0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
750 tayangan4 halaman

Panduan Modem untuk Pemula

Modem digunakan untuk mengubah sinyal digital komputer menjadi analog dan sebaliknya agar dapat terhubung dengan internet melalui saluran telepon. Terdapat beberapa jenis modem seperti modem dial up, modem kabel, dan modem ADSL yang memiliki kecepatan berbeda-beda. Cara kerja modem secara umum adalah mengubah sinyal digital menjadi analog dan sebaliknya secara asynchronous tanpa menggunakan clock untuk sinkronisasi.

Diunggah oleh

Rosalia Jasmine
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
750 tayangan4 halaman

Panduan Modem untuk Pemula

Modem digunakan untuk mengubah sinyal digital komputer menjadi analog dan sebaliknya agar dapat terhubung dengan internet melalui saluran telepon. Terdapat beberapa jenis modem seperti modem dial up, modem kabel, dan modem ADSL yang memiliki kecepatan berbeda-beda. Cara kerja modem secara umum adalah mengubah sinyal digital menjadi analog dan sebaliknya secara asynchronous tanpa menggunakan clock untuk sinkronisasi.

Diunggah oleh

Rosalia Jasmine
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

JENIS DAN CARA KERJA MODEM

JENIS MODEM
Modem merupakan alat untuk mengubah sinyal digital komputer menjadi sinyal analog dan
sebaliknya. Komputer yang melakukan koneksi dengan internet dihubungkan dengan
saluran telpon melalui modem. Berdasarkan fungsinya modem dibagi menjai tiga jenis.
Antara lain:

1. MODEM DIAL UP
Modem dial Up biasa digunakan oleh Personal Computer (PC) yang langsung dihubungkan
melalui saluran telpon. Jenis modem dial up ada dua macam yaitu:

a. Modem Internal
Merupakan modem yang dipasang dalam komputer terutama pada slot ekspansi yang
tersedia dalam mainboard komputer. Rata-rata kecepatan modem internal untuk
melakukan download adalah 56 Kbps.

Adapun keuntungan menggunakan modem internal sebagi berikut. 


a) Lebih hemat tempat dan harga lebih ekonomis
b) Tidak membutuhkan adaptor sehingga terkesan lebih ringkas tanpa ada banyak kabel.

Sedangkan kelemahan modem internal sebagai berikut:


a.       Modem ini tidak memerlukan lampu indikator sehingga sulit untuk memantau status
modem
b.      Modem ini tidak menggunakan sumber tegangan sendiri sehingga membutuhkan
daya dari power supply. Hal ini mengakibatkan suhu dalam kotak CPU bertambah
panas.

b. Modem Eksternal
Modem eksternal merupakan modem yang letaknya diluar CPU komputer. Modem ekternal
dihubungkan ke komputer melalui ort com atau USB. Pemasangan modem ini adalah
dengan cara menghubungkan modem ke power dan menghubungkannya lagi ke adaptor
lalu disambungkan kembali ke listrik.

Keuntungan modem eksternal:


a) Portabilitas yang cukup baik sehingga bisa pindah-pindah untuk digunakan pada
komputer lain
b) Dilengkapi lampu indikator sehingga mudah untuk memantau status dari modem.

Kelemahan dari modem eksternal.


a) harga lebih mahal dari pada modem internal
b) membutuhkan tempat atau lokasi tersendiri untuk menaruh modem tersebut.
2. MODEM KABEL
Modem Kabel (Cable Modem), adalah perangkat keras yang menyambungkan PC dengan
sambungan TV kabel. Jaringan TV kabel ini dapat dipakai untuk koneksi ke internet dengan
kecepatan lebih tinggi dibandingkan dengan modem dialup atau modem ADSL, kecepatan
modem kabel maksimum 27Mbps downstream (kecepatan download ke pengguna) dan
2,5Mbps upstream (kecepatan upload dari pengguna). Sebelum dapat terkoneksi dengan
internet, maka pengguna diharuskan untuk melakukan pendaftaran kepada penyedia jasa
TV kabel dan ISP (internet Service Provider).

3. MODEM ADSL (ASYMMETRIC DIGITAL SUBSCRIBER LINE)


ADSL atau Asymmetric Digital Subscriber Line adalah salah satu bentuk dari teknologi DSL.
Ciri khas ADSL adalah sifatnya yang asimetrik, yaitu bahwa data ditransferkan dalam
kecepatan yang berbeda dari satu sisi ke sisi yang lain. Ide utama teknologi ADSL adalah
untuk memecah sinyal line telpon menjadi dua bagian untuk suara dan data. Hal ini
memungkinkan pengguna untuk melakuakan atau meneima panggilan telpon dan
melakukan koneksi internet secara simultan tanpa saling menggangu.

