BAB II
PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP
VOLUMEPENJUALAN
Berdasarkanpermasalahanyang ada yaitu mengenaipengaruh
bauranpemasaranterhadapvolume penjualanamplopdari pT SMK di
Surabaya,maka dalam bab ini akan dijelaskanmengenaipeubah_peubah
bauran pemasaranserta pengaruh bauran pemasaranterhadap volume
peniualan.
A. BATIRANPf,MASARAN
Bauran pemasaran merupakan salah satu konsep utama yang
sering dipakai di dalam pemasaranmodem. Adapun yang dimaksud
dengan bauran pemasaranadalah peubah-peubahterkontrol yang terdiri
dari produk, harga, salurandistribusi dan promosi yang dapat digunakan
oleh badan usaha untuk menjangkau konsumen yang merupakan sasaran
pasarsuatubadanusaha.
Pengertian bauran pemasaran menurut Kotler dan Armstrong
(99a,p.aQ adalah'." Marketing mix as the set of controllable marketing
variables that the firms blends to produce the response it wants in the
talget market."
t2
l3
Pengertian tersebut diatas dapat dikatakan bahwa bauran
pemasaranatau kegiatan yang merupakan inti dari
sistem pemasaran,
dimana peubah-peubah tersebut dapat dikendalikan oleh badan
usaha
untuk mempengaruhireaksipara pembeliatau konsumen.
Adapun peubah-peubahdari bauran pemasaranitu terdiri
dari
produk Qtroduct), harga
Qtrice), promosi Qtromotion), saluran distribusi
(place).
Produk merupakan salah satu peubah dari bauran pemasaran
yang dapat memuaskanatau memenuhi kebutuhan
dan keinginan dari
konsumen. Diharapkan melalui pembelian produk tersebut
konsumen
dapat terpenuhikepuasannya.pengertianproduk menurut
Kotler fl994,
p.432) adalah "A product is anything that can be ofered
to a marketfor
attention, acquisition, use, or consumption that might satisfy
a want or
need."
Pengertiandiatasdapatdiartikan bahwa produk adalahsetiap
apa
sa1a yang dapat ditawarkan ke pasar untuk mendapatkan perhatian,
pembelian,pemakaian,atau konsumsi yang dapat memenuhi
keinsinan
atau kebutuhan_
Hal yang sama juga dikatakan oleh Boyd dan Walker
fl992.
p.385) bahwa: "A product can be defined as anything
that satisfiesa
want or need in term of use,consumption,or acqursition.,,
t4
Pengertian dari Boyd dan Walker dapat diartikan bahwa produk
itu dapat didefinisikan sebagai segala sesuatuyang
dapat memuaskan
keinginan atau kebutuhan dalam bentuk kegunaan, konsumsi
maupun
pembelian. Atau dengan kata lain syarat dari suatu produk
ifu harus
memiliki kegunaan tertentu dan dapat memberikan kepuasan
kepada para
pembelinya.
Ditinjau dari sudut pemakaiannya produk atau jasa
dapat
digolongkan ke dalam berbagai karakteristik darr produk,
yaitu:
consumer goods, industrial goods, durability goods dan
non durability
goods. Sedangkan industrial goods terdiri dari:
materials and parts,
capital items, dansupplies and semices. penggolongan barang_barang
ini
sangat pentmg unfuk penyusunan program pemasaran yang
akan
dilakukan pihak badan usaha.Hal ini disebabkansetiapgolongan
barang
tersebut akan dijual ke pasar yang berlainan dan memerlukan
cara
pemasaranyang berbedapula.
Harga di dalam bauran pemasaranmerupakan suatu peubah
yang mengandung unsur dapat menghasilkan pendapatan
dari penjualan,
sedangkan peubah-peubah lain merupakan unsur biaya. Dalam
menetapkan harga untuk produk yang akan ditawarkan
kepada
konsumen, produsen tidak bisa menetapkan harga ta pa
mempertimbangkanfaktor-faktor yang mempengaruhi
harga tersebut
t5
seperti:hargabahanbaku, konsumen,hargaproduk dari pesaingbadan
usahatersebut.
