Anda di halaman 1dari 126

KULIAH PATOLOGI ANATOMI

BLOK NBSS
MATERI SSP
KELAINAN NON NEOPLASTIK
SEMESTER GENAP
T.A 2009/2010
18 MARET 2010

Dasar-dasar
PATOLOGI
SUSUNAN SARAF PUSAT

NEURON

• SEL SARAF : 100.000 • Sel Penunjang : 100.000.000.000.000.000 .000.

Foto : Dr Taufiq Pasiak .

Sangat terlindung oleh : .tulang yang keras .Terlindung oleh sistem ‘Blood Brain Barrier’ .cairan penyangga • Faal : .KHAS SSP • Anatomi : .

KHAS SSP Pengaruh klinik : lokal & .organ lain ‘double-edge swords’ .fenomena - .

Dasar-dasar analisis • Data klinik • Topografi • Morfologi • Fungsional .

ANALISIS DATA KLINIK MORFOLOGI • Perawatan • Otopsi • Makroskopik • Mikroskopik .

KELAINAN PADA OTAK MAKROSKOPIK • Sembab • Atrofi • Perdarahan • Nekrosis • Infeksi • Ventrikel dilatasi • Tumor • Demyelinasi • Spongiosis .

.

Spongiosis (?) .

Otak Atrofi .

Perdarahan .

Infark masif .

Tumor intraventrikel .

Tumor infiltratif .

Ependim Miklroglia .SEL-SEL SSP • Sel neuron • Sel glia • Mening • Vaskuler • Sel glia : • • • • Astrosit Oligodendrog.

Neuron .

Neuron .

Astrosit-Oligodendroglia .

Ependim .

Arakhnoid .

Plexus Khorioideus .

LESI SEL NEURON • • • • • • Kromatolisis Depopulasi sentral Atrofi • Kromatolisis Neuron iskemik perifer Neuronofagia • Timbunan Berinti dobel material • dsb .

Neuron Iskemik .

Neuron Berinti Dobel .

.

Inclusion Bodies Virus .

Kromatolisis Sentral .

Kromatolisis Perifer .

Lafora Body (Myoclonic Epilepsy) .

Lewy Body (Parkinson’s Disease) .

Pick’s Disease (Neuronal Argyrophylic Inclusion) .

LESI SEL-SEL GLIA • • • • Gliosis ‘Alzheimer glia’ Satellitosis ‘foam cells macrophage’ • ‘rod shaped’ macrophage • Nodul neuronofagia • Ependimitis granularis • dsb .

Alzheimer Glia .

Satellitosis .

Foam Cells Macrophage .

Rod Shape Macrophage .

Neuronofagia .

Meningitis Purulenta .

Rongga Virchow-Robin .

PATOFISIOLOGI DASAR .

• Edema Serebri • Tekanan Intrakranial • ‘Space Occupying Lesion’ • Herniasi • Hidrosefalus .

• EDEMA SEREBRI .

Patofisiologi .

.

Edema Serebri : • Vasogenik • Sitotoksik .

Kausa : LOKAL : • Infark • Iskemia • Hematoma • Tumor GENERAL : • Intoksikasi • Metabolisme • Hipoksia • Trauma keras • Hipertensi .

• TEKANAN INTRAKRANIAL MENINGGI .

Kausa : • ‘Space Occupying Lesion’ (New intracranial expanding lesion) • Hidrosefalus .

Patofisiologi • Stadium 1 : Kompensasi • Stadium 2 : Dekompensasi • Stadium 3 : Paralisis Vasomotor .

Stadium Kompensasi .

.

Stadium Dekompensasi • Distorsi • Herniasi • Tek Darah Sistemik .

Stadium Paralisis .

.

perdarahan.Akibat : • Herniasi • Kerusakan Vaskuler (papiledema. infark) • Tekanan pada NIII dan NVI • Obstruksi CSF .

• SPACE OCCUPYING LESIONS (SOL) .

SOL • Perdarahan dan hematoma • Infeksi (pus. abses) • Infark • Tumor .

.

Akibat : Fokal : Regional : • Dlm masa tumor : lambat/cepat • Pd Jar. Sekitar : kompresi/invasi • Edema • Hidrosefalus • Herniasi .

