Anda di halaman 1dari 36

1

CARA UJI CBR DENGAN DYNAMIC CONE PENETROMETER (DCP)

1. RUANG LINGKUP :
METODE

INI

MENETAPKAN

KEKUATAN

DAYA

DUKUNG

LAPANGAN

DENGAN

ALAT

CARA
(CBR)

UJI
DI

PENETRASI

KONUS DINAMIS (DCP) UNTUK PENGUJIAN


TANAH DASAR DAN ATAU LAPIS PONDASI
JALAN

CARA UJI CBR DENGAN DYNAMIC CONE PENETROMETER (DCP)

2. ACUAN NORMATIF :
1) SNI 03-4153-1996, Metode pengujian penetrasi
dengan standar penetration test (SPT)
2) SNI 03-1744-1989, Metode Pengujian CBR
Laboratorium
3) Overseas Road Note 31 (1993), A guide to the
structural design of bitumen-surfaced roads in
tropical and sub-tropical countries, Transport
Research Laboratory, United Kingdom
4) Austroads (1992), Pavement Design, A Guide
to the structural design of roads pavements
3

CARA UJI CBR DENGAN DYNAMIC CONE PENETROMETER (DCP)

3. ISTILAH DAN DEFINISI :


California Bearing Ratio (CBR)
rasio beban penetrasi suatu bahan dengan
piston standar yang mempunyai luas 3 inci
persegi terhadap beban standar dengan
kedalaman dan kecepatan penetrasi 0,05 inchi
permenit.
atau :
Percobaan penetrasi yang digunakan untuk
menilai kekuatan suatu bahan secara empiris
yang dinyatakan dalam persen terhadap beban
standar
4

CARA UJI CBR DENGAN DYNAMIC CONE PENETROMETER (DCP)

3. ISTILAH DAN DEFINISI :


Konus
logam terbuat dari baja keras, yang bagian
ujungnya berbentuk kerucut 30o untuk bahan
granular dan sudut 60o untuk tanah yang tidak
berbutir, penggunaan sudut konus akan
menentukan pula rums atau grafik hubungan
nilai CBR-DCP yang harus digunakan untuk
menentukan nilai CBR
5

CARA UJI CBR DENGAN DYNAMIC CONE PENETROMETER (DCP)

3. ISTILAH DAN DEFINISI :


Alat Penetrasi Konus Dinamis
Suatu alat yang terdiri dari atas tiga bagian
utama, yang satu sama lain harus disambung
sehingga cukup kaku

CARA UJI CBR DENGAN DYNAMIC CONE PENETROMETER (DCP)

3. ISTILAH DAN DEFINISI :


Lubang Uji (Test Pits)
Untuk melakukan pengujian DCP umumnya
dibuat lubang berukuran 60 cm x 60 cm untuk
mengetahui jenis lapisan perkerasan sampai
kedalaman tertentu atau tanah dasar

CARA UJI CBR DENGAN DYNAMIC CONE PENETROMETER (DCP)

4. PERALATAN (lihat Gambar)


TIGA BAGIAN UTAMA :
1) Bagian Atas :
(1) Pemegang (Handle)
(2) Tangkai pengarah Palu diameter 16 mm,
tinggi jatuh 575 mm
(3) Palu berat 8 kg

CARA UJI CBR DENGAN DYNAMIC CONE PENETROMETER (DCP)

4. PERALATAN (lihat Gambar)


TIGA BAGIAN UTAMA :
2) Bagian Tengah :
(1) Landasan penahan penumbuk dari baja
(2) Cincin peredam kejut
(3) Pegangan untuk mistar penunjuk
kedalaman

CARA UJI CBR DENGAN DYNAMIC CONE PENETROMETER (DCP)

4. PERALATAN (lihat Gambar)


TIGA BAGIAN UTAMA :
3) Bagian Bawah:
(1) Tangkai bagian bawah, panjang 90 cm,

diameter 16 mm

(2) Tangkai penyambung, panjang 40 sampai 50 cm,


diameter 20 mm dengan drat dalam
di bagian
ujung yang satu dan drat luar di ujung lainnya
(3) Mistar berskala panjang 1 meter, terbuat dari plat baja
(4) Konus terbuat dari baja keras berbentuk kerucut
di bagian ujung, diameter 20 mm, sudut 60o atau 30o
(5) Cincin Pengaku
(6) Sekrup
10

