Anda di halaman 1dari 11

Tugas 1 MK Biologi Sel, Kelompok 3 orang

NAMA KELOMPOK

: Ayu Maitreya Chandrayani


: Daning Nindya
: Eka Imbia Agus

KELAS

:A

PRODI

: S1 Pendidikan Biologi

JADWAL

: Senin Gedung O3.207 jam ke 6-7

JAWABAN
1. Apakah manfaat mempelajari biologi sel?
Sel merupakan satuan struktural makhluk hidup selain itu sel juga disebut sebagai
satuan fungsional makhluk hidup. Sehingga ilmu tentang sel menjadi dasar bagi
cabang-cabang ilmu biologi yang lain, misalnya fisiologi, genetika, kesehatan,
peternakan, dan pertanian. Dalam mempelajari penyusun tubuh makhluk hidup terkecil
yaitu sel dapat memberikan manfaat pengetahuan dasar dalam mengenal unsur
penyusun dasar sel tersebut sehingga dapat diketahui secara lebih dalam fungsi yang
diberikan sehingga dapat dikembangkan menjadi sesuatu yang bermanfaat dalam riset
dan sosial lingkungan. Karena semua kegiatan atau aktivitas yang berkenaan dengan
makhluk hidup pasti berhubungan dengan fungsi sel, sebagai unit terkecil penyusun
makhluk hidup.
2. Jelaskan perbedaan struktur sel prokariotik dengan sel eukariotik!
a) Sel prokariotik
Semua sel prokariotik mempunyai membran plasma, nukleoid (berupa DNA dan
RNA), dan sitoplasma yang mengandung ribosom. Sel prokariotik tidak memiliki
membran inti. Karena tidak memiliki membran inti, maka bahan inti yang berada di
dalam sel mengadakan kontak langsung dengan protoplasma. Ciri lain sel
prokariotik adalah tidak memiliki sistem endomembran (membran dalam), seperti
retikulum endoplasma dan kompleks golgi. Selain itu sel prokariotik juga tidak
memiliki mitokondria dan kloroplas, namun mempunyai struktur yang berfungsi
sama, yaitu mesosom dan kromatofor.
Gambar Sel Prokariot Bakteri

b) Sel Eukariotik
Perbedaan pokok antara sel prokariotik dan sel eukariotik adalah sel eukariotik
memiliki membrane inti, sedangkan sel prokariotik tidak. Selain itu sel eukariotik
memiliki system endomembran, yakni memiliki organel-organel bermembran seperti
seperti reticulum endoplasma, kompleks golgi, mitokondria, lisosom, serta kloroplas
pada tumbuhan. Sel eukariotik juga memiliki sentriol, sedangkan sel prokariotik
tidak.

Gambar Sel Eukariot


3.

Komponen sel apa saja yang terdapat baik pada sel prokariotik maupun sel
eukariotik, dan jelaskan mengapa harus ada?.
a) Membran sel
Membran sel sangatlah vital karena membran sel memisahkan sel dari dunia
luar. Membran sel juga memisahkan kompartemen di dalam sel dan melindungi
proses-proses penting. Membran sel mempunyai fungsi berbeda pada daerah
dan organela yang berbeda. Akan tetapi membran sel secara umum mempunyai
struktur umum yang sama.

Gambar membrane sel


b) Nukleus
Nukleus umum terdapat pada sel eukariot dan merupakan tempat mayoritas
material genetik sel (DNA-yang juga dapat ditemukan di mitokondria dan
kioroplast). Nukleus mengandung komponen dan enzim yang diperlukan menjaga
dan mentranskrip material genetik secara selektif (misal membuat rnRNA) dan
menggandakan DNA. Nukleus juga bertanggung jawab untuk sintesis dan
penggabungan komponen yang diperlukan untuk mentranslasi material genetik
(ribosom, tRNA, meskipun translasi dilakukan di sitoplasma.

