Anda di halaman 1dari 23

A.

Tinjauan Tentang Multiple Intelligences Research (MIR)
1. Pengertian Intelligence
Kecerdasan merupakan salah satu anugerah terbesar dari Allah SWT kepada
manusia dan menjadikannya sebagai salah satu pembeda manusia
dibandingkan dengan makhluk lainnya. Dengan kecerdasannya, manusia
dapat terus menerus mempertahankan dan meningkatkan kualitas hidupnya
yang semakin kompleks, melalui proses berfikir dan belajar secara terus
menerus. Selain manusia, sesungguhnya hewan pun diberikan kecerdasan
namun dalam kapasitas yang sangat terbatas. Oleh karena itu untuk
mempertahankan keberlangsungan hidupnya lebih banyak dilakukan secara
instingtif (naluriah).
David Weschler memberikan rumusan tentang kecerdasan sebagai suatu
kapasitas umum dari individu untuk bertindak, berpikir rasional dan
berinteraksi dengan lingkungan secara efektif1. Menurut beberapa teori,
kecerdasan atau intelegensi terkait dengan cara individu berbuat, apakah
berbuat dengan cara yang cerdas atau kurang cerdas atau tidak cerdas sama
sekali. Suatu perbuatan cerdas ditandai oleh perbuatan yang cepat dan tepat.
Cepat dan tepat dalam memahami suatu masalah, menarik kesimpulan serta
mengambil keputusan atau tindakan.
Lantas, apa sesungguhnya kecerdasan itu? Sebenarnya hingga saat ini para
ahli pun tampaknya masih mengalami kesulitan untuk mencari rumusan
yang komprehensif tentang kecerdasan. Dalam hal ini, C.P. Chaplin
memberikan pengertian kecerdasan sebagai kemampuan menghadapi dan
menyesuaikan diri terhadap situasi baru secara cepat dan efektif. Sementara
itu, Anita E. Woolfolk mengemukakan bahwa menurut teori lama,
kecerdasan meliputi tiga pengertian, yaitu :
a. kemampuan untuk belajar.
b. keseluruhan pengetahuan yang diperoleh; dan
c. kemampuan untuk beradaptasi dengan dengan situasi baru atau
lingkungan pada umumnya.2

Jika kita merujuk ke pendapat Howard Gardner, dia memberikan definisi
tentang kecerdasan sebagai berikut:
a. Kecakapan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam
kehidupan.
b. Kecakapan untuk mengembangkan masalah untuk dipecahkan.

1 Nana Syaodih Sukmadinata, Landasan Psikologi Proses Pendidikan, (Bandung: Rosda Karya,
2005), 93

2 Ibid 94

c. Kecakapan untuk membuat sesuatu atau melakukan sesuatu yang
bermanfaat di dalam kehidupan.3

Gardner juga mendefinisikan bahwa inteligensi itu merupakan
kemampuan untuk memecahkan persoalan dan menghasilkan produk dalam
suatu setting yang bermacam-macam dan dalam situasi yang nyata.
Berdasarkan pengertian dapat dipahami bahwa inteligensi bukanlah
kemampuan seseorang untuk menjawab soal-soal tes IQ dalam ruang
tertutup yang terlepas dari lingkungannya. Akan tetapi, inteligensi memuat
kemampuan seseorang untuk memecahkan persoalan yang nyata dan dalam
situasi yang bermacam-macam. Gardner menekankan pada kemampuan
memecahkan persoalan yang nyata, karena seseorang memiliki kemampuan
inteligensi yang tinggi bila ia dapat menyelesaikan persoalan hidup yang
nyata, bukan hanya dalam teori. Semakin seseorang terampil dan mampu
menyelesaikan persoalan kehidupan yang situasinya bermacam-macam dan
kompleks, semakin tinggi inteligensinya.4
Dari pengertian kecerdasan dari beberapa pakar diatas sudah sangat jelas
bahwa kecerdasan bukan kemampuan seseorang dalam menjawab tes IQ
dalam kamar tertutup, melainkan kecerdasan itu dapat dilihat dari
bagaimana kemampuan seseorang untuk memecahan persoalan-persoalan
nyata dalam situasi yang bermacam-macam dalam kehidupan ini
Kecerdasan telah ada dan mengakar dalam saraf manusia, terutama dalam
otak yang merupakan pusat seluruh aktivitas manusia. Pada anak usia 0-3
tahun terjadi proses pertumbuhan sel-sel saraf serta pembentukan koneksi
(hubungan antara sel-sel saraf). Setelah berumur 4-5 tahun, pertumbuhan
otak akan mencapai 80%.
Pengaruh pada perkembangan neuron dalam SSP (sistem saraf pusat) akan
meningkatkan kemampuan daya pikir yang lebih kompleks. Penyerapan
informasi dari luar diri semakin banyak. Selanjutnya ketika anak usia anak
mencapai 6 tahun lebih terjadi perluasan ruang gerak serta hubungan sosial
yang lebih rumit. Kondisi ruang gerak dan peluasan lingkungan memberi
informasi yang semakin banyak dan berubah-ubah. Inilah masa-masa ideal
untuk meningkatkan kemampuan fungsional dari struktur otak yang telah
terbentuk. 5

3 Imanuella F. Rachmani, Multiple Intelligences Mengenali Dan Merangsang Potensi Anak,(Jakarta: PT.
Aspirasi Pemuda, 2003), 6

