Anda di halaman 1dari 5

Hari/ Tanggal : Kamis, 3 September 2105

Kelas : RK 16 FAC 401 A

PRAKTIKUM PENGASUHAN ANAK


KELOMPOK 4
Neneng Dessy Rahayu

I24130009

Desy Dwikawati

I24130023

Anugrah Pratiwi

I24130041

Husnayaini Hawari Y

I24130067

Reza Afian Firdaus

I24130088

1. Manfaat memiliki pengetahuan tentang pengasuhan anak diantaranya:


Orangtua dapat mengasuh anak dengan baik dan benar sesuai dengan
tingkatan umurnya.
Orangtua daapat mengetahui lebih jauh tentang minat dan bakat yang dimiliki
anak sejak kecil, sehingga dapat mengarahkan anak sesuai dengan
kemampuannya.
Hak-hak anak dapat terpenuhi dengan baik.
Terbentuknya kelekatan yang kuat antara orangtua atau pengasuh utama
dengan anak.
Dapat membentuk karakter anak yang baik.
2. Permasalahan seputar anak yang terjadi saat ini diantaranya:
Penggunaan digital dan internet mengakibatkan anak dengan mudah
mengakses situs-situs yang tidak seharusnya seperti gambar dan video porno.
Akibat kurangnya pengawasan dan kontrol orang tua terhadap pergaulan dan
tingkah laku anak dalam masa pertumbuhannya, sehingga banyak terjadi
pelecehan seksual terhadap anak. Banyak anak-anak dibawah umur yang
sudah mengetahui bahkan melakukan seks bebas yang memungkinkan mereka
terkena penyakit HIV/AIDS. Selain itu, akibat pergaulan bebas menyebabkan
banyak anak-anak yang hamil di luar nikah dan melakukan aborsi.
Bullying terhadap anak, bullying biasanya terjadi di lingkungan sekolah dan
keluarganya. Anak-anak korban bullying adalah anak-anak yang merasa tidak
dihargai, tidak diinginkan sehingga tidak mempunyai kepercayaan diri.
Akibatnya anak yang menjadi korban bullying ketika dewasa dia akan
menjadi pelaku bullying jika tidak segera diputus siklusnya sejak dini.
Penyalahgunaan Obat (NAPZA). Penyalahgunaan obat-obat terlarang pada
anak dan remaja biasanya diawali dengan coba-coba karena ada saaatnya anak
yang rasa ingin tahunya besar sekali karena tidak adanya kontrol dan

kurangnya perhatian dari orangtua, anak dapat menjadi pecandu bahkan


pengedar obat-obat terlarang tersebut.
Anak Jalanan. Anak-anak yang hidup di jalanan merupakan bukti kelalalian
dan ketidakpedulian orang tuanya yang membiarkan anak-anaknya hidup
dijalanan dan mencari makan sendiri dimana seorang anak yang seharusnya
mendapatkan perlindungan dan kasih sayang yang hangat dari orang tuanya
malah berkeliaran hidup dijalanan yang sangat berbahaya.
Pekerja anak-anak. Di berbagai daerah banyak sekali yang mempekerjakan
anak-anak di bawah umur. Orang tua membiarkan anaknya bekerja untuk
membantu keuangan keluarga, karena merasa pendapatan yang diterima anak
lebih besar sehingga para orang tua membiarkan begitu saja anak-anaknya
untuk bekerja.
3. Yang perlu memberikan pengetahuan tentang bagaimana pengasuhan seharusnya
dijalankan adalah :
1) Orangtua
Orangtua wajib memberikan pengetahuan pengasuhan kepada anak harus
dengan cara yang baik dan benar, yaitu dengan memberikan atau
mempraktekan pengasuhan yang baik kepada anak karena biasanya kelak anak
akan mengikuti gaya pengasuhan yang diparaktekan kepdanya sewaktu kecil.
2) Pemerintah
Pemerintah dapat mengadakan penyuluhan keluarga di berbagai daerah,
memfasilitasi keluarga dengan sarana dan prasarana yang berhubungan dengan
pengasuhan anak. Selain itu, pemerintah dapat mengadakan seminar parenting
dan mewajibkan seluruh keluarga untuk menghadirinya untuk memberi
pembekalan dan arahan tentang pentingnya pengasuhan anak. Alasan lainnya
yaitu untuk membantu menyadarkan pentingnya pengasuhan anak dapat
melalui tayangan iklan di media sosial yang mengangkat isu-isu pengasuhan
anak.
3) Masyarakat sekitar
Masyarakat sekitar berhak memberitahu dan mengarahkan jika terlihat ada
tetangganya yang melakukan kesalahan dan kekerasan dalam pengasuhan
anaknya.
4) Diri sendiri
Sebagai orang tua harus mempunyai inisiatif untuk terus belajar menjadi orang
tua yang baik dalam dalam melakukan pengasuhan karena sulit sekali untuk
memahami sifat dan kebiasaan anak serta kemampuan yang dimilikinya jika
tidak dilakukan dengan pegasuhan yang baik. Maka dari itu, orang tua harus
mempuyai wawasan yang luas tentang bagaimana cara tentang pengasuhan
yang baik dengan cara membaca buku atau bahkan membaca di internet
tentang ilmu-ilmu pengasuhan.