Gambar Nukleus
d) Ribosom
Setiap sel hidup mempunyai ribosom. Ribosom mempunyai ukuran yang sangat
kecil dan dapat dilihat dengan bantuan rnikroskop. Ribosom memungkinkan translasi
terjadi yaitu suatu transkripsi mRNA diterjemahkan dan protein disintesis tergantung
dari informasi yang ada didalamnya. Ribosom secara aktif mengkoordinasi dan
membantu proses sintesis polipeptida dan berperan secara aktif sebagai pusat
aktivitas banyak proses didalam sel.

Gambar Ribosom

e) Lisosom
Lisosom adalah sistem pembuangan sampah dalam sel. Lisosom bekerja
dengan mendegradasi makromolekul seperti monosakarida atau partikel sel yang
rusak atau tua, dan juga bakteri yang telah diambil secara fagositosis. Setelah
bakteri masuk vakuola, vesikel yang mengandung ensim lisosomal (lisosome primer)
berusi. pH menjadi asam dan mengaktivasi enzim. Vakuola kemudian menjadi
lisosom sekunder dan mendegradasi bakteri.

Gambar Lisosom

f) Peroksisom
Peroksisom terbuat dari lapisan ganda phospholipid membungkus materialmaterial mudah teroksidasi. Secara umum berberbentuk sferik dan kadang-kadang
berbentuk bulat. Peroksisom mempunyai membran protein yang berperan dalam
pemasukan protein dan proliferasi serta segregasi sel. Perbedaan utamanya ada
pada tipe phospholipid yang digunakan dan ukuran membran. Peroksisom jauh lebih
kecil daripada sel.

Gambar Peroksisom
g) Mitokondria
Mitokondria adalah organel sel yang berfungsi sebagai tempat respirasi sel
makhluk hidup. Secara garis besar, tahap respirasi pada tumbuhan dan hewan
melewati jalur yang sama, yang dikenal sebagai daur atau siklus Krebs. Mitokondria
kerap disebut sebagai pembangkit energi bagi sel karena mitokondria yang paling
banyak menghasilkan energi ATP untuk sel. Mitokondria berisi sejumlah enzim dan
protein yang membantu proses katabolisme karbohidrat dan lemak yang diperoleh dari
makanan yang kita makan untuk melepaskan energi. Mitokondria mempunyai dua
lapisan membran, yaitu lapisan membran luar dan lapisan membran dalam. Pada sel
prokariotik disebut mesosom.

Gambar Mitokondria

4. Apakah perbedaan struktur sel tumbuhan dan sel hewan?


Sel tumbuhan memiliki organel tertentu yang tidak terdapat pada sel hewan dan
sebaliknya. Sel tumbuhan memiliki dinding sel, plastid, dan vakula yang tidak dimiliki
oleh sel hewan. Sebaliknya sel hewan memiliki sentriol yang tidak dimiliki oleh sel
tumbuhan. Struktur dasar yang membedakan antara sel hewan dan sel tumbuhan
adalah sebagai berikut:
No
1
2

Bagian Sel
a. Dinding sel
b. Membrane plasma
Organel sel
a. nucleus
b. Retikulum endoplasma
c. Ribosom
d. Badan mikro
-peroksisom

-glioksisom
e. Kompleks golgi
f. Mitokondria
g. Lisosom
h. Sentriol
i. Plastida
Vakuola

Sel Tumbuhan

Sel Hewan

(diktiosom)

5. Jelaskan!
a. sel merupakan unit struktural terkecil dari makhluk hidup
b. sel merupakan unit fungsional terkecil dari makhluk hidup
c. sel merupakan unit hereditas terkecil dari makhluk hidup
a. Sel merupakan unit (satuan/zarah) terkecil dari makhluk hidup dan tidak dapat
dibagi lagi yang dapat melaksanakan kehidupan. Secara struktural, tubuh
makhluk hidup tersusun atas sel-sel sehingga sel disebut satuan structural
terkeci makhluk hidup.
b. Sel dikatakan sebagai unit fungsional terkecil makhluk hidup karena secara
fungsional tubuh makhluk hidup dapat menyelenggarakan kehidupan jika sel-sel
penyusunnya berfungsi. Jadi ,kegiatan tiap sel tersebut yang membentuk
organisme.
c. Sel dikatakan sebagai unit hereditas karena hereditas adalah penurunan sifat
keturunan. Penurunan ini dilakukan oleh kromoson yang terdapat didalam inti sel.
Sel sebagai unit hereditas terkecil makhluk hidup, sel memiliki struktur yang
dinamakan degan nukleus (inti sel). Nukleus memiliki peranan sebagai pembawa