CARA KERJA MODEM


Kebanyakan modem yang digunakan di PC atau laptop dewasa ini adalah dengan
menggunakan teknik asynchronous. Asynchronous ini maksudnya bahwa ketika modem ini
mengirimkan data tanpa menggunakan clock untuk menyinkronisasikan kegiatan dari kedua
sistem yang terhubung. Data dikirim dalam 1 byte yang berada dalam sebuah frame pada
satu waktu. Frame tersebut berisikan sebuah start bit, data, dan biasanya satu atau lebih
stop bit. Start dan stop bit inilah yang memberitahukan kapan dan dimana data tersebut.
Karena fungsi inilah, si penerima akan tahu mana yang data dan mana yang noise, sehingga
dapat diketahui mana yang dapat diterima atau tidak. Modem ini juga bisa menggunakan
parity sebagai error detection. Ada dua parity yang digunakan, odd dan even. Jenis modem
yang menggunakan parity ini sudah jarang digunakan pada masa sekarang ini. StandarISASI
Sistem Transmisi Untuk standarisasi sistem transmisi dari modem, maka dua badan dunia
yaitu CCITT (Committee Consultative International Telegraphique et Telephonique) dan ITU
(International Telecommunication Union), mengeluarkan sebuah standar yang dinamakan V-
dot. Standar ini berhubungan dengan kecepatan kerja modem, tipe kompresi data dan
penanganan kesalahan data. Misalnya, V22bis mengacu pada kecepatan modem 2,4 Kbps,
V.32 yang diperkenalkan tahun 1984 mengacu pada kecepatan 9.6 Kbps, V.32bis pada tahun
1991 dengan kecepatan 14.4 Kbps. Standar V.34 pada tahun 1994 memperkenalkan
kecepatan 28.8 Kbps, yang pada tahun 1996 diperbaharui dengan V.34+ dengan kecepatan
33.6 Kbps. Kemudian pada tahun 1998 dikembangkan V.90 dari ITU yang mempunyai
kecepatan 42 kbps dan disempurnakan kecepatannya menjadi 55.6 Kbps. Penting dicacat
bahwa batasan tersebut tidak berhubungan dengan kabel tembaga pada jaringan telepon
umum, tetapi berhubungan dengan converter analog ke digital yang dipasang pada jaringan
tersebut. Setiap kanal line telepon memiliki 4KHz bandwidth analog, yang setara dengan 64K
bit/sec bandwidth digital. Dalam kondisi baik, sebuah line telepon, secara teori, mendukung
64K bit/sec.
Pemrosesan sinyal yang kuat pada modem V.90 yang memungkinkan 56K bit/sec pada kanal
saat ini. Kecepatan operasi sebuah modem tergantung pada rintangan yang harus
diatasinya. Ada tiga rintangan utama untuk mendapatkan kecepatan yang maksimal yaitu
port serial, kondisi saluran telepon dan jenis modem yang terpasang. Rintangan pertama
berhubungan dengan port serial yang diakibatkan karena keterbatasan chip UART (Universal
Asynchronous Receiver/Transmitter), yaitu chip yang menghubungkan antara port serial dan
sistem bus PC/laptop. Sistem bus PCI bekerja dalam blok 32 bit, sedangkan kabel serial
hanya menyalurkan bit-bit dalam satu rangkaian. UART harus menangani semua lalu-lintas
data yang terjadi dan menyesuaikannya dengan prot serial tanpa boleh terhadi kemacetan.
Rintangan kedua berhubungan dengan saluran telepon. Walaupun saluran telepon
menggunakan sistem digital, tetapi masih ada elemen analog yang tersisa. Saluran yang
masuk ke rumah biasanya adalah analog, tetapi masih rentan dengan gangguan dan jenis
kawat yang masih jelek. Selain itu, dalam media analog ini juga terdapat keterbatasan
bandwidth. Sedangkan rintangan terakhir, kecepatan model berkomunikasi akan dibatasi
oleh komponen yang paling lambat dalam rantai komunikasi. Misalnya, sebuah modem 55,6
Kbps harus bekerja pada 33.6 Kbps jika ia terhubung dengan modem yang memiliki
kecepatan 33.6 Kbps. ISDN, DSL DAN CABLE MODEM Perkembangan kecepatan koneksi ke
Internet semakin baik, hal itu dengan semakin berkembangnya jenis-jenis modem yang
dapat mempercepat koneksi ke internet, misalnya ISDN (Integrated Services Digital
Networking), DSL (Digital Subscriber Line) dan cable modem. Seperti ISDN, jaringan layanan
digital terintegrasi ini sekarang tersedia dalam dua versi yaitu, Basic Rate ISDN (BRI atau
ISDN-2) yang memiliki tiga saluran 64 Kbps, dua untuk transmisi data dan satu untuk
informasi kontrol, yang kedua saluran ini dapat digunakan terpisah atau secara bersama
sehingga menghasilkan satu saluran 128 Kbps dan Primary Rate ISDN (PRI atau ISDN-30)
yang memiliki 30 saluran 64 Kbps. Cara kerjanya dengan mengaktifkan minimal enam
saluran dan jika disatukan seluruhnya akan menghasilkan kecepatan sekitar 1.92 Mbps. Ada
beberapa jenis modem DSL yang berkembang dewasa ini. Masing-masing memiliki
kecepatan yang berbeda yaitu kecepatan upstream (dari anda ke ISP) dan downstream (dari
ISP ke anda). Misalnya IDSL (ISDN over DSL) yang mempunyai kecepatan 144 kbps baik
upstream dan downstream. VSDL (Very-high-speed DSL) yang mempunyai kecepatan
downstream hingga 52 MBps dan upstream 1.5 kbps. SDSL (symmetric DSL) yang
menyediakan kecepatan downstream dan upstream sama besar sekitar 1.5 Mbps. ADSL
(asymmetric DSL) yang terdiri dari full-rate ADSL dan ADSL-lite atau G.lite. ADSL
menawarkan kecepatan downstream hingga 8 MBps dan upstream 2 Mbsp, rata rata
kecepatan yang digunakan secara efektif adalah 256 kbps hingga 1.5 mbps. Pada dasarnya
teknologi DSL lebih menguntungkan dibandingkan koneksi Internet dial-up seperti koneksi
yang jauh lebih cepat, stabil, lebih aman dan dapat melewatkan data serta suara pada
sebuah jalur kabel. Jika koneksi diberlakukan selama 24 jam terus menerus maka biayanya
juga jauh lebih murah.

