Kelompok 5
Rancang Bangun Sistem Informasi Transaksi Inventori
PT. Ecco Indonesia
TEST PLAN
Version 2.0
Rancang Bangun Sistem Informasi Transaksi Inventori PT. Ecco Indonesia
Test Plan
Test plan.doc
Version:
3.0
Date: 05 november- 2011
Revision history
Date
15 oktober 2011
28 oktober 2011
05 november 2011
Confidential
version
1.0
2.0
3.0
Description
Pembuatan dokumen
Penambahan dokumen test plan
Pembuatan test plan
Kelompok 5, 2011
author
Febby andika rama
Febby andika rama
Febby andika rama
Page 2
Rancang Bangun Sistem Informasi Transaksi Inventori PT. Ecco Indonesia
Test Plan
Test plan.doc
Version:
3.0
Date: 05 november- 2011
Table of Contents
P1. Introduction
1.1
1.2
1.3
1.4
1.5
Purpose
Background
Scope
Project Identification
Reference
4
4
4
4
5
2.
Requirements for Test
3.
Test Strategy
3.1
Testing Types
3.1.1 Data and Database Integrity Testing
3.1.2 Function Testing
3.1.4 User Interface Testing
3.1.5 Performance Profiling
3.1.6 Load Testing
3.1.7 Security and Access Control Testing
3.2
TOOLS
6
7
7
8
9
10
10
11
12
4.
Resources
4.1
Roles
4.2
System
13
13
15
5.
Project Milestones
15
6.
Deliverables
15
6.1
6.2
6.3
Test Model
Test Logs
Defect Reports
Confidential
Error! Bookmark not defined.
Error! Bookmark not defined.
Error! Bookmark not defined.
Kelompok 5, 2011
Page 3
Rancang Bangun Sistem Informasi Transaksi Inventori PT. Ecco Indonesia
Test Plan
Test plan.doc
Version:
3.0
Date: 05 november- 2011
Test Plan
1.
Introduction
Dokumen Test Plan ini menjelaskan tentang bagaimana Software yang dibuat dapat berjalan
sesuai dengan rencana yang telah di tetapkan. Bukan hanya kode program yang di uji coba, tetapi juga
meliputi semua modul program, alur bisnis software, penggunaan interface, performance dari Software
serta keterkaitan antar halaman dari source code.
Testing itu sendiri merupakan proses pemantapan kepercayaan akan kinerja program atau system
bagaimana yang di harapkan (hetzel 1973).
1.1
Purpose
Dokumen Test Plan ini dibuat untuk memastikan jalannya sistem informasi berbasis web untuk
transaksi inventori agar berjalan dengan baik, termasuk :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
Mengidentifikasi komponen software yang harus ditest
Konsistensi dalam database
Membuat rekomendasi kebutuhan untuk Test
Membuat rekomendasi dan mendeskripsikan testing strategi yang akan dilakukan
Mengidentifikasi kebutuhan sumberdaya(dari database maupun komponen lain yang digunakan)
Test logika program.
1.2
Background
Adapun lingkup testing yang akan di jalankan antara lain meliputi komponen sistem, software
aplikasi, desain interface, arsitektur program aplikasi serta penggunaan dari software secara menyeluruh.
Selain itu kesesuaian antara user yang login dengan halaman yang di tampilkan juga menjadi aspek penting
di dalam tahap testing ini. Tahap pengujian pada software yang dibangun sangat dibutuhkan agar kinerja
dari software maupun database yang di gunakan dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Selain itu
tahap ini juga dilakukan untuk menanggulangi maupun mengurangi terjadinya kesalahan (error).
1.3
Scope
Ruang lingkup dari test plan yang akan di jalankan meliputi pengujian source code, desain
database, fungsi dari masing-masing halaman program, desain interface dan performance program.
Menambahkan fitur-fitur yang mendukung program. Dalam pengujian program hanya menggunakan
Human Tester (seorang penguji yaitu dalam kelompok kami yakni test plan) tanpa menggunakan program
tester. Human tester dalam pengujian dan implementasi hanya dilakukan oleh satu orang.
Pengujian akan dibagi menjadi ke dalam langkah-langkah sebagai berikut :
1.4
1.
