emergency Plan) adalah :
cairan, bungkusan, dan bentuk2 lainnya yg apabila tercampur ke Rencana darurat penanggulangan pencemaran minyak dari kapal yg di
syahkan oleh administrasi negaranya, berupa bagan/ buku yg
dalam llingkungan akan mengakibatkan rusaknya ekosistem. .
merupakan petunjuk bagi nakhoda dan para awak kapal ttg tindakan
Buangan ialah bahan2/ material yg tidak terpakai merupakan sisa2 yg harus di lakukan oleh mereka di kapal utk mengurangi/
mengendalikan tumpahan minyak akibat suatu kecelakaan.
dari proses pengoperasian di kapal yang harus di buang
Cara pembuangan bhn kimia cair kategori A
Insiden ialah suatu keadaan yg terjadi di luar kebiasaan normal dan - Kapal sedang meneruskan pelayarannya dengan kecepatan min
7 knots
tidak di kehendaki yg menimbulkan kerugian dan membahayakan
Procedur2 dan penataan2 untuk pembuangan disetujui oleh
keselamatan jiwa dan harta benda.
Badan Pemerintah.
Tolak bala terpisah adalah air tolakbara yg dimasukan kedalam - Jumlah max muatan yang terbuang dari masing2 tangki dan
sistem saluran pipa2 yang berhubungan dengannya tidak
tangki yg secara tetap dimaksudkan untuk mengangkut tolakbara atau
melampaui 1 M3 atau 1/3.000 Kapasitas tangki dalam M3.
muatan selain bahan bahan cair yg merusak sebagaimana yg
ditetapkan secara sendiri2 didalam lampiran2 Konvensi yg sekarang - Pembuangan dilakukan dibawah garis air.
berlaku ada yg sepenuhnya terpisah dari sistem muatan dan bahan - Pembuangan dilakukan 12 mil laut dari daratan terdekat dengan
kedalaman air minimum 25 meter.
bakar.
Sasaran dan tujuan di buat/ di keluarkanya London Dumping Yg dimaksud dgn Chemical tanker adalah kapal yg dibangun atau
disesuaikan terutama untuk mengangkut muatan bahan2 cair curahan
Convention 1972
yg merusak dan termasuk kapal tanki minyak sebagaimana yg diatur
Menghindari pencemaran laut.
dalam lampiran I konvensi ini jika mengangkut muatan atau sebagin
Mengontrol pembuangan limbah.
muatan yg terdiri dari bahan2 cair curahan yg merusak.
Menjaga kelestarian lingkungan laut dan ekosistemnya.

Melokalisasi pembuangan limbah pd satu tempat yg aman.

Apakah yang dimaksud dg sampah ?

Semua jenis sisa makanan, bahan2 buangan rumah tangga dan


bahan2 buangan, tidak termasuk ikan segar dan bagian2nya yg terjadi
selama pengoperasian kapal yg normal dan ada keharusan utk di
singkirkan dan dibersihkan secara terus menerus atau berkala kecuali
bahan2 yg terdaftar dlm lampiran konvensi ini.
Ketentuan pembuangan sampah diluar daerah khusus sesuai
ANNEX V
Pembuangan sampah/garbage ke laut diizinkan apabila sisa sisa
makanan itu telah dilewatkan alat penghancur atau penggiling dari
anjungan tetap yg letaknya berjarak > 12 mil laut dari daratan dan
semua kapal apabila bersandar atau berada pada jarak 500 m dari
anjungan.
Sisa2 makanan yg telah di di hancurkan hrs dapat menerobos melalui
kisi2 dg lubang yg besarnya tidak lebih dr 25 mm.
Lembaga lembaga yang dibentuk secara Internasional
untuk menjamin ganti rugi pencemaran yang diakibatkan
karena minyak !
TOVALOP (Tanker Owner Voluntary Agreement
Concerning Liability for Oil Pollution) yg berdiri pd tahun
1969, dibentuk oleh pemilik kapal.
CRISTAL (Contract Regarding and Interim Supplement
to Tanker Liability of Oil Pollution) yang berdiri pada
tahun 1971, dibentuk oleh pemilik minyak yang diangkat
oleh kapal tangki anggota TOVALOP.
P & I Club (Protection and Indemnity Club) yaitu
lembaga perlindungan pengganti kerugian yang
merupakan gabungan dari beberapa Perusahaan
Asuransi.
Dokumen dokumen yang harus dibawa oleh kapal tangki
minyak selama berlayar ialah :
- Oil Record Book (Buku Catatan Minyak) bagian I dan
bagian
II.
- Loading and Damage Stability Information Book
- ODM Operation Manual
- Crude Oil Washing Operation and Equipment Manual
- Clean Ballast Tank Operation Manual
- Instruction and Operation Manual of OWS and Filtering
Equipment
- Shipboard Oil Pollution Emergency Plan (SOPEP
A. Penyebab tumpahnya minyak pd waktu kapal
melaksanakan bunker, ialah
- Sambungan pipa yang kurang rapat, sehingga terjadi
kebocoran
- Tumpahan bahan bakar yang terjadi karena meluapnya
bahan bakar dari tangki
B. Cara mengatasinya, ialah sebagai berikut :
- Dibawah sambungan pipa ditempatkan wadah untuk
menampung tumpahan minyak
- Lubang lubang di deck ditutup dengan kayu yang dibungkus
dengan majun / kain bekas.
Jelaskan bagaimana procedure bersih untuk kapal sebelum
tiba di Pelabuhan Muat dan pada waktu Kapal tiba di
Pelabuhan Muat :
- Sebelum Kapal tiba di Pelabuhan Muat :
Kapal tangki minyak setelah selesai membongkar muatannya di
Pelabuhan bongkar, memerlukan air ballast untuk menstabilkan
kapal agar dapat berlayar kembali dengan aman menuju
Pelabuhan Maut.

