Anda di halaman 1dari 3

Pada dasarnya prinsip-prinsip etika bisnis tidak jauh berbeda dengan prinsip-prinsip yang ada

di kehidupan sehari-hari kita, dan prinsip-prinsip tersebut juga berhubungan erat dengan
kehidupan masyarakat pada umumnya di seluruh belahan dunia.
Menurut (Sonny Keraf, 1998, dikutip oleh Arijanto, 2011), prinsip-prinsip etika bisnis meliputi :
1. Prinsip otonomi
Sikap dan kemampuan manusia untuk mengambil keputusan dan bertindak berdasarkan
kesadarannya tentang apa yang dianggapnya baik untuk dilakukan.
2. Prinsip kejujuran
Kegiatan bisnis tidak akan bisa bertahan lama dan berhasil jika tidak didasarkan atas kejujuran.
a. Jujur dalam pemenuhan syarat-syarat perjanjian dan kontrak.
b. Kejujuran dalam penawaran barang atau jasa dengan mutu dan harga yang sebanding.
c. Jujur dalam hubungan kerja intern dalam suatu perusahaan.
3. Prinsip keadilan
Menuntut agar setiap orang diperlakukan secara sama sesuai dengan aturan yang adil dan sesuai
kriteria yang rasional obyektif, serta dapat dipertanggung jawabkan.
4. Prinsip saling menguntungkan (mutual benefit principle)
Menuntut agar bisnis dijalankan sedemikian rupa sehingga menguntungkan semua pihak.
5. Prinsip integritas
Dihayati sebagai tuntutan internal dalam diri pelaku bisnis atau perusahaan, agar perlu
menjalankan bisnis dengan tetap menjaga nama baik pimpinan, karyawan, maupun
perusahaannya.

Penerapan prinsip-prinsip etika bisnis

Etika
Profesi
Profesi dapat
dirumuskan
sebagai
pekerjaan
yang
dilakukan
untuk nafkah
hidup dengan
mengandalkan keahlian dan keterampilan yang tinggi dan dengan melibatkan komitmen pribadi
(moral) yang mendalam.
Profesional adalah orang yang melakukan sesuatu pekerjaan purna waktu dan hidup dari
pekerjaan itu dengan mengandalkan keahlian dan keterampilan yang tinggi serta mempunyai
komitmen pribadi yang mendalam atas pekerjaan itu.
Ciri umum profesi :

1.
2.
3.
4.
5.

Memiliki keahlian dan keterampilan khusus.


Adanya komitmen moral yang tinggi.
Profesional atau hidup dari profesinya.
Mempunyai tujuan mengabdi untuk masyarakat.
Memiliki sertifikasi maupun izin atas profesi yang dimilikinya.

Prinsip-Prinsip Etika Profesi


1. Prinsip tanggung jawab
Seorang profesional harus bertanggung jawab atas profesi yang dimilikinya.
2. Prinsip keadilan
Prinsip yang menuntut seseorang yang profesional agar dalam melaksanakan profesinya tidak
akan merugikan hak dan kepentingan pihak tertentu.
3. Prinsip otonomi
Prinsip yang dituntut oleh kalangan profesional terhadap dunia luar agar mereka diberikan
kebebasan sepenuhnya dalam menjalankan profesinya.
4. Prinsip integritas moral
Seorang yang profesional adalah orang yang mempunyai integritas pribadi atau moral yang tinggi.
Bisnis Sebagai Profesi yang Luhur
Dunia bisnis modern mensyaratkan dan menutut para pelaku bisnis untuk menjadi orang yang
profesional.
Sikap profesional pelaku bisnis :
1. Kemampuan teknis (keahlian, keterampilan).
2. Komitmen pribadi yang tinggi.
3. Moral pada profesi (tidak merugikan pihak lain)
Pandangan Ideal tentang Bisnis
Dasar pemikirannya adalah pertukaran timbal balik secara fair di antara pihak-pihak yang terlibat.
Keuntungan hanya dilihat sebagai konsekuensi logis dalam kegiatan bisnis, yaitu bahwa dengan
memenuhi kebutuhan masyarakat secara baik, keuntungan akan datang dengan sendirinya.

Etika Khusus
1. Etika individual

Menyangkut kewajiban dan sikap manusia terhadap diri sendiri.


2. Etika sosial
Suatu etika yang berbicara mengenai kewajiban dan hak, pola dan perilaku manusia sebagai
makhluk sosial dalam berinteraksi dengan sesamanya.
3. Etika lingkungan hidup
Hubungan antara manusia dengan lingkungan alam yang ada di sekitarnya.
Referensi : www.hafrizalokta.unitas-pdg.ac.id