Anda di halaman 1dari 2

FORMAT ISIAN SMKKN UNTUK PRIORITAS NASIONAL

SMKKN PEKANBARU

1. KONDISI AWAL
a. Sarana dan prasarana pembelajaran belum lengkap dalam menunjang
pembelajaran untuk beberapa program keahlian.
b. Evaluasi dan penilaian pembelajaran belum sepenuhnya berbasis IT.
c. Peserta didik SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru berjumlah 299 siswa.
d. Kurikulum di SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru yang menunjang
enterpreneurship antara lain budidaya tanaman, lebah madu, jamur
tiram dan daur ulang limbah.
e. Pemagangan yang sudah dilakukan selama ini dilaksanakan di unit
usaha dan perusahaan.
f. Kerjasama sudah terjalin dengan beberapa UPT lingkup Kementerian
LHK.
g. Kondisi lulusan SMK Kehutanan Negeri Pekanabru yang bekerja 50,63
persen, melanjutkan sekolah 15,82 persen dan yang belum bekerja
25,94 persen.

2. KONDISI YANG DIHARAPKAN


a. Sarana dan prasarana yang menunjang pembelajaran yang lengkap
sesuai dengan program keahlian.
b. Peningkatan kompetensi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan.
c. Peningkatan kuantitas dan kualitas dari jumlah siswa SMK Kehutanan
Negeri Pekanbaru.
d. Hubungan kerjasama dengan instansi atau unit usaha semakin baik.
e. Kurikulum pendidikan yang lebih diprioritaskan sesuai program keahlian
di SMK Kehutanan Negeri Pekanbaru.
f. Peserta didik SMK memiliki kompetensi sesuai program keahlian dan
sudah siap kerja.
g. Peserta didik dapat bekerja secara profesional dalam dunia kerja.
h. Peserta didik memiliki daya saing tingkat nasional maupun internasional.
i. Peserta didik memiliki nilai dasar rimbawan.

3. STRATEGI YANG DILAKUKAN UNTUK MENCAPAI KONDISI YANG


DIHARAPKAN
a. Peningkatan sarana dan prasarana sesuai dengan standarisasi.
b. Peningkatan lokasi praktek sesuai dengan standarisasi dunia kerja.
c. Pengembangan kurikulum berbasis kompetensi kerja dan
kewirausahaan.
d. Adanya seminar atau pelatihan yang dapat meningkatkan kompetensi
tenaga pendidik dan tenaga kependidikan.
e. Peningkatan kerjasama dengan para pihak dalam penyelenggaraan dan
pembinaan SMK Kehutanan.
f. Pengembangan pembelajaran dan penilaian peserta didik berbasis TIK
(e-learning).
g. Menyediakan peralatan praktek peserta didik sesuai dengan standar
dunia kerja.
h. Peningkatan kuantitas dan kualitas lulusan sesuai dengan kebutuhan
dunia kerja
i. Pengembangan program studi keahlian yang mampu bersaing di dunia
kerja.
j. Peningkatan monitoring, evaluasi dan pelaporan.