Data and Database Integrity Testing (tes ketahanan sistem)
2.
Function Testing (tes recovery system)
3.
User Interface Testing (tes akses)
4.
Performance Profilling Testing (tes perfoma)
5.
Load Testing (tes aplikasi)
6.
Security and Access Control Testing (tes security)
Project Identification
Tabel ini mendefinisikan kepemilikan dokumen untuk menunjang keberlangsungan Test Plan:
Confidential
Kelompok 5, 2011
Page 4
Rancang Bangun Sistem Informasi Transaksi Inventori PT. Ecco Indonesia
Test Plan
Test plan.doc
or
Received
Reviewed
or
Version:
3.0
Date: 05 november- 2011
Document
(and version / date)
Created
Available
Author
Resource
or
Notes
Requirements
Specification
Yes No
Yes No
Analist
Functional Specification
Yes No
Yes No
Analist
Project Plan
Yes No
Yes No
Project manager
Design Specifications
Yes No
Yes No
Design
Prototype
Yes No
Yes No
Design
Users Manuals
Yes No
Yes No
Business Model or Flow
Yes No
Yes No
Design
Data Model or Flow
Yes No
Yes No
Design
Business Functions and
Rules
Yes No
Yes No
Design
Project or Business Risk
Assessment
Vision Document
Yes No
Yes No
Project manager
Yes No
Yes No
Document
1.5
Reference
Romeo (2003). Testing dan implementasi sistem. Surabaya : STIKOM.
http://en.wikipedia.org/wiki/Load_testing di akses tanggal 10 okt 2011
2.
Requirements for Test
Yang akan di lakukan Testing pengujian intergritas data dan database, semua modul/fungsi
program, alur bisnis software, penggunaan interface, performance dari software, pengujian keamanan dan
akses control software, keterkaitan antar halaman dari source code dan pengujian konfigurasi komputer.
Prosedur dan Rencana Pengujian Piranti lunak/Software tingkat rendah biasanya tidak diserahkan pada
calon pengguna piranti lunak/software, prosedur dan rencana tersebut memerlukan persetujuan pimpinan
paket kerja dan dimutakhirkan sesuai kebutuhan. Yang telah diidentifikasi sebagai target untuk pengujian.
Daftar ini mewakili apa yang akan diuji. Item kasus penggunaan, persyaratan fungsional, dan nonfungsional persyaratan. Daftar di bawah mengidentifikasi.
Desktop Application Test Requirements
1.
Memberikan izin persetujuan: Periksa pekerjaan klien dan tanda pada lisensi
2.
Lakukan Random Query pada User Data : Akan perlu melakukan query terhadap data dalam
database query select pada user.
3.
Hasilkan Statistik: Seorang operator harus mampu menghasilkan laporan pada akhir yang
ditujukan ke atasan.
Database Requirements
Confidential
Kelompok 5, 2011
Page 5
Rancang Bangun Sistem Informasi Transaksi Inventori PT. Ecco Indonesia
Test Plan
Test plan.doc
1.
3.
Version:
3.0
Date: 05 november- 2011
Sistem ini harus memberikan tingkat keamanan yang memadai untuk mencegah perubahan
tidak sah atau tidak disengaja dari database.
Test Strategy
Suatu strategi testing software mengintegrasikan metode-metode desain test case software
kedalam suatu rangkaian tahapan yang terencana dengan baik sehingga pengembangan software dapat
berhasil. Strategi menyediakan peta yang menjelaskan tahap-tahap yang harus dilakukan sebagai bagian
dari testing, dan membutuhkan usaha, waktu, dan sumberdaya bila mana tahap-tahap ini derencanakan dan
dilaksanakan. Oleh karena itu, setiap stretegi testing harus menjadi satu kesatuan dengan perencanaan tes,
disain test case, eksekusi tes dan pengumpulan serta evaluasi hasil testing. Adapun tipe startegi yang kami
pilih antara lain :
Desktop Application Test Strategy
1.
Data and Database Integrity Testing (tes ketahanan system)
Teknik pengujian memastikan bahwa data yang disimpan oleh sistem dimana data
tersebut tidak terganggu dengan memperbarui, pengambilan restorasi, atau pemrosesan. Jenis
pengujian ini dimaksudkan untuk mengungkap cacat desain yang bisa menyebabkan korupsi data,
akses data yang tidak sah, kurangnya integritas data dalam berbagai tabel, dan kurangnya kinerja
transaksi yang memadai (Dustin 252).
