Anda di halaman 1dari 8

PETUNJUK PRAKTIKUM

POIN CENTERED QUAETER

A. TUJUAN
1. Mengetahui jenis tumbuhan yang hidup di jalan Jakarta depan Universitas Negeri Malang
2. Mengetahui Indeks Nilai Penting (INP) setiap jenis tumbuhan pada suatu vegetasi dengan
menggunakan metode point centered quarter di jalan Jakarta depan Universitas Negeri
Malang
3. Mengetahui pengaruh faktor abiotik terhadap dominansi tumbuhan yang ada di jalan
Jakarta depan Universitas Negeri Malang
B. ALAT DAN BAHAN
Alat

roll meter
meteran kain
klinometer
kompas bidik
alat tulis
camera
Termohigrometer
Soil Termo
Soil analyzer

Bahan
Kantong Plastik
Kertas label
Tali raffia/tali tampar

C. PROSEDUR KERJA
1. Menentukan tempat pengamatan berupa vegetasi yang kompleks.
2. Menentukan subuah titik pusat pengamatan.
3. Menyiapkan klinometer dan roll meter.
4. Membuat kuadran dengan ukuran 5x5 m , sebanyak 3 plot tanpa
jarak antar plot
5. Mencari pohon yang memiliki keliling minimal 30 cm dan letaknya
paling dekat dengan titik pusat dari transek yang dibuat tadi di ke
empat kuadran.
6. Mengukur keliling pohon yang sejajar dengan dada pengamat
menggunakan roll meter.
7. Mengukur tinggi pengamat dari mata sampai ujung kaki
8. Mengukur jarak pohon dari titik pusat.
9. Mengukur jarak pengamat terhadap pohon.
10. Menentukan sudut elevasi dengan menggunakan klinometer.
11. Mengukur faktor abiotic masing-masing plot.
12. Menghitung variabel: densitas relatif, dominansi relatif, frekuensi
relatif, nilai penting.
D. ANALISIS DATA

Basal area (BA) merupakan penutupan kanopi pohon . Diameter


didapatkan dari pengukuran keliling batang pohon. Diameter batang tiap
spesies tersebut kemudian digunakan untuk mencari nilai basal area dengan
menggunakan rumus:
d = K/
BA = 1/4 d2
Keterangan:
K = keliling pohon
BA = Basal Area
= 3,14
d = Diameter batang
Rata-rata jarak = Jumlah semua jarak yang terukur (jumlah plot x panjang
plot)
4 x jumlah titik pusat (n)
Kerapatan per 100 m2 = Jumlah individu spesies i / 100 x Faktor koreksi
Factor koreksi PCQ = 1.
Kerapatan Mutlak = BA x Kerapatan per 100 m2
Kerapatan relatif

= Jumlah individu sejenis x 100%


Total individu seluruh spesies

Frekuensi relatif

= Frekuensi spesies i x 100%


Total frekuensi

Dominasi relatif

= dominansi spesies i x 100%


Dominansi total

Indeks Nilai Penting = kerapatan relatif + dominasi relatif +


frekuensi relatif
E. TABEL DATA
Titik

No.

Jarak

Nama

Diameter

Keliling

Tinggi

Sampling

Quarte

(cm)

Tumbuhan

Pohon

Pohon

Pohon (,

(cm)

Jarak
Pengama
tan)
1

3
4
Dst...

1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
Dst..