4 Baharudin dan Esa Nur Wahyuni, Teori Belajar Dan Pembelajaran, (Jogjakarta: Ar-RuzzMedia, 2007),
145.

6 . perasaan. selama waktu itu adalah periode yang 5 Sutan Surya. mengelola gerak refleks. ingatan. Melejitkan Multiple Intelligence Sejak Dini. Sebaliknya koneksi sel-sel saraf yang menghasilkan persepsi buruk harus dicegah dan diputuskan jika telah terjadi. disaat lain otak piker dapat dikunci untuk tidak melayani otak limbik dan primitif selama keadaan darurat. Otak primitif mengatur fisik untuk bertahan hidup. bersama dengan otak limbik. tindakan. Jika kita ingin menjadikan si kecil lebih pandai. pengalaman dan sikap kritis atau keingintahuannya akan menghasilkan kontruksi emosional dan kecerdasan. Artinya. Manusia akan bereaksi secara fisik dan emosi terlebih dahulu sebelum otak pikir sempat memproses informasi. dan kemampuan berpikir untuk melahirkan gagasan dan tindakan. 6 Ibid. otak primitif menyiapkan reaksi untuk menghadapi atau lari dari kondisi kendala (fight or flight response). Otak limbik memproses emosi seperti rasa suka dan tidak suka. Kecerdasan terbentuk ketika pertumbuhan struktur dan fungsi otak mencapai tahap tertinggi. 5 7 Ibid. Kondisi ini terjadi selama rentang waktu 12 tahun pertama. dan akhirnya ke neocortex atau disebut juga thought brain (otak pikir). mulai dari otak primitif.7 Otak pikir. (Yogyakarta : Andi. ia butuh waktu lebih banyak untuk memproses informasi yang masuk dari otak primitif dan otak limbik. menerima masukan dari otak primitif dan otak limbik. Jika si kecil masih berumur dibawah 6 tahun. 1. Namun. Selama rentang waktu 0-3 tahun dan 6-9 tahun merupakan kondisi terbesar jumlah pembentukan jalur koneksi yang kemungkinan hilangnya jalur koneksi dan kemungkinan hilangnya jalur tersebut pada sistem saraf. dan memproses informasi yang masuk dari panca indra. Saat menghadapi ancaman atau keadaan bahaya. Otak pikir juga merupakan tempat bergabungnya pengalaman. meski saling berkaitan.6 Perkembangan struktur dan fungsi otak yang sedang tumbuh melalui tiga tahapan. (action brain). Koneksi yang menghasilkan persepsi baik atau positif selaras dengan nilai- nilai kecerdasan yang harus dibentuk semaksimal mungkin. Otak ini sebagai penghubung otak pikir dan otak primitif. otak primitif dapat diperintah mengikuti kehendak otak pikir. yang merupakan bentuk daya pikir tertinggi dan bagian otak yang paling objektif. mengendalikan gerak motorik. otak limbik (feeling brain). cinta dan benci. 2007). ketiganya punya fungsi sendiri-sendiri. sesuai dengan faktor-faktor pendukung yang mempengaruhinya. baik nyata maupun tidak. memantau fungsi tubuh. Selama itu pula terjadi pertumbuhan otak kira-kira 80%.

gardner mengatakan bahwa ”intelligence is the ability to find and solve problems and create products of value in one’s own culture”. Gurunya Manusia. Kaifa. 10 Ibid . Dalam buku Freme of Mind. Pendekatan ini merupakan alat untuk melihat bagaimana pikiran manusia mengoperasikan dunia. Howard Garner. tidak hanya kecerdasan verbal atau kecerdasan logika. Menurut gardner. kebiasaan seseorang menyelesaikan masalahnya sendiri (problem solving). Gardner dengan cerdas memberi label ”multiple” (jamak atau majemuk) pada luasnya makna kecerdasan. Pengertian Multiple Intelligences Research (MIR) Sebelum jauh membahas tentang Multiple Intelligences Research (MIR) terlebih dahulu akan diuraikan tentang konsep Multiple Intelligences (MI). Multiple Intelligences adalah istilah atau teori dalam kajian tentang ilmu kecerdasan yang memiliki arti “kecerdasan ganda” atau “kecerdasan majemuk”. 7 9 Munif Chatib. Dia sengaja tidak 8 Ibid. kecerdasan seseorang tiba-tiba tidak diukur dari hasil tes psikologis standar.9 Multiple intelligences merupakan sebuah penilaian yang melihat secara deskriptif bagaimana individu menggunakan kecerdasannya untuk memecahkan masalah dan menghasilkan sesuatu. Kedua. 2011). 132. otak primitif dan otak limbik sudah 80% tereliminasi. teori kecerdsan lebih cenderung diartikan secara sempit. Hal yang menarik pada teori kecerdasan ini adalah terdapat usaha untuk melakukan Redefenisi Kecerdasan. Kecerdasan seseorang lebih banyak ditentukan oleh kemampuannya menyelesaikan serangkaian tes psikologis.10 Kecerdasan seseorang dapat dilihat dari banyak dimensi. Selanjutnya otak anak disini dapat mengalami pertumbuhan maksimum. baik itu benda-benda kongkret maupun hal-hal yang absrtak. kebiasaan seseorang menciptakan produk yang mempunyai nilai budaya (creatvity). namun dapat dilihat dari kebiasaan seseorang terhadap dua hal. krusial pertumbuhannya. Daniel Muijs dan David Reynoalds dalam bukunya yang bejudul Effective Teaching mengatakan bahwa gardner berhasil mendobrak dominasi teori dan tes IQ yang sejak 1905 banyak digunakan oleh psikolog di seluruh dunia. (Bandung. Awalnya dari belahan otak kanan yang antara lain bertugas merespon citra visual.8 2. Sebelum anak berusia empat tahun. Sebelum muncul teori multiple intelligences. Pertama. seorang psikolog dari Project Zero Harvard University pada 1983. kemudian hasil tes diubah menjadi angka standar kecrdasan. Setelah umur 6-7 tahun bergeser ke otak pikir. MI adalah sebuah teori kecerdasan yang dimunculkan oleh Dr.

dan cara yang hampir tak terbatas untuk mengaktualisasikan diri didunia ini dalam bidang tertentu yang akhirnya diakui. Dan apabila kompetensi tersebut diasah terus menerus dalam jenjang silabus yang tepat. kaifa. kinestetik (gerak tubuh). Setiap area otak yang disebut lobus of brain ternyata punya komponen inti berupa potensi kepekaan yang akan muncul dari area otak apabila diberi stimulus yang tepat. Ternyata tiga hal tersebut sangat berkaitan dengan dunia pendidikan. EQ oleh Daniel Golemen dan Adversity quotient oleh Paul Scholtz. dan naturalis. Gurunya. Kondisi akhir terbaik inilah yag disebut kebanyakan orang ”profesi”. Yang selanjutnya terjadi adalah quantum. Setiap guru akan masuk kedunia 11 Munif.11 Gardner selalu memaparkan tiga hal yang berkaitan dengan MI seseorang. Sekolahnya Manusia. Gardner menyatakan bahwa di dalam diri setiap orang terdapat delapan jenis kecerdasan dintaranya seperti kecerdasanlogika-matematika. interpersonal. Dari analisis terhadap kecenderungan kecerdasan tersebut dapat disimpulkan gaya belajar terbaik bagi seseorang. kompeteni tersebut tidak akan muncul menonjol atau hanya biasa-biasa saja. maka selanjutnya berlanjut ke Multiple Intelligences Research (MIR). dari kompetensi akan muncul kondisi akhir terbaik seseorang. Oleh karena itu seharusnya setiap guru memiliki data tentang gaya belajarnya siswa masing-masing. jika stimulus yang diberikan tidak tepat. Dan ini terbukti: ranah kecerdasan yang ditemukan gardner terus berkembang mulai dari 6 kecerdasan (ketika pertama kali konsep ini dimunculkan) dan sekarang menjadi 9. berbagai variasi cara belajar. Kemudian setiap guru harus menyesuaikan gayanya dalam mengajar dengan gaya belajar siswa yang telah diketahui dari MIR. yaitu komponen inti. mewujudkan sejumlah model untuk menilai mereka. intrapersonal. Menurut hasil penelitiannya. Namun. Akibat adanya stimulus yang tepat. kepekaan inilah yang akan menghasilkan kompetensi. visual-spasial. misalnya Alferd Binet dengan IQ. 2010) 76. Setelah mengetahui bahwa MI adalah kecerdasan majemuk. (bandung. 12 Munif. MIR adalah instrumen riset yang dapat memberikan deskripsi tentang kecenderungan kecerdasan seseorang. 135. musikal. kompetensi dan kondisi akhir terbaik.12 Esensi teori multiple intelligences menurut Gardner adalah menghargai keunikan setiap orang. linguistik (berbahasa). Gaya belajar disini diartikan sebagai cara dan pola bagaimana sebuah informasi dapat dengan baik dan sukses diterima oleh otak seseorang. Namun dia menggunakan istilah ”multiple” sehingga memungkinkan ranah kecerdasan tersebut terus berkembang. memberikan label tertentu pada makna kecerdasan seperti halnya yang dilakukan oleh para penemu teori kecerdasan yang lain. .