2.
Function Testing (tes recovery system)
Fungsi pengujian uji target harus fokus pada persyaratan untuk uji yang dapat ditelusuri
langsung untuk menggunakan kasus atau fungsi bisnis dan aturan bisnis. Tujuan dari tes ini adalah
untuk memverifikasi penerimaan tepat data, pengolahan, dan pengambilan, dan pelaksanaan sesuai
aturan bisnis. Jenis pengujian didasarkan pada teknik kotak hitam, yaitu memverifikasi aplikasi
dan proses internal dengan berinteraksi dengan aplikasi melalui Graphical User Interface (GUI)
dan menganalisis output atau hasil. Diidentifikasi bawah ini adalah garis besar pengujian
dianjurkan untuk setiap aplikasi.
3.
User Interface Testing (tes akses)
User interface (UI) pengujian verifikasi suatu interaksi pemakai dengan perangkat lunak.
Tujuan dari user interface adalah untuk memastikan bahwa user interface tersebut menyediakan
pemakaian dengan ilmu pelayaran dan akses yang sesuai melalui pengujian white box. Sebagai
tambahan, UI yang menguji memastikan bahwa object tersebut di dalam UI berfungsi sebagai
diharapkan dan menyesuaikan diri penentuan factor bancana banjir perusahaan atau standard
industri. Catat bahwa ada user interface (Aplikasi Desktop) yang perlu untuk diuji dan dibuktikan
untuk proyek ini.222
4.
Performance Profilling Testing (tes perfoma)
Performan testing dilakukan untuk tes kinerja software secara runtime dalam kontek
system yang teritegrasi. Performan testing terjadi di semua tahappada proses testing. Bahkan pada
tingkat unit, kinerja dari modul individual akan dinilai secara bersamaan pada saat tes white-box
yang dilakukan. Bagaimanapun juga, tidak semua elemen dapat sepenuhnya diintegrasikan,
sehingga kinerja system yang sebenarnya dapat di pastikan.
5.
Load Testing (tes aplikasi)
Load testing adalah proses menempatkan kebutuhan sistem atau perangkat dan
mengukur respons-nya. Tujuan pengujian adalah untuk menentukan waktu respon untuk berbagai
waktu transaksi kritis dan proses bisnis dan memastikan bahwa mereka berada dalam harapan
didokumentasikan (atau Service Level Agreements - SLA). Load tes juga mengukur kemampuan
aplikasi untuk berfungsi dengan benar di bawah beban, dengan mengukur transaksi lolos / gagal /
tingkat kesalahan. Suatu variasi penting dari pengujian beban Jaringan Sensitivitas Test, yang
Confidential
Kelompok 5, 2011
Page 6
Rancang Bangun Sistem Informasi Transaksi Inventori PT. Ecco Indonesia
Test Plan
Test plan.doc
Version:
3.0
Date: 05 november- 2011
meliputi segmen WAN ke virus sebagai aplikasi yang paling luar dikerahkan LAN tunggal.
6.
Security and Access Control Testing (tes security)
Security testing digunakan untuk melakukan verifikasi mekanisme proteksi, yang
dibangun ke dalam system akan melindungi system tersebut dari penetrasi yang tidak diinginkan.
Keamanan system harus dites terhadap serangan langsung (frontal) maupun tak langsung (jalan
belakang). Selama security testing, tester memerankan tugas sebagai orang yang ingin malakukan
penetrasi pada sitem.
3.1
Testing Types
3.1.1
Data and Database Integrity Testing
Pada sistem informasi berbasis web ini digunakan untuk inventory PT ecco. Disini kita akan
menguji semua komponen data serta relasi yang ada pada database tersebut. Data relasi database meliputi :
Test Objective:
Technique:
Memastikan data tabel master dan transaksi serta relationalnya berjalan dengan baik.
1.
Mengecek relational tabel master dengan transaksi
Input : Memasukkan data di tabel master dan tabel transaksi
Proses : Menghapus record data master
Output : Data tidak boleh terhapus, jika terhapus mengandung arti terdapat relasi yang
salah
2.