4. Pengalaman pengasuhan yang diterima dari orang tua masing-masing

a) Pola pengasuhan yang diterapkan oleh kedua orang tua saya adalah menggunakan
gaya pengasuhan yang demokratis. Kelebihannya yaitu orangtua memberi
kebebasan kepada anak-anaknya untuk memilih sesuatu sesuai dengan
keinginanya, tetapi orang tua tetap melakukan pengawasan dan
mempertimbangkan dengan peraturan dalam keluarga. Saya diberikan kebebasan
dalam memilih segala sesuatu pada diri saya dengan mempertimbangkan
peraturan dan kepercayaan orangtua. Selain itu juga, saya menjadi seseorang yang
lebih mandiri. Kelemahannya yaitu terkadang saya dan kakak saya diminta untuk
memilih sendiri pilihan yang akan diambil sehingga sering menimbulkan
kebingungan. Menurut saya, orang tua saya menerima pengetahuan tentang
pengasuhan anak berasal dari orang tuanya (kakek dan nenek saya), lingkungan
sekitar, dan pengalaman hidupnya. ( Desy Dwikawati )
b) Pengasuhan yang melekat pada diri saya adalah tentang kedisiplinan dan
kejujuran. Kelebihannya adalah orang tua mengajarkan hal-hal tersebut agar hidup
anak-anaknya terbiasa hidup teratur dan disiplin. Kelemahannya yaitu anak susah
untuk beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Menurut saya, pengetahuan
pengasuhan yang didapatkan orang tua saya tentang pengasuhan diadopsi dari
gaya pengasuhan adaptasi diri orang tua ibu. ( Anugrah Pratiwi )
c) Sebenarnya banyak sekali hal-hal yang diberikan dalam pengasuhan yang
diberikan orangtua saya, namun hal yang sangat melekat adalah tentang
kemandirian, tanggung jawab, kejujuran dan kedisiplinan yang mereka tanamkan.
Kelebihannya yaitu orang tua sangat menekankan sekali untuk anak-anaknya
kelak tidak menjadi anak yang pemalas dan tidak bertanggung jawab, maka dari
itu anak diajarkan untuk dapat melakukan segala sesuatunya sendiri sehingga di
masa depan anak bisa menjadi mandiri. Selain itu, orang tua juga menekankan
untuk anaknya dapat menghargai waktu dan menggunakan waktu dengan hal-hal
yang bermanfaat. Disamping semua itu yang paling luar biasa pengasuhan yang
diberikan oleh mereka adalah disertai ketulusan, cinta dan, penuh kasih sayang.
Kelemahannya yaitu orang tua dan anak jarang sekali mengungkapkan rasa
sayangnya dengan kata-kata, hanya langsung dengan tindakan saja. Menurut saya,
orang tua saya mempraktekan pengasuhannya berdasarkan pengalaman dari orang
tuanya, namun lebih diseleksi lagi antara hal-hal positif dan negatifnya dari
pangasuhan yang sebelumnya diberikan orang tuanya. ( Neneng Dessy Rahayu )
d) Pengasuhan orang tua yang melekat dalam diri saya adalah pengasuhan permisif
semi demokratis. Orang tua saya cenderung tidak memaksakan kehendak terhadap
anaknya. Ketika anak-anaknya mempunyai sebuah keinginan orang tua tidak
langsung menurutinya namun terlebih dahulu memberi penjelasan penting atau
tidak keinginan tersebut. Kelebihannya selain mengajarkan anak untuk bersabar,
tetapi juga menekankan pada anak bahwa kebutuhan dan keinginan adalah satu
hal yang berbeda. Jika keinginan tersebut merupakan suatu kebutuhan, maka tidak
ada salahnya untuk dipenuhi. Kelemahannya yaitu terkadang orang tua tidak
membantu memberikan pilihan terhadap anak. Misalnya ketika dalam memilih
tempat kuliah orang tua tidak terlalu ikut campur atas apa yang anak-anaknya
akan pilih. Terkadang hal tersebut membuat anak bingung karena tidak ada yang