Hal ini sesuai dengan konsep gardner yang menyatakan bahwa kecerdasan seseorang itu berkembang. 14 Ibid. Dia sengaja tidak memberikan label tertentu pada makna kecerdasan seperti halnya yang dilakukan oleh para penemu teori kecerdasan yang lain. maka setiap siswa akan memiliki data riwayat kecerdasan yang memungkinkan seseorang lebih cepat menemukan kondisi akhir terbaiknya. Dengan MIR yang dilakukan rutin (minimal setiap tahun). siswa sehingga siswa merasa nyaman dan tidak berhadapan dengan resiko kegagalan dalam proses belajar. MIR yang dilakukan secara berkala terhadap seseorrang dalam hubungannya dengan proses belajar mengajar akan menjasi akselerator baginya untuk menemukan kondisi akhir terbaiknya. Howard Gardener seorang ahli riset dari Amerika mengembangkan model kecerdasan "multiple intelligence". Dan ini terbukti: ranah kecerdasan yang ditemukan gardner terus berkembangmulai dari 6 kecerdasan (ketika pertama kali konsep ini dimunculkan) dan sekarang menjadi 8. Hasil MIR pada penerimaan siswa baru menjadi data yang penting bagi guru untuk menemukan kondisi siswa. Kecerdasan seseorang lebih banyak berkaitan dengan kebiasaan yaitu perilaku yang diulang-ulang. Setiap orang memilki kecerdasan yang berbeda. wewenang mengajar dan hak mengajar itu berbeda. terutama mengenai informasi tentang gaya belajarnya. Selanjutnya MIR dapat dilaksanakan tiap tahun pada saat kenaikan kelas. misalnya Alferd Binet dengan IQ. EQ oleh Daniel Golemen dan Adversity quotient oleh Paul Scholtz. Data MIR tahun lalu dapat dijadikan masukan untuk pelaksanaan MIR pada tahun depannya. Multiple intelligence artinya bermacam-macam 13 Munif.13 Apabila guru berhasil masuk kedunia siswa lewat penyesuaia gaya belajar siswa. 101.14 MIR adalah riset yang luar biasa yang membantu guru menemukan gaya belajar siswa. Sekolahya. Prof. Gardner dengan cerdas memberi label ”multiple” (jamak atau majemuk) pada luasnya makna kecerdasan. tidak hanya kecerdasan verbal atau kecerdasan logika. Macam-macam kecerdasan Kecerdasan seseorang dapat dilihat dari banyak dimensi. Tetapi. Mungkin setiap guru yang memiliki lisensi mengajar punya wewenang untuk mengajar. 3. Menurut dePotter. hak mengajar adalah sesuatu yang dapat diraih oleh guru dengan kerja keras dan hak tersebut ada dalam keinginan para siswa. Namun dia menggunakan istilah ”multiple”sehingga memungkinkan ranah kecerdasan tersebut terus berkembang. 102. tidak statsis. Biasanya MIR dilaksanakan pada saat penerimaan siswa baru. . siswa akan rela memberikan hak mengajarnya kepada guru.

orang lain. seperti cerdas logika-matematika.wikimu. editor. Menurut Howard Gardener dalam setiap diri manusia ada 8 macam kecerdasan. mudah ingat dan bahkan dapat menghafal beberapa konsep fisika dalam kehidupan sehari-hari dengan waktu singkat. b) Kecerdasan matematis-logis Kecerdasan matematis-logis adalah kemampuan seseorang dalam memecahkan masalah. anak yang cerdas berbahasa bukan jaminan bahwa ia akan cerdas di bidang lain. ia mampu melakukan proses berpikir deduktif dan induktif. mengajarkan. Kecerdasan bahasa kerap kali juga diikuti keterampilan bersosialisasi. mudah mengerti urutan arti kata-kata dalam belajar bahasa. jurnalis. baik secara lisan maupun tulisan. Kecerdasan ini berkaitan juga dengan penggunaan dan pengembangan bahasa secara umum seperti yang dimiliki para pencipta lagu. urutan.com/news/displaynews. penyair. Orang yang berinteligensi linguistik tinggi akan berbahasa lancar. Ia suka angka. Ia mengerti pola hubungan. anak yang cerdas di suatu bidang lain. Mereka lancar berdebat. yaitu:15 a) Kecerdasan linguistik Kecerdasan linguistik adalah kemampuan untuk menggunakan kata- kata secara efektif. Demikian pula sebaliknya.aspx?id=2108. tetapidengan kadar pengembangan yang berbeda.13 . ritme dan intonasi dari kata yang di ucapkan. Ia mudah mengembangkan pengetahuan dan kemampuan berbahasa. belum tentu cerdas di bidang linguistik. penceramah maupun pelawak. Ia mampu memikirkan dan menyusun solusi (jalan keluar) dengan urutan yang logis (masuk akal). Diakses tanggal 7 Oktober2016 pukul 14. cerdas musik atau cerdas gerakan tubuh. Kecerdasan ini mencakup kepekaan terhadap arti kata. kecerdasan. yang berarti berkaitan dengan proses berfikir. mudah belajar beberapa bahasa. Ia mangatakan bahwa setiap orang memilki bermacam-macam kecerdasan. suara. Karena dalam bersosialisasi umumnya anak-anak mengandalkan keterampilan berbicara. Namun. Yang di maksud kecerdasan menurut Gardener adalah suatu kumpulan kemampuan atau keterampilan yang dapat ditumbuhkembangkan. orator. urutan kata. para penulis. Termasuk kemampuan untuk mengerti kekuatan kata dalam mengubah kondisi pikiran dan menyampaikan informasi. logika dan keteraturan. Proses berpikir 15 http://www. Keterampilan berbahasa menuntut kemampuan menyimpan berbagai informasi. baik dan lengkap. Mereka juga mudah untuk menjelaskan.