Melakukan query di table
Input : Jika di mungkinkan, menggunakan perintah select dengan mengambil dari
semua data master dan transaksi yang berelasi
Proses : Melakukan query select
Output : Data harus tampil (data di table harus tampil)
3.
Mengecek tipe data dari masing-masing field
Input : Memberikan inputan berupa huruf pada tipe number, memberi inputan angka
pada tipe karakter, dan mencoba menginputkan data pada form yang sudah di batasi
karakternya.
Proses : Mencoba secara langsung
Output : Data tidak boleh tersimpan.
4.
Mengecek Atribut dari masing-masing tabel
Input : Memasukkan data yang sama pada atribut primary key atau unique dalam
suatu record baru.
Proses : Melakukan query input data delete
Output : Tidak boleh ada yang sama pada field beratribut primary key. Insert data
pada form inventory, Id inventori tersebut tidak boleh sama, saat insert data pada
Confidential
Kelompok 5, 2011
Page 7
Rancang Bangun Sistem Informasi Transaksi Inventori PT. Ecco Indonesia
Test Plan
Test plan.doc
Version:
3.0
Date: 05 november- 2011
form create user data Id akun tidak boleh sama, insert data pada input kreteria dan
bobot data Id kreteria tidak beleh sama.
5.
Mengecek Isi dari masing-masing table di PDM dan di Database
Input : Mengecek isi atribut dan data yang ada di database dan PDM
Proses : Melakukan Pengecekan.
Output : Isi dari table PDM dan Database harus sama.
6.
Mengecek relasi antara table di PDM dan di Database
Input : Mengecek relasi yang ada di database dan PDM
Proses : Melakukan Pengecekan.
Output : Relasi dari table PDM dan Database harus sama
Completion Criteria:
Setiap perintah query dapat berjalan tanpa terjadi kesalahan
Special Considerations:
Query untuk mengambil data pada semua tabel hanya sebagai percobaan dan jika itu
di mungkinkan sesuai dengan kondisi relational yang ada.
3.1.2
Function Testing(tes recovery)
Pengujian fungsi dari form-form yang ada dilakukan di tahap ini, seperti kesesuaian data yang di
olah dengan data masukan, proses pengolahan data, serta alur bisnis dari data tersebut. Disini banyak
menyinggung tentang Black Box testing, dimana objeknya adalah form-form yang ada. Untuk melihat
output dari program.
Test Objective:
Technique:
Form Input data dan hubungan antar halaman program.
1.
Memastikan alur program berjalan sesuai yang telah di buat.
Input : Mengklik tombol button dan memilih menu
Output : Tampilan antar halaman program sesuai (contohnya dalam penampilan menu
utama program yaitu mengklik menu login yang muncul form login,
2.
Melihat kesesuaian halaman admin
Input : Login sebagai user admin
Proses : Mencocokkan halaman program yang telah di buka (admin bisa masuk ke semua
halaman program tanpa ada satu form pun yang tidak bisa di akses.)
Output : Halaman yang dibuka harus management admin, serta halaman program yang
dibuat harus sama dengan halaman yang dibuka.
3.
Confidential
Memastikan halaman form inputan sesuai dengan data di database (dalam data
user baru sesuai dengan isi data inputan pada form create user
Kelompok 5, 2011
Page 8
Rancang Bangun Sistem Informasi Transaksi Inventori PT. Ecco Indonesia
Test Plan
Test plan.doc
Version:
3.0
Date: 05 november- 2011
Input : Menginputkan data sesuai dengan form
Proses : Input data
Output : Mencocokkan dengan data yang di database, apakah sudah tersimpan.
4.
Memastikan tiap form inputan dapat memeberikan kemudahan bagi user
Input : Melakukan input data dengan melakukan pemindahan kotak dialog menggunakan
tombol Tab
Proses : Input data
Output : Urutan input data harus sesuai dan tidak memberikan pemaknaan ganda bagi
pengguna.
5.
