Anda di halaman 1dari 8

TBC Tuberkulosis adalah penyakit yang ditimbulkan karena adanya infeksi akut atau kronis yang disebabkan oleh

bakteri Mycobacterium tuberculosis. Tuberkulosis menyebabkan reaksi jaringan yang aneh di dalam paru-paru, meliputi penyerbuan daerah terinfeksi oleh makrofag dan pembentukan dinding di sekitar lesi oleh jaringan fibrosa yang membentuk tuberkel. Penyakit ini banyak menerang orang yang memiliki kekebalan tubuh lemah, orang-orang lanjut usia yang pada masa kanak-kanaknya pernah terserang tuberkulosis dan mereka yang hasil tes HIV-nya positif menjadi sasaran utama tuberkulosis Penyakit tb!, "#$%&. Tuberkulosis ditularkan melalui sekresi pernafasan yang dohembuskan penderitanya kemudian dihisap oleh orang lain. 'ejala tuberkulosis ini kadang kala tidak terlihat, namun biasanya memiliki gejala batuk yang berkepanjangan, rasa sakit di dada, kehilangan berat badan, dan nafsu makan serta banyak serta banyak mengeluarkan keringat, terutama di malam hari. (mumnya mereka yang tinggal di ka)asan kumuh yang penuh sesak dan *entilasi rumahnya buruk beresiko tinggi terjangkit penyakit ini. Penyakit ini juga lebih banyak menyerang kaum pria daripada )anita Penyakit tb!, "#$%&. 'ejala pada anak+ ,emam lama lkurang lebih " minggu Batuk lama % minggu& -afsu makan turun, berat badan turun .nak lesu Teraba benjolan di leher Penyakit tb!, "#$%& 'ejala pada orang de)asa+ ,ahak ber!ampur darah/batuk darah 0esak nafas dan rasa nyeri pada dada ,emam/meriang lebih dari sebulan Berkeringat pada malam hari tanpa penyebab yang jelas Badan lemah dan lesu -afsu makan menurun dan terjadi penurunan berat badan Batuk-batuk lebih dari % minggu

Penyakit tb!, "#$%&

,iagnosis $. (ji tuber!ulin (ji tuberkulin dilakukan dengan !ara 1antou2 penyuntikan intrakutan&. Tuberkulin yang dipakai adalah tuberkulin PP, 3T "% kekuatan " T( atau PP,-0 kekuatan 4 T(. Pemba!aan dilakukan 56-7" jam setelah penyuntikan. ,iukur diameter tran*ersal dari indurasi yang terjadi. (kuran dinyatakan dalam mm, dikatakan positif bila indurasi + 8 $# mm. ". 9oto rontgen dada seringkali tidak khas Pemba!aan sulit, hati-hati kemungkinan overdiagnosis atau underdiagnosis. Paling mungkin kalau ditemukan infiltrat dengan pembesaran kelenjar hilus atau kelenjar paratrakeal. 'ambaran rontgen paru pada Tb dapat berupa + 1ilier, .telektasis, Infiltrat , pembesaran kelenjar hilus atau paratrakeal, konsolidasi lobus&, reaksi pleura dan/atau efusi pleura, kalsifikasi, bronkiektasis, ka*itas, destroyed lung. Diskongkruensi antara gambaran klinis dan gambaran radiologis, harus di!urigai Tb. 9oto 3ontgen paru sebaiknya dilakukan P. dan lateral serta diba!a oleh ahlinya. %. Pemeriksaan dahak 5. Pemeriksaan fisik terutama di daerah paru atau dada& penyakit tb!, "#$%& P:-';B.T.- TBC Pengobatan TBC <riteria I Tidak pernah terinfeksi, ada ri)ayat kontak, tidak menderita TBC& dan II Terinfeksi TBC/test tuberkulin =&, tetapi tidak menderita TBC gejala TBC tidak ada, radiologi tidak mendukung dan bakteriologi negatif& memerlukan pen!egahan dengan pemberian I-H 4>$# mg/kgbb/hari. $. Pen!egahan profilaksis& primer .nak yang kontak erat dengan penderita TBC BT. =&. I-H minimal % bulan )alaupun uji tuberkulin -&. Terapi profilaksis dihentikan bila hasil uji tuberkulin ulang menjadi -& atau sumber penularan TB aktif sudah tidak ada.

". Pen!egahan profilaksis& sekunder .nak dengan infeksi TBC yaitu uji tuberkulin =& tetapi tidak ada gejala sakit TBC. Profilaksis diberikan selama ?-@ bulan. 1edi!astore, "#$%& ;bat yang digunakan untuk TBC digolongkan atas dua kelompok yaitu + <elompok obat lini pertama + <elompok obat lini kedua + IsoniaAid, rifampisin, etambutol, streptomisin dan piraAinamid .ntibiotik kedua golongan fluorokuinolon siprofloksasin, ofloksasin, le*ofloksasin&, sikloserin, etionamid, kanamisin, kapreomisin, dan paraaminosalisilat 9armakologi dan Terapi, "##7&. ,osis obat antituberkulosis ;.T& ;bat I-H 3ifampisin PiraAinamid :tambutol 0treptomisin ,osis harian ,osis "2/minggu ,osis %2/minggu

mg/kgbb/hari& 4-$4 maks %## mg& $#-"# maks. ?## mg& $4-5# maks. " g& $4-"4 maks. ",4 g& $4-5# maks. $ g&

mg/kgbb/hari& $4-5# maks. @## mg& $#-"# maks. ?## mg& 4#-7# maks. 5 g& 4# maks. ",4 g& "4-5# maks. $,4 g&

mg/kgbb/hari& $4-5# maks. @## mg& $4-"# maks. ?## mg& $4-%# maks. % g& $4-"4 maks. ",4 g& "4-5# maks. $,4 g& 1edi!astore, "#$%&