materi genetik (tersimpan sebagai molekul DNA) yang memiliki sifat diwariskan ke
generasi sel selanjutnya.
6. Apakah virus itu sebuah sel? Jelaskan!
Virus bukan berupa sel (aseluler). Virus berupa partikel yang disebut virion. Virion
dapat dikristalkan sehingga lebih menunjukkan ciri mineral daripada ciri kehidupan.
Oleh karena itu, sebagian ilmuwan biologi menganggap virus bukan makhluk hidup.
Namun, sebagian lain menganggap bahwa virus merupakan makhluk hidup karena
menunjukkan ciri kehidupan, yaitu reproduksi, meskipun hanya dapat dilakukan di
dalam sel hidup pada oganisme lain (sel inang). Oleh karena virus bukan berupa sel,
virus tidak memiliki bagian sel, seperti membran plasma, sitoplasma, dan organel sel
lainnya. Virus tersusun dari asam nukleat dan selubung protein (kapsid) (Aryulina dkk.,
2010).
Gambar Struktur Tubuh Virus

7. Apakah peran air di dalam sel? Jelaskan


Air berperan sangat penting pada kehidupan sel dan organisme, antara lain:
Air merupakan komponen utama protoplasma dan berperan dalam metabolisme
sel. Air merupakan pelarut dan pengangkut berbagai jenis bahan makanan,
vitamin, dan senyawa yang dibutuhkan sel. Air juga membawa zat sisa
metabolisme yang harus dibuang ke luar sel. Air melarutkan atau mendispersi
berbagai zat berdasarkan sifat dwi kutub yang dimilikinya. Misalnya air dengan
mudah melarutkan kristal natrium klorida (NaCl) walaupun ikatan elektrostatik
antara ion Na+ dan Cl- sangat kuat. Namun karena sifat dwi kutub air, daya tarik
antara kutub air dengan ion Na+ dan Cl- mengalahkan daya tarik antara kedua ion
tersebut, sehingga garam ini mudah larut dalam air dengan stabilitas tinggi.
Air berperan dalam menjaga tekanan osmotik dalam sel. Jika tekanan osmotik
larutan di luar sel lebih besar dibandingkan di dalam sel (hipertonik), maka air
akan mengalami perpindahan dari dalam ke luar sel, sehingga sel menjadi

keriput. Sebaliknya jika larutan di luar sel bersifat hipotonik, maka air dari luar
sel menuju ke dalam sel, sehingga sel menjadi menggembung.
Air merupakan medium berbagai reaksi enzimatis. Setiap reaksi biokimia yang
melandasi kehidupan sel dan jaringan berlangsung dalam media air (Girindra,
1990).
8. Protein adalah zat kehidupan, jelaskan!
Protein berasal dari bahasa Yunani kuno proteos, artinya yang utama. Dari asal kata
ini dapat diketahui pentingnya protein dalam kehidupan. Protein terdapat pada semua
sel hidup, kira-kira 50% dari berat keringnya dan berfungsi sebagai pembangun
struktur, biokatalis, hormon, sumber energi, penyangga racun, pemantau permeabilitas
selaput, pengatur pH, dan pembawa sifat turunan dari generasi ke generasi (Girindra,
1990).
9. Sebutkan 2 fungsi asam nukleat di dalam sel!
a) Menyimpan dan mentransfer informasi genetik.
b) Menerjemahkan informasi genetik secara tepat untuk mensintesis protein yang
khas bagi masing-masing sel (Girindra, 1990).
10. Mengapa DNA disebut sebagai inti sel. Jelaskan alasannya!
Karena DNA membawa materi genetik dan menyimpan semua informasi penting
tentang segala aktivitas sel yang harus dilakukan melangsungkan sebuah kehidupan.
DNA atau deoxyribonucleic acid diibaratkan sebagai perpustakaan besar yang
didalamnya terdapat buku-buku penting (gen) dan tersimpan rapi di dalam inti sel.
Molekul DNA memiliki struktur berupa dua untai polinukleutida (double strand) yang
masing-masing untai polinukleutida tersusun atas rangkain nukleutida dalam bentuk
deoksiribonukleutida. Setiap molekul nukleutida terdiri atas tiga gugus, yaitu gugus
gula pentosa dalam bentuk deoksibosa, gugus fosfat dan gugus basa nitrogen. DNA
sebagian besar terdapat di dalam inti sel atau nukleus. Nukleus memiliki peran yang
sangat vital dalam kehidupan sebuah sel. Peranan nukleus dalam hal ini adalah untuk
mengatur dan mengontrol segala aktifitas kehidupan sel serta membawa informasi
genetik yang diturunkan ke generasi berikutnya dalam bentuk DNA.