Pengertian harga menurut Keegan, Moriarty, Duncan ( 1995,
p.491) yaitu: "Price is the amount of money company
charges and the
amountcustomersare willing to pay
for a goods or service.,,
Pengertian diatas dapat dikatakan bahwa harga adalah sejumlah
uang yang dibebankan oleh badan usaha dimana pelanggan bersedia
membayar dengan sejumlah uang tersebut untuk mendapatkan
suatu
barangataujasa,
Penentuan harga terhadap suatu barang atau jasa sangar penttng
karena menyangkut bidang keuangan badan usaha dan akan berpengaruh
terhadap kelangsunganhidup badan usaha.Kesalahan daram menentukan
harga tidak hanya mempengaruhi marjin melalui dampaknya penerimaan
tetapi juga mempengaruhi kuantitas yang terjual melalui pengaruhnya
pada permintaan. Sasaranpenetapanharga mempunyai 3 orientasi
antara
lain: (a). berorientasi pada laba untuk mencapai target laba investasi
atau
laba penjualan bersih serta memaksimalkanlaba; (b) berorientasipada
penjualan untuk meningkatkan penjualan serta mempertahankan
atau
meningkatkan bagian pasar; (c) berorientasi pada status quo
untuk
menstabilkan harga serta menangkal persaingan. Sasaran penetapan
l6
harga Qricing goal) yang dipilih oreh badan usahaharus sesuardensan
tujuan program pemasaranbadan usaha.
Saluran distribusi adalah salah satu peubah yang akan
berpengaruhterhadap keberadaanatau ketersediaanproduk di pasaryang
menjadi sasarandari badanusaha.
Menurut Kotler dan Armstrong (1993, p.321): ,,Distribution
channel is a set of interdependent organizations invorved in the process
of making a product or service available
for useor consumption by the
consumer or industrial user. "
Pengertian diatas dapat dikatakan bahwa saluran distribusi
adalah sejumlah organisasi yang saling terkait dan terlibat dalam proses
pembuatan suatu produk atau jasa yang tersedia untuk
digunakan atau
dikonsumsi oleh konsumen maupun pihak industri.
Salah satu tujuan dari saluran distribusi ini adalah agar
konsumen dengan mudah memperoleh produk atau jasa dari
badan usaha
tersebut. Bagi badan usaha saluran distribusi ini akan mengurangi
beban
peke{aan dari badan usaha dalam usahanya untuk menyediakan
dan
memenuhiproduk yang diinginkan dan dibutuhkanoleh pasar.penetapan
saluran distribusi yang salah akan dapat mengakibatkan turunnya
volume
penjualan.
17
Ada beberapaaltematif saluran distribusi menurut Kotler dan
Armstrong(199a, p.367) berdasarkan
padajenis barangdan segmen
pasarnya
antaralain:
Saluran distribusi barang konsumen:
Produsen + Konsumen
(a zero level)
Produsen -+ Pengecer --> Konsumen
(a one level)
Produsen -+ Pedagang besar -+ pengecer -) Konsumen
(a two level)
Produsen --> Agen -+ Pedagang besar --> pengecer _+ Konsumen
(a third level)
Saluran distribusi barang industri :
Produsen -+ Pemakai industri
Produsen -) Distributor industri -+ pemakat industrr
Produsen -) Agen -+ Pemakai industri
Produsen -> Agen -+ Distributor industri -+ pemakai industri
Promosi adalahsalahsatu peubahdari bauran pemasaranyanng
merupakan salah satu strategi untuk memperkenalkan ataupun
menngrngatkankeberadaandari suatu produk yang dihasilkan oleh suatu
badan usaha kepadakonsumen atau pelanggan.
Menurut Stanton, Etzel, Walker (1994, p.456): ,,promotion is
the element in organization's marketing mix that serve to inform,
persuade, and remind the market ofproduct or organization
selling it, in
hopes of influencing the recipients feelings, beliefs, or behavior.,'
l8
Pengertian diatas dapat diartikan bahwa promosi adalah elemen
dalam suatu bauran pemasaran organisasi yang disediakan untuk
menginformasikan, membujuk, dan mengingatkan pasar akan
suatu
produk dan atau organisasi yang menjualnya, dengan harapan
dapat
mempengaruhi perasaan,kepercayaan,dan tingkah laku pelanggan
Jadi
juga dapatdisimpulkanbahwapromosi merupakan
suatukomponenyang
digunakanoleh badanusahauntuk memberikaninformasi tentang
adanya
suatu produk atau jasa yang baik, yang dihasilkan oleh badan
usaha
tersebut, dengan harapan untuk mempengaruhi pasar dan meyakinkan
konsumen bahwa produk atau jasa tersebnt dapat memberikan
kepuasan
yang diinginkan. Sehinggadenganadanyapromosi dapat mempengaruhi
konsumenuntuk melakukanpembelian.
