Anda di halaman 1dari 6

BAB 3

ANALISIS SISTEM DAN PERANCANGAN SISTEM

3.1 Analisis Sistem


Dalam membangun sebuah program aplikasi dimana tujuan dari aplikasi tersebut
adalah untuk menunjang kerja user dalam menggunakan komputer agar lebih efisien
dan efektif. Sehingga apa yang selama ini dikerjakan secara konvensional menjadi
lebih modern dengan adanya teknologi dan informasi.
Maka untuk memulai membangun aplikasi mengenai penginputan data hewan
penulis terlebih dahulu merencanakan alur kerja berdasarkan kebutuhan dari user yang
menggunakan program aplikasi penginputan yang akan dibuat.
Aplikasi input data hewan ini dibuat atas dasar untuk membantu kerja pegawai di
kebun binatang ceria. Berdasarkan dari pengamatan penulis mengenai analisis
mengenai analisis sistem mendata secara keseluran pada hewan sering mengalami
kesalahan kode hewan. Atau data kode hewan menjadi duplikat. Hal ini terjadi karena
para pegawai yang mendata hewan tersebut melakukannya secara manual dan sering
terjadi keteledoran data. Dengan demikian penulis mencoba merancang sebuah
program aplikasi input data hewan kebun bintang ceria yang dapat mempercepat
menginput data dan mendata secara rapi dan teratur.

3.2 Metode Perancangan Sistem

17

3.2.1 Rancangan Proses


Rancangan proses digunakan sebelum membuat sistem informasi. Perancangan proses
digunakan sebagai landasan berpikir dalam menyusun Aplikasi Input Data Hewan
pada Kebun Binatang Ceria.
Adapun diagram alir data Aplikasi Input Data Hewan pada Kebun Binatang
Ceria adalah sebagai berikut:
3.2.1.1 Data Flow Diagram (DFD)
Sebelum membuat DFD maka perlu digambarkan analisis kebutuhan-kebutuhan
sistem, seperti analisis fungsional yang bertujuan untuk memberikan penjelasan
fungsi-fungsi yang ditawarkan dan mampu dilakukan oleh sistem. Analisis ini
dilakukan agar pembuatan DFD mudah dilakukan.
Dilakukan analisis fungsional maka dalam sistem ini ada dua entitas yang
terlibat langsung didalamnya yaitu Hewan dan Distributor, sehingga kebutuhan
fungsionalnya dapat dijelaskan seperti berikut ini :
i. Kebutuhan Fungsional Pada Hewan
Fungsional ini hanya boleh dilihat dan diakses oleh orang yang terdaftar sebagai
admin di aplikasi ini. Admin diizinkan untuk mengurus dan memantau sistem secara
keseluruhan. Ada beberapa kebutuhan fungsi yang dapat digunakan oleh hewan dalam
sistem ini:
a. Pendaftaran Kode Hewan Oleh Admin
Setiap hewan dibenarkan melakukan pendaftaran kode hewan. Pendaftaran kode
hewan dapat dilakukan setelah Admin melakukan login ke sistem. Pendaftaran
kode hewan dilakukan ketika hewan yang didatangkan oleh distributor memasuki

18

Kebun Binatang Ceria. Setiap hewan yang ada pada Kebun Binatang Ceria
memiliki kode hewan masing-masing.
b. Nama Hewan
Setiap hewan selain memiliki kode hewan, hewan-hewanyang berada pada kebun
binatang ini juga memiliki nama. Nama untuk setiap hewan-hewan ini hanya boleh
di input ke sistem setelah melakukan login terlebih dahulu oleh admin.
c. Jenis Hewan
Agar data hewan tidak tertukar, maka aplikasi ini juga dilengkapi untuk jenis
hewan. Jenis hewan juga hanya bisa diakses dan di input oleh admin berdasarkan
login terlebih dahulu ke sistem.
ii. Kebutuhan Fungsional Distributor
Adapun fungsional ini adalah sebagai berikut:
a. Kode hewan
Setiap distributor yang memasukan hewan pada Kebun Binatang Ceria selalu
memiliki kode hewan. Dan kode hewan tersebut yang digunakan oleh admin
sebagai penanda pada hewan tersebut. Distributor hanya bisa melihat daftar
distributor yang terdaftar pada Kebun Binatang Ceria dengan Nama distributor dan
Password tersendiri.
b. Nama Distributor
Sistem ini juga menyediakan akses untuk data dari distributor. Dan data distributor
hanya boleh diinput oleh Admin. Distributor hanya bisa melihat data nama mereka
di daftar distributor.
c. Alamat Distributor
Aplikasi ini juga dilengkapi dengan alamat lengakp dari distributor dan diinput
oleh admin kedalam sistem.

d. Asal Hewan

19

Tiap hewan yang dibawa oleh distributor , akan dilengkapi oleh darimana asal
hewan tersebut. Agar menjadi data bagi kebun bintang ceria.
C.Gane dan T.Sarson

Jenis Hewan

Hewan

Nama hewan
Data hewan

Daftar nama
Hewan

Aplikasi Input Data


Hewan Pada Kebun
Binatang Ceria

Informasi Data
Distributor

Nama Distributor
Alamat Distri

Distributor
Data Hewan

Asal Hewan

Pimpinan

Gambar 3.2.1.1 Data Flow Diagram (DFD)

20

Dalam proses mendata data hewan pada Kebun Bintang Ceria maka tiap-tiap
Ditributor harus menyerahkan datanya kebagian Admin. Setelah data distributor
diserahkan dibagian admin maka dibentuklah data hewan dan kemudian laporanlaporan data hewan yang didata diserahkan kepada Kepala Kebun Binatang Ceria

3.2.1.2 Data Flow Diagram Level Nol (DFD Level 0)

1.0
Hewan
Hewan

Input Data Hewan

F1

Input Data
hewan

2.0
Distributor
D

Input Data Distributor


Input data

Distributor
Distributor

3.0
Laporan

Pimpinan

Gambar 3.2.1.2 DFD Level 0

F2

21

No Proses : 1.0
Nama Proses : Input Data Hewan.
Masukkan : Kode Hewan, Nama Hewan, Jenis hewan
Keluaran : Laporan Data Hewan
No Proses : 2.0
Nama Proses : Input Data Distributor
Masukkan : Kode Hewan, Nama Distributor, Alamat distributor, Asal Hewan.
Keluaran : Laporan Data Distributor
No Proses : 3.0
Nama Proses : Laporan
Masukkan : Data Hewan, Data Distributor
Keluaran : Laporan Data Hewan

3.3 Algoritma
Algoritma merupakan suatu cara menganalisa atau menjelaskan urutan dan hubungan
kegiatan kegiatan yang dilakukan untuk memecah suatu permasalahan sehingga
tercapai tujuan yang diinginkan.