membentuk dan mengekspresikan bentuk- bentuk musik. deduktif artinya cara berpikir dari hal-hal yang besar kepada hal-hal yang kecil. ukuran dan juga hubungan di antara elemen-elemen tersebut. Orang yang mempunyai inteligensi matematis-logis sangat mudah membuat klasifikasi dan kategorisasi dalam pemikiran serta cara mereka bekerja. spasial yaitu hal-hal yang berkenaan dengan ruang atau tempat. Mereka juga macam sehingga dapat melihat inti persoalan yang dihadapi dengan jelas. serta mana juga yang merupakan persoalan lepas. Musik mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap perkembangan kemampuan matematika dan ilmu sains dalam diri seseorang. bentuk. Ini adalah jenis keterampilan yang sangat dikembangkan pada diri insinyur. c) Kecerdasan visual-spasial Kecerdasan visual dan spasial adalah kemampuan untuk melihat dan mengamati dunia visual dan spasial secara akurat (cermat). dan para anggota profesi hukum. detektif. mana yang berkaitan antara yang satu dengan yang lain. membedakan. ekonom akuntan. Proses berpikir induktif artinya cara berpikir dari hal-hal yang kecil kepada hal-hal yang besar. Kecerdasan ini juga melibatkan kemampuan untuk melihat obyek dari berbagai sudut pandang. dia tidak mudah bingung. Kecerdasan visual-spasial ini memungkinkan orang membayangkan bentuk-bentuk geometri atau tiga dimensi dengan lebih mudah. Telah di teiliti di 17 negara terhadap kemampuan anak didik usia 14 tahun dalam bidang sains. Kecerdasan ini melibatkan kesadaran akan warana. mengarang. ilmuwan. Ini karena ia mampu mengamati dunia spasial secara akurat dan mentransformasi presepsi ini. Selain itu musik juga dapat menciptakan suasana yang rileks namun waspada. Dalam penelitian itu ditemukan bahwa anak dari negara Belanda. Termasuk didalamnya adalah kapasitas untuk menvisualisasikan. menghadirkan visual dengan grafik atau ide spasial. Maka. Visual artinya gambar. Kecerdasan ini meliputi kepekaan terhadap ritme. d) Kecerdasan music Kecerdasan musik adalah kemampuan untuk menikmati. garis. dapat membangkitkan semangat. mengamati. merangsang kreativitas. Dalam menghadapi banyak persoalan. dia akan mencoba mengelompokkannya sehingga mudah dilihat mana yang pokok dan yang tidak. ruang. dan untuk mengarahkan diri sendiri dalam ruang secara cepat. Jepang dan Hongaria mempunyai prestasi tertinggi di dunia. kepekaan dan . Saat di teliti lebih mendalam ternyata ketiga negara ini memasukkan unsur ini ke dalam kurikulum mereka. melodi dan timbre dari musik yang didengar.

kelenturan dan kecepatan. Orang yang punya inteligensi lingkungan tinggi biasanya mampu hidup di luar rumah. Individu dengan kecerdasan gerakan tubuh. daya tahan. dapat berkawan dan . Orang yang memilki kecerdasan ini sangat menghargai nilai (aturan-aturan) etika (sopan santun) dan moral. sesuatu. g) Kecerdasan naturalis Kecerdasan naturalis adalah kemampuan untuk mengenali. Kecerdasan ini juga mampu untuk masuk ke dalam diri orang lain. mengungkapkan dan membuat kategori terhadap apa yang di jumpai di alam maupun lingkungan. pemikiran dan perasaan. Kecerdasan ini juga termasuk keterampilan koordinasi. Ia juga meimiliki kemampuan dan merasakan bagaimana seharusnya tubuh membentuk. Belajar dengan menggunakan musik yang tepat akan sangat membantu kita dalam meningkatkan daya ingat. mengerti dunia orang lain. Namun. keseimbangan. keseimbangan. Kecerdasan ini juga meliputi keterampilan fisik dalam bidang koordinasi. sikap orang lain dan umumnya dapat memimpin kelompok. kekuatan. fleksibilitas dan kecepatan. Kecerdasan gerakan tubuh yang sering juga disebut body smart ini. e) Kecerdasan interpersonal Kecerdasan interpersonal ialah kemampuan untuk mengamati dan mengerti maksud. secara alami memilliki tubuh yang atletis dan memiliki keterampilan fisik. f) Kecerdasan intrapersonal Kecerdasan intrapersonal adalah kemampuan yang berhubungan dengan kesadaran dan pengetahuan tentang diri sendiri. kelenturan. membedakan. Peka pada ekpresi wajah. mengerti pandangan. motivasi dan perasaan orang lain. kemampuan berpikir. Gardner dan peneliti-peneliti lain dalam bidang multiple intelligences mempertahankan pendapatnya. suara dan gerakan tubuh orang lain dan ia mampu memberikan respon secara efektif dalam berkomunikasi. Mereka ahli menggunakan seluruh tubuh untuk mengekspresikan ide dan perasaan. g) Kecerdasan kinestetik Kecerdasan kinestetik ialah kemampuan dalam menggunakan tubuh kita secara terampil untuk mengungkapkan ide. memang penemuan Gardner yang paling controversial. Dapat memahami kekuatan dan kelemahan diri sendiri. kekuatan. karena beberapa orang berpendapat control terhadap fisik bukanlah bentuk dari kecerdasan. Mampu memotivasi dirinya sendiri dan melakukan disiplin diri. Intinya adalah kemampuan manusia untuk mengenali tanaman. hewan dan bagian lain dari alam semesta.