Air ballast diisikan kedalam beberapa tangki bekas muatan


sebelum meninggalkan Pelabuhan Bongkar Air ballast kotor
tersebut biasanya dibuang di tengah Laut dan diisi kembali
dengan air yang lebih bersih
Kapal tiba di Pelabuhan Muat :
Air ballast bersih tersebut di buang di Pelabuhan Muat agar tangki
tangki muatan yang berisi air ballast dapat diisi lagi dengan
muatan minyak.
Untuk mendukung usaha pencemaran minyak dari kapal dan
bangunan lepas pantai, Pemerintah wajib menyediakan
fasilitas penampungan (RECEPTION FACILITIES) Didarat dan
di pelabuhan guna menampung sisa sisa menyak yang
sudah terkumpul diatas kapal. Sebutkan tempat tempat
yang harus menyediakan fasilitas penampungan tersebut !
- Pelabuhan dan terminal dimana minyak mentah dimuat
- Semua pelabuhan dan terminal dimana minyak selain
minyak mentah dimuat lebih dari 100 ton/hari
- Semua pelabuhan yang memiliki fasilitas galangan dan
pembersih tangki
- Semua pelabuhan yang bertugas menerima &
memproses minyak dr kapal
Isi dari P & A MANUAL ialah :
- Gambaran utama dari Annex II Marpol 73 / 78
- Uraian dari perlengkapan dan tata susunan kapal
- Procedure2 pembongkaran muatan dan pemasangan
tangki muatan
- Procedure2 yang berhubungan dengan pembersihan
tangki2 muatan, pembuangan residu, pengisian tolak
bara dan pembuangan tolak bara.
PERATURAN-PERATURAN KESELAMATAN YG BERLAKU
PADA JETTY UNTK PENOPERSIAN KAPAL TANKI MMINYAK
IALAH :
Peraturan-peraturan Administrator Pelabuhan (Adpel)
Peraturan-peraturan dari Bea & Cukai
Peraturan-peratuaran dari kantor Kesehatan pelabuhan
Undang-undang pelayaran
Konstruksi persyaratan konstruksi dan peralatan bagi Kapal
Tangki Minyak 1.K 150 GRT ialah :
Jenis : - Crude Oil < 2.000 DWT
- Product Oil < 30.000 DWT
a. OWS
b. Strorage Tank
c. Standard Discharge Connection
d. Segregation of Fuel Oil / Ballast Tank
e. Slop Tank (Tangki Endap)
f. Oil Water Interface Detector (Alat pengamat batas antara
minyak dan air)
g. Oil Discharge Monitoring & Control System (Pemonitoran
dan Pengawasan buangan berminyak)
h. Discharge Manifold for shore reception facilities (Manifold
Pembuangan dari Ruang Muat ke Saran Penampungan di
darat)
i. Discharge of Effluent to Sea above Ballast Water Line
(Pembuangan Limbah Ruang Muat ke laut diatas garis air)
j. Means for Stopping Discharge (Peralatan untuk
menghentikan pembuangan limbah berminyak dari Ruang
Muat, kecuali Kapal Lama)
k. Tank Size Limitations (Pembatasan ukuran tangki), kecuali
kapal lama
l. Subdivision & Stability, kecuali Kapal Lama
m. Oil Record Book (Buku Catatan Minyak)