HERNIASI .

.

Herniasi Tonsila Serebeli .

Herniasi Fatal • Herniasi Tonsila Serebeli • Herniasi Unkus Hipokampi .

• HIDROSEFALUS .

.

’ . Non Obstruktif • H.HIDROSEFALUS • CF : >>> • H. Obstruktif . • ‘Normal Pressure H.non communic.communicating .

Patogenesis • Obstruksi • Produksi CF >> • Defisiensi absorbsi CF • Atrofi Serebri • Disgenesis Serebri .

Pada Bayi dan Anak : * Kepala bertambah besar krn uuk belum menutup * Kausa : Toxoplasma. dsb .

tumor. hematoma. dsb .Pada Dewasa : • Tek. Intrakranial meningkat cepat • Kausa : infeksi.

• Hidrosefalus ex vacuo : Kompensasi krn atrofi serebri (Alzheimer’s disease) .

TRAUMA KEPALA .

Revolusi Kecepatan • Percepatan Pertambahan Kendaraan • Pertambahan Fasilitas Jalan rendah • Kematian Kurban Kecelakaan • Melampaui Akibat Penyakit .

TRAUMA • Terbuka • Tertutup .

Trauma Tertutup • Fraktura Tulang Tengkorak • Hematoma Extradural • Hematoma Subdural • Perdarahan Subarakhnoid • Lesi Jaringan Otak .

Fraktura Tulang
*

Bila murni akibat tak serius
* Tergantung komplikasi :
• Robek pemb darah
• Tembus selaput otak
• Memar jar otak
• Dsb

Hematoma Extradural
• Akibat fraktura
• Ruptura a. meningealis media
• Perdarahan cepat
• Herniasi

Hematoma Subdural
• Campuran darah dgn CSF
• ‘Early subdural haematoma’
• ‘Late subdural haematoma’

a. kortikomeningeal • Terkait dgn kontusio serebri .Perdarahan subarakhnoid • Ruptura a.

Lesi jaringan otak • Hematoma intraserebral • Kontusio serebri • Edema .

Akibat Lesi Primer • Herniasi • Hidrosefalus akuta • Infeksi • Koma .

‘Commotio cerebri’ • Tak jelas kerusakan tapi berakibat kematian .

.

TRAUMA TERBUKA FASE : • Kerusakan • Pembersihan • Perbaikan .

TRAUMA MED. Spinalis • Commotio Chordae . SPINALIS Tidak fatal • Tulang • Extradural • Subdural • Subarachnoid • Med.

INFEKSI .

INFEKSI • Bakteri • Meningitis • Virus • Ensefalitis • Mikosis • Parasit .

Trombosis .Piosefalus .Hidrosefalus .Meningitis Purulenta • Kausa • Rute • Makroskopik • Mikroskopik Akibat : .

enterokokus. meningokokus • Stafilokokus. dll .Kausa • 70% pneumokokus.

Rute • Trauma terbuka • Infeksi sekitar • Hematogen .

Meningitis Purulenta .

herniasi . tek intrakran meninggi.ABSES SEREBRI • Kausa : streptokok. stafilokok. peumokok • Rute : seperti meningitis purulenta • Komplikasi : ruptur ke ventrikel.

TUBERKULOSIS • Meningitis TB • Serebral Tuberkuloma .

imunosupresif. torulosis . sertai penyakit hematologi dan limforetikuler • Kandidiasis.INFEKSI JAMUR • Akibat : terapi antibiotik lama.

amubiasis. malaria. cacing • Sarang dapat di mening dan parenkim .INFEKSI PARASIT • Daerah tropik : toxoplasmosis.

membr mukosa.INFEKSI VIRUS • Rute : melalui luka kulit. lalu masuk peredaran darah (viremia). • Multiplikasi di jar limfoid. • Atau beredar melalui saraf. atau tr digestivus. • Paralisis .

• Paralisis . membr mukosa. • Multiplikasi di jar limfoid.INFEKSI VIRUS • Rute : melalui luka kulit. • Atau beredar melalui saraf. atau tr digestivus. lalu masuk peredaran darah (viremia).