Memastikan adanya suatu peringatan (error handling) kepada user jika terjadi
salah input data Input : Memasukkan data inputan karakter angka pada kolom
bertipe huruf
Proses : Input data
Output : Data seharunya tidak tersimpan jika tidak sesuai dan adanya suatu peringatan bagi
user jika user melakukan kesalahan.
6.
Memastikan perhitungan data yang digunakan
Input : Memasukkan data-data perhitungan bahan
Proses : Input data
Output : Data yang tampil sesuai dengan perhitungan bahan yang digunakan
Completion Criteria:
Terdapat kesesuaian antara input yang di harapkan dengan output.
Special
Considerations:
.
User Interface Testing (tes akses)
User interface (UI) pengujian verifikasi suatu interaksi pemakai dengan perangkat lunak.
Antarmuka pengguna berfungsi untuk menghubungkan antara pengguna dengan sistem operasi, sehingga
komputer tersebut bisa digunakan.
Test Objective:
Menguji komponen menu, ukuran, posisi, titik fokus tampilan
Technique:
1. Mencoba setiap form yang ada baik dari objek maupun tampilannya.
3.1.3
Input : Menginputkan data berbagai tipe karakter
Proses : Input data
Confidential
Kelompok 5, 2011
Page 9
Rancang Bangun Sistem Informasi Transaksi Inventori PT. Ecco Indonesia
Test Plan
Test plan.doc
Version:
3.0
Date: 05 november- 2011
Output : Adanya kesesuaian dari data yang di inputkan dengan data yang ada di database
dalam artian data yang masuk kedatabase sesuai dengan data inputan.
2.
Melihat desain program secara utuh berdasar prinsip pembuatan program
Input : Mencocokkan karakter program dengan tema yang dipilih
Proses : Dibandingkan dengan program sejenis
Output : Merupakan angka perbandingan antara program yang satu dengan yang lain
disini penilaiannya menggunakan human tester atau asumsi dari kelompok.
3.
Mencoba navigasi dari semua komponen di dalam program
Input : Membuka semua menu secara berurutan
Proses : Klik, Tab dan Enter
Output : Harus memeberikan kemudahan bagi pengguna serta memiliki kecepatan yang
baik pada saat membuka program dengan memaksimalkan spesifikasi hardware dan
software komputer.
Completion Criteria:
Special
Considerations:
3.1.4
Gambaran tampilan dapat dengan mudah di jalankan berdasarkan pembanding
(benchmark) yang tepat.
Membedakan antara tipe-tipe pemakai komputer yang berbeda di perusahaan tersebut dan
pertimbangan-pertimbangan desain untuk masing-masing penggua.
Performance Profiling (tes perfoma)
Kualitas dari suatu aplikasi seperti kesesuaian antar halaman program, response time, rata-rata
waktu dalam menjalankan satu transasksi, waktu yang memeliki ketergantungan dengan software dapat di
ukur dan di evaluasi.
Test Objective:
Technique:
Waktu pengaksesan aplikasi, lama pengolahan data transaksi.
1.
Mengakses program secara bersamaan dalam satu waktu oleh dua user.
Input : Membuka program oleh 2 client secara bersama
Proses : Mengakses halaman program
Output : Kecepatan aksesnya tetap stabil atau menjadi penurunan kecepatan selain itu data
yang di inputkan harus sesuai dengan yang diinputkan tanpa ada data yang sama.
Completion Criteria:
Special
Considerations:
3.1.5
Halaman program dapat di akses dengan cepat tanpa loading yang cukup lama dan tanpa
ada error yang terjadi dalam program.
Untuk pengujian performance program, kita asumsikan bahwa client yang di gunakan 2
komputer karena penggunaan clien tersebut ada dua user dalam perusahaan.
Load Testing (tes aplikasi)
Sasaran dari tipe pengujian ini adalah untuk mengukur dan mengevaluasi performance dasar dan
kemampuan aplikasi. Di dalam loading test tidak peduli dengan virus karena pengguna dari jumlah kecil
yang sama mengantisipasi untuk aplikasi ini.
Confidential
Kelompok 5, 2011
Page 10
Rancang Bangun Sistem Informasi Transaksi Inventori PT. Ecco Indonesia
Test Plan
Test plan.doc
Test Objective:
Technique:
Version:
3.0
Date: 05 november- 2011
Waktu akses program (respon time)
1.