Kegiatan promosi itu terdiri dari empat hal, yaitu: advertising
(iklan), salespromotion (promosi penjualan),public relation
(hubungan
masyarakat),persona I selling (penjualan perorangan).
Advertising (iklan) adalah merupakankegiatan yang dilakukan
untuk memperkenalkan produk kepada konsumen melalui
media yang
ada sepertimedia massa:koran, majalah, serta dapatjuga melalui
media
elektronik seperti:televisi, radio.
Sales promotior itu sendiri adalah merupakan suatu kegiatan
yang berhrjrran rrntuk menarik konsumen agar mau membeli
produk yang
lo
ditawarkan oleh badan usaha melalui pemberian hadiah untuk pembelian
produk. Selain pemberianhadiah kepada konsumen,promosi penjualan
ini dapat juga diberikan kepada salesman yaitu berupa komisi apabila
mampumenjualproduk sesuaidengantargetyang ditetapkan.
Personal selllng mempunyai arti bahwa badan usaha melakukan
penjualanproduk kepadakonsumendenganpendekatansecaraindividu
agar konsumentersebutmerasamemperolehpelayananyang memuaskan
sesuaidengan keinginan dan kebutuhan.
Public relation ( hubungan masyarakat)adalah kegiatan yang
dilakukan oleh badan usaha untuk melayani konsumen secarapribadi
agar konsumentersebutdapat memperolehapa yang diinginkan sesuai
dengan harapannya.
PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP VOLUME
PENJUALAN
Untuk menggambarkan pengaruh bauran terhadap volume
penjualanmaka Kotler ( I 991, p.83) mengatakanbahwa.
"Tlte teln sales response
function to describe the relationship between
sales volume and a particular element of the marketing mix. Specially,
the sales response funtion forecast the lightty sales volume iuring'a
specific time period associated with different possible levels ol a
-mix
marketing mix element, holding constant the ither marketing
elements. It should not be thought of as describing a relationship over
time be*seen the two variables. To the extent that managers have a good
20
theyare in position to
intuitionfor the relevant salesresponsefunction
plan "
formulatemoreffictive marketing
fungsi tindakan
Pemyataandr atasmempunyaipengertianbahwa
hubunganantaravolumepenjualandan
penjualanuntuk menggambarkan
khusustanggapanfungsi
elemenutama dan bauranpemasaran'Secara
selamawaktu tertentu
penjualanmeramalkan volume penjualanbiasa
yang berbeda dari sebuah
digabungkandengan trngkat kemungkinan
tetap dari gabungan
elemen bauran pemasaran'terhadap pengaruh
terpikirkan seperti yang
elemen pemasaranyang lain Hal itu tidak
dua peubah' Pada
tergambardari sebuahhubunganselamaini antara
ilham untuk menanggapl
tingkat dimanaseorangmanajermempunyai
memformulasikan
penjualanyang relevan dan berada di posisi untuk
yanglebih efektif'
rencanapemasaran
hubunganantara
Pernyataantersebutdapatdikatakanbahwaada
pemasaranyang
bauran pemasarandengan volume penjualan' Bauran
dan diintegrasikan
clijalankanbadanusahaharus dapat dikombinasikan
volume
meningkatkan
dengantepat,sehinggatujuanbadanusahauntuk
penurunanvolume
penjualandapat tercapai Jadi peningkatanatau
yangtelah ditetapkan
penjualanmerupakanakibatdari bauranpemasaran
olehbadanusaha.
2l
Gabungan atau kombinasi usaha-usahapemasarantersebut maka
akan menghasilkantingkat volume penjualantertentuyang berbeda-beda
setiap tahunnya. Setiap ada perubahan kombinasi dari kegiatan-kegiatan
pemasarannyamaka volume penjualan pun akan berubah. Hal ini
menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara bauran pemasarandengan
volume penjualan.
Suatu persamaanyang m€mperlihatkan hubungan antara volume
pen;ualandenganfaktor yang menentukanpenjualan,adalah:
Q : f ( X1.X2.X:.&... X" Yr.Y2 ,yi.y4.... y,o )
Dimana: Q: Volumepenjualan
X1 :Peubah macamproduk
X2 = Peubahharga
X3 : Peubahsalurandistribusi
X4 =Peubahpromosi
,Y. : Faktor ekstemal
Yr,Y2.Y3,Y4...
