Anda di halaman 1dari 1

Nama : Nur Fitriyah Kelas : XII IPA 5

SEL VOLTA Deret Volta 1. Diketahui untuk: Cu2+(aq) + 2eI2(s) + 2eFe3+(aq)+ eBr2(l) + eCu(s) E0 = +0,35 V E0 = +0,54 V E0 = +1,07 V 2I-(aq) 2Br-(aq) harga potensial reduksi h. 0,56 V i. 0,32 V j. 0,28 V Jawaban: A

No. abs : 20

Fe2+(aq) E0 = +0,77 V

Penyelesaian: E0 sel = E0(red) Cu - E0(red) Sn = 0,34 (- 0,14) = 0,34 + 0,14 = 0,48 V Jadi, E0 sel yang dihasilkan electrode itu adalah 0,48 volt.

Reaksi berikut yang tidak langsung spontan adalah a. Cu2+(aq)+ 2I-(aq) Cu(s) + I2(s) b. Fe3+(aq) + 2I-(aq) Fe2+(aq) + I2(s) c. 2I-(aq) + Br2(l) 2Br-(aq) + I2(s) d. Br2(l) + Cu(s) 2Br-(aq) + Cu2+(aq) e. Fe2+(aq) + Br2(l) Fe3+(aq) + 2Br-(aq) Jawaban: A Penyelesaian: Cu2+(aq) + 2e- Cu(s) I2(s) + 2e- 2I-(aq) E0 = +0,35 V E0 = +0,54 V Korosi

3. Benda logam di daerah dekat kawasan industry karena mudah udara di mengalami daerah korosi tersebut

Cu2+(aq)+ 2I-(aq) Cu(s) + I2(s) E0sel = -0,20 V Karena nilai potensial E sel hasilnya negatif berarti reaksi redoks tersebut tidak berlangsung spontan.
0

banyak mengandung a. Karbon b. Nitrogen c. Ion hidroksida d. Besi (III) oksida e. Belerang oksida Potensial E Sel Jawab: A 2. Diketahui berikut: Sn2+(aq)+ 2eCu2+(aq)+ 2eSn(s) Cu(s) E0 = -0,14 V E0 = +0,34 V dua elektrode sebagai Keberadaan elektrolit, seperti garam dalam air laut dapat mempercepat laju korosi dengan menambah
0

Tentukan E0 sel yang dihasilkan oleh elektrode itu f. 0,48 V g. -0,48 V

terjadinya reaksi tambahan. Sedangkan konsentrasi elektrolit yang besar dapat melakukan laju aliran elektron sehingga korosi meningkat.