Sesuai luasnya pencemaran yang terjadi karena minyak,


maka penanggulangannya dapat dilaksanakan sebagai
berikut :
a. Penanganan secara Nasional, yaitu upaya upaya
penanggulangan yang dilaksanakan oleh unit unit
pelaksana teknis Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
bersama sama dengan instansi instansi terkait, baik
tingkat daerah maupun pusat.
b. Penanggulangan secara Regional, yaitu upaya upaya
penanggulangan dengan bekerja sama antara
Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Negara
Tetangga ybs.
Sebutkan jenis jenis pemeriksaan (Survey) untuk kapal
tangki minyak yang berkaitan dengan penerbitan Sertifikat
IOPP ?
Survey Pertama, ialah survey pada kapal untuk
memastikan bahwa struktur / sistem / peralatan /
penataan dan materialnya memuaskan memenuhi
persyaratan dari peraturan peraturan dan dalam
kondisi baik.
Survey Tahunan (Annual Survey) ialah survey
yang dilaksanakan dalam kurun waktu tiga bulan
sebelum / sesudah tanggal ulang tahun dari
sertifikat tersebut. Survey dilaksanakan untuk
memastikan bahwa perlengkapan dan peralatan
tetap ada, sesuai rincian yang tertulis dalam
sertifikat dan bekerja secara effisien.
Survey
Antara
(Intermediate
Survey)
dilaksanakan dalam kurun waktu enam bulan
sebelum/ sesudah pertengahan tanggal periode
berlakunya sertifikat. Survey ini lebih terinci dari
Survey Tahunan.

1.

A. Kapal tangki minyak baru (New Oil Tanker) ialah sebuah


kapal tangki minyak yang kontrak pembangunannya
ditetapkan pada tanggal 01/06/79.

2.
B.

Tolak bara bersih (Clean ballast) ialah tolak bara


dalam suatu tangki dimana sejak terakhir minyak
diangkut didalamnya, telah dianggap bersih dari muatan
minyak yang telah dikeluarkan dari kapal, dalam kondisi
air tenang pada hari yang cerah dan tidak tampak tanda
tanda minyak tumpah pada permukaan air.

C. Daerah khusus (Special Area) ialah suatu daerah laut,


dimana untuk alasan alasan teknis yang diakui dalam
hubungannya dengan kondisi geografis dan
lingkungannya dan dengan karakter tertentu dari lalu
lintasnya, pengesahan dari metode2 wajib tertentu
untuk pencegahan pencemaran laut oleh minyak yang
disyaratkan (mis: Laut Merah).
D. Bahan / Zat berbahaya ialah bahan / zat apapun jika
masuk ke dalam laut mampu untuk menciptakan
bahaya bahaya terhadap kesehatan manusia,
membahayakan sumber kehidupan dan kehidupan di
laut, merusak fasilitas / kehidupan atau mengganggu
pengguna laut yang sah lainya, dan termasuk minyak.

Pembuangan minyak atau campuran berminyak dari Ruang


Mesin dilarang (untuk semua kapal), kecuali memenuhi
persyaratan sebagai berikut :
Kapal sedang berlayar
Kapal tidak berada pada daerah khusus
Kapal berada pada jarak minimum 12 mil laut dari
daratan
Kandungan minyak < 100 PM
Kapal mengoperasikan suatu Sistem Pemonitoran
+ Pengendalian pembuangan minyak +
Perlengkapan pemisah air berminyak + Sistem
Penyaringan Minyak.
Pembuangan minyak atau campuran berminyak dari
Ruang Muat dilarang (untuk kapal tangki minyak),
kecuali memenuhi persyaratan persyaratan sebagai
berikut :
Kapal sedang berlayar
Kapal tidak berada pada daerah khusus
Kapal berada > 50 mil laut dari daratan
Volume pembuangan seketika dari kandungan
minyak max 60 ltr/mil.
Total kapasitas minyak yang dibuang ke laut
Kapal tangki minyak baru =1/30.000 x jumlah
muata
Kapal tangki minyak lama = 1/15.000 x jumlah
muatan
Kapal mengoperasikan suatu Sistem Pemonitoran
dan Pengendalian Muatan + Tangki Endap (SLOP
TANK).