Contoh Analisis:
No.
Sampling
1

6
7

Quarter
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3

Jarak

Jenis Tumbuhan

Diameter

Keliling

Tinggi Pohon

Pohon
62

(, Jarak
Pengamatan
600+(170cm)

(cm)
40

Swietenia macrophylla

Pohon (cm)
19,74522293

35

Swietenia macrophylla

23,88535032

75

500+(150cm)

370
250

Swietenia macrophylla
Swietenia macrophylla

69,42675159
38,21656051

218
120

650+(70cm)
600+(70cm)

360

Swietenia macrophylla

41,40127389

130

600+(580cm)

75

Swietenia macrophylla

23,88535032

75

640+(300cm)

450

Swietenia macrophylla

35,98726115

113

750+(70cm)

405
390
206

Swietenia macrophylla
Swietenia macrophylla
Swietenia macrophylla

46,17834395
27,07006369
34,7133758

145
85
109

550+(70cm)
700+(70cm)
800+(60cm)

480

Swietenia macrophylla

108,2802548

340

700+(75cm)

250

Swietenia macrophylla

47,77070064

150

650+(320cm)

935

Swietenia macrophylla

89,17197452

280

700+(150cm)

350

Swietenia macrophylla

31,84713376

100

600+(220cm)

4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4
1
2
3
4

10

11

12

13

14

15
Total

175

Swietenia macrophylla

54,14012739

170

600+(140cm)

150
350
357

Swietenia macrophylla
Swietenia macrophylla
Swietenia macrophylla

39,8089172
35,03184713
89,17197452

125
110
280

700+(100cm)
600+(180cm)
700+(70cm)

415

Swietenia macrophylla

50,95541401

160

700+(70cm)

300

Swietenia macrophylla

35,03184713

110

700+(100cm)

414

Swietenia macrophylla

23,88535032

75

700+(70cm)

325

Swietenia macrophylla

80,25477707

252

600+(150cm)

200

Swietenia macrophylla

47,77070064

150

650+(200cm)

235

Swietenia macrophylla

27,07006369

85

750+(70cm)

235

Swietenia macrophylla

45,85987261

144

650+(280cm)

475

Swietenia macrophylla

42,99363057

135

600+(150cm)

426

Anandenanthera colubrina

53,50318471

168

600+(28cm)

150

Anandenanthera colubrina

35,03184713

110

750+(200cm)

8803

Rata-rata Jarak

= 8803/ 28 = 314,3926571

Densitas mutlak

= Basal Area x (Rata-rata jarak)2

Jumlah pohon per 100 m2

= 100 / (314,3926571x 1)2 = 0,001011707

1. Menghitung Densitas
jenis tumbuhan
Swietenia macrophylla
Anandenanthera
colubrina

jumlah
jumlah pohon per 100 m2
0,928571429
0,000939442
0,071428571
total

7,22648E-05
0,001011707

Densitas Relatif
Swietenia macrophylla
Anandenanthera colubrina

(0,000939442/0,001011707) x 100
(7,22648E-05/0,001011707) x 100

92,85714286
7,142857143

Total

100

2. Menghitung Dominansi
Swietenia macrophylla

Anandenanthera colubrina

D Pohon

BA

D pohon

19,74522293

306,0509554

53,50318471

2247,133758

23,88535032

447,8503185

35,03184713

963,375796

69,42675159

3783,757962

38,21656051
41,40127389
23,88535032
35,98726115
46,17834395
27,07006369
34,7133758
108,2802548
47,77070064
89,17197452
31,84713376
54,14012739
39,8089172
35,03184713
89,17197452
50,95541401
35,03184713
23,88535032
80,25477707
47,77070064
27,07006369
45,85987261
42,99363057

1146,496815
1345,541401
447,8503185
1016,640127
1673,964968
575,2388535
945,9394904
9203,821656
1791,401274
6242,038217
796,1783439
2300,955414
1244,028662
963,3757962
6242,038217
2038,216561
963,3757962
447,8503185
5056,050955
1791,401274
575,2388535
1650,955414
1451,035032