Infeksi Virus • Kulit.mukosa • LN • • • Viremia Saraf ? Ag-AB……….> • Saraf • Paralisis Paralisis . Memb.

‘Aseptic Meningitis Complex’ • ‘Benign Viral Meningitis’ • Tidak berat. ‘Mumps virus’ • Parotitis ringan • Kelainan histopatologi terbatas . pada Anak • Enterovirus.

• Mikr : perivascular cuffing. sembab.Ensefalitis Virus • Jenis virus banyak • Gejala klinik berat • Makr : perdarahan. ‘inclusion bodies’ . neuronofagia.

perivascular cuffing. ‘Cowdry A inclusion bodies’ • Fatal .Herpes Simplex • Khas menyerang lobus temporalis bawah dan orbital giri lobus frontalis • Nekrosis hemorhagika.

Coxsackie virus • Cornu anterior med spin. destruksi neuron motorik. paralisis .Myelitis • ‘Poliomyelitis anterior acute’ • Enterovirus : polio virus. echo virus.

Rabies • Dari anjing. ditemukan ‘Negri bodies’ . batang otak. • Degenerasi luas sel neuron. inkubasi 3 bln. medula. ventrikel. menular melalui gigitan • Klinik tak spesifik. ganglia basalis. fatal • Ensefalitis berat.

HIV-AIDS
• Aseptic Meningitis
• Subacute Encephalitis
• Vecuolar Myelopathy
• Peripheral Neuropathy

Slow Virus
• Subacute Sclerosing Panencephalitis
(SSPE)
• Progressive Multifocal
Leukoencephalopathy (PML)
• Unconventional Agent (Spongiform)
Encephalopathies
• Creutzfeldt-Jacob Disease

Subacute sclerosing
panencephalitis
• ‘Measles virus’
• Persisten, fatal
• Pada anak, meninggal dlm
6 mg-6 bl

GANGGUAN SIRKULASI : • Hipoksia & Iskemia • Perdarahan Intrakranial .

20% CO : a. vertebralis • Tensi : 50 mmHg .HIPOKSIA PATOGENESIS : • Blood Supply : . carotis a.

NEURON • No reserve of O2 and Glucose • Necrosis occur : 5-7’ • Hypoxia : general/focal .

INFARK • Anemik • Perdarahan .

extravasasi eritrosit. myelin (-).. sembab. neuron iskemik. fagositosis . irreparable • 8 jam & lebih : Makr : pucat. Mikr : kongesti vask. batas tegas. sembab.INFARK ANEMIK • S/d 6 jam : tak tampak kelainan.

makrofag (+++) • 10 hari lebih : pencairan . inflamasi • 2-10 hari : batas tegas. fagositosis.• 24 jam & lebih : eksudasi netrofil.

• 3 minggu : kavitasi
• …. bulan : sikatrix, kista

KAUSA
• 1. Arterial Occlusions :
thrombosis, embolism
• 2. Arterial Stenosis :
atheroma

zone lingkar • Kausa : emboli. trombus • Etiologi : aterosklerosis.Infark Perdarahan • Morfologi : petechiae di kortex. emboli jantung .

Dyscrasias. Malformasi.PERDARAHAN • Trauma • Non Trauma : Hipertensi. Sekunder .

HIPERTENSI • Penyebab utama perdarahan otak • Usia : 40-70 th • Lokasi : .80% hemisfer (80% basal ganglia). .10% batang otak . .10% intraserebelum.

HIPERTENSI Distensi Aneurisma Endotel elastik Jaringan ikat tipis Deposisi fibrin lipid (lipohialinosis) Fragil RUPTUR .

Miliary Aneurysm .

MALFORMASI AV • ‘Direct Arteriovenous Shunt’ • Ujung arteri dilatasi • Vena berkelok dan dilatasi • Akibat : trombosis. kalsifikasi. hialinosis. tulang • 90% hemisfer .

hipertensi.ANEURISMA • Penyebab utama perdarahan subarakhnoid • Kongenital • Sekunder : aterosklerosis. hemodinamik • Lokasi : sirkulus Willisii .