Menggunakan query dalam mengakses kapasitas data relatif besar.
Input : Melakukan query dengan memanfatkan seluruh tabel.
Proses : Query data
Output : Adanya data yang dihasilkan sesuai dengan query yang dipilih.
2.
Mengukur respon time menggunakan perintah SQL3
Input : Memanfatkan function didalam modul SQL3
Proses : Memasukkan function tersebut kedalam halamn utama
Output : Mencatat setiap log respon time setiap 5 menit sekali.
3.
Membandingkan respon time dengan kepuasan pengguna
Input : Data dari respon time terakhir di dalam program
Proses : Perbandingan data
Output : Data perbadingan respontime dengan kepuasan pengguna (pemakai program).
Completion Criteria:
Kecepatan akses menjadi suatu yang utama didalam kriteria ini
Special
Considerations:
Untuk kepuasan pengguna sifatnya bisa relatif, adapun yang kami jadikan sample adalah
kepuasan pengguna dari dua kelompok berbeda.
3.1.6
Security and Access Control Testing (tes security)
Keamanan dan Akses Kontrol Pengujian fokus pada satu bidang kunci keamanan:
Tingkat keamanan Database dan Tingkat keamanan Sistem, termasuk masuk ke atau akses jarak jauh ke
sistem. Syarat keamanan transaksi inventori adalah pada tingkat database. Sistem ini harus memberikan tingkat
keamanan yang memadai untuk mencegah perubahan yang tidak sah atau tidak disengaja dari database. Perhatikan
bahwa tingkat keamanan aplikasi karena data-data sangat penting karena menyangkut data data penting.
Test Objective:
Application-level Security: Mendefinisikan pengguna dan pembagian hak akses dari
aplikasi yaitu pimpinan dan petugas.
System-level Security: Log data akses terhadap system
Database-level Security: Sistem harus memberikan tingkat keamanan yang memadai
untuk mencegah perubahan yang tidak sah atau disengaja ke dalam database.
Technique:
Application-level Security :
1. Mencoba hak akses setiap user dan mencoba berbuat kecurangan dari hak akses
yang di milikinya.
Input : Login admin dan user manajemen standart
Confidential
Kelompok 5, 2011
Page 11
Rancang Bangun Sistem Informasi Transaksi Inventori PT. Ecco Indonesia
Test Plan
Test plan.doc
Version:
3.0
Date: 05 november- 2011
Proses : Melakukan manipulasi data
Output : Adanya kesesuaian dengan data yang ada pada database setelah di manipulasi.
2.
Mencoba memasukkan data dengan mencari kesalahan logika dalam query dan
code yang di gunakan
Input : Sintak SQL3
Proses : Input data
Output : Aplikasi harus tetap berjalan dengan baik
System-level Access:
3.
Memastikan log user sesuai dengan penggunaan
Input : Data log user
Proses : Pembandingan data
Output : Log harus sesuai dengan jadwal user menggunakan haknya.
System-lavel database
4.
Buat tes untuk tipe pengguna yang berbeda dan memverifikasi setiap izin dengan
menciptakan transaksi khusus untuk setiap tipe user misalkan antara manajer dan
petugas.
Input : Memasukkan data
Proses : Ubah jenis pengguna dan tes kembali menjalankan untuk pengguna yang sama
Output : Dalam setiap kasus, pastikan fungsi-fungsi tambahan atau data dengan benar
tersedia atau ditolak
Completion Criteria:
Special
Considerations:
3.2
Kesesuaian hak akses dalam penggunaannya di dalam aplikasi. Untuk setiap jenis aktor
yang dikenal fungsi yang sesuai atau data yang tersedia, dan semua transaksi berfungsi
seperti yang diharapkan dan berjalan dalam sebelum tes Fungsi Aplikasi.
Keamanan data sangat penting karena kesalahan data akan berakibat fatal dalam
pengambilan keputusan.