Misalnya, bila modem biasa dengan kecepatan 56kbps hanya dapat mendownload file 7 KB
perdetik maka modem DSL mampu sekitar 1MB per detik. Adapun kelemahan DSL yaitu
masalah jarak antara pengguna dengan sentral telepon. Semakin jauh jaraknya akan
semakin lambat pula koneksinya, karena akan terjadi distorsi saat data lewat pada kabel
telepon dan sinyal data akan banyak yang rusak. Karena itu, untuk memasang sebuah
koneksi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan DSL ini yaitu pertama
kita harus mengetahui apakah layanan tersebut ada di wilayah layanan DSL. Kedua,
tentukan jenis modem DSL yang digunakan, hal ini berhubungan dengan jenis layanan DSL
yang ditawarkan oleh ISP pilihan anda, beberapa perusahaan menyewakan modem tersebut
dan termasuk dengan paket yang anda pilih, beberapa yang lain mungkin menjualkannya
dengan harga promosi. Hal perlu diperhatikan, penggunaan modem eksternal memerlukan
komputer yang dilengkapi dengan kartu Ethernet dan jika kita memilih paket full-rate, kita
harus memasang splitter pada kabel telepon agar hubungan telepon tidak terganggu. Ketiga,
biasanya perusahaan telepon bertindak sebagai penyedia jasa DSL dan ISP sekaligus,
walaupun beberapa ISP yang menyediakan layanan DSL sendiri-sendiri, kita tetap
membutuhkan jaringan telepon untuk mengaksesnya. Cable modem dewasa ini memiliki
prospek yang cukup cerah, karena menawarkan kecepatan akses Internet yang lebih cepat
dengan menggunakan jaringan TV kabel. Perangkat kabel modem ini berupa sebuah kotak
eksternal yang disambungkan langsung ke PC memalui interface Ethernet.Cable modem tipe
lama menggunakan fasilitas jaringan dari tv cable. Sementara tipe yang lebih baru
menggunakan Hybrid Fibre-Coax (HFC).

Anda mungkin juga menyukai