11. Dikenal ada karbohidrat struktural dan karbohidrat fungsional; jelaskan maksudnya
Struktural karbohidrat merupakan sumber kalori utama bagi tubuh kita karena 80%
dari kalori yang diperlukan tubuh berasal dari struktur karbohidrat. Sebagai penghasil
energi setiap satu gram karbohidrat menghasilkan 4,1 kalori. struktur Karbohidrat

tersusun atas unsur-unsur karbon (C), hidrogen (H), dan oksigen (O). Sumber utama
struktur karbohidrat adalah beras, jagung, sagu, gandum, singkong, ubi, kentang, talas,
dan gula. struktur Karbohidrat dapat dikelompokkan menjadi 3 macam, yaitu:
monosakarida, disakarida, dan polisakarida. Secara biokimia, Struktur karbohidrat
adalah

polihidroksil-aldehida

atau

polihidroksil-keton,

atau

senyawa

yang

menghasilkan senyawa-senyawa ini bila dihidrolisis. Struktur Karbohidrat mengandung


gugus fungsi karbonil (sebagai aldehida atau keton) dan banyak gugus hidroksil.
Sedangkan karbohidrat fungsional berupa sumber biokalori yang terdapat dalam
bahan makanan, terutama digunakan sebagai bahan bakar (misalnya glukosa),
sebagai penyusun struktur sel, misalnya selulosa dan khitin, cadangan makanan
(misalnya pati pada tumbuhan dan glikogen pada hewan), dan materi pembangun
(misalnya selulosa pada tumbuhan, kitin pada hewan dan jamur), disamping itu juga
sebagai bahan pengental atau GMC pada teknologi makanan sebagai bahan penstabil
dan bahan pemanis (sukrosa, glukosa, fruktosa).

Gambar Struktur
Karbohidrat

12. Dikenal ada lemak struktural dan lemak fungsional; jelaskan maksudnya!
Di dalam tubuh manusia, lemak dibagi menjadi dua kelompok yaitu lemak
struktural dan lemak fungsional. Lemak struktural adalah bagian dari dinding sel.
Sedangkan, lemak fungsional dapat berupa hormon steroid, prostaglandin, dan
timbunan lemak yang dapat dipakai sebagai cadangan energi. Pada dasarnya,
lemak makanan (dietary fat) memiliki fungsi untuk menyediakan energi jangka
panjang, memberikan rasa kenyang setelah makan, membantu pembuatan
hormon, membentuk bagian otak dan sistem saraf, membentuk membran sel untuk
setiap sel di dalam tubuh, mengangkut vitamin A, D, E, dan K ke seluruh tubuh,
membantu mengatur suhu tubuh, serta menyediakan dua asam lemak esensial
(seperti asam linoleat dan asam linolenat) yang tidak bisa dibuat sendiri oleh tubuh
manusia.

13. Apakah manfaat/ peran garam mineral di dalam sel? Jelaskan


Secara umum, garam-garam mineral memiliki dua fungsi yaitu :
Fungsi

osmosis, dalam arti bahwa konsentrasi total garam-garam terlarut

berpengaruh terhadap pelaluan air melintasi membran sel


Fungsi

yang lebih spesifik, yaitu peran seluler setiap ion terhadap struktur dan

fungsi dari partikel-partikel seluler dan makromolekul.


