Anda di halaman 1dari 5

NO

1.
2.

3.
4.

5.
6.

JADWAL PRAKTIKUM EKOLOGI SEMESTER GASAL TAHUN AKADEMIK 2016/2017


Hari : Senin, Jam 9.20 11.00 dan Rabu, Jam 11.10-12.50
Dosen: Dr. Ir. Suhartini, MS dan Atik Kurniawati, M.Pd.
TANGGAL
TOPIK
KEGIATAN
KETERANGAN
7 -9
Asistensi
2016
14 9 2016 Lapangan 1
Ekosistem
Tiap kelompok mengambil 2
Struktur ekosistem: abiotik
lokasi berbeda dg 2 ulangan
(edafik dan klimatik). biotik
(terbuka dan tertutup, diolah
(identifikasi semua unsur
dan tidak diolah dll) total 4
biotik /flora dan fauna yg ada) petak per kelompok (2 x 2 ) m
produsen, konsumen,
dekomposer
Fungsi ekosistem: siklus
materi/ biogeokhemis, arus
energi, keanekaragaman
21 9 2016 Presentasi 1
28 9 2016 Lapangan 3
Populasi : hitung densitas,
Tiap kelompok membuat 4
frekuensi dan distribusi
petak dlm 1 lokasi masing2
populasi dg indeks morista
2x2 m, antar kelompok beda
lokasi
5-10 2016
Presentasi 3 dan info
acara 5
12 10
Acara 5 bahan sdh siap Perkembangan ekosistem
Bahan disiapkan dari rumah.
2016
dari rumah
Suksesi protozoa dlm sistem
(50 gr jerami potongan dlm 2
buatan
l air bersih dan didihkan 15
menit)
Saring scr bertingkat ( 2 X )
1.Dg kain tipis dirangkap
2.Dg kapas di atas corong
Air tersaring + air suling sd 3
1

7.

19 10
2016

Lapangan Acara 4 (di


luar Kampus)

8
9.
10.

26-10-2016
2-11-2013
9-11-2016

Presentasi Lapangan 4
Presentasi Lapangan 4
Asistensi Acara 2 ***
(tgt kapan ke lapangan)

11.

16-11-2016

12.
13.
14.
15.
16.

23-11-2016
30-11-2016
7-12-2016
14-12-2016
21-12-2016

Pembahasan laporan
Acara 2
Presentasi Acara 5
Presentasi Acara 5
Presentasi Acara 2
Presentasi Acara 2
Responsi

liter
Habitat perairan dan daratan Masing-masing kelompok
(di luar kampus)
bebas memilih habitat yg
- Identifikasi organisme di
disukai
habitat ybs, ukur edafik dan 1.perairan tawar: sungai,
klimatik
kolam, waduk, embong dll)
- Untuk mempelajari nisia, pilih 2.daratan (pegunungan,
2 jenis organisme dan
sawah, tegal, pekarangan,
diskripsikan scr lengkap
perkebunan dll)
kebutuhan hidup dan
lingkungannya
Analisis vegetasi
-hitung luas area minimum
-densitas, frekuensi dan
dominansi
-hitung nilai penting dan
indeks keanekaragaman
hayati/indeks diversitas
Shannon Winner, indeks
keseragaman atau
kemerataan Evenness (E)
dan indeks kekayaan

individu: bawa topi, payung


atau mantol, minum,
Kelompok: mm blok,
penggaris, alas menulis, label
kecil2, plastik 2 kg

Distribusi Populasi Acara 3: Indeks Morista


I = N ( Xi2 - Xi ) : (( Xi)2 - Xi)
Keterangan :

I = Indeks Morista

N = Jumlah seluruh contoh


X = Jumlah individu setiap contoh
Interprestasi : I = 1, distribusi random/Acak
I > 1, distribusi berkelompok
I < 1, distribusi beraturan
Kegiatan:
1. Menyiapkan petunjuk praktis di lapangan
2. Menyiapkan presentasi hasil dan pembahasan acara lapangan dlm Power Point
3. Membuat laporan
4. Responsi

Rumus varian 1

Rumus standar deviasi 1

Cara mencari standar deviasi secara manual dengan menggunakan rumus varian dan standar
deviasi di bawah ini.
Rumus varian 2
Rumus standar deviasi 2

Perhitungan untuk Analisis Vegetasi menurut: (Soerianegara dan Indrawan, 2005, Odum,
1993; dan Setiadi, dkk., 1989)
Jumlah individu suatu jenis i
Densitas (K) = ------------------------------------ . (1)
Jumlah total luas areal
Kerapatan satu jenis
Densitas Relatif (KR) = -------------------------------- x 100 % . (2)
Kerapatan seluruh jenis
Jumlah satuan area yang diduduki jenis i
Frekuensi (F) = --------------------------------------------------- (3)
Jumlah banyaknya area yang disampel
Frekuensi satu jenis
Frekuensi Relatif = ----------------------------- x 100 % (4)
Frekuensi seluruh jenis
Luas penutupan suatu jenis i
Dominansi (D) = ------------------------------------------------- ( 5)
Jumlah total luas areal
Dominansi setiap spesies
Dominansi Relatif (DR) = ----------------------------------- x 100 % (6)
Dominansi seluruh spesies
Nilai Penting (NP) = Densitas Relatif + Frekuensi Relatif = (2) + (4) + (6) .. (7)

Indeks Keanekaragaman Shannon-Wiener (H) :


n ni
ni
H =
----- Ln ----- . (8)
i=1 N
N
dimana : H = Indeks Keanekaragaman Shannon-Wiener
N = Jumlah individu dari seluruh jenis (total jumlah individu)
ni = Jumlah individu jenis ke i
Indeks keseragaman atau kemerataan atau Evenness (E) sebagai berikut :

H
E = -------- (9)
Ln (S)
dimana: E = Indeks kemerataan jenis
H = Indeks keanekaragaman Shannon-Wiener
S = jumlah jenis
Indeks kekayaan jenis (R1) sebagai berikut :
S-1
R1 = ---------- (10)
Ln(N)
dimana: R1 = Indeks kekayaan jenis Margallef
S = Jumlah jenis
N = Total jumlah individu
Kriteria indeks keanekaragaman dibagi dalam 3 kategori yaitu
H<1 : Keanekaragaman jenis rendah, 1 < H < 3 : Keanekaraaman jenis sedang dan H > 3
Keanekaragaman jenis tinggi. Semakin besar H suatu komunitas maka semakin mantap
komunitas tersebut. Nilai H maksimal apabila semua jenis mempunyai jumlah individu yang
sama dan menunjukkan kelimpahan terdistribusi secara merata atau sempurna.
Semakin kecil nilai indeks keanekaragaman (H) maka indeks keseragaman
(E) juga akan semakin kecil, yang mengisyaratkan adanya dominansi suatu jenis
terhadap jenis yang lain. Kriteria indeks keseragaman (E) adalah E < 0,3
menunjukkan kemerataan jenis tergolong rendah, E = 0,3 0,6 kemerataan jenis
tergolong sedang dan E > 0,6 menunjukkan kemerataan jenis tergolong tinggi.
Adapun kriteria indeks kekayaan jenis Margallef (R1) adalah R1 < 3,5
menunjukkan kekayaan jenis yang tergolong rendah, 3,5 R1 5.0 menunjukkan
kekayaan jenis tergolong sedang dan jika R1 5,0 maka kekayaan jenis tergolong
tinggi