4. Kemampuan Darwin untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasi serangga. mudah membuat identifikasi dan kla- sifikasi tanaman dan binatang. Strategi Diskusi Pendekatan Multiple Intelligences dalam strategi diskusi ini adalah ranah linguistik dan interpersonal. membantunya mengembangkan teori evolusi. b. mamalia. Strategi Analogi Pendekatan Multiple Intelligences dalam strategi analogi ini berada dalam ranah matematis-logis. Ranah MI tersebut sangat mungkin untuk berkembang lagi bergantung dari prosedur aktivitas yang dirancang oleh guru. Namun. spasial-visual. ikan. burung. Strategi mengajar dalam strategi Multiple Intelligences a. biasanya mencintai lingkungan. berhubungan baik dengan alam. f. Ini bisa terjadi bergantung pada prosedur aktivitas yang dirancang oleh guru. intrapersonal dan naturalis. d. Ranah tersebut sangat mungkin berkembang bergantung pada prosedur aktivitas yang dirancang oleh guru. Gardner berpendapat bahwa inteligensi ini memang berbeda dengan inteligensi matematis-logis. Strategi Identifikasi Pendekatan Multiple Intelligences dalam strategi identifikasi ini berada dalam ranah matematis-logis. Ranah MI tersebut dangan mungkin berkembang bergantung pada prosedur aktivitas yang dirancang oleh guru. e. Inteligensi lingkungan masih dalam penelitian lebih lanjut karena masih ada yang merasa bahwa inteligensi ini sudah termasuk dalam inteligensi matematis-logis. Ranah MI tersebut sangat mungkin untuk berkembang tergantung pada prosedur aktivitas yang selanjutnya akan dirancang oleh guru. Strategi Klasifikasi Pendekatan Multiple Intelligences dalam strategi klasifikasi merupalan ranah matemasis-logis dan naturalis. Strategi Action Research Pendekatan Multiple Intelligences dalam strategi action research ini berada dalam ranah matematis-logis dan naturalis. dan tidak suka merusak lingkungan hidup. Dengan demikian sangatlah dimungkinkan berkambeng menuju ranah Multiple Intelligences. Orang ini mempunyai kemam¬puan mengenal sifat dan tingkah laku binatang. Strategi Sosiodrama . c. spasial-visual dan naturalis. Salah satu contoh orang yang mungkin punya inteligensi lingkungan tinggi adalah Charles Darwin.

n. Strategi Flash-Card Pendekatan Multiple Intelligences dalam strategi flash-card ini merupakan ranah spasial-visual dan interpersonal. Strategi Wayang Pendekatan Multiple Intelligences dalam strategi wayang adalah ranah spasial-visual dan interpersonal. k. h. Ranah tersebut sangat mungkin berkembang bergantung pada aktivitas yang dirancang oleh guru. Ranah tersebut sangat mungkin berkembang bergantung pada aktivitas yang dirancang oleh guru. Ranah tersebut sangat mungkin berkembang bergantung pada aktivitas yang dirancang oleh guru. Strategi Gambar Visual Pendekatan Multiple Intelligences dalam strategi gambar visual ini berada dalam ranah spasial-visual dan intrapersonal. Strategi Applied Learning Pendekatan Multiple Intelligences dalam strategi applied learning adalah ranah naturalis dan kinestesis. m. i. Strategi Envirpnment Learning Pendekatan Multiple Intelligences dalam strategi dalan strategi environment learning adalah ranah naturalis. Ranah tersebut sangat berkembang bergantung pada prosedur aktivitas yang dirancang oleh guru. g. j. Pendekatan Multiple Intelligences dalam strategi sosiodrama ini adalah ranah linguistik. i. linguistik dan interpersonal. l. Strategi Movie Learning Pendekatan Multiple Intelligences dalam strategi movie learning adalah ranah spasial-visual. Ranah tersebut sangat mungkin berkembang bergantung pada aktivitas yang dirancang oleh guru. linguistik dan kinestesis. Ranah tersebut sangat mungkin berkembang bergantung pada aktivitas yang dirancang oleh guru. interpersonal dan intrapersonal. Strategi Penokohan Pendekatan Multiple Intelligences dalam strategi penokohan ini adalah ranah spasial-visual. Strategi Papan Permainan Pendekatan Multiple Intelligences dalam strategi papan permainan ini berada dalam ranah spasial-visual. Ranah tersebut sangat mungkin berkembang tergantung pada aktivitas yang dirancang oleh guru. Ranah tersebut sangat mungkin berkembang bergantung pada aktivitas yang dirancang oleh guru. logis-matematis. Strategi Service Learning . Ranah tersebut sangat mungkin berkembang bergantung pada aktivitas yang dirancang oleh guru. kinestesis dan interpersonal.

yakni keadaan jasmani dan rohani siswa. intelligensi sebenarnya bukan persoalan kualita otak saja. Pendekatan Multiple Intelligences dalam strategi service learning adalah ranah naturalis. apalagi jika disertai pusing kepala berat misalnya. Faktor yang berasal dari dalam diri siswa meliputi dua aspek. Faktor yang mempengaruhi peningkatan hasil belajar Secara global faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa dibedakan menjadi tiga macam. baik secara positif maupun negatif. barang dan sebagainya. Namun. linguistik dan interpersonal. memang harus diakui bahwa peran otak dalam hubungan dengan inteligensi manusia lebih menonjol daripada organ-organ tubuh lainnya. melainkan juga kualitas organ-organ tubuh lainnya. Aspek fisiologis (yang bersifat jasmaniah) Kondisi jasmani dan tonus (tegangan otot) yang menandai tingkat kebugaran organ-organ tubuh dan sendi-sendinyadapat mempengaruhi semangat dan intensitas siswa dalam mengikuti pelajaran. Aspek psikologis (yang bersifat rohaniah) Banyak faktor yang termasuk aspek psikologis yang dapat mempengaruhi kuantitas dan kualitas perolehan pembelajaran siswa. Ranah tersebut sangat mungkin berkembang bergantung pada aktivitas yang dirancang oleh guru. b. lantaran otak merupakan ”menara pengontrol” hampir seluruh aktivitas manusia. Kondisi organ tubuh yang lemah. 1988)16. Jadi. B. Akan tetapi. yakni: 1. yakni: a. Sikap siswa 16 . 2) Sikap siswa Sikap adalah gejala internal yang berdimensi afektif berupa kecenderungan untuk mereaksi atau merespon (response tendency) dengan cara relatif terhadap objek orang. Faktor internal (faktor dari dalam siswa). dapat menurunkan kualitas ranah cipta (kognitif) sehingga materi yang dipelajarinya pun kurang membekas ataupun tidak berbekas. diantara faktor-faktor psikologis siswa yang umumnya dipandang lebih esensial itu adalah sebagai berikut: 1) Inteligensi siswa Inteligensi pada umumnya dapat diartikan sebagai kemapuan psiko-fisik untuk mereaksi rangsangan atau menysuaikan diri dengan lingkungan dengan cara yang tepat (Reber.