Total BA

54447,29299

Rata-rata BA

BA

3210,509554

2094,126654

1605,254777

Menghitung Dominansi jenis tumbuhan


Swietenia macrophylla

2094,126654 x 0,000939442

1,967310546

Anandenanthera colubrina

1605,254777 x 7,22648E-05

0,116003367

total

2,083313913

Menghitung dominansi relatif


Swietenia macrophylla

(1,967310546/2,083313913) x 100

94,43178649

Anandenanthera colubrina
Total

(0,116003367/2,083313913) x 100

5,568213515
100

3. Menghitung Frekuensi Relatif


Swietenia macrophylla
Anandenanthera colubrina
Total

(14/15) x 100
(1/15) x 100

93,33333333
6,666666667
100

Swietenia macrophylla
Anandenanthera colubrina
Total

(93,33333333/100) x 100
(6,666666667/100) x 100

93,33333333
6,666666667
100

4. Menghitung Indeks Nilai Penting


Indeks Nilai Penting setiap jenis tumbuhan
jenis Tumbuhan
Swietenia macrophylla
Anandenanthera
colubrina

Densitas

Frekuensi

Dominansi

Relatif
92,85714286

Relatif
93,3333333

Relatif
94,43179

INP

rangking

280,6222662

7,142857143

6,66666667

5,568214

19,37773781

Dari hasil analisis vegetasi menggunakan metode PCQ (Point Centered Quarter), diketahui
yang menghasilkan urutan jenis tumbuhan yang mendominasi yaitu : (1) Swietenia macrophylla (2)
Anandenanthera colubrina.

PETUNJUK PRAKTIKUM
METODE NON FLORISTIK
A. TUJUAN
1. Untuk memahami dan menerapkan pendekatan non-floristik dalam
metode analisis vegetasi di Jalan Jakarta (Taman Kunang-kunang)
2. Untuk mengetahui stratifikasi vegetasi pada area
B. ALAT DAN BAHAN
Alat

roll meter
alat tulis
tali rafia
camera

C. PROSEDUR KERJA

Bahan
Kantong Plastik
Kertas label

1. Membagi plot yang telah ditentukan menjadi empat daerah yaitu


kuadran 1, 2, 3, dan 4.
2. Melakukan analisis vegetasi pada kuadran 3 dengan menggunakan
metode non floristik (Destruktif).
3. Memberikan rumus sesuai dengan ciri atau sifat yang tampak pada
tumbuhan yang ada dalam kuadran 3 disetiap plot.
4. Menggambar stratifikasi tumbuhan pada kertas millimeter sesuai
dengan rumus yang telah didapatkan.
D. ANALISIS DATA
Data yang telah terkumpul dalam laporan sementara berupa rumus statifikasi tumbuhan.
Berikut ini adalah beberapa ketentuan dalam menentukan rumus
dalam metode analisis non floristik
a) Bentuk Hidup
Pohon tinggi berkayu (Tinggi lebih dari 3 m,

keliling lebih dari 30 cm)


Tumbuhan memanjat pada pohon
Epifit
Herba (tumbuhan tidak berkayu)
Bryoid (tumbuhan berbentuk batang termasuk

L
E
H
M

lumut daun, lumut hati, lumut kerak, dan jamur)

Perdu (tumbuhan berkayu pendek)

b) Stratifikasi
1. Lebih dari 25 meter
2. 10-25 meter
3. 8-10 meter
4. 2-4 meter
5. 0,5-2 meter
6. 0,1-0,5 meter
7. 0,0- 0,1 meter
c) Cover
B
P
I
C

Sangat jarang
Berkelompok
Diskontinu (< 60 %)
Kontinue (> 60 %)

d) Fungsi daun
D

Luruh atau desidous

Tak berdaun

Selalu hijau (evergreen)

Selalu hijau daun (sekulenta)

e) Bentuk dan ukuran daun


O

Tak berdaun

Seperti jarum atau duri

Graminoid, rumput

Medium atau kecil (2:5)

Lebar dan besar

Majemuk

Bertalus

f) Tekstur daun
O

Tak berdaun

Sangat

seperti film
Seperti membran

Sclerophyllous

Sukulenta

E. TABEL DATA
Plot

2
Dst..

No.
1
2
3
4
Dst..
1
2
3
4
Dst..
Dst..

Jenis
Tumbuhan

Rumus

Jumlah jenis

tipis,