0trategi ,;T0 Directly Observed Treatment Short-course& pertama kali diperkenalkan pada tahun $@@? dan telah diimplementasikan se!ara meluas dalam sistem pelayanan kesehatan masyarakat. 0ampai dengan tahun "##$, @6B dari populasi penduduk dapat mengakses pelayanan ,;T0 di puskesmas. 0trategi ini diartikan sebagai Cpenga)asan langsung menelan obat jangka pendek oleh penga)as pengobatanC setiap hari 1edi!astore, "#$%&. Indonesia adalah negara high burden, dan sedang memperluas strategi ,;T0 dengan !epat, karenanya baseline drug susceptibility data ,0T& akan menjadi alat pemantau dan indikator

program yang amat penting. Berdasarkan data dari beberapa )ilayah, identifikasi dan pengobatan TBC melalui 3umah 0akit men!apai "#-4#B dari kasus BT. positif, dan lebih banyak lagi untuk kasus BT. negatif. Dika tidak bekerja sama dengan Puskesmas, maka banyak pasien yang didiagnosis oleh 30 memiliki risiko tinggi dalam kegagalan pengobatan, dan mungkin menimbulkan kekebalan obat. (ntuk kasus 1,3-TB siprofloksasin, oflo2a!in, le*oflo2a!in Multi-drugs Resistant& dibutuhkan obat lain selain obat standard pengobatan TBC yaitu obat fluorokuinolon seperti hanya sangat disayangkan bah)a obat ini tidak dianjurkan pada anak dalam masa pertumbuhan& 1edi!astore, "#$%&. Pengobatan TBC pada orang de)asa

<ategori $ + "H3E:/5H%3% 0elama " bulan minum obat I-H, rifampisin, piraAinamid, dan etambutol setiap hari tahap intensif&, dan 5 bulan selanjutnya minum obat I-H dan rifampisin tiga kali dalam seminggu tahap lanjutan&. ,iberikan kepada+
o o

Penderita baru TBC paru BT. positif. Penderita TBC ekstra paru TBC di luar paru-paru& berat.

<ategori " + H3E:/4H%3%:% ,iberikan kepada+


o o o

Penderita kambuh. Penderita gagal terapi. Penderita dengan pengobatan setelah lalai minum obat.

<ategori % + "H3E/5H%3% ,iberikan kepada+


o

Penderita BT. =& dan rontgen paru mendukung aktif. 1edi!astore, "#$%&.

Pengobatan TBC pada anak .dapun dosis untuk pengobatan TBC jangka pendek selama ? atau @ bulan, yaitu+

$. "H3/7H"3" + I-H=3ifampisin setiap hari selama " bulan pertama, kemudian I-H =3ifampisin setiap hari atau " kali seminggu selama 7 bulan ditambahkan :tambutol bila diduga ada resistensi terhadap I-H&. ". "H3E/5H"3" + I-H=3ifampisin=PiraAinamid+ setiap hari selama " bulan pertama, kemudian I-H=3ifampisin setiap hari atau " kali seminggu selama 5 bulan ditambahkan :tambutol bila diduga ada resistensi terhadap I-H&. Pengobatan TBC pada anak-anak jika I-H dan rifampisin diberikan bersamaan, dosis maksimal perhari I-H $# mg/kgbb dan rifampisin $4 mg/kgbb. ,osis anak I-H dan rifampisin yang diberikan untuk kasus+ TB tidak berat I-H 3ifampisin I-H 3ifampisin ,osis prednison + 4 mg/kgbb/hari + $# mg/kgbb/hari + $# mg/kgbb/hari + $4 mg/kgbb/hari + $-" mg/kgbb/hari maks. ?# mg& 1edi!astore, "#$%&.

TB berat milier dan meningitis TBC&

Kelengkapan Resep 3esep $

R/

Rifampisin INH SL m.f. caps XL S 1dd1

150 mg 150 mg q.s.

Pyra inamid !00 mg SL m.f. caps LX S !dd1 Pr" # Sya$al %&d'a R. (m&r # 10 )a'&n q.s.

-ama dokter .lamat praktek Dam praktek 0IP -o. 3esep Tanggal 3esep -ama ;bat Dumlah ;bat Bentuk 0ediaan 0igna -ama Pasien .lamat Pasien (mur Pasien Paraf Tanda 3/ 3esep "

+F +F ++++F +F +F +F +F +F ++F +F +F

R/

Rifampisin *00 +a, INH -00 S 1dd1 .)am,&)"l 500 S 1dd! Pyra inamid 500 S -dd1

XXX XXX LX X/

Pr"

# Priyan)i Niki 0.

-ama dokter .lamat praktek Dam praktek 0IP -o. 3esep Tanggal 3esep -ama ;bat Dumlah ;bat Bentuk 0ediaan 0igna -ama Pasien .lamat Pasien (mur Pasien Paraf Tanda 3/ ,.9T.3 P(0T.<.

+F +F ++++F +F +F +F +F +F +++F +F

,epartemen 9armakologi dan Terapeutik 9akultas <edokteran (ni*ersitas Indonesia. "##7. 9armakologi dan Terapi. (ni*ersitas Indonesia. Dakarta. 1edi!astore. "#$%. Pengobatan TBC. http+//medi!astore.!om/tb!/pengobatanGtb!.htm H,iakses $7 ;ktober "#$%I. Penyakit tb!. "#$%. Penyakit TBC. http+//penyakittb!.org/ H ,iakses @ ;ktober "#$%I.