yakni kondisi lingkungan disekitar siswa. motivasi berarti pemasok daya (energizer) untuk bertingkah laku secara terarah (gleitman. terutama kepada guru dan mata pelajaran merupakan petnda awal yang baik bagi proses belajar siswa tersebut. Reber. Sebaliknya. Seperti halnya faktor internal. Lingkungan sosial Lingkungan sekoah antara lain seperti paa guru. 1988). 4) Minat siswa Secara sederhana minat (interest) berarti kecenderungan dan kegairahan yang tinggi atau keinginan yang besar terhadap sesuatu.18 2. para staf administrasi dan teman-teman sekelas dapat mempengaruhi semangat belajar dan prestasi siswa. keingintahuan. Reber. yang positif. motivasi dan kebutuhan. Faktor eksternal (faktor dari luar siswa). Jadi secara global bakat itu sesuai dengan intelegensi. Dalam pengertian ini. 1986. Menurut Reber minat tidak termasuk istilah populer dalam psikologi karena ketergantungannya terhadap faktor- faktor internal lainnya seperti: pemusatan perhatian. antara lain: a. Itulah sebabnya seorang anak yang berintelegensi sangat cerdas (supeerior) atau yang cerdas luar biasa (very superior) disebut juga sebagai talent child. yakni anak berbakat.17 5) Motivasi siswa Motivasi ialah keadaan internal organisme baik manusia ataupun hewan yang mendorongnya untuk berbuat sesuatu. faktor eksternal juga terdiri dari dua aspek. 1972. maka akan dapat menimbulkankesulitan belajar terhadap siswa tersebut sehingga akan mempengaruhi prestadi yang akan dicapai oleh siswa. Para guru yang selalu menunjukkan sikap dan perilaku 17 18 . apalagi jika diiringi kebencian terhadap guru atau terhadap mata pelajaran. jika sikap negatif siswa terhadap guru dan mata pelajaran. Dengan demikian. sebetulnya semua orang pasti memiliki bakat dalam arti berpotensi untuk mencapai prestasi sampai ke tingkat tertentu sesuai dengan kapasitas masing-masing. 3) Bakat siswa Bakat (attitude) adalah kemapuan potensial yang dimiliki seseorang untuk mencapai keberhasilan pada masa yang akan datang (Caplin. 1988).

Pemantulan Gelombang Bunyi Pemamantulan bunyi yang sering kita rasakan adalah adanya gaung dan gema. C. Jadi karena faktor-faktor tersebut diataslah akan muncul siswa yang berprestasi tinggi dan berprestasi rendah atau gagal sama sekali. Sebaliknya. rumah tempat tinggal siswa dan letaknya. Gaung dan gema adalah pemantulan bunyi yang seolah – olah ada yang menirukan. Dalam hal ini seorang guru yang kompeten dan profesional diharapkan mampu mengantisipasi kemungkinan- kemungkinan munculnya kelompok siswa yang menunjukkan gejala kegagalan dengan berusaha mengetahui dan mengatasi faktor yang menghambat. a. biasanya cenderung mengambil pendekatan belajar yang sederhana dan tidak mendalam. seorang siswa yang berintelegen tinggi (faktor internal) dapat dorongan positif dari orang tuanya (faktor eksternal).19 Faktor-faktor diatas dalam banyak hal sering saling berkaitan dan mempengaruhi satu sama lain. yang simpatik dan menunjukkan suri teladan yang baik khususnya dalam hal belajar.mungkin akan memilih pendekatan belajar yang lebih mementingkan kualitas hasil pembelajaran. Faktor pendekatan belajar (approach to learning) Yakni jenis upaya belajar siswa yang meliputi strategi dan metode yang digunakan untuk melakukan kegiatan pembelajaran. b. Lingkungan nonsosial Faktor-faktor yang termasuk lingkungan nonsosial ialah gedung sekolah dan letaknya. sehingga akan menjadi daya dorong yang positif bagi kegiatan belajar siswa. Strategi dalam hal ini berarti seperangkat langkah operasional yang direkayasa sedemikian rupa untuk memecahkan masalah atau mencapai tujuan belajar tertentu. Karakteristik gelombang bunyi Gelombang bunyi adalah gelombang mekanik yang juga memiliki sifat sifat seperti gelombang mekanik lainnya. misalnya rajin membaca dan berdiskusi. alat- alat belajar. keadaan cuaca dan waktu belajar yang digunakan oleh siswa. Gelombang Bunyi 1. Pendekatan belajar dapat difahami sebagai segala cara atau strategi yang digunakan siswa dalam menunjang keefektifan dan efesiensi proses pembelajaran. Seorang siswa yang bersikap conserving terhadap ilmu pengetahuan atau bermotif ekstrinsik (faktor eksternal) umpamanya. Gema adalah terjadinya pemantulan pada 19 . Faktor ini dipandang turut menetukan tingkat keberhasila siswa 3.

celahnya seorde dengan panjang gelombangnya. Cepat Rambat Gelombang dalam Medium Bunyi merupakan getaran yang dapat ditransmisikan oleh air. dan amplitudo. b. Kecepatan bunyi bergantung pada transmisi oleh mediumnya. e. ada jeda waktu antara bunyi asli dan bunyi pantul b. Bunyi merupakan gelombang longitudinal dan ditandai dengan frekuensi. Pembiasan Gelombang Bunyi Pembiasan juga terjadi pada gelombang bunyi. c. atau material lain sebagai medium (perantara). ruang yang luas. Akibatnya lapisan udara pada bagian atas lebih rapat daripada bawahnya. sebaliknya akan terdengar lemah jika terjadi interferensi destruktif (saling memperlemah). Difraksi Gelombang Bunyi Difraksi adalah peristiwa pelenturan gelombang ketika melewati celah. Pelayangan akan terjadi jika dua sumber bunyi menghasilkan frekuensi gelombang yang mempunyai beda frekuensi yang kecil. sehingga pemantulannya terjadi lebih lama. Gelombaang bunyi mudah untuk didifraksikan karena panjang gelombang bunyi di udara sekitar beberapa sentimeter hingga meter. Cepat Rambat Bunyi Dalam Zat Padat Cepat rambat bunyi dalam zat padat bergantung pada modulus Young dan massa jenis zat padat. c. Cepat Rambat Bunyi Dalam Gas Cepat rambat bunyi pada gas bergantung pada suhu dan jenis gas. intensitas (loudness). Cepat Rambat Bunyi Dalam Zat Cair Cepat rambat bunyi dalam zat cair bergantung pada modulus Bulk dan massa jenis zat cair. Pelayangan (beats) merupakan fenomena yang menerapkan prinsip interferensi gelombang. sedangkan pada malam hari arah rambat bunyi akan melengkung ke bawah. Pada suatu titik bunyi akan terdengar lebih kuat jika pada titik tersebut terjadi interferensi konstruktif (saling memperkuat). d. Hal itu dikarenakan pada siang hari suhu udara di permukaan bumi lebih tinggi daripada bagian atasnya. a. Ketika pada malam hari suara atau bunyi yang cukup jauh terdengar lebih jelas daipada siang hari. Interferensi Gelombang Bunyi Interferensi gelombang bunyi terjadi jika dua gelombang bunyi yang berdekatan bertemu. . Jadi gelombang bunyi yang datang secara horisontal dari sumber bunyi ke pendengar arah rambatnya dibelokan ke atas. Pelayangan Gelombang Bunyi Efek dari interferensi yang lain yaitu hasil superposisi gelombang (pelayangan). 2.