Persamaan fungsi penjualan diatas menunjukkan bahwa terdapat
pengaruh dari faktor intemal dan faktor eksternal terhadap volume
penjualan.Pihak manajemen setidaknyadapat memperkirakanpengaruh
yang ditimbulkan faktor eksternal terhadap volume penjualan karena
menyangkuttingkat pembeliandimasamendatang.
22
Disebut faklor intemal karena faktor-faktor tersebut dapat
dikendalikan oleh pihak manajemen, dalam hal ini adalah bauran
pemasaran. Sedangkan disebut faktor ekstemal karena faktor-faklor
tersebut tidak dapat dikendalikan, atau hanya dapat diperkirakan saja
oleh pihak manajemen,seperti pesaing,teknologi, demografi, kebijakan
moneterpemerintah.
Bagi badan usaha yang faktor ekstemalnyatidak mempunyai
dampak terlalu luas terhadap volume penjualan, maka faktor yang
mempengaruhi volume penjualan lebih banyak dipengaruhi oleh bauran
pemasaran.Dengandemikiandapatdirumuskansebagaiberikut:
Q = f (Xr.XzX:.X+....X,).
Berdasarkan formula tersebut diketahui bahwa volume penjualan
dipengaruhi oleh bauran pemasaran.
C. PENELITIAN GAYUT
Penulisanskripsi sebelunmnyayang relevan yang digunakan
sebagaibahanperbandingan
adalah:
Pertama,penulisanskripsi oleh Lany Soetedjo( 3920364) menulis
tentang"Studi pengaruhbauran pemasaranterhadapvolume penjualan
PT IndoAcidatamaChemicalIndustrydi Surakarta."
Permasalahan: Seberapa besar pengaruh dari faktor bauran pemasaran
terhadappeningkatanvolume penjualan.
Persamaannya: (a) menganalisis bauran pemasaran terhadap volume
penjualan; (b) aras pengukuranyang digunakan,yaitu aras pengukuran
rasio; (c) alat analisisdan uji statistikyang digunakan.
Perbedaan:
obyekpenelitian.
Kedua, penulisan skripsi oleh Datsun Angkasa ( 3901902 menulis
)
tentang "Studi PengaruhBauran PemasaranterhadapVolume penjualan
Belirang pada PT Belirang Kalisari di pandaan"
Permasalahan: Seberapa besar pengaruh dari faktor bauran pemasaran
terhadap peningkatan volume penjualan.
Persamaannya:(a) menganalisis bauran pemasaran terhadap volume
penjualan; (b) aras pengukuran yang digunakan, yaitu aras pengukuran
rasio; (c) dalam hal alat analisis dan uji statistik yang digunakan.
Perbedaan: obyek penelitian
24
D. BAGAN ALURBERPIKIR
Sebelummenentukan
hipotesiskerja dalampenelitianini, perlu
dibuatalur berpikirnyaterlebihdahulusepertisebagaiberikut:
Apakah ada pengaruhbauranpemasarandenganvolume penjualanamplop
PT SMK di Surabaya?
BauranPemasaran: Volume Peniualan
l. Produk
2 Harga
3. SaluranDistribusi
4. Promosi
Kotter(1991,p83):
','The
term sales response function to describe the relationship
between sales volume and a particular element of the marketing mi.
Specially, the sales responsefuntion forecast the tightly sales vilume
during a specific time period associated with differenr possible levels
of a marketing mix element, holding constant the other marketing mix
elements.It should not be thought of as deseribing a relafionshij over
time between the two variables. To the extent that managers have a
good intuition for the releyant sales response
function they are in
position lo.formulate more effective marketing plan. "
pemasaranyang meliputi produk, harga,salurandistribusi & promosi
mempengaruhivolumepeniualanamplopdari pT SMK di Surabaya.
HipotesisKerja
amplop PT SMK di Surabaya.
25
E.'HIPOTESISKERJA
Bauran pemasaran dan volume penjualan digambarkan
mempunyai hubungan dimana secara khusus fungsi penjualan
meramalkanvolumepenjualanbiasaselamawaktu tertentudigabungkan
dengan tingkat kemungkinan yang berbeda dari sebuah elemen
gabungan,terhadap pengaruhtetap dari gabunganelemen pemasaran
yanglain.
Berdasarkan
padapermasalahan
dan alur bemikir diatas.maka
dikemukakan
hipotesiskerjasepertiberikut:
"Diduga ada pengaruhbauran pemasaranterhadap volume peniualan
amplopPT SMK di Surabaya."