Anda di halaman 1dari 2

Penerimaan dan Penyimpanan Obat di Gudang Obat

SOP

No. Kode

Terbitan

:01

No. Revisi

:0

Ditetapkan Oleh Kepala


UPTD Puskesmas
Asembagus

Tgl. Mulai Berlaku :1 Januari 2015

Puskesmas
Asembagus

Halaman

:1

drg. Sugiyono
NIP: 19740202 200501 1 010

1.Pengertian

Kegiatan menerima , menyimpan dan memelihara sediaan obat


dengan cara menempatkan sediaan farmasi yang diterima pada
tempat yang aman dan menjamin mutunya

2.Tujuan

Sebagai acuan bagi petugas dalam menerima dan menyimpan obat

3.Kebijakan

Langkah- langkah didalam melaksanakan sistem


Penerimaan dan Penyimpanan Obat
SK No.1207/Menkes/SK/IX/2004
PP.No.51 tahun 2009
1.
Petugas gudang menerima obat dari Gudang Farmasi Kabupaten sesuai
dengan perencanaan dan permintaan yang telah dibuat
2.
Petugas gudang memeriksa kesesuaian nama dan jumlah sediaan farmasi
yang tertera pada faktur, kondisi fisik dan tanggal kadaluarsa
3.
Petugas gudang memberi paraf dan stempel pada faktur penerimaan
barang
4.
Petugas gudang menulis tanggal kadaluarsa pada kartu stok
5.
Petugas gudang menyimpan sediaan farmasi pada rak yang sesuai, secara
alfabetis menurut bentuk sediaan dan memperhatikan sistem FIFO dan
FEFO
6.
Petugas gudang menyimpan bahan obat pada kondisi yang sesuai, layak
dan menjamin stabilitasnya pada rak secara alfabetis
7.
Petugas gudang mengisi kartu stok setiap penambahan dan pengambilan
8.
Petugas gudang mengeluarkan obat yang pertama datang karena harus di
keluarkan terlebih dahulu
9.
Petugas gudang menata obat dengan tanggal kadaluarsa lebih dekat,
dikeluarkan terlebih dahulu
10. Petugas gudang menata obat yang peka terhadap cahaya, penyimpananya
diperhatikan dengan menjauhkan dari cahaya matahari
11. Petugas gudang menyimpan obat psikotropika dan narkotika di lemari
khusus dan selalu dalam keadaan terkunci
12. Petugas gudang menyimpan vaksin dalam cold chint dan harus dilindungi
dari kemungkinan terputusnya aliran listrik

4.Referensi
5.Prosedur

Persyaratan Penyimpanan Obat

6.Distribusi

1. Obat disusun secara alfabetis


2. Obat dirotasi dengan sistem FIFO dan FEFO
3. Adanya sirkulasi udara di tempat penyimpanan
4. Obat yang diletakkan di lantai harus diletakkan diatas palet
5. Tinggi palet minimal 10cm
6. Tersedianya kartu stok obat
13. Ada tempat penyimpanan khusus untuk psikotropika dan narkotika
Petugas farmasi

7.Distribusi

1. Apotek
2. Gudang Obat

8.Rekaman Historis
No Halama
n

Yang dirubah

Perubahan

Diberlakukan
Tgl.