CARA UJI CBR DENGAN DYNAMIC CONE PENETROMETER (DCP)

4. PERALATAN (lihat Gambar)


ALAT BANTU :
1)

Bila tangkai penyambung digunakan, maka mistar


baja penyambung yang berskala perlu pula dipasang
pada mistar yang ada sehingga bila disambungkan
akan mempunyai panjang total 140 cm

2)

Peralatan bantu antara lain: Cangkul, sekop,


blincong, pahat, linggis, palu, meteran yang bisa
dikunci, kunci pas, formulir lapangan dan alat tulis

11

Handle (pemegang)

3,5 cm

Handle

(460 +H) cm

Ulir masuk ke
handle
Batang Sekunder
Baja keras 16 mm

Tangkai Pengarah Palu


(450 + H) cm

3,5 cm

Palu Geser

3,.5 cm

Landasan

6,5 cm
3,5 cm

100 cm

Batang Utama

Ulir untuk Landasan


(Anvil)
Ulir untuk Landasan
(Anvil)
Batang Utama baja
Keras 16 mm,
dengan skala baca
dalam mm
Ulir Untuk Konus

1,5 cm

PERAKITAN

Konus

BATANG-BATANG

12

2 CM
H cm

11,5 cm
8,5 cm

5 CM

1.5 CM
1 CM

Ukuran seperti
ditentukan agar
mendapatkan berat
Palu 10 Kg

600

10 CM

PALU

KONUS

13

CARA UJI CBR DENGAN DYNAMIC CONE PENETROMETER (DCP)

5. PERSONIL
1)

Satu orang memegang peralatan yang sudah


terpasang

2)

Satu orang untuk mengangkat dan menjatuhkan palu

3)

Satu Orang untuk mencatat Hasil

14

CARA UJI CBR DENGAN DYNAMIC CONE PENETROMETER (DCP)

6. CARA PENGUJIAN (1)


1)

2)

3)

Pilih titik Pengujian di bagian As Jalan . Catat lah Station,


nomor ruas, nama ruas, Kabupaten, dan Propinsi pada
Formulir DCP
Galilah lubang sedalam perkerasan yang ada hingga
permukaan tanah dasar. Ukuran lubang test Pit umumnya
60 cm x 60 cm
Periksalah jenis bahan dan kondisi masing-masing
lapisan perkerasan dan ketebalannya (ketepatan 1 cm)
Catatlah keterangan ini pada Formulir DCP, disertai
dengan sebuah gambar/sketsa

15

CARA UJI CBR DENGAN DYNAMIC CONE PENETROMETER (DCP)

6. CARA PENGUJIAN (2)


4) Pasanglah peralatan DCP dan pastikan agar semua
sambungan sudah dalam keadaan kencang
5) Pasanglah alat DCP dalam posisi vertical sedemikian rupa
sehingga konus terletak di dasar lubang yang digali,
dimana bagian kerucut yang paling tebal terletak sama
tingginya dengan permukaan dasar lubang.
Posisi ini merupakan posisi dimulainya pengujian
6) Letakkan batang pengukur khusus atau pita bangunan
(terkunci) diatas tanah keras di dasar lubang dan ambillah
pencatatan-0. Pencatatan ini dalam cm sampai 1
decimal pada Formulir DCP untuk Pukulan No. 0.
16

CARA UJI CBR DENGAN DYNAMIC CONE PENETROMETER (DCP)

6. CARA PENGUJIAN (3)


7)

Palu geser seberat 8 kg


diangkat dengan hati-hati
melalui batang sekunder sampai ketinggian yang telah
ditetapkan yakni 575 mm dan kemudian dijatuhkan
secara bebas sehingga membentur landasan (Anvil)
yang menyebabkan masuknya konus kedalam tanah

8)

Ukur penetrasi konus yang masuk kedalam tanah yakni


diukur dengan membaca mistar yang sudah dirangkaikan
pada peralatan DCP. Satuan penetrasi = mm/blow yang
dicatat pada formulir DCP
17

CARA UJI CBR DENGAN DYNAMIC CONE PENETROMETER (DCP)

