Anda di halaman 1dari 3

RANGKUMAN PENGOLAHAN BAHAN GALIAN

1. Apa yang saudara ketahui tentang salah satu alat pengolahan


bahan galian jaw crusher, gambar dan bagaimana cara kerjanya

2. Crusher dengan umpan baru bijih besi Fe2O3 sebesar 500 ton per
jam dengan produk 20% oversize, jika diketahui efisien screen 80%
dan 100%
a. Buatlah iterasi dari proses peremukan bijih besi tersebut?
b. Berapa beban pengayak pada keadaan tunak/steady?
c. Berapa rasio beban sirkulasi ada keadaan tunak/steady?
Jawaban :
a. Iterasi
Pertama, Kita Harus mencari tahu ukuran feed (lebar umpan
terbesar)
Kemudian kita harus menentukan target ukuran produk yang
diharapkan
Kemudian kita mencari alat yang sesuai untuk mengolahan
Alat yang pertama digunakan yaitu primary crusher, biasa
digunakan Jaw Crusher dan Roll Crusher.
Kemudian kita mencari nila Reduction Ratio tiap alat tersebut
Kemudian dilakukan perhitungan berapa kali material tersebut
harus di masukkan ke alat yang sama atau alat yang berbeda
hingga tercapai nilai Total Reduction Ratio.
Selanjutnya dilakukan screening hingga diketahui ukuran
pemisahan ukuran butirnya.

500 ton/ jam


b. S = 10,20

500 ton/ jam


S= 0,80

S = 625

c. Beban rasio sirkulasi

SUmpan
CLR = umpan x 100 %

(625500)
CLR = 500 x 100%
CLR = 25 %

3. Saudara memiliki beberapa WIUP pada daerah yang berbeda,


menurut hasil eksplorasi dan dinyatakan layak pada tahan study
kelayakan. Pada WIUP A didapat andesit, WIUP B didapat
batugamping, WIUP C di dapat bijih besi primer, WIUP D didapat
pasir besi, WIUP E didapat pasir berikanlah pendapat saudara
mengenai bagaimana proses pengolahan bahan galian tersebut
berdasarkan tahap pengolahan bahan galian.

Preparasi
a. Kominusi, yaitu mereduksi ukuran butir.
Crushing, Peremukan adalah proses reduksi ukuran dari
bahan galian / bijih yang langsung dari tambang (ROM =
run of mine) dan berukuran besar-besar (diameter sekitar
100 cm) menjadi ukuran 20-25 cm bahkan bisa sampai
ukuran 2,5 cm. Contoh Alat, Jaw Crusher, Roll Cruher
Grinding, Penggerusan adalah proses lanjutan pengecilan
ukuran dari yang sudah berukuran 2,5 cm menjadi ukuran
yang lebih halus.
Contoh Alat : Ball Mill, Rod Mill, Hammer Mill
b. Sizing, Yaitu pemisahan ukuran butir. Alat yang digunakan
Screening
c. Klasifikasi, yaitu pemisahan ukuran butir berdasarkan
kecepatan pengendapan menggunakan media air atau udara.

Konsentrasi
Agar bahan galian yang mutu atau kadarnya rendah (marginal)
dapat diolah lebih lanjut, yaitu diambil (di-ekstrak) logamnya, maka
kadar bahan galian itu harus ditingkatkan dengan proses
konsentrasi.
a. Spesific Grafiti, Yaitu pemisahan mineral berdasarkan
perbedaan berat jenis dalam suatu media fluida, jadi sebenarnya
juga memanfaatkan perbedaan kecepatan pengendapan mineral-
mineral yang ada.
b. Sorting, Bila ukuran bongkahnya cukup besar, maka pemisahan
dilakukan dengan tangan (manual), artinya yang terlihat bukan
mineral berharga dipisahkan untuk dibuang.
c. Konsentrasi dengan Media Berat (Dense/Heavy Medium
Separation), Merupakan proses konsentrasi yang bertujuan
untuk memisahkan mineral-mineral berharga yang lebih berat
dari pengotornya yang terdiri dari mineral-mineral ringan dengan
menggunakan medium pemisah yang berat jenisnya lebih besar
dari air (berat jenisnya > 1).
d. Konsentrasi Magnetik, Adalah proses konsentrasi yang
memanfaatkan perbedaan sifat kemagnetan (magnetic
susceptibility) yang dimiliki mineral.
e. Konsentrasi Secara Flotasi (Flotation Concentration),
Merupakan proses konsentrasi berdasarkan sifat senang
terhadap udara atau takut terhadap air (hydrophobic).

Dewatering
Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi kandungan air yang ada
pada konsentrat yang diperoleh dengan proses basah, misalnya
proses konsentrasi gravitasi dan flotasi.
a. Cara Pengentalan / Pemekatan (Thickening), Konsentrat
yang berupa lumpur dimasukkan ke dalam bejana bulat. Bagian
yang pekat mengendap ke bawah disebut underflow, sedangkan
bagian yang encer atau airnya mengalir di bagian atas disebut
overflow.
b. Cara Penapisan / Pengawa-airan (Filtration), Dengan cara
pengentalan kadar airnya masih cukup tinggi, maka bagian yang
pekat dari pengentalan dimasukkan ke penapis yang disertai
dengan pengisapan, sehingga jumlah air yang terisap akan
banyak.
c. Pengeringan (drying), Yaitu proses untuk membuang seluruh
kandung air dari padatan yang berasal dari konsentrat dengan
cara penguapan (evaporization/evaporation).