TOOLS
Berikut daftar Tools yang akan digunakan :
Test Management
Project Management
Confidential
Tool
Vendor/In-house
Version
MS Project 2010
Microsoft
2010
Kelompok 5, 2011
Page 12
Rancang Bangun Sistem Informasi Transaksi Inventori PT. Ecco Indonesia
Test Plan
Test plan.doc
DBMS tools
Version:
3.0
Date: 05 november- 2011
SQL3
Microsoft
2005
Microsoft visual studio
Microsoft
2005
Merancang CDM dan PDM
Powerdesigner
Sybase
System flow dan data flow
Microsoft visio
Microsoft
2007
Pembuatan laporan
Microsoft word
Microsoft
2007
Desain I/O
4.
Resources
Bagian ini menjelaskan system transaksi inventory PT ECCO sebagaimana memudahkan
management dalam mengatur produksi dan inventory, tanggung-jawab utama, dan menetapkan ketrampilan
atau pengetahuan.
4.1
Roles
Tabel ini mendefinisikan tugas dari masing-masing tester terhadap pelaksanaan testing
Human Resources
Worker
Test Manager,
Test Project
Manager
Test Designer
Tester
Confidential
Minimum Resources
Recommended
(number of full-time
roles allocated)
1
Specific Responsibilities or Comments
Menyediakan manajemen pengawasan. Rincian tugas :
-
Memberikan arahan teknis kepada pelaksana
Memperoleh pelaksana tester yang tepat
Menyediakan laporan proyek
Mengidentifikasi, memprioritaskan, dan melaksanakan uji kasus.
Riancian Tugas :
-
Merencanakan uji coba
Menghasilkan model pengujian
Mengevaluasi efektivitas pengujian
Melaksanakan tes.
Rincian Tugas :
-
Melaksanakan tes
Melaporkan hasil tes
Memberikan rekomendasi
Kelompok 5, 2011
Page 13
Rancang Bangun Sistem Informasi Transaksi Inventori PT. Ecco Indonesia
Test Plan
Test plan.doc
Test System
Administrator
Database
Administrator,
Database
Manager
Implementer
Confidential
Mencatat dan mengumpulkan semua dokumen
Memastikan uji lingkungan dan sistem yang akan di uji coba.
Rincian Tugas :
-
Mengatur sistem manajemen uji coba
Mengatur hak akses pengujian
Memastikan data uji (database) lingkungan dan aset yang dikelola dan
dipelihara.
Rincian Tugas :
-
Designer
Version:
3.0
Date: 05 november- 2011
Mengadministrasikan data yang akan di test
Mengidentifikasi dan mendefinisikan operasi, atribut, dan relasi data uji.
Rincian Tugas :
-
Mengidentifikasi dan mendefinisikan kelas-kelas uji
Mengidentifikasi dan mendefinisikan paket-paket data yang di uji.
Menerapkan dan menguji coba proyek yang di kembangkan
Rincian Tugas :
-
Mencoba menjalankan sistem secara tepat
Mencatat kejadian dalam percobaan
Kelompok 5, 2011
Page 14
Rancang Bangun Sistem Informasi Transaksi Inventori PT. Ecco Indonesia
Test Plan
Test plan.doc
4.2
Version:
3.0
Date: 05 november- 2011
System
Berikut ini daftar tabel kebutuhan peralatan dari pelaksanaan testing. Ada beberpa bagian yang
tidak terdefinisi dari pelaksanaan testing ini. Adapun yang akan di lakukan uji coba meliputis simulasi dari
proses bisnis proyek, pengukuran skala proyek dan validasi data di dalam database.
System Resources
Resource
5.
Database Server
Network/Subnet
Server Name
Database Name
Client Test PC's
192.168.10.10 / 255.255.0.0
192.168.10.10
Inventory
Include special configuration requirements
192.168.10.13/ 255.255.0.0
Test Repository
Network/Subnet
Server Name
192.168.10.12 / 255.255.0.0
192.168.10.12
Project Milestones
Pengujian sistem infomasi transaksi inventori ini harus memasukkan kegiatan pengujian untuk
setiap upaya uji coba, diidentifikasi dalam Milestone proyek terpisah harus diidentifikasi untuk
mengkomunikasikan status proyek dan prestasi.
No.
Milestone Task
Plan Test
Design Test
Implement Test
Execute Test
Evaluate Test
6.
Name / Type
Effort
Start Date
End Date
Hasil Testing
Terlampir.
.
Confidential
Kelompok 5, 2011
Page 15