Nada terendah yang dihasilkan oleh sumber bunyi disebut nada dasar atau harmonik pertama. 4.3. Perbandingan frekuensi yang dihasilkan oleh setiap pola gelombang pada pipa organa terbuka adalah : . Tanda + untuk pendengar mendekati sumber bunyi atau sumber bunyi menjauhi pendengar. Dawai dan Pipa Organa a. Misalnya pada saat menaiki sepeda motor di jalan raya berpapasan dengan mobil ambulan atau mobil patroli yang membunyikan sirine. Satu senar dapat menghasilkan frekuensi resonansi. Tanda . Untuk nada yang lebih tinggi secara berurutan disebut nada atas pertama (harmonik kedua).untuk pendengar menjauhi sumber bunyi atau sumber bunyi mendekati pendengar. bunyi yang didengar berbeda apabila antara sumber bunyi dan pendengar terjadi gerakan relatif. nada atas kedua (harmonik ketiga) dan seterusnya. Nada yang dihasilkan oleh senar gitar dapat diubah-ubah dengan menekan senarnya pada posisi tertentu. Bunyi sirine yang terdengar akan makin keras saat bergerak saling mendekati dan akan semakin lemah pada saat bergerak saling menjauhinya. Efek Doppler Dalam kehidupan sehari – hari. Kecepatan gelombang transversal pada dawai adalah frekuansi dasar dapat dihitung dengan : b. Pipa Organa Pipa organa merupakan semua pipa yang berongga didalamnya. Pipa Organa Terbuka Pipa organa terbuka merupakan alat tiup yang berupa tabung sebagai sumber getar dan kedua ujungnya terbuka Berbeda dengan pola gelombang pada senar yang selalu terjadi simpul pada kedua ujungnya. Dawai Getaran yang terjadi pada senar gitar merupakan gelombang stasioner pada dawai dengan ujung terikat. pada kedua ujung pipa organa terbuka selalu terjadi perut.

2. nada atas pertama dan seterusnya.… berturut- turut menyatakan notasi untuk nada dasar. sebagaimana tertuang dalam Persamaan berikut : .2. Pipa Organa Tertutup Pipa organa tertutup merupakan alat tiup berupa tabung yang salah satu ujungnya terbuka dan ujung yang lain tertutup. sehingga muka gelombangnya berbentuk bola. Energi gelombang bunyi yang menembus permukaan bidang tiap satu satuan luas tiap detiknya disebut intensitas bunyi atau dapat juga daya persatuan luas yang tegak lurus pada arah cepat rambat gelombang. Perbandingan frekuensi – frekuensi pada pipa organa tertutup dapat ditulis : Pola gelombang pada pipa organa tertutup berlaku hubungan : dengan p adalah perut dan s adalah simpul dan n=0. Berdasarkan uraian tersebut.… berturut- turut menyatakan notasi untuk nada dasar. nada atas pertama dan seterusnya.1. c.1. untuk pola gelombang pada pipa organa terbuka berlaku : dengan p adalah perut dan s adalah simpul dan n=0. Intensitas dan Taraf Intensitas Intensitas Gelombang Bunyi Pada dasarnya gelombang bunyi adalah rambatan energi yang berasal dari sumber bunyi yang merambat ke segala arah.

artinya . Cahaya merambat dengan sangat cepat. cahaya matahari dapat sampai ke bumi dan memberi kehidupan di dalamnya. yaitu dengan kecepatan 3 × 108 m/s. Taraf Intensitas Kepekaan telinga manusia normal terhadap intensitas bunyi memiliki dua ambang. Taraf intensitas bunyi merupakan perbandingan nilai logaritma antara intensitas (I) yang diukur dengan intensitas ambang pendengaran ( I0) yang dituliskan dalam Persamaan berikut Apabila terdapat n buah sumber bunyi identik yang memiliki taraf intensitas TI. Bunyi dengan intensitas di bawah ambang pendengaran tidak dapat terdengar. Pengertian Cahaya Berdasarkan penelitian-penelitian lebih lanjut. yaitu ambang pendengaran dan ambang rasa sakit. sehingga cahaya dapat merambat tanpa memerlukan medium. Gelombang Cahaya 1. cahaya merupakan suatu gelombang elektromagnetik yang dalam kondisi tertentu dapat berkelakuan seperti suatu partikel. Berdasarkan hasil penelitian para ahli ternyata bahwa daya pendengaran telinga manusia terhadap gelombang bunyi bersifat logaritmis. sehingga para ilmuan menyatakan mengukur intensitas bunyi tidak dalam watt/m2 melainkan dalam satuan dB. maka taraf Intensitas total dapat dituliskan seperti dalam Persamaan berikut Taraf intensitas untuk dua titik yang berbeda dengan satu sumber bunyi dapat dituliskan seperti dalam Persamaan berikut D. Gelombang elektromagnetik merupakan gelombang yang tidak memerlukan medium untuk merambat. Oleh karena itu.

