Anda di halaman 1dari 3

DAUR ULANG SAMPAH

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUKABUMI


ARTI SAMPAH - Barang sisa atau hasil buangan tak berharga. - Barang atau benda yang tidak terpakai lagi. - Bahan yang terbuang atau dibuang dari suatu sumber hasil aktivitas manusia maupun proses-proses alam DAMPAK BURUK SAMPAH 1. Mengakibatkan meningkatnya penyakit inpeksi saluran pencernaan, kolera, tifus, disentri, demam berdarah dll karena vektor pembawa penyakit terutama lalat, kecoak, nyamuk meningkat akibat sampah 2. Menimbulkan bau busuk akibat dekomposisi gas 3. Menurunnya kualitas udara karena debu, asap dan gas akibat pembakaran sampah 4. Mencemari sumber air permukaan tanah 5. Menimbulkan bencana (banjir, longsor) PENGELOLAAN SAMPAH YANG BIASA DILAKUKAN Buang begitu saja Buang bakar Gali tutup

- Pengurangan sumber (source reduction), - Penggunaan kembali (reuse), - Pemanfaatan (recycling), - Pengolahan (treatment), - Pembuangan (disposal). DAUR ULANG SAMPAH Daur ulang adalah salah satu strategi pengelolaan sampah padat yang terdiri atas kegiatan pemilahan, pengumpulan, pemrosesan, pendistribusian dan pembuatan produk/material bekas pakai. Bahan bahan sampah yang dapat diolah kembali diantaranya adalah: 1. Botol bekas 2. Kertas kecuali kertas yang berlapis minyak 3. Aluminium bekas wadah minuman ringan 4. Besi bekas rangka meja, besi rangka beton 5. Plastik bekas wadah shampoo, jerigen dll MEMBUAT DAUR ULANG PLASTIK Proses daur ulang ini akan lebih baik apabila diatur oleh undang-undang secara khusus dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat. Pemilahan sampah sebaiknya sudah sejak dari rumah masing-masing, sampah dipilah-pilah antara sampah basah dan sampah kering. Sebenarnya, sesudah penuh, sampah masing-masing kategori itu dibawa ke tempat pengumpulan kepunyaan pemerintah kota.

Oleh: RENY SUKMAWANI (Dosen Program Studi Agribisnis)

PROGRAM STUDI AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN

MACAM-MACAM CARA PENGELOLAAN SAMPAH

Plastik hasil pengumpulan dapat dijadikan barang plastik generasi baru, seperti botol (lagi), karpet, filter air. MEMBUAT DAUR ULANG KERTAS Berikut adalah salah satu proses daur ulang kertas menjadi kertas kertas daur ulang : Alat - Papan kayu atau triplek - Kain tipis - Screen kerapatan 36 atau 38 - Rakel - Blender - Bak besar - Ember Bahan - Kertas bekas - Karakteristik - Pewarna alami atau buatan - Pemutih - Lem (jika diperlukan). - Air CARA PEMBUATAN 1. Siapkan kertas bekas, kemudian disobek menjadi kecil-kecil 2. Sobekan kertas direndam selama 24 jam 3. Siapkan papan yang telah dilapisi kain.

4.

Kertas di blender dengan air, perbandingannya 1:3 hingga menjadi bubur kertas (pulp). 5. Masukkan pulp ke dalam bak yang telah diisi air satu per empat bagiannya. 6. Ulangi langkah 3 dan 4 kira-kira tujuh atau delapan kali. 7. Blender karakteristik dan pewarna alami secara terpisah dengan sedikit air. 8. Masukan ke dalam bak, kemudian aduk hingga rata. 9. Blender satu setengah sendok teh lem dan air. 10. Berdirikan papan dengan kemiringan kira-kira 45 derajat. 11. Basahi papan dengan air. 12. Masukkan screen ke dalam air. Saring pulp dengan screen secara merata. 13. Tempelkan screen pada papan. Gunakan rakel untuk meniriskan air pada screen hingga air tidak menetes lagi. Lepaskan screen. 14. Ulangi langkah 10, 11 dan 12 hingga pulp di bak habis. 15. Jemur papan di tempat panas. Kertas akan kering sekitar tiga jam. Jika diletakkan di ruang tertutup, kertas akan kering keesokan harinya. 16. Setelah kering, cabut kertas secara perlahan agar tidak robek. 17. Kertas daur ulang siap digunakan. Komposisi bubur kertas dan air akan mempengaruhi tipis tebalnya kertas daur ulang

yang dihasilkan. Biasanya semakin banyak bubur kertas yang digunakan maka semakin tebal kertas daur ulang yang dihasilkan. Daur ulang kertas ini pun dapat dijadikan andalan untuk menambah pendapatan dan menjadi sumber mata pencaharian. contoh barang-barang lapak (layak pakai) No Jenis barang lapak Harga/kg 1 Gelas aqua 1600 2 Kaleng oli 1500 3 Ember biasa 1100 4 Keras (kaset, yakult, btl kecap) 150 5 Ember hitam (anti pecah) 800 6 Botol aqua 700 7 Putian (botol bayclin, infus) 1600 8 Kardus 500 9 Kertas putih 700 10 Majalah 350 11 Koran 500 12 Duplek (kardus tipis) 150 13 Semen 400 14 Besi beton 700 15 Besi super 450 16 Besi pipa 250 17 Tembaga super 8000 18 Tembaga bakar 7000 19 Aluminium tebal 6000

20 Aluminium tipis 21 Botol air besar 22 Botol bir kecil, sprite, fanta Sumber: koperasi pemulung, 2003

4000 400 200

______________________________________ Disampaikan pada: Kegiatan penyuluhan Program PKMD Di Kelurahan Sudajaya Hilir Kecamatan Baros Kota Sukabumi, 9 Juni 2009