Anda di halaman 1dari 1

ANGGARAN KEMENPERA 2013 AKAN MENINGKAT MENJADI Rp27,88 TRILIUN DARI Rp13,03 TRILIUN

Saturday, 18 August 2012 22:13

Jakarta, 18/8/2012 (Kominfonewscenter) Pembangunan perumahan dan permukiman, masih


dihadapkan pada permasalahan-permasalahan pokok maupun tantangannya, beberapa
permasalahan pokok diantaranya keterbatasan penyediaan rumah, peningkatan jumlah rumah
tangga yang menempati rumah tidak layak huni dan tidak didukung oleh prasarana, sarana
lingkungan dan utilitas umum yang memadai serta semakin luasnya permukiman kumuh.

Sementara tantangan yang dihadapi Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) dengan


adanya peningkatan alokasi anggaran adalah meningkatnya beban kerja.

Peningkatan alokasi anggaran dari tahun 2011 sampai tahun 2012 menjadi sebesar Rp13,031
triliun dan usulan alokasi anggaran Tahun 2013 sebagaimana diusulkan dalam renja sebesar
Rp27,883 trilyun yang membuat beban kerja semakin meningkat, kata Menpera Djan Faridz
selaku Irup Peringatan HUT Proklamasi RI ke-67 di halaman parkir Kantor Kemenpera Jumat
(17/8).

Menurut Humas Kemenpera Jumat (17/8), selain peningkatan anggaran tersebut, Kemenpera
dituntut untuk melaksanakan target-target pembangunan dalam RPJMN 2010-2014 dan Direktif
Presiden mengenai Program Pro Rakyat Klaster IV, yaitu Pembangunan Rumah Sangat Murah
dan Penyediaan Rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Provinsi NTT
serta penugasan khusus penanganan Ciliwung, Waduk Jati Gede dan Percepatan
Pembangunan Papua dan Papua Barat.

Peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-67 menjadi momen penting bagi kita sebagai
aparatur negara, untuk senantiasa bekerja keras guna mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh
rakyat Indonesia, kata Menteri Djan Faridz. (mnsy)

1/1