Anda di halaman 1dari 9

PT.

Roman Ceramics International 2014


Laporan Kegiatan GKL
25 Agustus 2014
A. Modifikasi Modulating Valve Smokes Fan
Menurut Mr. Massimo bila Modulating Valve berada pada posisi tutup full
maka akan terjadi Depression Kiln yang berarti tarikan dari Smokes Fan
kurang. Oleh karena itu dilakukan modifikasi dengan cara memotong Valve
10 cm di posisi atas dan bawah (total pemotongan 20 cm)
10cm

B. Setting Parameter Udara dan Gas Burner


1. Setting Udara Burner : 36 mmH2O untuk seluruh Burner
2. Setting Gas Burner
Minimum : 10 mmH2O
Maximum : 100 mmH2O
C. Trial Bakar Biskuit ukuran 20 x 40
1. Setting Temperatur
K3

K5

S7

S9

S11

S13

S15

S17

S19

600

720

880

900

950

980

1080

1080

1080

S18

S20

1080

1080

2. Test Seri untuk Tile Motive (Tes Dilakukan Per Baris)


W. 40240
W. 40106
W. 40660
Hasil permukaan kerut dan matt

PT. Roman Ceramics International 2014


26 Agustus 2014
Modifikasi Temperatur untuk Permukaan dan Seri Tile
1. Pukul 08:37
K3

K5

S7

S9

S11

S13

S15

S17

S19

600

720

880

950

980

1000

1080

1120

1120

S18

S20

1120

1120

2. Pukul 10:52
K3

K5

S7

S9

S11

S13

S15

S17

S19

650

700

850

920

980

1080

1100

1120

1120

S18

S20

1120

1120

3. Pukul 11:17
K3

K5

S7

S9

S11

S13

S15

S17

S19

650

700

850

920

1100

1080

1080

1090

1090

S18

S20

1090

1090

4. Pukul 13:42
K3

K5

S7

S9

S11

S13

S15

S17

S19

650

700

850

920

1100

1080

1080

1080

1080

S18

S20

1080

1080

5. Pukul 14:53
K3

K5

S7

S9

S11

S13

S15

S17

S19

650

700

850

920

1100

1080

1085

1085

1085

S18

S20

1085

1085

PT. Roman Ceramics International 2014


6. Pukul 15:18
K3

K5

S7

S9

S11

S13

S15

S17

S19

650

700

850

920

1100

1080

1090

1090

1090

S18

S20

1090

1090

27 Agustus 2014
Hasil Produksi Motive W. 40240 Tidak Stabil
Permukaan Gloss-Matt
Permukaan pori-pori (Over Firing)
Cek temperatur S19 dan S20 tidak stabil (turun 74C)
Pengatasan
1. Rubah arah lubang pipa Speedy Cold Air Fan (Pipa atas 1-4)

OUT KILN

2. Pipa Speedy Cold Air Fan nomor 9 dan 10 ditutup 7 putaran (max open full 8
putaran)
3. Sliding manual Speedy Cold Air Fan ditutup (buka 10 cm dari tutup full)
Hasil :
Temperatur S19 dan S20 Stabil
Temperatur K3 dan K5 turun (maksimal 60C dari setting point)
Pengatasan temperatur K3 dan K5 turun
1. Rubah tekanan maksimum K3 dan K5 100 130 mmH2O (Hasil tidak OK)

PT. Roman Ceramics International 2014


2. Rubah M1_PF
-1.2 -1.5 (Hasil tidak OK)
-1.5 -2.0 (Temperatur K3 dan K5 OK, S19 tidak stabil)
28 Agustus 2014
A. Gas Valve Off
Setelah program Autoset mencapai puncak Ascent Phase temperatur zona S19
terus naik > 1220C sehingga otomatis Gas Valve Off (Kiln dalam keadaan
kosong). Menurut Mr. Massimo hal ini terjadi karena pada saat Kiln kosong
tarikan Hot Air Fan terlalu besar sehingga panas di zona End Firing tidak
ditarik oleh Smokes Fan (blow)
Pengatasan :
1. Tutup skep cabang 1 Hot Air Fan 2 lubang (lubang 9 7)
2. Tutup full damper atas modul nomor 6
Hasil temperatur S19 stabil sesuai setting point
B. Temperatur K3 tidak mencapai Setting Point
Pengatasan :
1. Tambah tekanan gas K3 100 115 mmH2O
2. Rubah setting point K5 900 930C
3. Cek udara seluruh burner 36 mmH2O
Hasil : Temperatur K3 aktual 730 750C
4. Rubah tekanan udara burner K3 36 45 mmH2O
Hasil : Temperatur aktual K3 stabil 765C