Berbagai jenis garam-garam mineral sangat penting untuk kelangsungan aktivitas
metabolisme sel, misal-nya ion Na+ dan K+, ion Na+ dan K+, berperan dalam
memelihara tekanan osmosis dan keseimbangan asam basa cairan sel. Retensi
ion-ion menghasilkan peningkatan tekanan osmosis sebagai akibat masuknya air
ke dalam sel. Beberapa ion-ion anorganik berperan sebagai kofaktor dalam
aktivitas enzim, misalnya ion magnesium , ferrum Fosfat anorganik digunakan
dalam sintesis ATP yang mengsuplai energi kimia untuk proses kehidupan dari sel
melalui proses fosforilasi oksidatif. Ion-ion kalsium dijumpai dalam sirkulasi darah
dan di dalam sel. Di dalam tulang, ion-ion kalsium berkombinasi dengan ion-ion
fosfat dan karbonat membentuk kristalin. Fosfat dijumpai di dalam darah dan di
dalam cairan jaringan sebagai ion-ion bebas, tetapi fosfat di dalam tubuh banyak
terikat

dalam

bentuk

fosfolipida,

nukleotida,

fosfoprotein,

dan

gula-gula

terfosforilasi.
14. Apakah peran Stanley Miller dalam mendukung hipotesis evolusi sel?
Peran Stanley Miller dalam mendukung hipotesis evolusi sel adalah ketika ia
melakukan suatu percobaan. Dalam percobaannya menggunakan media yang
terdiri atas bagian yang berupa sebuah tabung tertutup yang dihubungkan dengan
2 ruangan. Ruangan atas berisi beberapa gas yang menggambarkan keadaan
atmosfer bumi purba. Selanjutnya pada tempat ini diberi percikan listrik yang
menggambarkan halilintar. Kondensor berfungsi untuk mendinginkan gas,
menyebabkan terbentuknya tetesan-tetesan air dan berakhir pada ruangan
pemanas kedua yang menggambarkan lautan. Beberapa molekul kompleks yang
terbentuk di ruangan atmosfer, dilarutkan dalam tetesan-tetesan air ini dan dibawa
ke ruangan lautan tempat sampel yang terbentuk diambil untuk dianalisis. Miller
menggunakan campuran gas yang diasumsikan terdapat di atmosfir bumi purba,
yaitu amonia, metana, hidrogen, dan uap air dalam percobaannya. Oleh karena
dalam kondisi alamiah gas-gas itu tidak mungkin bereaksi, Miller memberi
stimulus energi listrik tegangan tinggi, sebagai pengganti energi alam (halilintar
dan sinar kosmis). Miller mendidihkan campuran gas tersebut pada suhu 100oC
selama seminggu. Pada akhir percobaan, Miller menganalisis senyawa-senyawa
kimia yang terbentuk di dasar gelas percobaan dan menemukan 3 jenis dari 20
jenis asam amino. Keberhasilan percobaan Miller ini memunculkan hipotesis

lanjutan tentang asal usul kehidupan. Miller berhasil membuktikan teori Urey
dalam laboratorium. Alat ini disimpan pada suatu kondisi yang diperkirakan sama
dengan kondisi pada waktu sebelum ada kehidupan. Ke dalam alat tersebut
dimasukkan bermacam-macam gas seperti uap air yang dihasilkan dari air yang
dipanaskan, hidrogen, metan, dan amonia. Selanjutnya pada alat tersebut
diberikan aliran listrik 75.000 volt (sebagai pengganti kilatan halilintar yang selalu
terjadi di alam pada waktu tersebut). Setelal seminggu ternyata Miller
mendapatkan zat organik yang berupa asam amino. Asam amino merupakan
komponen kehidupan. Selain asam amino diperoleh tiga asam hidroksi. HCN, dan
urea. Sehingga membuka pemikiran para ilmuan selanjutnya untuk mengetahui
bagaimana terbentuknva protein dari asam amino ini.

Gambar Alat Percbaan Stanley Miller