6. CARA PENGUJIAN (4)


9) Lakukan langkah no 7 dan no 8 sampai pengujian sudah
dapat dihentikan. Penghentian pengujian dapat terjadi
karena terbatasnya kemampuan alat DCP yakni :
(1) Dihentikan bila batang utama panjangnya terbatas
hanya mencapai 1,0 meter sudah hampir habis,
walaupun lapis tanahnya masih lunak dengan selisih
penetrasi antara pukulan terakir dengan pukulun
sebelumnya masih cukup besar, yakni 20 mm
(2) Atau dihentikan bila lapisan tanah sudah mempunyai
daya dukung tinggi, bila diteruskan alat DCP bias rusak,
dianjurkan dihentikan bila selisih penetrasi
pukulan
terakhir dengan pukulan sebelumnya sudah
20 mm.
18

CARA UJI CBR DENGAN DYNAMIC CONE PENETROMETER (DCP)

6. CARA PENGUJIAN (5)


Catatan : Dalam pelaksanaan dapat saja alat DCP
dipaksakan sampai selisih penetrasi pukulan
terakhir dengan pukulan sebelumnya mencapai 4
mm , dan menurut berbagai literature lapisan ini
sudah mencapai CBR 70 %, resiko kerusakan alat
dapat terjadi.

19

CARA UJI CBR DENGAN DYNAMIC CONE PENETROMETER (DCP)

6. CARA PENGUJIAN (6)


10) Langkah-langkah mencabut alat setelah pengujian
(1) Angkat palu dan pukulkan beberapa kali
dengan
arah ke atas sehingga menyentuh pegangan dan
tangkai bawah akan terangkat keatas permukaan
tanah
(2)Lepaskan bagian-bagian yang tersambung
secara hati-hati, bersihkan dari kotoran dan
simpan
pada tempatnya
20

Pengujian DCP

21

CARA UJI CBR DENGAN DYNAMIC CONE PENETROMETER (DCP)

7. CARA MENENTUKAN NILAI CBR


7.1. LIHAT FORM DCP
1) Banyak Tumbukan (Kolom a)
Mencatat banyaknya hasil tumbukan untuk setiap
pencatatan beasarnya penetrasi yang terjadi
2) Kumulatif Tumbukan (Kolom b)
b = an an-1
b = kolom b pada baris ke n
n = baris yang ditinjau
22

23

24

CARA UJI CBR DENGAN DYNAMIC CONE PENETROMETER (DCP)

7. CARA MENENTUKAN NILAI CBR


7.1. LIHAT FORM DCP
3) Kumulatif Penetrasi (Kolom c)
Menghitung besarnya penetrasi (mm) pada kumulatif
tumbukan
4) Selisih Kumulatif Penetrasi (Kolom d)
d = cn cn-1
c = kolom c pada baris ke n
n = baris yang ditinjau
25

CARA UJI CBR DENGAN DYNAMIC CONE PENETROMETER (DCP)

7. CARA MENENTUKAN NILAI CBR


7.1. LIHAT FORM DCP
5) Penetrasi/Tumbukan (Kolom e)
Satuan mm/Tumbukan
e = d/b
yaitu (selisih penetrasi kumulatif) dibagi dengan
(kumulatif tumbukan)

26

CARA UJI CBR DENGAN DYNAMIC CONE PENETROMETER (DCP)

7. CARA MENENTUKAN NILAI CBR


7.1. LIHAT FORM DCP
6) Rumus CBR
Konus 60o

Konus 30o

27

CARA UJI CBR DENGAN DYNAMIC CONE PENETROMETER (DCP)

7. CARA MENENTUKAN NILAI CBR


7.1. LIHAT FORM DCP
8) Harga CBR berdasarkan Grafik
(1) Buat grafik hubungan antara kumulatif tumbukan
Versus kumulatif penetrasi (mm)
(i) kumulatif tumbukan (kolom b Form DCP) di plot
pada sumbu x
(ii) kumulatif penetrasi ( kolom c Form DCP) di plot
pada sumbu y
seperti contoh berikut ini
28

29

30

31

Grafik Korelasi antara DCP dengan CBR

32

Contoh Grafik hasil Pemeriksaan dengan alat DCP


33

34

35

36