620–750 nm Note: 1 nm = 0. Spektrum Cahaya Spektrum merupakan penamaan untuk warna cahaya berdasarkan urutan- urutan tertentu. Cahaya (Spektrum optic. semakin besar panjang gelombang maka semakin rendah frekuensi cahaya.000 km. 590–620 nm Merah. Mata yang telah beradaptasi dengan cahaya biasanya memiliki sensitivitas maksimum di sekitar 555 nm. Artinya. Meskipun spektrum optik adalah spektrum yang kontinu sehingga tidak ada batas yang jelas antara satu warna dengan warna lainnya. mata normal manusia akan dapat menerima panjang gelombang dari 400 sampai 700 nm. 2012) 2.000. dalam waktu satu sekon cahaya dapat menempuh jarak 300. maka warna merah memiliki energi lebih rendah daripada warna ungu.000 m atau 300. Radiasi elektromagnetik dalam rentang panjang gelombang ini disebut sebagai cahaya tampak atau cahaya saja. 570–590 nm Jingga. tabel berikut memberikan batas kira-kira untuk warna-warna spektrum: Ungu. kemudian pada pada arah rambat berkas cahaya diletakkan sebuah prisma segitiga. Pengamatan tentang spectrum cahaya pertama kali dilakukan oleh Sir Isaac Newton (1642-1727) dengan cara melewatkan cahaya matahari melalui lubang kecil. di wilayah kuning dari spektrum optik. meskipun beberapa orang dapat menerima panjang gelombang dari 380 sampai 780 nm. spectrum cahaya didasarkan pada frekuensi dan panjang gelombang cahaya.000000001 m. (Sunardi. Panjang gelombang cahaya berbanding terbalik dengan frekuensi. Tidak ada batasan yang tepat dari spektrum optik. Setelah diamati ternyata dinding di belakang prisma tampak bayangan pita warna-warna cahaya seperti pada pelangi. 495–570 nm Kuning. 450–495 nm Hijau. 380–450 nm Biru. atau spektrum terlihat atau spektrum tampak) adalah bagian dari spectrum elektromagnet yang tampak oleh mata manusia. Dari .

Difraksi celah tunggal Pola interferensi dihasilkan dari celah ganda. Karena semua sinar yang jatuh di O memiliki fase yang sama maka titik O memiliki intensitas maksimum. eksperimen ini Newton menyimpulkan bahwa cahaya putih merupakan gabungan dari warna-warna cahaya yang saling tumpang tindih. Point source Gambar di atas menunjukkan pola cahaya yang terbentuk pada layar akibat cahaya dari suatu sumber yan Difraksi cahaya akan mengakibatkan interferensi cahaya yang menghasilkan pola terang-gelap. Difraksi Merupakan pembelokan cahaya di se-kitar suatu penghalang /suatu celah. Eksperimen yang dilakukan oleh Newton tersebut menjadi dasar bagi diciptakannya suatu alat bernama spektroskop. Sinar meninggalkan celah dengan sudut θ. Kita juga dapat menghasilkan pola interferensi dengan celah tunggal yang lebar celahnya mendekati l (tidak lebih kecil atau lebih besar) Pada titik O di layar B semua sinar memiliki panjang lintasan optis yang sama. Sinar r1 . Sekarang kita tinjau titik P. a. 3.

b. berasal dari bagian atas celah dan sinar r2 berasal dari pusatnya. S1 dan S2 dapat dianggap sebagai sumber cahaya. Titik P akan minimum pada pola difraksi dan memiliki intensitas nol. Selisih panjang lintasan optis keduanya adalah: Δs = S1P – S2P = d sin θ Dengan . Celah semacam ini disebut kisi difraksi atau sering disebut dengan kisi. Pada peristiwa interferensi. Difraksi pada Kisi Difraksi cahaya juga terjadi jika cahaya melalui banyak celah sempit terpisah sejajar satu sama lain dengan jarak konstan. jika berkas- berkas cahaya yang datang memiliki fase yang sama maka akan terjadi interferensi konstruktif (saling menguatkan) sehingga pada titik tersebut akan terlihat titik terang. Jika lebar celah sama dengan panjang gelombang ( O ) maka minimum pertama akan terjadi pada sudut T = 900. Interferensi Cahaya Interferensi cahaya terjadi jika dua berkas cahaya yang koheren (memiliki frekuensi yang sama dan beda fase yang tetap) mengenai suatu titik secara bersamaan. yaitu mulai dari titik ½ d bagian bawah. Setiap sinar dari setengah bagian atas celah akan dihapuskan oleh pasangannya yang berasal dari bagian bawah. jika berkas cahaya tersebut memiliki fase yang berlawanan maka akan terjadi interferensi destruktif (saling memperlemah) sehingga pada titik tersebut akan terjadi titik gelap. Jika dipilih sudut θ sedemikian sehingga selisih lintasannya adalah ½ λmaka r1 dan r2 berlawanan fase dan tidak memberikan efek apapun pada P. Sebaliknya. Di titik P akan terjadi terang jika memenuhi persamaan berikut d sinθ=nλ c. Syarat keadaan ini adalah: 1 1 d sin θ=n λ atau d sin θ=nλ 2 2 Pita terang utama O akan menjadi lebih lebar jika celah dipersempit.

. . Hal ini disebabkan gelombang cahaya warna biru lebih banyak dihamburkan oleh atmosfer. Atmosfer kita cenderung lebih banyak menghamburkan cahaya dengan panjang gelombang yang pendek daripada panjang gelombang yang panjang  Pemantulan . 2. . . sin θ = Δs/d = y/L Pada titik P akan terjadi pita terang jika berkas cahaya yang jatuh memiliki fase yang sama atau kelipatan bulat panjang gelombangnya (O). Ketika cahaya tersebut dilewatkan pada sebuah celah (polarisator). Dengan demikian jarak titik P dari pusat terang O adalah: Lnλ y= d Keterangan: y : jarak titik P dari pusat terang O (m) d : jarak S1 dan S2 (m) L : jarak sumber cahaya ke layar (m) O : panjang gelombang cahaya (m) n : 0. 1. adalah titik terang pusat) d. Contoh zat ini adalah larutan gula  Hamburan Salah satu gejala polarisasi cahaya akibat hamburan adalah langit yang berwarna biru. (khusus untuk n = 0. Zat semacam ini disebut zat optik aktif. cahaya mengalami pengutuban (polarisasi) sehingga cahaya hanya mempunyai satu arah getar. Polarisasi cahaya dapat terjadi karena beberapa hal berikut:  Penyerapan Polarisasi akibat penyerapan terjadi jika cahaya melalui zat yang dapat memutar bidang polarisasi gelombang cahaya. Polarisasi Cahaya Polarisasi cahaya adalah pembatasan atau pengutuban dua arah getar menjadi satu arah getar Gelombang cahaya yang belum terpolarisasi mempunyai dua arah getar.

Tingkat polarisasi bergantung pada sudut datang dan indeks bias kedua medium. Ketika cahaya mengenai bidang batas dua medium optik dengan kerapatan berbeda. Hal ini dapat menimbulkan terjadinya polarisasi. sebagian cahaya akan dipantulkan. besarnya sudut datang saat terjadi polarisasi adalah ¿ sin θ=nf sin θ ' . Cahaya yang terpantul akan terpolarisasi seluruhnya ketika sudut datang sedemikian sehingga antara sinar bias dan sinar pantul saling tegak lurus. Berdasarkan hukum Snellius.