PT. Roman Ceramics International 2014


C. Data Posisi Skep Manual GKL
Fan
Posisi Skep
Pusat Motor HAF 2 Lubang 4
Cabang no. 8
Lubang 13
Cabang no. 7
Lubang 13
Cabang no. 6
Lubang 13
Hot Air Fan
Cabang no. 5
Lubang 13
Cabang no. 4
Lubang 7
Cabang no. 3
Lubang 4
Cabang no. 2 dan 1
Lubang 7
Cabang no. 1
Lubang 7
Cabang no. 2
Lubang 13
Cabang no. 3
Lubang 13
RLW Hot Air Fan
Cabang no. 4
Lubang 13
Cabang no. 5
Lubang 13
Cabang no. 6
Lubang 13
Pipa Atas
Lubang 13
Speedy Cold Air Fan
Pipa Bawah
Lubang 13
Sliding Manual
Buka 10 cm
Cabang Bawah
Lubang 5
Smokes Fan
Pipa Atas 1 - 4
Lubang 7
Damper
Lubang 13
29 Agustus 2014
A. Permukaan Motive W. 40240 Tidak Stabil (Gloss Matt)
Menurut Mr. Alex Po indikasi tidak stabil dari gap pada Kiln
Pengatasan :
1. Pengatasan temperatur K3 tidak mencapai setting point
a.

Tutup skep Smokes Fan bawah 2 lubang (lubang 7 lubang 5)

b.

Tutup skep pipa 1 4 cabang Smokes Fan atas 2 lubang (lubang 7


lubang 5)

c.

Rubah temperatur K3S7


K3 : 800 750C
K5 : 920 850C
S7 : 980 960C

Hasil W. 40240 masih terdapat pori-pori

PT. Roman Ceramics International 2014


2. Thermoregulator S11 S20 diposisikan pada Local (Manual) untuk
mengamati kestabilan temperatur pada zona tersebut
3. Rubah parameter Gap Management Burner S11 S20
Begin End SP Var
-400 200
-5
4. Setting parameter Gap Management pengaturan Main Baffle Smokes Fan
Begin End Position
-1000 7000
25%
Hasil W. 40240 glossy stabil
B. Perhitungan Spesific Consumption GKL
Kapasitas :

Konstanta Normalisasi

Gas Flowrate (Q) :

222 x 1.001 = 222.2 Nm3/h


Spesific Consumption :

30 Agustus 2014
A. Penghematan Konsumsi Gas
1. Rubah tekanan gas K3 = 160 130 mmH2O
2. Rubah tekanan minimum gas S11 S18 = 10 8 mmH2O
Cek Specific Consumption
Gas Flowrate :

PT. Roman Ceramics International 2014

Normalisasi Flowrate :
187.5 x 1.001 = 187.68 Nm3/h
Spesific Consumption :

B. Hasil Produksi
Motive W. 40106 Matt dan pori-pori setelah terjadi gap
Motive W. 40215 OK
1 September 2014
A. Tile Motive W. 40630 dan W. 40215 Rawan Mruntus
Menurut Mr. Alex Po hal ini terjadi dimungkinkan karena proses Degassasion
pada zone pre heating masih kurang. Selain itu karena ada indikasi Over Firing
akan dilakukan tes dengan mematikan burner di zona End Firing juga untuk
menekan konsumsi gas.
Pengatasan :
a. Karena ada indikasi over firing burner zone S 19 dan S20 OFF dan dilakukan
setting tekanan udara 36 4 mmH2O
b. Untuk mengoptimalkan proses Degassasion pada zone pre heating tekanan
udara zona K3 S7 dirubah 45 50 mmH2O.
c. Stabilisasi tekanan di dalam Kiln dengan menyeimbangkan tarikan Smokes
Fan dan mengurangi perubahan bukaan Speedy Cold Air Fan
M1_PF = -1.3 -1.4
K21

= 525 510

d. Menaikkan temperatur zone pre heating dengan cara menambah tekanan


Speedy Cold Air Fan sehingga seolah-olah panas pada zone Firing di geser
menuju zone pre heating. V_IRR 39 41

PT. Roman Ceramics International 2014


Hasil : Tes Motive W.40215 1 baris permukaan OK, Motive W. 40630 cekung
-0.40 s/d -0.20 dalam keadaan dingin.
e. Pengatasan Cekung
Tekanan udara pada zone S19 ditambah 5 20 mmH2O untuk mengurangi
temperatur zone S19. Hasil planarity motive W.40200 max cekung -0.24
f. Hasil produksi motive W. 40215 tidak stabil
14:50 permukaan OK (setelah kosong)
15:00 permukaan pori-pori
15:10 permukaan OK (tanpa ada perubahan temperatur dan Kiln dalam
keadaan full
B. Komparasi Spesific Consumption GKS dengan GKL
GKS (Bakar size 20 x 50)
Flowrate Gas:

Konstanta Normalisasi:

Normalisasi Flowrate:
184.5 x 1.02 = 187.68 m3/h
Kapasitas:

Specific Consumption:

GKL (Bakar size 20 x 40)


Flowrate Gas:

PT. Roman Ceramics International 2014

Normalisasi Flowrate:
180 x 1.001 = 180.18 Nm3/h
Specific Consumption:

Specific Consumption Kontrak


320 kcal/kg 5%
Maksimum specific consumption = 336 kcal/kg

Ngoro, September 2014

Alan Candra B.