Anda di halaman 1dari 9

DAFTAR ISI

COVER
KATA PENGANTAR ...............................................................................................i
BAB I PENDAHULUAN .........................................................................................1
1.1 Latar Belakang .................................................................................................1
1.2 Rumusan Masalah ...........................................................................................1
1.3 Tujuan ...............................................................................................................1
1.4 Manfaat ............................................................................................................2
BAB II PEMBAHASAN ..........................................................................................3
2.1 Definisi Rawat Jalan..........................................................................................3
2.2 Jenis Pelayanan Rawat Jalan Di Rumah Sakit ................................................3
2.3 Isi Atau Formulir Rekam Medis ........................................................................3
2.4 Pelayanan Di Unit Rawat Jalan .......................................................................4
2.5 Fungsi-Fungsi Yang Terkait...............................................................................7
BAB III PENUTUP .................................................................................................9
3.1 Kesimpulan........................................................................................................9
3.2 Saran ................................................................................................................9

BAB I
PENDAHULUAN
1.1

Latar belakang

Pelayan rawat jalan merupakan salah satu unit kerja dirumah sakit yang melayani
pasien yang berobat jalan dan tidak lebih dari 24 jam pelayanan, termasuk seluruh
prosedur diagnostik serta terapeutik. Menurut permenkes nomer 749a tahun 1989
menyebutkan bahwa setiap sarana pelayanan kesehatan wajib menyelenggarakan
rekam medis. Rekam medis(RM) adalah berkas yang berisi catatan dan dokumen
tentang identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan yang
diberikan kepada pasien pada sarana pelayanan kesehatan. Penyelenggaraan
rekam medis dirumah sakit melakukan proses penerimaan pasien sampai
pelaporan. Dalam makalah ini kami akan coba menjelaskan prosedur apa saja yang
ada dalam pelayanan rawat jalan, dari mulai pasien mendaftar diloket pendaftaran
sampai mereka pulang kembali. Penerimaan pasien merupakan pelayanan utama
yang diberikan oleh rumah sakit atau sarana pelayanan kesehatan, pasien sebelum
menerima pelayanan kesehatan berupa medis dari penyedia layanan kesehatan
adalah mendaftar hal ini penting agar pasien menerima pelayanan, dan agar pasien
tercatat dalam buku kunjungan kesehtan.

1.2

Rumusan masalah

a. Apa yang dimaksud pelayanan rawat jalan?


b. Apa saja jenis-jenis pelayanan rawat jalan?
c. Apa saja isi dari rekam medis rawat jalan?
d. Bagaimana proses penyelenggaran rekam medis rawat jalan?
e.

Bagaimana dengan fungsi-fungsi rekam medis


penyelenggaraan rekam medis di unit rawat jalan?

yang

terkait

dengan

1.3 Tujuan
a. Menjelaskan tentang pengertian unit rawat jalan
b. Menjelaskan tentang penyelenggaraan rekam medis di unit rawta jalan
c. Menyebutkan isi dari rekam medis di unit rawat jalan
d. Menyebutkan jenis-jenis pelayanan rekam medis di unit rawat jalan
e. Menjelaskan fungsi-fungsi rekam medis yang terkait penyelenggaraan rekam medis
di unit rawat jalan

1.4

Manfaat

1. Untuk mengetahui pengertian tentang pelayanan kesehatan rawat jalan


2. Untuk mengetahui jenis-jenis pelayanan rawat jalan

3. Untuk mengetahui isi dari rekam medis rawat jalan


4. Untuk mengetahui proses penyelenggaraan rekam medis unit rawat jalan
5. Untuk mengetahui fungsi-fungsi rekam medis yang terkait dengan penyelenggaraan
rekam medis di unit rawat jalan

BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Definisi rawat jalan
Pelayanan rawat jalan (ambulatory) adalah satu bentuk dari pelayanan
kedokteran. Secara sederhana yang dimaksud dengan pelayanan rawat jalan adalah
pelayanan kedokteran yang disediakan untuk pasien tidak dalam bentuk rawat inap
(hospitalization). Pelayanan rawat jalan ini tidak hanya yang diselenggarakan oleh
sarana pelayanan kesehatan yang telah lazim dikenal rumah sakit atau klinik, tetapi
juga yang diselenggarakan di rumah pasien (home care) serta di rumah perawatan
(nursing homes).

