Anda di halaman 1dari 2

ANALISIS PERBANDINGAN MODEL ALTMAN (Z SCORE) DANMODEL

ZAVGREN (LOGIT) UNTUK MEMPREDIKSI FINANCIALDISTRESS PADA


PERUSAHAAN YANG LISTING DI BURSAEFEK INDONESIA (BEI)
Oleh: NUNUNG ARIANI ( 06620159 )
accounting
Dibuat: 2011-01-24 , dengan 7 file(s).

Keywords: financial distress, model altman (z-score), model zavgren (logit)


ABSTRAKSI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kondisi perusahaan-perusahaan yang
masuk dalam daftar LQ 45, dan untuk mengetahui metode yang lebih baik dalam memprediksi
financial distress.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Data dalam penelitian ini merupakan data
sekunder yang berupa laporan keuangan perusahaan yang masuk dalam daftar LQ 45 yang listing
di Bursa Efek Indonesia. Periodisasi data penelitian ini mencakup data periode 2006-2008.
Teknik analisis data yang digunakan adalah: menghitung financial distress dengan cara
membandingkan rasio operating profit/interest expense, menghitung nilai altman (z-score) dan
mengklasifikasikan berdasarkan titik cut off, menghitung nilai zavgren (logit) dan
mengklasifikasikan berdasarkan rentang interval, membandingkan antara kedua model untuk
mengetahui model yang lebih baik dalam memprediksi financial distress.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap 22 perusahaan sampel yang diteliti, dapat
diketahui bahwa pada tahun 2006 jika dilihat dari perhitungan rasio operating profit / interest
expense maka hasilnya sebanyak 90.91% perusahaan masuk dalam kategori sehat, pada tahun
2007 sebanyak 95.45% perusahaan dan tahun 2008 yaitu sebanyak 90.91% perusahaan. Apabila
menggunakan metode Altman (z-score) dapat diketahui bahwa perusahaan yang masuk dalam
katagori sehat pada tahun 2006 yaitu sebanyak 13.63% perusahaan, pada tahun 2007 yaitu
sebanyak 18,18% perusahaan dan pada tahun 2008 yaitu sebanyak 22,73% perusahaan. Hasil
perhitungan juga dapat diketahui apabila menggunakan metode zavgren (logit) maka dapat
diketahui bahwa pada tahun 2006 yaitu 27,28% perusahaan yang masuk dalam kategori sehat,
pada tahun 2007 yaitu sebanyak 22,73% perusahaan dan sebanyak 13,64% perusahaan yang
masuk dalam kategori sehat pada tahun 2008. Jika dilihat dari hasil yang telah didapatkan maka
model yang lebih baik dalam memprediksi financial distress yaitu model altman karena model
altman mampu mendeteksi kesulitan keuangan dengan tingkat presentase sebesar 54,54% di
tahun 2006 dan 2007, sedangkan di tahun 2008 sebesar 59,09%. Untuk model zavgren hanya
mampu mendeteksi kesulitan keuangan sebesar 18,18% di tahun 2006 dan 2007, sedangkan di
tahun 2008 sebesar 13,63%. Jadi hal itulah yang membuktikan bahwa model altman lebih baik
jika dibandingkan dengan model zavgren.

ABSTRACT
The study, entitled "Comparative Analysis of Altman model (z-score) and zavgren (logit) for
pushing Predicting Financial Distress of Companies in Indonesia Stock Exchange Listings" aims
to find out how the condition of the companies included in the list LQ 45, and to find methods
better in predicting financial distress. This study is descriptive. Data in this study are secondary
data such as company financial statements included in the list LQ 45 listing in the Indonesian
Stock Exchange. Periodicity of data of this study included data from 2006 to 2008 period. The
data analysis technique was used to calculate the financial distress by comparing the ratio of
operating profit / interest expense, calculated the value of Altman (z-score) and classified based
on cut-off point, calculating the value zavgren (logit) and classify based on range intervals,
comparing between the two model to find better models for predicting financial distress.
Based on the results of a study of 22 companies of samples, it is known that in 2006 when seen
from the calculation of the ratio of operating profit / interest expense, the results were 90.91% of
companies included in the healthy category, in the year 2007 were 95.45% and in 2008 the
company 90.91% of the company. When using the method of Altman (z-score) can be seen that
companies who fall into categories of health in the year 2006 as many as 13.63% of companies,
in the year 2007 is 18.18% of the company and in 2008 ie 22.73% of the company.
Results can also be found if the calculation method zavgren (logit) then it is known that in the
year 2006 is 27.28% of companies included in the healthy category, in the year 2007 as many as
22.73% of companies and as many as 13.64% of companies entering in the healthy category in
2008. If seen from the results that have been obtained, the better models in predicting financial
distress because the model is a model Airman Airman able to detect financial difficulties with
the percentage rate of 54.54% in 2006 and 2007, while in the year 2008 amounted to 59.09%.
For zavgren model is only able to detect financial distress at 18.18% in 2006 and 2007, while in
the year 2008 amounted to 13.63%. So that is what proves that Altman's model is better when
compared with zavgren model.
Keywords: financial distress, the Altman model (z-score), zavgren model (logit)