memberikannya masukan untuk menentukan pilihan. Menurut saya, orang tua


saya menerima pengetahuan tentang pengasuhan anak dari orang tuanya,
lingkungan sekitarnya, informasi yang didapatkan, dan berdasarkan pengalaman
hidupnya. ( Husnyaini Hawari Yunus)
e) Hal yang melekat dalam pengasuhan yang diberikan oleh orang tua saya adalah
saya harus patuh dan taat terhadap perintah orang tua, selalu bertutur kata jujur,
dan tidak boleh berbohong, dan tidak berkata kasar kepada orangtua maupun
orang lain. Jika saya melanggar, saya akan dikenakan hukuman oleh orang tua
saya. Kekuatan dan kelebihan dari pengasuhan yang orang tua saya berikan adalah
saya menjadi orang yang taat terhadap aturan dan tidak pernah membangkang
kepada orang tua maupun orang lain. Kelemahan dan kekuarang dari pengasuhan
yang orang tua saya berikan yaitu saya menjadi tidak percaya diri dan kurang bisa
berpendapat. Pengetahuan tentang pengasuhan yang diterapkan oleh orang tua
saya berasal dari kakek maupun nenek saya, atau turun temurun. Hal ini diperkuat
dengan seringnya orang tua saya menceritakan tentang pengalamannya diasuh
oleh kakek dan nenek saya dengan cara pengasuhan yang tidak jauh dari yang
saya alami. (Reza Afian Firdaus)
5. Tingginya kasus kekerasan pada anak Indonesia, pemerintah, dan negara dirasa perlu
untuk memberikan pengetahuan tentang cara pengsauhan anak kepada para keluarga
maupun calon keluarga. Berikut ini beberapa program pemerintah yang dilakukan
untuk meningkatkan kualitas pengasuhan antara lain:
Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas keluarga di indonesia pemerintah
mengembangkan program generasi berencana (GenRe) untuk mengajak
pasangan pra-nikah mulai merencanakan perkawinan, masa hamil, dan juga
jarak kehamilan hingga jumlah anak yang akan dimiliki. Pemerintah juga
mendirikan kelompok bina keluarga berencana (BKR) sebgai strategi
pendekatan terhadap orangtua dari program GenRe untuk meningkatkan
bimbingan atau tumbuh kembang remaja secara baik dan terarah dalam
rangka membangun keluarga yang berkualitas.
Badan penasehat perkawinan, perselisihan, dan perceraian (BP4) sebagai mitra
kerja Kementrian Agama bertujuan mempertinggi mutu perkawinan dalam
mewujudkan rumah tangga yang bahagia dan sejahtera, yaitu keluarga yang
sakinah mawaddah warahmah dengan mengembangkan program gerakan
keluarga sakinah.
6. Pengetahuan tentang pengasuhan yang dapat diberikan kepada orang tua adalah
sebagai berikut:
a) Tipe pola pengasuhan anak sesuai dengan tingkatan umurnya demi
terbentuknya anak yang berkarakter.
b) Cara menghadapi anak-anak yang sangat aktif sekali sehingga sangat sulit
untuk diperingatkan dan diarhkan.
c) Cara untuk memahami kondisi anak baik secara fisik maupun psikologisnya.
d) Cara memaksimalkan potensi yang dimiliki anak.

e) Cara membangun interaksi yang baik dengan anak, sehingga anak mau
terbuka.
f) Cara membentuk bonding yang kuat dengan anak.
g) Cara merawat dan memberikan stimulasi yang tepat untuk pertumbuhan dan
perkembangan anak.
h) Memberikan pengawasan terhadap lingkungan anak ketika bergaul dan
bersosialisasi.