Anda di halaman 1dari 1

2.

KOMUNIKASI DALAM PENDIDIKAN

Berbicara tentang pendidikan, kita tidak bisa melepaskan diri dari kualitas
pendidikan. Ketika berbicara masalah kualitas pendidikan maka inilah masalah terbesar
dalam dunia pendidikan kita. Seperti yang kita ketahui bersama, metode pendidikan
mengalami beberapa perubahan. Bahkan ada anggapan bahwa jika Menteri Pendidikan
berganti maka metode pendidikannya juga berubah.
Pada dasarnya dunia pendidikan adalah dunia yang terbuka dalam arti membutuhkan
bantuan dari berbagai disiplin ilmu, tidak terkecuali ilmu komunikasi. Dengan demikian
diharapkan kontribusi disiplin ilmu lain dapat meningkatkan kualitas pendidikan. Karena
masalah kualitas merupakan masalah krusial yang ada dalam dunia pendidikan di negeri
kita, maka bantuan disiplin ilmu komunikasi diharapkan dapat memberikan kontribusi
positif dalam dunia pendidikan kita.

Pendidikan pada hakikatnya memiliki tujuan untuk mengembangkan potensi-potensi


individu secara optimal. Pengembangan potensi-potensi itu pada umumnya bersifat
normative dalam arti mengacu apada norma-norma kedewasaan sehingga dalam pendidikan
dikenal dengan apa yang dianggap baik dan buruk, apa yang diyakini benar dan salah, apa
yang dipandang sebagai membangun dan merusak. Pengembangan potensi itu merujuk pada
potensi alamiah yang unggul termasuk di sini adalah kecerdasan intelegensia, bakat,
kreativitas dan kecenderungan alamiah untuk mengembangkan diri sebagai individu serta
tumbuh bersama manusia lainnya.