2.2 Jenis pelayanan rawat jalan di rumah sakit


Bentuk pertama dari pelayanan rawat jalan adalah yang diselenggarakan oleh
yang ada kaitannya dengan rumah sakit (hospital based ambulatory care). Jenis
pelayanan rawat jalan di rumah sakit secara umum dapat dibedakan atas 4 macam
yaitu :
a. Pelayanan gawat darurat (emergency services) yakni untuk menangani pasien yang
butuh pertolongan segera dan mendadak.
b. Pelayanan rawat jalan paripurna (comprehensive hospital outpatient services) yakni
yang memberikan pelayanan kesehatan paripurna sesuai dengan kebutuhan pasien.
c. Pelayanan rujukan (referral services) yakni hanya melayani pasien-pasien rujukan
oleh sarana kesehatan lain. Biasanya untuk diagnosis atau terapi, sedangkan
perawatan selanjutnya tetap ditangani oleh sarana kesehatan yang merujuk.
d. Pelayanan bedah jalan (ambulatory surgery services) yakni memberikan pelayanan
bedah yang dipulangkan pada hari yang sama

2.3 Isi atau Formulir Rekam Medis


a.
1)
2)
3)
4)
5)

Formulir rekam medis rawat jalan :


Lembar umum terdiri dari :
Identitas Pasien
Ringkasan pasien rawat jalan
Catatan poliklinik
Konsultasi
Hasil pemeriksaan

b.
1)
2)
3)
4)
5)
6)
7)
8)

Lembar spesifik terdiri dari :


Evaluasi sosial
Evaluasi psikologis
Data dasar medis
Data dasar nurse atau perawat
Catatan lanjutan medis
Salinan resep
Catatan lajutan nurse
KIUP

9) Buku Register

2.4

Pelayanan di unit rawat jalan

Instalasi rawat jalan atau unit rawat jalan atau poliklinik, merupakan tempat
pelayanan pasien yang berobat rawat jalan sebagai pintu pertama apakah pasien
tersebut menginap atau tidak, atau perlu dirujuk ketempat pelayanan kesehatan
lainnya.
A. Tempat Pendaftaran Pasien Rawat Jalan (TPPRJ)
TPPRJ atau lebih dikenal dengan sebutan tempat pendaftaran, merupakan tempat
dimana antara pasien dengan petugas rumah sakit melakukan kontak yang pertama
kali.
Sebelum tempat pendaftaran dibuka perlu disiapkan :
1) Kartu Indeks Utama Pasien (KIUP)
2) Kartu Identitas Berobat (KIB)
3) Dokumen Rekam Medis
4) Buku register
5) Tracer
6) Buku Ekspedisi
7) Karcis pendaftaran pasien

Menanyakan kepada pasien yang datang, apakah sudah pernah berobat? Bila
belum berarti pasien baru dan bila sudah berarti pasien lama.
1. Pelayanan kepada pasien baru meliputi :
a. Menanyakan identitas pasien lengkap untuk dicatat pada formulir rekam medis rawat
jalan, KIB, dan KIUP.
b. Menyerahkan KIB kepada pasien dengan pesan untuk dibawa kembali bila datang
berobat berikutnya.
c.

Menyimpan KIUP sesuai huruf abjad (alfabetik)

d. Menanyakan keluhan utamanya guna memudahkan untuk mengarahkan pasien ke


poliklinik yang sesuai.
e. Menanyakan apakah membawa surat rujukan. Bila membawa :
-

Tempelkan pada formulir rekam medis rawat jalan.

Baca isinya ditujukan kepada dokter siapa atau diagnosisnya, guna mengarahkan
pasien menuju poliklinik yang sesuai.

f.

Mempersilahkan pasien menunggu di ruang tunggu poliklinik yang sesuai.

g. Mengirimkan dokumen rekam medis ke poliklinik yang sesuai dengan menggunakan


buku ekspedisi.
2. Pelayanan pasien lama, meliputi :
a. Menanyakan terlebih dahulu membawa KIB atau tidak.
b. Bila membawa KIB, maka catatlah nama dan nomor rekam medisnya pada tracer
utnuk dimintakan dokumen rekam medis lama ke bagian filing.
c.

Bila tidak membawa KIB, maka tanyakanlah nama dan alamatnya untuk dicari di
KIUP.

d. Mencatat nama dan nomor rekam medis yang ditemukan di KIUP pada tracer untuk
dimintakan dokumen rekam medis lama ke bagian filing.
e. Mempersilahkan pasien baru atau membayar di loket pembayaran.
B. Pelayanan pasien asuransi kesehatan disesuaikan dengan peraturan dan
prosedur asuransi penanggung biaya pelayanan kesehatan.
C. Merima dokumen rekam medis dari TPPRJ dengan menandatangani buku
ekspedisi.
D. Mengontrol pembayaran jasa pelayanan rawat jalan yang dibawa oleh pasien
dan dicatat dibuku register.
E. Memanggil pasien berurutan agar tidak terjadi antrian yang memanjang.
F. Merekap hasil laporan dari paramedis yang meliputi anamnese, diagnosis dan
tindakan yang dilakukan oleh tenaga medis maupun paramedis dimana
laporan tersebut sudah di tanda tangani oleh tenaga medis ataupun
paramedis yang menangani pasien tetrsebut.
G. Memberikan keterangan tentang penyakit kepada pasien dalam bentuk
resume medis.
H. Apabila perlu dirawat, buatlah surat admission note kemudian dibawa ke
TPPRI.
I. Apabila diperlukan membuat surat keterangan sakit atau sehat, dan surat
keterangan kematian.
J. Setelah selesai pelayanan, maka yang dilakukan adalah :
1. Mencatat identitas pada buku register pendaftaran pasien rawat jalan,
2. Mencocokan jumlah pasien dengan jumlah pendapatan pendaftaran rawat jalan
dengan kasir rawat jalan.
3. Membuat laporan harian tentang : Penggunaan nomor rekam medis, agar tidak
terjadi duplikasi.
4. Penggunaan formulir rekam medis, untuk pengendalian penggunaan formulir rekam
medis.
5. Merekapitulasi jumlah kunjungan pasien baru dan lama, untuk keperluan statistik
rumah sakit.
Diskripsi atau gambaran kegiatan pokok di Tempat Pendaftaran Pasien Rawat Jalan
Alur rawat jalan:

2.5 Fungsi-fungsi yang terkait


1. Fungsi Assembling di unit rekam medis, bertanggung jawab terhadap :

a. Penyediaan dokumen rekam medis baru dan formulir yang dibutuhkan unit rawat
jalan.
b. Alokasi nomor rekam medis pasien yang lewat tempat pendaftaran pasien rawat
jalan.
c. Pencatatan, penggunaan, dan pengendalian nomor dan dokumen rekam medis.
2. Fungsi Filing unit rekam medis, bertanggung jawab terhadap :
a. Pencarian dokumen rekam medis lama dengan menggunakan tracer
b. Penyerahan dokumen rekam medis ke TPPRJ dengan buku ekspedisi.
3. Fungsi kasir (keuangan) bertanggung jawab terhadap :
a. Penerimaan uang pembayaran jasa pelayanan rawat jalan sesuai tarif rawat jalan.
b. Pembuatan bukti pembayaran yang diserahkan kepada pasien dan arsip.
c. Pencocokan pendapatan pendaftaran pasien rawat jalan.
4. Fungsi pelayanan Askes, yang bertanggung jawab terhadap :
a. Pemberian penjelasan prosedur pelayanan kesehatan bagi peserta Askes.
b. Pelayanan rekam medis seperti pasien umumnya

BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Berdasarkan pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa pelayanan rawat
jalan merupakan salah satu unit kerja dirumah sakit yang melayani pasien berobat
jalan dan tidak lebih dari 24 jam pelayanan. Dan dalam pelayanan rawat jalan yang
ada dirumah sakit tedapat berbagai macam jenis-jenis pelayanan rawat jalan, dalam
hal ini Rekam Medis sangat berperan penting dalam system pelayanan di unit rawat
jalan dikarenakan demi untuk menunjang system pelayanan di unit rawat jalan agar
tercapainya pelayanan rawat jalan yang baik dan pelayanan yang bermutu, dan
juga tercapainya tertib administrasi. Dengan adanya rekam medis rahasia pasien
akan lebih terjamin.

3.2 Saran
Untuk keselamatan pasien dan keamanan pasien, maka setiap rumah sakit
harus ada rekam medis, sesuai dengan permenkes nomer 749 tahun 1989
menyebutkan bahwa setiap sarana pelayanan kesehatan wajib menyelenggarakan
rekam medis. Oleh karena itu, tenaga medis harus bisa dipercaya dan mampu
berkomunikasi antara dokter dengan baik, untuk mencapai pelayanan kesehatan
yang bermutu.

DAFTAR ISI
http://www .Contoh Makalah Prosedur Pelayanan Rawat Jalan_files/blank.html
http://www.scribd.com/doc/36283196/Contoh-Makalah-Prosedur-Pelayanan-Rawat-Jalan
http://www.scribd.com/collections/4343040/MANAJEMEN-RAWAT-INAP-DAN-RAWATJALAN.